Setelah negosiasi dengan dirinya selesai, akhirnya dia membukakan jalan supaya kesadaranku bisa kembali ke tubuhku lagi. Walau hanya pikiranku yang bergerak, tetapi tubuhku merasa begitu lelah juga. Banyak muncul keringat dingin dariku. Mungkin ini semua karena efek samping dari tekanan yang kurasakan tadi.
“Ugh… akhirnya aku kembali juga. Itu pengalaman yang begitu buruk.”
[Pengalaman yang buruk? Jadi kau tidak suka kepadaku?]
Tunggu, itu kan suaranya… Allergeia!? Jadi dia benar-benar ada di dalam tubuhku dan menjadi kepribadian kelimaku!? Aduh ini akan jadi sulit. Ya sudah lah.
[Apa ini Kioku? Bagaimana ada seorang yang lain di dalam alam bawah sadarmu ini selain kami?]
“Jangan tanya diriku. Kalau aku tidak melakukan ini nyawaku jadi ancamannya dan kalian bisa mati juga. Sudah jangan ganggu aku dulu, aku lelah.”
Ketika aku ingin bangkit dari kasur dan ingin berdiri, rasanya seluruh tubuhku menjadi mati rasa. Tubuh ini terjatuh ke lantai dengan begitu keras dan menyebabkan orang di sekitar kamarku mendengar suara aku terjatuh.
“Tuan putri? Tuan putri!? Anda baik-baik saja?”
“Ngh, tidak apa-apa. Bantu papah aku saja ke teras. Aku ingin menghirup udara segar.”
“Tetapi tuan putri, tubuh anda masih lemah, juga udara malam yang dingin seperti ini tidak menyehatkan untuk tubuh tuan putri.”
Tadi niatku keluar ke teras kamarku adalah sekalian mengecek keadaan apa sudah malam atau matahari barusan terbenam. Tetapi ketika aku mendengar ucapan pelayan aku jadi sadar bahwa ketika aku di dalam tempat tadi entah disebut apa, juga terjadi percepatan waktu.
“Kalau begitu tolong ambilkan untuk diriku sebuah selimut dan beberapa potong roti kering kecil dan teh hangat.”
“Baiklah kalau tuan putri memaksa. Mari hamba bantu tuan putri.”
Akhirnya aku berjalan perlahan dengan dibantu oleh pelayan menuju teras. Karena kakiku masih belum sanggup berdiri, maka aku didudukkan di kursi yang ada di teras. Sekejap pelayan itu kembali dan membawakan aku sebuah selimut tebal, namun tetap ringan.
…
RE: God Creator
CH.106 Memaksakan Diri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments
Zenith
Kepribadiannya mau sampai berapa?
2020-07-09
0
DIKUTUK CUMI JADI CUMI 🍁
mama teladan. semangat terus kak
2020-07-08
0