Hanya butuh waktu sekitar 40 menit dari memulai membasmi monster-monster yang tidak bisa dibunuh oleh bom nuklir juga yang sudah masuk ke kota.
Jujur, tebakanku kali ini salah, tetapi aku cukup bersyukur kali ini aku salah. Awalnya aku mengira akan ada 80 persen lebih warga yang terbunuh.
Namun angkanya tertahan di 67 persen saja. Itu sudah termasuk sangat banyak, tetapi aku tidak bisa komplain karena situasi yang menyerang kami sangatlah tak terduga.
Oh ya, 40 menit yang kutakan juga termasuk dalam membunuh raja monster. Rupanya, begitu kawan perangnya diketahuinya terbunuh, sikap paniknya membuatnya menjadi lemah.
Dan dia hanya membutuhkan waktu kurang lebih sepuluh menit untuk dibunuh. Makanya, sering dikatakan untuk jangan panik saat perang atau kau akan terbunuh.
“Semuanya sudah berakhir….”
“Tidak, belum. Masih ada lagi yang kita harus lakukan.”
“Huh? Masih ada? Apa masih ada monster yang tersisa?”
Bukan, itu bukan monster. Namun itu tidak jauh-jauh dari masalah monster, yaitu rasa kemanusiaan. Bagaimana mungkin aku tidak mendoakan seluruh jiwa yang sudah berjatuhan?
Mereka mati naas di mana harus dibunuh dalam ketakutan dan ketidakbedayaan. Semoga saja ketenangan melimpahi mereka setelah kematian.
Walau begitu, aku tidak yakin entah kemana jiwa mereka akan melayang. Dalam kasusku sih, hidupku tidak berakhir pada mati. Mungkin hidupku berakhir pada ‘Kuroshin’.
Jujur, terkadang mendengar atau memikirkan namanya saja sudah membuatku merasa teragiasi. Pernah membuatku sempat heran, sebenarnya perasaan emosi dan dendam ini datang dari mana.
Memang kutahu bahwa Kuroshin dulu pada kenyataan yang paling awal yaitu aku bukan Kioku, dia membunuh mama dengan sengaja.
Namun dia tidak pernah bertindak lebih lanjut, setidaknya sampai dimulai sejak aku dan Jurai mengunjungi Gods Palace atau sebutan dari kayangan.
Setelah itu, baru masalah ini dan itu muncul secara perlahan-lahan, dan akhirnya terus beranjak sampai di titik ini.
Setiap kali aku pergi ke Gods Palace, pasti ada…
RE: God Creator
CH.352 Berduka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments