Beberapa hari aku biarkan terlewat karena aku dan Shin memang sengaja menunggu sebelum menyampaikan apa yang kami ketahui dari masuk ke dalam dunia dibalik portal itu. Kalau kami memberi tahu langsung waktu itu, tekanan yang dirasakan oleh setiap orang pasti bertambah sangat besar. Dengan alasan itulah, kami berdua membiarkan itu terlewat.
Melewati kerumunan massa dengan dua mobil sport cepat milikku dan Shin, kami menikmati waktu kami balapan. Hahaha, jujur balapan di jalan yang sekosong ini itu menyenangkan. Aku jadi teringat bahwa di dunia Heresia sangat penuh dengan mobil dan yang lainnya. Polusinya memang tidak ada dan tidak terasa pun juga tidak terlihat, tetapi residunya berbentuk mana yang tercemar itu sangat mengganggu segala macam hal.
Oh ya, kami balapan menuju ke gedung komunitas sebenarnya, katanya Shin enggan naik satu mobil untuk dua orang. Ujung-ujungnya karena aku menyelip Shin, jadinya Shin menyelip balik aku yang membuat kami balapan pada akhirnya. Mau dibilang balapan, tidak ada motif lain selain bersenang-senang saja karena sebelumnya tidak pernah ada yang punya mobil sport selain diriku di negaraku dulu, dunia Terra.
Kalau sekarang mah, karena semakin banyak orang kaya di sini, semakin banyak mobil sport yang beredar, bahkan mobil supercar pun juga ada. Entah hypercar yang dulu pernah kubuat ada atau tidak, tetapi hypercar itu terlalu cepat, juga menarik perhatian, sedangkan aku tidak suka perhatian berlebihan.
“Apa-apaan kau Sin, ditengah-tengah perjalanan malah ngajak balapan.”
“Mana ada, itu kamu sendiri yang menganggap begitu Shin, dasar maniak gak mau kalah.”
Kedekatan kami kembali seperti dulu waktu kami masih berada di Terra. Ini bukan kejengkelan atau saling mencaci maki, ini cara kami membuktikan bahwa kami teman dekat. Ya walau kesal juga sih dikata-katain begitu, apalagi waktu di dunia sana lagi, duh ngeselin memang itu anak satu, kelakuannya kebiasaan.
Mungkin kalau ada Jurai tinggal di sini juga, tiap hari tuh, jalan-jalan pakai mo…
RE: God Creator
CH.232 Diskusi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments