Karena aku bertarung bersama Shin di sore hari dan hari sudah begitu mendung, tidak kusangka kami semua kehujanan. Tidak hanya gerimis saja, tetapi hujan yang begitu deras yang membuat aku, Shin, Lala, dan anak-anak mereka basah kuyup. Untung saja kami langsung mandi air hangat di pemandian besar yang ada di rumah ini. Entah apa alasan Shin dan Lala memasang pemandian besar di rumah mereka, tetapi tidak buruk juga.
Setelah mandi segar bersama-sama, kami semua makan malam terlebih dahulu untuk memuaskan perut yang sudah berbunyi layaknya ada gempa bumi yang terjadi. Untuk Lala, dia harus membereskan piring-piring juga alat makan yang lain sejak di rumah sebesar ini, mereka sama sekali tidak menyewa pembantu. Kuacungi jempol untuk Lala.
Karena Lala dan anak-anak Shin dan Lala sudah pergi, aku dan Shin kembali menlanjutkan pembicaraan yang tadi belum sempat kita lanjutkan karena masih ditengah pertarungan. Kami membahasnya di luar sambil berjalan-jalan karena hujannya sudah mereda dan berhenti.
“Jadi kau mengatakan bahwa hidupmu itu sebenarnya penuh keanehan?”
“Bukannya memang selalu begitu? Seharusnya dirimu yang menjadi orang terdekat denganku sejak dulu selain dengan Jurai juga mengalami hal yang sama.”
“Benar juga, seingatku dulu tubuhku tiba-tiba hilang kendali begitu saja, dan aku terbunuh oleh karena alasan itu. Untung saja dengan kemampuanku dan Shuuku aku bisa mengembalikan situasi.”
“Baguslah, karena kita tidak tahu bahwa kemampuan dewa takdir itu sepenuhnya hilang atau hanya sebagian karena sebagian yang hilang itu masuk ke tubuhmu.”
Kemampuan seorang dewa itu membutuhkan suatu ‘wadah’ yang tidak boleh lecet apalagi rusak sedikit pun. Karena kalau rusak, pasti isinya akan bocor dan akhirnya akan mengalir ke wadah terdekat yang ada untuk menyelamatkan isinya. Anggap saja ini seperti teori gravitasi yang membuat air dari tempat tinggi ke tempat rendah, dari wadah yang satu ke wadah yang lain.
Seperti yang kutakutkan, walaupun wadah itu bocor, bukan berarti lal…
RE: God Creator
CH.209 Hidup Lama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments