Waktu lima hari di negara asing ini kami semua manfaatkan dengan baik. Kami semua menjelajahi kota ini sampai ke tempat yang jarang dilalui orang. Beberapa dari mereka ada yang tertarik dengan tempat pandai besi ingin membeli peralatan sesuatu padahal tidak begitu membutuhkan.
Setelah itu kami tidak membuang waktu dan pulang ke negara kerajaan kami tanpa berhenti sama sekali. Waktu yang kami lewati begitu menyenangkan, ingin rasanya aku tetap melakukan hal itu selamanya. Namun begitulah hidup, pekerjaan dan bersenang-senang adalah dua hal yang berbeda.
“Nghh aku masih lelah sayang.”
“Ishh Koshiyu, ayo bangun kita harus bekerja.”
Keesokan harinya setelah kita pulang di malam hari, Koshiyu menjadi begitu malas dan bahkan tidak mau beranjak dari kasur. Biasanya malahan aku lah yang sedikit bermalas-malasan karena jadwal berangkatku bisa pindah sewaktu-waktu.
“Kioku aja deh yang berangkat, aku mau tidur dulu nanti aku susul.”
“Mana bisa begitu, justru Koshiyu lah yang lebih dibutuhkan di istana.”
Namun melihat Koshiyu seperti ini aku merasa ada sesuatu yang salah dengannya. Bukan hanya dia tidak mau bangun dari kasur, dia bahkan menutupi seluruh tubuhnya bahkan mukanya dengan selimut. Dengan rasa penasaran aku memaksa membuka selimut itu.
“Ya ampun sayang, lihat lah wajahmu yang sangat merah itu!!”
Dengan reflek aku langsung menempelkan tangan ke dahinya dan dan dahiku. Yang aku dapatkan adalah Koshiyu ternyata demam. Suhu tubuhnya terlalu tinggi dan dia berkeringat terlalu banyak. Tidak kusangka dia bisa jatuh sakit seperti ini.
“Hehehe, ketahuan ya? Tidak apa kok, nanti juga sembuh sendiri.”
“Tidak, tidak, aku tidak bisa membiarkan sayang sakit seperti ini.”
“Kalau kita semua tidak berangkat mama akan kesulitan karena kita tidak memberi kabar apa pun.”
“Soal itu aku bisa menyampaikan kepada kusir untuk mengatakan pesan kita kepada mama. Pasti mama juga mengerti maksud kita.”
Tanpa berlama-lama aku langsung menuju keluar dan menemui kusir serta menyampaikan semua pesan…
RE: God Creator
CH.140 Demam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments