Siapa pun yang kuat pasti akan memimpin dunia, peraturan itu sering dikenal sebagai hukum rimba. Bagaikan manga dan pemangsa, entah mana pun yang jadi mangsa atau pemangsa, semua itu ditentukan oleh kepribadian orang masing-masing.
Buatku yang tidak mudah terkontaminasi oleh orang lain sejak diriku terkenal tertutup dengan kehidupan sosial bebas, aku tidak perlu khawatir kalau aku jadi mangsa. Sejak awal, keberadaanku dan yang lainnya sudah seperti hewan buas yang seolah-olah siap untuk menerkam siapa pun di jalan kami.
Namun begitu pun bukan berarti kami berada di puncak rantai makanan, ada saatnya memang lawan yang benar-benar berarti mampu mengalahkanku. Tidak banyak, tetapi di setiap dunia seminimalnya ada satu, entah lawan politik, ekonomi, atau lawan tarung.
“Huooo!! [Budeshira]!!”
Seperti biasa, aku selalu menggunakan mantra sihir baru yang bisa dibilang akan jarang kupakai di saat mendatang. Mantra sihir Budeshira, terkenal sebagai kemampuan untuk memperkuat lima panca inderaku dan memberikanku kemampuan untuk berpikir lebih cepat.
Oh ya, sihirku seperti biasa akan terus bekerja selama aku masih menghendakinya. Namun ada saat di mana aku kehilangan kontrol atau kehabisan mana, maka sihir itu akan hilang sendirinya. Bukan cara yang paling efesien, tetapi cara yang paling kusenangi.
Bisa dibilang dengan seperti ini memang lebih boros mana, tetapi aku tidak perlu khawartir soal batasan waktu sihirku sewaktu-waktu terhenti. Seperti tadi, memang ada kasus tiba-tiba bisa terhenti, tetapi kemungkinannya begitu kecil dibanding memperhatikan waktu.
“Oi, oi, oi, sihir apalagi yang kau gunakan di medan perang kali ini? Kurasa kau bahkan lebih sadis saat menggunakan pedang daripada senjata api.”
“Sudah kubilang, senjata api bukanlah kesukaanku, pedang tetap nomor satu.”
Karena dengan memakai pedang, di saat yang bersamaan, aku juga bisa memakai sihir, jadi lebih unik bukan? Ah jangan tanya soal efisiennya, itu tergantung cara pandang orang masing-masing. Buatku, cara be…
RE: God Creator
CH.288 Terlukai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 447 Episodes
Comments