Rhein akhirnya membawa Nala pulang, di dalam mobil lagi-lagi Nala hanya terdiam. Rhein yang tidak tahan dengan sebuah kesunyian ini, akhirnya membelokkan mobilnya menuju suatu tempat.
Nala yang sadar jika jalanan di depannya bukanlah arah pulang, seketika wajahnya langsung tampak bingung. "Hei! kita mau kemana ini? anatarkan aku pulang," ucpnya terdengar bingung.
"Mau mengajak kamu makan malam, aku dari tadi tidak tahan mendengar suara berisik dari perut kamu, kalau suara kamu yang judes itu bicara tidak apa-apa, lah ini suara bunyi cacing dalam perut kamu, bikin orang kesal saja," ujarnya sambil tetap menyetir.
Nala memang sebenarnya lapar, tapi dia berusaha menutupi, kalau saja tidak jatuh dari motor dan bertemu dengan dua pria jahat tadi Nala pasti akan mampir ke tukang penjual nasi goreng langgananya.
"Aku tidak lapar. Oh ya, berapa yang harus aku bayar untuk membayar biaya dokter tadi?" Nala baru ingat akan hal itu.
"Mahal, kamu tidak akan sanggup mengembalikan uangku," ucapnya sombong.
Nala mempoutkan bibirnya heran. Apa benar biaya mengobati begitu saja sangat mahal? tapi memang tadi rumah sakitnya sangat besar, dan dokter itu kelihatannya dokter spesialis. Aku harus membayar berapa? Nala berpikir apa dia harus menggunakan uang dari Akira.
"Memangnya berapa? aku akan menggantinya nanti."
"Kamu bisa menggantinya dengan yang lain, tanpa harus menggunakan uang." Rhein menghentikan mobilnya.
"Maksud kamu apa?"
"Ikut aku makan malam, sekarang, dan satu lagi nanti aku pikirkan." Rhein memberikan senyuman manisnya.
"Aku tidak bisa, aku mau pulang, ini sudah malam dan nanti bibiku akan khawatir sama aku."
"Nanti aku yang aku mengantar kamu pulang, jadi bibi kamu tidak akan marah, kalau perlu aku akan menghubungi bibi kamu," ucapnya santai.
"Tapi, aku dan kamu baru mengenal, aku tidak suka tiba-tiba berjalan ataupun makan berdua dengan orang yang baru aku kenal."
"Bukannya kamu sudah mengenalku? dan kenapa kamu memanggil aku hei? namaku Rhein, apa kamu lupa namaku?"
N…
My Secret Love
Lupa Namanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 359 Episodes
Comments