Nala dan Rhein sampai di sebuah gedung yang sangat megah, Rhein turun dan mengajak Nala masuk ke dalam gedung itu.
"Rhein, kita mau apa di sini?" Nala tampak bingung mengamati setiap tempat di sana.
"Bekerja, Nala. Di sini pekerjaan kamu akan di mulai, kamu jangan khawatir, aku tidak akan berbuat apa-apa sama kamu." Tangan Rhein menggandeng tangan Nala, dan mereka sampai di sebuah ruangan.
"Halo, Tampan, kamu lama sekali." Sapa seorang pria dengan kepala pelontos dan baju ketatnya. Lalu mata pria itu melihat ke arah Nala. "Siapa gadis ini?"
"Yang aku ceritakan. Gadis yang akan menjadi model dari produkku."
Kedua alis pria itu langsung berkerut, dia mengamati Nala dari atas sampai bawah, dan kembali lagi. "Kamu serius, Tampan?" tanyanya tidak percaya."
"Serius, Memangnya kenapa? Kamu tidak yakin dengan pilihan aku, aku bosan dengan gadis cantik yang selalu kelihatan cantik."
"Kamu suka ya sama gadis itu? Selera kamu kenapa mendadak turun," bisiknya.
"Huft! Dia itu berlian di tumpukan pasir. Sudah! Jangan banyak tanya, cepat kamu persiapkan dia dan segera lakukan tugas kamu."
"Iya, Tampan." Tangannya yang genit mengusap rahang tegas Rhein.
"Hai, nama kamu siapa?" Tangan pria itu mengajak Nala berjabat tangan.
"Nama saya Nala." Nala menerima jabatan tangan pria gemulai itu.
"Oh! Nama kamu bagus sekali, kamu bisa panggil aku Mini, dan kamu sekarang ikut aku dulu ya, Nala."
"Ikut ke mana?" Nala tampak bingung dan melihat pada Rhein.
"Kamu ikut saja, dia akan mengatakan apa pekerjaan kamu, aku akan menunggu kamu di sini, kamu tenang saja, dia tidak akan berbuat hal yang tidak-tidak sama kamu, dia tidak tertarik sama kamu, beda kalau itu aku." Rhein dengan genit mengedipkan salah satu matanya.
"Iya, aku tertariknya sama pria tampan dan bertubuh kekar seperti Rhein." Bibir pria yang namanya Mini itu monyong ke depan kepada Rhein, Rhein yang melihatnya jengah.
"Sudah sana! Lakukan tugas kamu." Rhein memicingkan matanya kesal.
Mini segera melengos membawa Nala pergi ke se…
My Secret Love
Model
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 359 Episodes
Comments
Ira arif
setiap akhir bab nanggung, untung bacanya novel dah end 😁
2022-03-02
2
mommy raline
ditunggu lanjutannya kak..
mo tau reaksinya akira gimana ya kalo tau nala jadi model 😀
2021-07-19
1
Nok Hasanah
wah tanggung thor
2021-07-19
1