Uni memegangi erat kaos bajunya karena takut jika Aro akan memaksa melihat tanda merah yang tadi diciptakan olehnya. Bukan hanya itu Uni takut jika Aro akan menambahkan tanda merah itu pada tubuhnya. “Untuk apa, Aro? Aku
tidak mau kamu melihatnya, jangan bersikap kurang ajar begini denganku.” Uni
mengerucutkan bibirnya.
“Siapa yang kurang ajar? Aku sudah memintanya baik-baik sama kamu, aku hanya memastikan saja apa tanda itu masih ada atau kamu menghapusnya?”
“Menghapus bagaimana? Aku sudah mencobanya, tapi tidak bisa. Aro, aku sudah selesai melakukan tugasku dan aku mau pergi dari kamar kamu.” Saat Uni mau melewati Aro tiba-tiba ponsel dalam sakunya berdering. Uni agak kaget melihat ada nama Via di sana. “Via?” Uni menengok pada Aro, dia menjauh sedikit dari Aro, tapi lagi-lagi pria itu menarik tangan Uni.
“Siapa yang menelepon?”
“Via yang menghubungiku,Aro. Lepaskan dulu tanganku.”
“Oh! Aku kira mantan kamu itu.”
“Aku mau menjawab panggilannya dulu, aku mau pergi dulu.”
“Tidak perlu pergi, kamu jawab di sini saja, aku masih ada urusan sama kamu.” Aro memegang tangan Uni, tepatnya menahannya.
“Aro, aku kan mau berbicara sama Via, lagian tugasku di kamar kamu sudah selesai, jadi aku mau pergi dulu.”
“Jawab di sini,” ucapnya tegas dan seolah seperti perintah yang tidak mau di bantah.”
Ini anaknya Akira kenapa lebih Arogan dari ayahnya, ya?
Uni akhirnya menurut dan dia menjawab panggilan Via. “Halo, Via, ada apa?”
“Uni! Kenapa lama sekali menjawab panggilan aku? Lihat! Aku memanggil kamu sampai berapa kali?”
“Iya, aku minta maaf, Via. Aku tadi sedang sangat sibuk di rumah majikan aku.”
“Apa aku mengganggu pekerjaan kamu? Aku tidak mau kalau kamu sampai terkena masalah nantinya.”
“Aku barusan selesai dengan pekerjaanku. Ada apa kamu menghubungiku? Kamu tidak sedang bekerja jam segini?”
“Ini masih jam kerja, tapi sedang sepi jadi aku bisa santai. Uni, kamu bekerja di mana sih? Apa majikan kamu sangat baik sama kamu? Lalu
kamu sudah izin akan datang ke acara bazar?”
“Ya…
My Secret Love
Kemesraan Ini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 359 Episodes
Comments