Nala akhirnya mulai tertidur dengan lelap, Nala juga teringat dengan kata-kata daddynya Akira waktu itu. Dia yang sudah memejamkan
kedua matanya kembali membuka kedua matanya. “Akira, aku ingin mengatakan sesuatu sama kamu.”
“Mengatakan apa? Apa tidak bisa besok saja mengatakannya?”
“Sekarang saja, nanti aku lupa.”
“Ya sudah! Kamu katakan saja dan aku akan mendengarkan.”
“Tadi saat Tata ingin mendorongku, tiba-tiba daddy kamu datang dan dengan cepat menahan tangan Tata, kemudian aku mendengar daddy kamu mengatakan dengan marah pada Tata jika dia berani sekali ingin menyakiti cucu dari keluarga Danner.”
“Kamu serius mendengar daddyku mengatakan hal itu?” Nala mengangguk. “Apa kamu tidak salah dengar, Sayang?”
“Aku tidak salah dengar, walaupun aku kaget dengan kehadiran Tata, tapi aku masih sadar dan mendengar jelas apa yang dikatakan oleh daddy kamu, Akira.” Akira berpikir sejenak. “Apa itu berarti daddyku sudah mau mengakui kamu dan kehadiran cucunya di rahim kamu?”
Nala menggedikkan bahunya pelan. “Mungkin dia mengakui cucunya ini, tapi tidak denganku,” ucapnya lirih kemudian.
“Memangnya bisa cucunya lahir tanpa kehadiran kamu? Daddyku jika menginginkan cucunya juga harus menerima kamu. Sekarang kamu tidak perlu memikirkan hal itu, aku sudah tidak mau peduli jika daddyku tidak mau menerima kamu dan cucunya, masih ada aku di samping kamu. Kamu tidak akan kekurangan
atau merasa sendiri.”
Akira menyuruh Nala tidur dan dia mengusap-usap dahi Nala pelan. Nala terlelap dalam tidurnya. Selang beberapa menit kemudian bibi Anjani dan mommynya datang, mereka berdua tidak mau membangunkan Nala yang baru saja
tertidur.
“Akira, siapa orang yang sudah meneror, Nala?” tanya bibi Anjani penasaran.
“Dia Tata teman kerja Nala dulu waktu di cafe.”
“Tata? Lalu kenapa dia ingin menyakiti, Nala? Memangnya apa salah Nala dengannya?” Wajah Bibi Anjani heran.
“Aku juga masih belum tau kenapa dia ingin menyakiti Nala?”
“Akira, daddy kamu sedang mengurus wanita itu, dia ternyata juga sedang…
My Secret Love
Tentang Tata
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 359 Episodes
Comments