Ara terkekeh mendengar apa yang dikatakan oleh David. Lagi-lagi pria ini bisa membuat Ara tersenyum.
"Walaupun usia kamu lebih tua, tapi kamu masih terlihat tampan seperti usiaku."
"Kalau tampan aku memang dari dulu sangat tampan, Ara," ucapnya sombong.
"Sombong sekali, tapi memang Mas David tampan, baik, dan mapan."
"Cuma satu yang kurang, yaitu, memiliki sebuah keluarga."
"Kalau begitu cari pasangan yang sesuai kriteria Mas David, lalu kalian menikah."
"Aku sedang menunggu seseorang yang akan dijodohkan denganku."
Deg!
Seketika jantung Ara berdetak keras, sepertinya mas David tau akan perjodohan yang direncanakan oleh keluarganya. "Ra, apa kamu masih di sana?"
"Oh iya!" Ara yang tadi melamun langsung tersadar dari lamunannya.
"Kamu sedang melamun apa? Apa kamu memikirkan kata-kataku tadi?"
"Em ... tidak kok." Ara berbohong.
"Kamu pasti memikirkan kata-kataku tadi. Aku sudah tau tentang perjodohan itu, kamu juga pasti sudah tau. Sudah! Kamu jangan memikirkan hal itu, kamu fokus dulu sama kuliah kamu."
"Mas David, apa Mas David setuju jika orang tua Mas David menjodohkan Mas David sama aku?"
"Siapa yang akan menolak jika dijodohkan dengan gadis secantik dan sebaik kamu? apalagi keluargaku kenal sama keluarga kamu."
"Tapi aku belum memikirkan tentang suatu hubungan, Mas David."
"Jadi aku di tolak ya?" suaranya tampak melas.
"Bukan begitu, tapi--?"
Di seberang telepon malah terdengar suara kekehan seseorang. "Kamu tidak perlu merasa tidak enak begitu, Ara. Sudah! Kamu pikirkan saja dulu kuliah kamu, dan aku tidak mau karena masalah rencana perjodohan yang kedua keluarga kita rencanakan malah membuat kamu sampai memikirkannya terus."
"Iya, terima kasih Mas David. Aku juga tidak bisa bilang menolak atau menerima. Biar nanti takdir yang akan bekerja, kita berjodoh atau tidak."
"Aku sih berharap takdirku sama kamu," celetuk Mas David.
"Mas David," ucap Ara lirih.
"Ahaha! Aku hanya menggoda kamu saja. Oh ya, Ara, aku sampai lupa niat utamaku menghubungi kamu gara-gara kam…
My Secret Love
Ara Dan Dean
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 359 Episodes
Comments