Indonesia
NovelToon NovelToon

Nama Author: Bodattt

Teratai Pedang Sembilan Kematian

5.0 |

Nama Author: Bodattt

Lin Tian, seorang pemuda dari kasta terendah Sekte Awan Hijau, harus menelan kepahitan takdir saat Dantiannya dihancurkan tanpa ampun demi melindungi adik perempuan satu-satunya. Alih-alih mendapat keadilan, sang adik dirampas oleh petinggi sekte yang serakah, sementara Lin Tian dibuang ke tambang beracun di Lembah Kematian untuk membusuk sebagai manusia cacat.
​Namun, di kedalaman keputusasaan, Lin Tian menolak untuk menyerah pada nasib. Ketika langit menutup jalan kultivasi ortodoks baginya, ia memilih untuk membelah langit itu sendiri. Diasingkan bersama kerangka para pendekar masa lalu, ia menemukan Seni Pedang Sembilan Kematian—sebuah warisan kuno dan terlarang yang tidak membutuhkan Dantian.Tanpa lautan Qi, ia menjadikan daging dan tulangnya sebagai wadah pedang. Menempuh jalur yang dipenuhi siksaan berdarah dan rasa sakit yang melampaui batas manusia, Lin Tian perlahan menempa dirinya menjadi senjata paling mematikan di bawah langit.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teratai Pedang Sembilan Kematian
Noveltoon Downloade Noveltoon Downloade
Pendahuluan | Episodes
Updated 130 Episodes
Naik
  |  
Turun
1
Bab 1: Hujan Darah di Awan Hijau
2
Bab 2: Gua Tanpa Cahaya dan Tulang Besi
3
Bab 3: Kelahiran Kembali dari Darah
4
Bab 4: Aturan Besi dan Cengkeraman Darah
5
Bab 5: Penguasa Bayangan di Balik Bara
6
Bab 6: Teror Tangan Kosong dan Rahasia Batu Darah
7
Bab 7: Kedalaman Barat dan Tahap Baja Pembelah Urat
8
Bab 8: Lonceng Kematian di Gerbang Awan
9
Bab 9: Lautan Darah di Tangga Awan
10
Bab 10: Pengorbanan di Puncak Awan Hukuman
11
Bab 11: Runtuhnya Kesombongan
12
Bab 12: Suaka di Balik Belantara dan Taring Besi
13
Bab 13: Bayangan Pembantai
14
Bab 14: Evolusi Lengan Kanan
15
Bab 15: Pintu Berdarah
16
Bab 16: Mekarnya Teratai Darah dan Roh Pedang Kuno
17
Bab 17: Inti Kekosongan dan Penyerapan Biji Teratai
18
Bab 18: Hukum Ketiadaan dan Gerbang Istana Perunggu
19
Bab 19: Takhta Pedang Patah
20
Bab 20: Langit Hitam di Atas Musim Gugur
21
Bab 21: Harga Mutlak Sebuah Kekuatan
22
Bab 22: Kota Perbatasan Batu Darah
23
Bab 23: Penginapan Tong Hitam
24
Bab 24: Gelar Iblis Arena dan Mata Sang Penilai
25
Bab 25: Pasar Gelap
26
Bab 26: Arena Puncak Darah
27
Bab 27: Pembantaian Tanpa Suara
28
Bab 28: Kristal Tulang Naga
29
Bab 29: Menara Ilusi dan Kabut Pembusuk Jiwa
30
Bab 30: Tekanan Inti Emas
31
Bab 31: Batas Kerapuhan dan Segel Kristal Tulang Naga
32
Bab 32: Geladak Bawah dan Hukum Batu Bara
33
Bab 33: Lorong Api dan Pencuri Bayangan
34
Bab 34: Penawar Matahari
35
Bab 35: Kesepakatan dalam Debu
36
Bab 36: Jantung Tungku Api
37
Bab 37: Menembus Kanopi dan Akar Hutan Kabut
38
Bab 38: Gema dari Reruntuhan
39
Bab 39: Tarian Hantu di Balik Kabut
40
Bab 40: Zona Kematian dan Beban Tulang Naga
41
Bab 41: Batas Rimba dan Pembantaian Tanpa Suara
42
Bab 42: Transaksi Logis
43
Bab 43: Distrik Lumpur
44
Bab 44: Keganasan Presisi
45
Bab 45: Penempaan Organ Fana
46
Bab 46: Darah di Bawah Hujan
47
Bab 47: Tuan Muda Mo
48
Bab 48: Ranting Dedalu
49
Bab 49: Tekanan Tak Kasat Mata
50
Bab 50: Gemerlap Seratus Harta
51
Bab 51: Pelajaran Pembantaian
52
Bab 52: Kepadatan Bintang dan Undangan di Atas Awan
53
Bab 53: Darah di Arena Awan
54
Bab 54: Perbendaharaan Kota
55
Bab 55: Ujung Pedang Ketiadaan
56
Bab 56: Ketakutan di Kediaman Zhao
57
Bab 57: Fajar Berdarah dan Lonceng Kematian Klan Zhao
58
Bab 58: Langit yang Terbelah
59
Bab 59: Jaring Merah Tanah Suci
60
Bab 60: Kapal Perang di Atas Awan
61
Runtuhnya Langit dan Tarian Pedang Ketiadaan
62
Kepanikan Benua Tengah dan Langkah Menuju Tanah Terbuang
63
Badai Pasir Merah dan Hukum Tanah Terbuang
64
Kota Tanpa Hukum dan Tungku Tulang Hitam
65
Umpan Satu Juta dan Kertas Perkamen Darah
66
Kepompong Darah
67
Radius Kematian dan Badai Pasir Beracun
68
Pilar Keputusasaan dan Pesan Rantai Besi
69
Tarian Pedang Merah dan Tangga Mayat Pilar Kedua
70
Konspirasi Delapan Penguasa dan Cermin Jiwa Ketiadaan
71
Langit Abu-Abu dan Tumbangnya Delapan Pilar Emas
72
Tinju Tulang Naga dan Hancurnya Sayap Iblis
73
Tahta Tulang Hitam dan Panggilan Medan Perang Kuno
74
Formasi Tanpa Langit dan Bayangan Armada Utara
75
Meriam Pemusnah Langit
76
Domain Musim Dingin
77
Guncangan Benua Tengah
78
Runtuhnya Gerbang Langit
79
Pijakan Ketiadaan dan Deklarasi Tiga Tanah Suci
80
Benturan Emas dan Ketiadaan di Lembah Pedang
81
Awan Hitam di Atas Gerbang Langit
82
Rantai Semesta dan Mata Langit yang Terbuka
83
Menelan Murka Langit
84
Tunduknya Tiga Tanah Suci
85
Aturan Baru dan Misteri Pintu Mengambang
86
Gerbang Alam Atas
87
Beratnya Langit Baru
88
Darah Pertama di Alam Atas
89
Desa Batu Hitam dan Rahasia Energi Bintang
90
Meminjam Bintang dan Hancurnya Cakar Besi
91
Penyerbuan Malam dan Kekuatan Inti Bintang
92
Harta Karun Cakar Besi dan Peta Benua Atas
93
Jalan Menuju Kota Bintang Bulan dan Pengkhianatan Karavan
94
Memasuki Gerbang Kota Bintang Bulan
95
Jalur Tikus Berdarah dan Panen di Pasar Gelap
96
Rumah Lelang Bintang Langit dan Pecahan Bintang Mati
97
Menelan Bintang Mati dan Penyergapan Awan Hitam
98
Malam Pemurnian dan Kemarahan Awan Hitam
99
Lonceng Kematian di Bukit Awan Hitam
100
Perbendaharaan Awan Hitam
101
Istana Melayang dan Tawaran Sang Tuan Kota
102
Melahap Sang Jiwa Bintang
103
Memori Sang Penguasa Lama dan Bayangan Kekaisaran
104
Kapal Udara Matahari Ungu
105
Kapal Induk Rampasan dan Peta Penaklukan Kekaisaran
106
Badai yang Tertunda
107
Runtuhnya Tembok Angin Besi
108
Pesan Keputusasaan
109
Gigitan Pertama pada Langit Kekaisaran
110
Kejatuhan Sang Kaisar dan Inti Bintang Runtuh
111
Evolusi Tahap Kedua dan Utusan dari Domain Suci
112
Penjara di Dasar Kawah dan Penguasa Pedang Iblis
113
Pasukan Iblis yang Bangkit
114
Pembantaian Emas dan Runtuhnya Langit Suci
115
Tiga Bintang yang Padam
116
Melangkah ke Alam Dewa
117
Pijakan Pertama di Surga
118
Darah Pertama di Lembah Terlarang
119
Utusan Gagak Besi dan Evolusi Sang Putri Es
120
Kemurkaan Gagak Besi
121
Penjara Salju Seribu Pedang
122
Hukuman Udara Terbakar
123
Runtuhnya Kekaisaran Gagak
124
Kapal Awan Suci
125
Armada Kaca Abyss dan Murka Sang Penguasa Awan
126
Pantulan Kehampaan dan Runtuhnya Langit Kaca
127
Puncak Langit Pertama
128
Gerbang Dewa Bintang
129
Hutan Bintang Ungu
130
Penolakan Ilahi dan Rantai Keterbatasan
130
Penolakan Ilahi dan Rantai Keterbatasan
129
Hutan Bintang Ungu
128
Gerbang Dewa Bintang
127
Puncak Langit Pertama
126
Pantulan Kehampaan dan Runtuhnya Langit Kaca
125
Armada Kaca Abyss dan Murka Sang Penguasa Awan
124
Kapal Awan Suci
123
Runtuhnya Kekaisaran Gagak
122
Hukuman Udara Terbakar
121
Penjara Salju Seribu Pedang
120
Kemurkaan Gagak Besi
119
Utusan Gagak Besi dan Evolusi Sang Putri Es
118
Darah Pertama di Lembah Terlarang
117
Pijakan Pertama di Surga
116
Melangkah ke Alam Dewa
115
Tiga Bintang yang Padam
114
Pembantaian Emas dan Runtuhnya Langit Suci
113
Pasukan Iblis yang Bangkit
112
Penjara di Dasar Kawah dan Penguasa Pedang Iblis
111
Evolusi Tahap Kedua dan Utusan dari Domain Suci
110
Kejatuhan Sang Kaisar dan Inti Bintang Runtuh
109
Gigitan Pertama pada Langit Kekaisaran
108
Pesan Keputusasaan
107
Runtuhnya Tembok Angin Besi
106
Badai yang Tertunda
105
Kapal Induk Rampasan dan Peta Penaklukan Kekaisaran
104
Kapal Udara Matahari Ungu
103
Memori Sang Penguasa Lama dan Bayangan Kekaisaran
102
Melahap Sang Jiwa Bintang
101
Istana Melayang dan Tawaran Sang Tuan Kota
100
Perbendaharaan Awan Hitam
99
Lonceng Kematian di Bukit Awan Hitam
98
Malam Pemurnian dan Kemarahan Awan Hitam
97
Menelan Bintang Mati dan Penyergapan Awan Hitam
96
Rumah Lelang Bintang Langit dan Pecahan Bintang Mati
95
Jalur Tikus Berdarah dan Panen di Pasar Gelap
94
Memasuki Gerbang Kota Bintang Bulan
93
Jalan Menuju Kota Bintang Bulan dan Pengkhianatan Karavan
92
Harta Karun Cakar Besi dan Peta Benua Atas
91
Penyerbuan Malam dan Kekuatan Inti Bintang
90
Meminjam Bintang dan Hancurnya Cakar Besi
89
Desa Batu Hitam dan Rahasia Energi Bintang
88
Darah Pertama di Alam Atas
87
Beratnya Langit Baru
86
Gerbang Alam Atas
85
Aturan Baru dan Misteri Pintu Mengambang
84
Tunduknya Tiga Tanah Suci
83
Menelan Murka Langit
82
Rantai Semesta dan Mata Langit yang Terbuka
81
Awan Hitam di Atas Gerbang Langit
80
Benturan Emas dan Ketiadaan di Lembah Pedang
79
Pijakan Ketiadaan dan Deklarasi Tiga Tanah Suci
78
Runtuhnya Gerbang Langit
77
Guncangan Benua Tengah
76
Domain Musim Dingin
75
Meriam Pemusnah Langit
74
Formasi Tanpa Langit dan Bayangan Armada Utara
73
Tahta Tulang Hitam dan Panggilan Medan Perang Kuno
72
Tinju Tulang Naga dan Hancurnya Sayap Iblis
71
Langit Abu-Abu dan Tumbangnya Delapan Pilar Emas
70
Konspirasi Delapan Penguasa dan Cermin Jiwa Ketiadaan
69
Tarian Pedang Merah dan Tangga Mayat Pilar Kedua
68
Pilar Keputusasaan dan Pesan Rantai Besi
67
Radius Kematian dan Badai Pasir Beracun
66
Kepompong Darah
65
Umpan Satu Juta dan Kertas Perkamen Darah
64
Kota Tanpa Hukum dan Tungku Tulang Hitam
63
Badai Pasir Merah dan Hukum Tanah Terbuang
62
Kepanikan Benua Tengah dan Langkah Menuju Tanah Terbuang
61
Runtuhnya Langit dan Tarian Pedang Ketiadaan
60
Bab 60: Kapal Perang di Atas Awan
59
Bab 59: Jaring Merah Tanah Suci
58
Bab 58: Langit yang Terbelah
57
Bab 57: Fajar Berdarah dan Lonceng Kematian Klan Zhao
56
Bab 56: Ketakutan di Kediaman Zhao
55
Bab 55: Ujung Pedang Ketiadaan
54
Bab 54: Perbendaharaan Kota
53
Bab 53: Darah di Arena Awan
52
Bab 52: Kepadatan Bintang dan Undangan di Atas Awan
51
Bab 51: Pelajaran Pembantaian
50
Bab 50: Gemerlap Seratus Harta
49
Bab 49: Tekanan Tak Kasat Mata
48
Bab 48: Ranting Dedalu
47
Bab 47: Tuan Muda Mo
46
Bab 46: Darah di Bawah Hujan
45
Bab 45: Penempaan Organ Fana
44
Bab 44: Keganasan Presisi
43
Bab 43: Distrik Lumpur
42
Bab 42: Transaksi Logis
41
Bab 41: Batas Rimba dan Pembantaian Tanpa Suara
40
Bab 40: Zona Kematian dan Beban Tulang Naga
39
Bab 39: Tarian Hantu di Balik Kabut
38
Bab 38: Gema dari Reruntuhan
37
Bab 37: Menembus Kanopi dan Akar Hutan Kabut
36
Bab 36: Jantung Tungku Api
35
Bab 35: Kesepakatan dalam Debu
34
Bab 34: Penawar Matahari
33
Bab 33: Lorong Api dan Pencuri Bayangan
32
Bab 32: Geladak Bawah dan Hukum Batu Bara
31
Bab 31: Batas Kerapuhan dan Segel Kristal Tulang Naga
30
Bab 30: Tekanan Inti Emas
29
Bab 29: Menara Ilusi dan Kabut Pembusuk Jiwa
28
Bab 28: Kristal Tulang Naga
27
Bab 27: Pembantaian Tanpa Suara
26
Bab 26: Arena Puncak Darah
25
Bab 25: Pasar Gelap
24
Bab 24: Gelar Iblis Arena dan Mata Sang Penilai
23
Bab 23: Penginapan Tong Hitam
22
Bab 22: Kota Perbatasan Batu Darah
21
Bab 21: Harga Mutlak Sebuah Kekuatan
20
Bab 20: Langit Hitam di Atas Musim Gugur
19
Bab 19: Takhta Pedang Patah
18
Bab 18: Hukum Ketiadaan dan Gerbang Istana Perunggu
17
Bab 17: Inti Kekosongan dan Penyerapan Biji Teratai
16
Bab 16: Mekarnya Teratai Darah dan Roh Pedang Kuno
15
Bab 15: Pintu Berdarah
14
Bab 14: Evolusi Lengan Kanan
13
Bab 13: Bayangan Pembantai
12
Bab 12: Suaka di Balik Belantara dan Taring Besi
11
Bab 11: Runtuhnya Kesombongan
10
Bab 10: Pengorbanan di Puncak Awan Hukuman
9
Bab 9: Lautan Darah di Tangga Awan
8
Bab 8: Lonceng Kematian di Gerbang Awan
7
Bab 7: Kedalaman Barat dan Tahap Baja Pembelah Urat
6
Bab 6: Teror Tangan Kosong dan Rahasia Batu Darah
5
Bab 5: Penguasa Bayangan di Balik Bara
4
Bab 4: Aturan Besi dan Cengkeraman Darah
3
Bab 3: Kelahiran Kembali dari Darah
2
Bab 2: Gua Tanpa Cahaya dan Tulang Besi
1
Bab 1: Hujan Darah di Awan Hijau
Lihat Semua
Descarga Teratai Pedang Sembilan Kematian PDF
Lapor karya ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!