Indonesia
NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Saka mengalami kecelakaan tragis. Mobilnya menabrak pembatas jembatan lalu terjun bebas ke sungai dan meledak.

Ajaibnya Saka masih hidup. Namun saat membuka mata, dia terbangun di tubuh orang lain. Saka hidup dalam tubuh Aryan, pria yang mengalami kecelakaan di hari yang sama dengannya.

Setelah selamat dari kecelakaan tragis, hidup Saka berubah seratus delapan puluh derajat. Bukan saja harus menjalani kehidupan orang lain, matanya juga bisa melihat kilatan masa depan.

Saka bisa melihat kejadian buruk di masa depan. Kejadian yang memaksanya ikut campur dalam takdir seseorang. Dan membuka tabir rahasia tentang kematiannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Dari Kematian

Dengan langkah terburu Saka menuruni tangga. Tanpa mempedulikan panggilan sang mama, dia langsung menuju garasi. Hanya dalam hitungan menit, mobil sport mewah berwarna merah melaju keluar dari garasi.

“Mas Saka!” teriak Pardi, salah satu supir di keluarga Adiguna sambil mengejar mobil tersebut. “Waduh gawat ini!”

Dengan cepat Pardi berlari masuk ke dalam rumah. Dengan napas terengah dia menemui Wisnu. “Maaf, Pak. Mas Saka baru saja pergi dengan mobilnya. Masalahnya, rem mobil itu blong, baru mau saya bawa ke bengkel besok.”

“Anton!” Wisnu memanggil asistennya. “Ayo kita susul Saka. Hubungi pihak berwajib untuk menyusul Saka!”

Kepanikan seketika terjadi. Sambil menghubungi pihak kepolisian, Anton berjalan mendekati mobil, di belakangnya menyusul Wisnu. Mobil yang membawa pria itu langsung melesat menyusul Saka.

Sementara itu, Saka yang belum menyadari kerusakan mobilnya, masih memacu kendaraan roda empat itu dengan kecepatan tinggi. Titik-titik air mulai membasahi kaca mobil pria itu.

Hujan yang awalnya hanya rintik saja mulai bertambah deras membuat jalanan menjadi licin. Saka berusaha mengurangi kecepatan mobilnya. Beberapa kali dia menginjak pedal rem, tapi laju mobil tetap kencang.

Menyadari ada yang salah dengan mobilnya, Saka langsung berusaha memperlambat laju mobil. Dia menarik dan menahan fitur dynamic breaking yang ada di mobilnya. Kemudian pria itu menarik paddle shift berulang kali untuk memicu engine brake.

Keadaan semakin rumit karena jalan basah akibat hujan. Roda mobil yang melaju kencang seperti melayang di atas air. Saka dapat merasakan benturan keras ketika roda mobilnya mengenai jalan berlubang.

Terdengar suara letusan ketika ban mobilnya sobek, seketika pria itu kehilangan kendali.

Sebisa mungkin Saka mengendalikan setir yang sudah tidak merespon. Mobilnya semakin kehilangan kendali dan menghantam pembatas jembatan. Tanpa dapat ditahan mobil yang dikemudikan Saka meluncur jatuh, menimpa bebatuan di sungai.

Kerasnya benturan membuat kesadaran Saka perlahan menghilang. Namun hidungnya masih bisa mencium bau bensin dan kulitnya merasakan dinginnya air sungai yang mulai merembes ke dalam mobil.

Detik-detik sebelum kesadaran Saka tenggelam, hanya satu nama yang muncul di kepalanya, Ayura. Jika ini adalah hari terakhir dalam hidupnya, satu-satunya penyesalan adalah Saka tidak pernah mengetahui alasan Ayura pergi.

Anton langsung menghentikan mobil di dekat jembatan. Dengan tergesa Wisnu turun. Sambil berlari pria itu mendekati jembatan. Setibanya di sana, terdengar bunyi ledakan keras.

“SAKAAAA!”

***

Perlahan mata Saka terbuka. Pandangannya yang semula buram mulai jelas. Telinganya juga bisa menangkap suara peralatan medis di dekatnya.

Pelan-pelan Saka menggerakkan kepalanya. Dari semua stimulus yang masuk ke inderanya, pria itu tahu kalau sekarang dia berada di ruang ICU rumah sakit. Ingatan kecelakaan yang dialaminya masih terekam jelas di kepalanya.

Perlahan dia mengangkat kedua tangannya. Saka membolak-balik kedua tangannya. Dia merasa aneh dengan apa yang dilihatnya. Kulit tangannya lebih gelap dari kulitnya, diameter pergelangan tangannya juga lebih kecil.

Di tengah kebingungannya, seseorang masuk ke dalam ruangan. Dengan cepat dia mendekati ranjang. “Aryan, kamu sudah sadar, nak,” terdengar suara lembut seorang wanita di telinga Saka.

Saka memandangi wanita yang berdiri di dekatnya dengan mengenakan pakaian steril. “Aryan?” batin Saka. “Kenapa dia memanggilku Aryan? Siapa dia?”

Saka mengerang kesakitan ketika sejumlah ingatan memasuki kepalanya.

Senyuman dan wajah sendu seorang wanita yang begitu dicintainya terbayang jelas di pelupuk matanya. Suara lembutnya ketika mengatakan penolakan atas lamarannya terdengar begitu jelas di telinganya.

“Maafkan aku, Mas Saka. Aku … tidak bisa menerima lamaranmu,” Ayura langsung berbalik. Dapat Saka lihat gerakan tangan wanita itu menyeka sudut matanya.

Kini ingatannya berganti dengan peristiwa kecelakaan yang menimpanya. Detik-detik terakhir yang diingatnya adalah Ayura.

Saka memejamkan matanya erat ketika melihat ledakan mobil dengan dirinya masih berada di dalamnya. Kedua tangannya mengepal erat. Keringat dingin memenuhi keningnya.

Kepala Saka mulai berdenyut. Namun stimulus yang diterimanya belum berhenti. Kini dirinya menerima ingatan baru. Ingatan seorang pria yang tidak dikenalnya sama sekali.

Wajah wanita yang menghampirinya tadi terlintas dalam ingatannya. Pria itu memanggil wanita tersebut dengan panggilan ibu.

Sejumlah ingatan tentang pria itu terus berdatangan. Seolah-olah sedang menginstal ulang sistem sarafnya.

Saka mengerang kesakitan. Munculnya ingatan sejalan dengan rasa sakit yang menderanya. Kepalanya berdenyut, rasanya seperti mau pecah.

Kemudian dapat dia rasakan cairan kental keluar dari hidungnya. Setelahnya Saka tidak ingat apa-apa lagi.

***

Pasca terbangun dari koma dan merasakan sakit luar biasa di kepalanya, Saka langsung menjalani serangkaian pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, kondisi pria itu dinyatakan normal. Apa yang terjadi padanya disinyalir pemulihan ingatan pascatrauma. Namun Saka masih dalam pengawasan ketat tim dokter.

Sekarang Saka sudah dipindahkan ke ruang rawat biasa. Sedikit demi sedikit pria itu berusaha menerima apa yang terjadi padanya.

Wanita yang bersamanya ini begitu telaten mengurusnya. Ditambah lagi ada seorang pria seumuran dirinya yang selalu datang ke rumah sakit.

Pria bernama Dirga itu memang begitu berisik. Ada saja ocehan yang keluar dari mulutnya.

“Kamu mau ke mana, Aryan?” tanya Astri ketika melihat Saka turun dari ranjang.

“Kamar mandi,” jawab Saka dengan suara pelan.

Selama di kamar mandi, Saka hanya berdiri di depan cermin, memandangi pantulan dirinya. Dalam cermin, yang terlihat olehnya adalah wajah asing yang belum pernah dilihat sebelumnya.

“Siapa kamu? Kenapa aku berada di tubuhmu? Apa yang terjadi padaku?” gumam Saka bermonolog. “Apa aku sudah mati? Lalu kenapa aku bisa masuk ke tubuh ini? Lalu bagaimana dengan pemilik tubuh ini?”

Begitu banyaknya pertanyaan yang berseliweran di kepalanya. Namun tidak ada satu pun yang bisa terjawab olehnya.

Saka menarik napas panjang, kemudian mengembuskannya perlahan. Dengan langkah pelan, pria itu keluar dari kamar mandi.

Alih-alih kembali ke ranjang, Saka justru keluar dari ruangan. Dia ingin menghirup udara di luar kamar rawat yang terasa semakin membuatnya sesak.

Melihat kepergian Saka, Astri tidak melarang. Wanita itu mengikuti saja anaknya dari belakang.

Saka duduk di taman rumah sakit sambil memandangi pasien dan pengunjung lain yang juga berada di sana.

Tanpa sengaja matanya menangkap seorang wanita yang familiar di matanya. Wanita yang selama enam bulan terakhir menghilang.

Pria itu segera berdiri kemudian berusaha mengejar wanita itu. “Ayura!” panggilnya. Namun sang wanita tak mendengar panggilannya.

“Aryan!” panggil Astri sambil menyusul anaknya.

Saka terus berjalan melewati koridor rumah sakit, tetapi jejak Ayura menghilang begitu saja. Kepalanya menoleh ke kanan dan kiri.

Saka menghentikan pencariannya. Dia terduduk di sofa yang ada di lobi rumah sakit. Matanya memandang kosong neon box yang menampilkan wajah dokter senior di rumah sakit ini.

Perlahan neon box di depannya beriak seperti air. Gambar dokter menghilang dan berganti dengan sebuah kereta commuter line berhenti di dekat pintu perlintasan. Kemudian dari arah belakang, muncul kereta lain dengan kecepatan tinggi.

Tanpa dapat dihindari, tabrakan kencang terjadi. Sekarang yang dilihat Saka dari pantulan itu adalah korban kecelakaan yang bergelimpangan di gerbong khusus wanita.

“Akh!”

Saka mengalihkan pandangan dari neon box sambil memegangi kepalanya yang kembali terasa nyeri.

***

Hai... Aku kembali dengan novel baru. Semoga kalian suka ya, jangan lupa, like, komen dan bintang 5-nya dan masukin ke favorit juga. Makasih🤗

1
tehNci
Jujur ajalah Saka... Siapa tau, Dirga dan Firlan bisa mbantumu mengungkap kejahatan Baskara lebih cepat dan bang Indra bebas dari tuduhan pelaku penggelapan pajak
yula
💪💪💪💪💪thor
ismi
jujur saja saka,bahwa jiwamu tertukar dengan aryan
Ria alia
Kalo saka jujur apa mrka akan percaya ?🤔
fifia
dah lah jujur wae
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sakaaaa inget tubuh mu adl aryan
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
mantan CEO koq dilawan🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
ntah Bun...
bentar mau ambil air sama baskom...
mau di liat lewat media air dlm baskom... apakah bisa keliatan gk ya .... Saka mau jujur apa mingkem 😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
plus plus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
hayooo lohh..... Saka kamu mau jawab apa tentang pertanyaan yg Firlan ajukan 🤔
apakah mau jujur kau...ato kau masih mau ngeles blom mau terbuka 😔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
tiga serangkai bersatu padu....kerja sama....saling bantu... semoga kamu gk knp np ....setelah istirahat bisa pulih kembali ya Saka...aamiin 🤲🏻
jangan bikin in cemas pembaca Ka....kamu itu kuat dan dgn keyakinan seyakin-yakinnya pasti kerja kerasmu akan membuahkan hasil /Determined//Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
gk ada mendingnya ya Bani.... mundur kena maju kena😔
Euis Sri
jujur aja,.Dirga dan Firlan orang baik dan tulus,.biar ada yg bantuin klo Saka dalam kesulitan,.😅
Febri Nayu
jujur ae wees Yo kan Yo kan .. Ben enak wadul e wkwk
Febri Nayu
hayoo looo kepiye wes Iki wess
vania larasati
lanjut kak
yula
💪💪💪💪💪thor
RosMa🌹🌹🌹
makin keren ini Saka..
RosMa🌹🌹🌹
Dirga,..mempan gak ya rayuannya 😅😅
Ayuk Witanto
penglihatan tentang baskara pastinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!