Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Pengganti

Suami Pengganti

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Menantu Pria/matrilokal / Nikah Kontrak / Pengantin Pengganti Konglomerat / Tamat
Popularitas:69k
Nilai: 5
Nama Author: Serena Muna

Bintang tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan berakhir menjadi seorang suami pengganti dari seorang wanita bernama Zulfa. Zulfa sendiri memilih Bintang yang sama sekali tidak dikenalnya demi menyelamatkan nama keluarganya yang terancam buruk di mata publik jika pernikahannya gagal akibat sang pengantin pria pilihannya tidak mau menikahinya. Dengan segela iming-iming Zulfa maka Bintang pun bersedia menjadi seorang suami pengganti demi Zulfa dan keluarganya namun di sinilah penderitaan Bintang dimulai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Serena Muna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Setelah Menikah

Bintang menginap di rumah ini dan ia tidak bisa tidur semalaman karena merasa gugup sekaligus tidak percaya kalau hari ini dia akan segera menikah dengan seorang wanita asing yang baru ia temui apalagi wanita itu berasal dari kalangan kelas atas.

“Bang, kamu sudah bangun kan?” tanya Vicko dari luar kamarnya.

“Iya, aku sudah bangun.”

“Cepat keluar karena penata rias sudah datang.”

“Baik.”

Bintang kemudian segera keluar dari kamar itu dan diantar oleh Vicko menuju tempat penata rias berada, Bintang kemudian dirias wajahnya dan ia pun mengenakan stelan jas mahal yang dipinjamkan oleh keluarga Zulfa khusus untuk acara pernikahannya dengan wanita itu.

“Kamu nampak berbeda sekali dengan pakaian itu, Bang,” ujar Vicko yang memerhatikan Bintang yang nampak berbeda saat mengenakan stelan pakaian formal seperti ini.

“Benarkah?”

“Iya, pantas saja nona Zulfa langsung tertarik padamu pada pandangan pertama.”

“Kamu ini bicara apa, sih?”

Tidak lama kemudian orang suruhan keluarga Zulfa meminta supaya Bintang segera bergegas ke gedung tempat di mana acara pernikahan berlangsung dan akhirnya Bintang diantar oleh Vicko menuju gedung tersebut. Bintang nampak benar-benar gugup sekali karena ia akan segera menikah dan tidak pernah terbayang dalam benaknya ia akan menikah secepat ini dengan cara kilat juga seperti ini.

****

Tamu undangan yang datang ke acara pernikahan Zulfa nampak heran sekaligus berbisik-bisik ketika melihat Bintang berdiri di depan altar bersama Zulfa sebelum acara pernikahan mereka dimulai. Zulfa dan keluarga

besarnya nampak berusaha menulikan telinga dan menebalkan wajah mereka atas gunjingan beberapa tamu undangan yang datang ke acara pernikahan Zulfa dan Bintang. Bintang dan Zulfa sudah saling bertukar janji bahwa mereka akan menjadi sepasang suami-istri dan akhirnya untuk pertama kalinya Bintang harus mencium bibir Zulfa setelah sah menjadi istrinya.

“Cium aku, apa lagi yang kamu tunggu,” bisik Zulfa karena Bintang nampak bingung sejak tadi.

Akhirnya Bintang pun untuk pertama kalinya mencium bibir seorang wanita dan wanita itu adalah Zulfa yang telah resmi menjadi istrinya.

Semua tamu undangan bertepuk tangan dan setelahnya acara dilanjutkan dengan memberikan selamat pada kedua pengantin yang sudah resmi menikah. Bintang benar-benar takjub karena banyak sekali orang penting di

negeri ini yang hadir dalam acara pernikahan Zulfa, ia bisa berjabat tangan dengan orang-orang penting itu adalah suatu kehormatan baginya hingga setelah acara selesai, Zulfa dan Bintang tidak menginap di hotel melainkan langsung kembali ke rumah.

“Papa masih mau bicara dengan Bintang,” ujar papanya ketika mereka tiba di rumah.

“Terserah Papa saja,” ujar Zulfa cuek dan ia berjalan menuju kamarnya yang ada di lantai dua.

*****

Usman memperingatkan Bintang bahwa kontrak mereka hanya berlangsung selama satu tahun dan ia berhak untuk memutuskan kapan Bintang harus menceraikan Zulfa, ia juga memperingatkan Bintang untuk jangan menganggap bahwa dirinya itu sekarang sudah diterima menjadi bagian keluarga mereka karena baginya Bintang tetaplah orang rendahan yang beruntung karena dapat menikah dengan Zulfa.

“Ingat itu baik-baik.”

“Iya Tuan, saya paham.”

“Kamu boleh pergi.”

“Saya permisi dulu.”

“Kamu mau ke mana?” tanya Usman saat Bintang hendak pergi ke kamarnya semalam.

“Ke kamar saya, Tuan.”

“Astaga, kamu sekarang kan sudah menjadi suami Zulfa, pergi ke kamarnya!”

“Baik Tuan.”

Buru-buru Bintang bergegas pergi ke kamar Zulfa di lantai dua akan tetapi ia bingung di mana kamar Zulfa itu karena banyak sekali kamar yang ada di lantai dua rumah ini.

“Kamu sedang apa di sini?” tanya adik Zulfa yang bernama Raina ketika ia menemukan Bintang berdiri bingung menatap setiap pintu kamar.

“Aku mencari kamar nona Zulfa,” jawab Bintang.

“Zulfa? Kamarnya di situ,” tunjuk Raina pada sebuah pintu kamar.

“Terima kasih banyak.”

Bintang kemudian mengetuk pintu kamar itu dan masuk ke dalam, ia nampak takjub ketika melihat kamar Zulfa yang luas tersebut hingga secara mengejutkan Zulfa keluar dari kamar mandi dan ia menjerit menemukan Bintang ada di dalam kamarnya.

****

“Apa yang kamu lakukan di kamarku?!”

“Anu…saya diminta tuan untuk tidur di sini.”

“Apa maksudmu?!”

“Saya tidak bohong, kok.”

Usman muncul dari balik pintu kamar setelah mendengar suara putrinya menjerit keras tadi, ia bertanya apa yang terjadi barusan hingga Zulfa sampai menjerit begitu.

“Pa, kenapa pria ini ada di kamarku?”

“Kenapa? Karena dia adalah suamimu.”

“Pa!”

“Jangan membantah, dia bisa tidur di mana pun di kamar ini asal tidak tidur satu ranjang denganmu.”

“Baiklah kalau begitu.”

“Ingat apa yang aku katakan padamu, Bintang.”

“Iya Tuan, saya ingat.”

Usman kemudian pergi dari kamar putrinya dan kemudian Zulfa menghela napasnya kesal, ia membentak Bintang yang masih berdiri saja dan bukannya mandi.

“Sana mandi, kenapa masih berdiri di situ saja!”

“Baik Nona.”

Buru-buru Bintang masuk ke dalam kamar mandi dan kemudian Zulfa mengenakan pakaian tidurnya, akan tetapi ia baru ingat kalau Bintang belum mengambil handuk.

“Pria itu benar-benar.”

Zulfa kemudian mengambilkan handuk untuk Bintang dan setelah itu ia mengetuk pintu kamar mandi.

“Kamu lupa handukmu!”

“Iya Nona.”

Pintu kamar mandi pun terbuka dan Zulfa nampak terkejut melihat separuh tubuh Bintang yang tidak mengenakan pakaian, Zulfa buru-buru kembali ke kasurnya dan berusaha meredakan degup jantungnya yang menggila akibat ulah Bintang barusan.

****

Bintang keluar dari dalam kamar mandi dan kemudian ia bingung harus tidur di mana, Zulfa mengatakan bahwa Bintang harus mengganti pakaiannya dulu sebelum tidur dan ia sudah menyiapkan pakaian ganti untuk pria

itu di atas sofa.

“Terima kasih, Nona.”

Bintang membuka bajunya dan membuat Zulfa seketika memalingkan wajahnya dan memejamkan matanya, Bintang yang menyadari kekeliruannya meminta maaf karena ia sudah lancang membuka baju di depannya.

“Apakah kamu sengaja ingin pamer badan di depanku?”

“Tidak Nona, bukan seperti itu.”

“Ah sudahlah, pokoknya ganti baju kotormu itu dan taruh di keranjang pakaian kotor yang ada di sudut ruangan, kalau kamu tidur terserah di mana saja, aku tak peduli asal jangan satu ranjang denganku, apakah kamu paham?!”

“Aku paham Nona.”

Zulfa kemudian tidur sementara Bintang memutuskan untuk rebahan di sofa, ia sudah berusaha untuk memejamkan mata akan tetapi ia tidak dapat tertidur sepenuhnya hingga ponselnya berdering dan Bintang pun

segera melihat siapa yang menelponnya saat ini.

“Hana?”

Bintang kemudian menjawab telepon dari adik bungsunya itu dan menanyakan kenapa ia menelponnya malam-malam begini.

“Bang, kamu di mana? Saat ini kondisi ibu memburuk.”

1
DenMasHerryGrp
lanang tak ada otak bodoh
DenMasHerryGrp
pindah novel lain aja
DenMasHerryGrp
males baca
DenMasHerryGrp
iya verita org bodoh disini...masa sama beruk betina saja kalah..masih saja kalah akal...adu aduh...
DenMasHerryGrp
bintang anjing..laki laki bodoh..beruk zulfa cekik aja sdh mati kok bodoh
DenMasHerryGrp
hanya ada pria bodoh disini yaitu bintang...otak gak dipakai..masa sama beruk tino aja gak bisa ngelawan bodoh...

bunuh saja selesai..malah .milih tersiksa...laki laki bodoh ya bintang...
johan pratama windra
ini keluarga apa
pelakor
Mazree Gati
isinya orang dungu kalah sama satu orang zulfa
hazizah nur halimah
cerita nya bikin jengkel
bintang sangat bodoh mau aja nurut sama nenek lampir si
DenMasHerryGrp: iya males bacanya...sdh gak.minat
total 2 replies
hazizah nur halimah
bintang terlalu polos
Sulaiman Efendy
BRHARAP ADA ENDING YG BAIK ANTARA BINTANG & ZULFA, MLH ENDING YG GELAS, DIKATAKN SAD, BKN SAD ENDING, DIKATAKN HEPI, GK JUGA HEPI ENDING, ASLI MNGECEWAKN..
PANTAS YG LIKE, KASIH HADIAH DN VOTE NYA ANJLOK, ASLI INI KARYA TRBJELEK LO THOR🙏🏻🙏🏻🙏🏻 GK SPRTI KRYA2 LO YG LAIN..
Serena Muna: makasih lho udah dikatain jelek emang saya pikirin semua orang bebas berpendapat. Saya bakal terus bikin karya jelek biar viral
total 1 replies
Sulaiman Efendy
CERITA YG BIKIN JENGKEL KARENA TOKOH LAKI2NYA LEMAH & MAU DIINJAK2 WANITA.M
Sulaiman Efendy
WANITA KEJAM, MMBUNUH IBU & ADIK SUAMI PEGANTINYA, PARAHNYA SUAMI DI MASUKAN RSJ..
DN ENDINGNYA JUGA KURANG ENAK, GK ADA KEJELASAN TTG MASA DEPAN BINTANG, TRUTAMA TTG PRCINTAANNYA..
Ardin Bahari
alurnya terlalu berputar-putar, terlalu banyak yg dibahas selain tokoh utama di pertengahan cerita, selain itu tidak ada ending yang bagus untuk tokoh utama. tetapi laur cerita membuat pembaca emosi dengan karakter lumayan.
Azriel
cerita sampah pantes sepi,
Mika Su: AKUN BODONG NGGAK NGOTAK
total 1 replies
Azriel
cerita sampah pantes sepi nyesel aq bacax
Mika Su: AKUN BODONG SUKA JELEKIN ORANG
total 2 replies
merry
bertele tele.. 🙏
Serena Muna: sudah tak perlu gaduh
total 3 replies
Al Kahfi
cerita baru ni.. lanjut ya KK jangan lupa mampir di karya pertama ku kak " selingkuh yang tak di inginkan"
Serena Muna: terima kasih sudah mampir
total 1 replies
Mika Su
Wah cerita baru lagi
Serena Muna: terima kasih dukungannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!