Indonesia
NovelToon NovelToon
Angsa Cantikku

Angsa Cantikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Mafia
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Myz Pena

​"Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat orang yang kau cintai,
ragu memilihmu demi seseorang yang paling kau benci.
​Dan di antara amarah yang membakar serta air mata yang bengkak,
dua jiwa yang terluka dipaksa melangkah di jalan yang sama...
tanpa sadar, bahaya sebenarnya justru sedang mengintai dari jarak paling dekat"

​Bagi Lulu, menjadi sosok culun dan tak kasat mata di kantor adalah hal biasa. Namun, di balik penampilannya yang sederhana, senyum hangat dan ketulusannya justru menjadi "racun" paling mematikan bagi dua pria kelas atas.

​Angga, manajer berdingin hati yang membenci kesalahan, mendadak kehilangan fokus tiap kali Lulu berada di dekatnya.

Sementara Riko, CEO angkuh yang awalnya
memandang Lulu sebelah mata, malah terjatuh paling dalam akibat sebuah insiden tak terduga. Ketika dua pria berkuasa ini saling berhadapan demi merebut satu perhatian...

siapakah yang akhirnya memenangkan hati Lulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myz Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 : TARGET SANG ATASAN

Bip! Bip! Bip!

​Alarm di ponsel Lulu meraung tepat pukul 06.00 WIB. Lulu tersentak bangun dari tidur yang gelisah, napasnya memburu seolah habis berlari jauh. Sisa-sisa mimpi buruk yang samar masih menggelayuti benaknya, namun ketakutan itu langsung berganti dengan kepanikan yang nyata saat melihat jam. ​Hanya satu nama yang langsung menghantam kesadarannya yaitu Angga.

​Pria itu tidak kenal kata toleransi. Bagi Angga, satu detik keterlambatan atau satu kesalahan kecil dalam berkas adalah dosa besar yang taruhannya adalah karier.

​Tanpa membuang waktu untuk meregangkan badan, Lulu melompat dari tempat tidur, menyambar handuk dan menyelesaikan urusan kamar mandi dalam waktu rekor. Ia mengabaikan perutnya yang melilit perih karena belum diisi sejak semalam. Rasa lapar jauh lebih bisa ditoleransi daripada menghadapi tatapan mematikan Pak Angga.

​Ia menyambar map dokumen tebal yang semalaman ia kerjakan hingga matanya berkaca-kaca, mengenakan kemeja dan kacamata seadanya, lalu berlari keluar kamar kos.

​"Lulu! Tumben berangkat jam segini?" sapa Lastri, tetangga kosnya, keheranan melihat Lulu berlari kesetanan menuju taksi online yang baru saja tiba.

​"Aku buru-buru, Las! Takut Pak Angga sudah di kantor!" teriak Lulu tanpa sempat menoleh, langsung melompat masuk ke dalam mobil.

​Di dalam taksi yang membelah kemacetan Jakarta, dada Lulu masih berdegup kencang. Ia memeluk erat map dokumen di pangkuannya, seolah itu adalah perisai nyawanya. Sudah dua tahun ia bertahan di bawah tekanan pria sedingin es itu.

Pak Angga usianya yang baru 28 tahun sudah memegang kendali penuh atas divisi Administrasi dan Pergudangan dengan tangan besi. Parasnya tampan di atas rata-rata, namun auranya begitu dominan dan matanya seakan bisa menembus pikiran siapa pun yang menatapnya.

​Begitu taksi berhenti, Lulu berlari melintasi lobi, menempelkan sidik jari di mesin fingerprint dan akhirnya bernapas lega saat berhasil menginjakkan kaki di ruang divisinya.

​"Hah... Syukurlah, tepat waktu" Lulu menyeka keringat dingin di dahinya.

​"Eits, tumben baru sampai? Biasanya jam lima subuh sudah stay," sapa Rama, rekan kerjanya tersebut dari balik meja.

​"Aku menyelesaikan laporan ini semalaman, Ram. Sesuai arahan Pak Angga" sahut Lulu sambil meletakkan tumpukan berkas tebal di meja.

​Rama melotot melihat ketebalan berkas itu.

"Gila... Cuma kamu yang tahan sama siksaan Pak Angga. Harusnya kamu yang jadi bos di sini, bukannya dia yang sukanya cuma menekan bawahan"

​"Hush! Jaga ucapanmu, Ram!" Bisik Lulu panik, matanya melirik ke sekeliling ruangan, takut sang bos tiba-tiba muncul.

​Tiba-tiba, pintu ruangan terdorong kasar. Indah berlari masuk dengan wajah pucat pasi, pelipisnya basah oleh keringat dingin.

​"Gawat... Gawat banget!" suara Indah gemetaran, matanya berkaca-kaca menatap Lulu dan Rama.

​"Kamu kenapa, Ndah?" tanya Rama bingung melihat kepanikan total rekannya itu.

​"Dokumen pencatatan barang yang diminta Pak Angga hari ini... aku belum menyelesaikannya" bisik Indah, suaranya hampir hilang.

"Gimana ini? Pak Angga pasti bakal pecat aku..." Ujarnya kembali.

​Seketika, atmosfer di ruangan itu membeku.

Seluruh staf tahu aturan main tunggal di divisi ini yaitu Kesalahan satu orang adalah kegagalan satu tim dan hukuman dari Angga adalah neraka.

​Prok! Prok! Prok!

​Suara tepukan tangan yang pelan dan ritmis, namun bergema dingin memotong udara yang mencekam.

​Semua orang di ruangan itu mendadak mematung, seolah darah mereka berhenti mengalir. Langkah kaki bersepatu kulit mahal terdengar mantap mendekati mereka. Sosok pria bertubuh tegap dengan kemeja hitam yang lengannya tergulung hingga siku berdiri tepat di belakang Indah. Auranya begitu pekat dan dominan, mengintimidasi setiap pasang mata.

​Angga...

​Pria itu tidak tersenyum. Matanya tajam, dingin dan menusuk. Tanpa memedulikan Indah yang sudah gemetar hebat, Angga melangkah maju dan menyandarkan sebelah tangannya di meja Lulu. Ia menunduk sedikit, mengikis jarak hingga wajahnya hanya tersisa beberapa sentimeter dari Lulu. Manik matanya yang kelam mengunci pandangan Lulu tanpa ampun.

​"Jadi..." suara Angga berat, tenang, namun menyengat hingga ke tulang belakang.

"...siapa yang mau bertanggung jawab atas keteledoran ini sebelum saya membuat kalian semua menyesal pernah bekerja di sini?"

​Lulu menahan napas. Jantungnya berdegup begitu keras dan liar di dalam rongga dadanya, menimbulkan sensasi sesak yang menghimpit. Di bawah kungkungan tatapan tajam pria yang kini menatapnya seolah ia adalah satu-satunya objek berharga sekaligus mangsa utama di ruangan itu, Lulu benar-benar membeku tak mampu berkutik ataupun berpaling.

1
Wawan
Iklan n mawar lagi buatmu Thor .... kembangkan story ini ....🔥🔥🔥✍️
Wawan
Salahmu Lu .... kurang agresif .... malah mewek 🤣🤭🔥
🩷 ⃟🌴⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🥑⃟YAYA℘ℯ𝓃𝓪
sarapan dulu Lulu biar gak lemes, klo dengar ocehan si angga 🤣
Xlyzy
biasa lah nama nya jugak dia anak bawang plus anak emas
Myz Pena: hooh bener 🤧
total 1 replies
Xlyzy
Takut banget ya kan si Angga malah ngamuk ngamuk gak jelas
Myz Pena: beban tugas banyak,,🤧
total 1 replies
Xlyzy
tercium bau bau mencurigakan dari si arya
Myz Pena: patut di selediki
total 1 replies
-Thiea-
walau sering dimarahin gak tega juga ya lu lihatnya..
Myz Pena: lulu masih takut di omelin lagi + di pecat🤧
total 1 replies
-Thiea-
mereka gak ketemu berapa lama. apa sejak orang tua mereka menikah?
Myz Pena: nggak juga,, ami di cerita ini berangkat ke luar negri bareng kedua orangtuanya dan hanya menetap disana kurang lebih 5 tahun lah ya... 🤭
total 1 replies
-Thiea-
sepertinya dia mau jadi pengkhianat. ada dendam apa kira-kira sama Riko.🤨
Myz Pena: penasaran ,,, di bab - bab berikutnya 🤭
total 1 replies
Wawan
Iklan dan mawar buatmu Thor .... gaaas ✍️
Myz Pena: thank you ,, berkah selalu 🥹❤️❤️
total 1 replies
Wawan
Dah pura pura semaput lagi Lu 🤭
Wawan: Nah tebersit ide liar kan ....🤣✍️
total 4 replies
Wawan
Naaaaah ...kena setrum
Wawan: ....🤭🤭🤭
total 2 replies
Wawan
Dasar bad boy 🤣
Myz Pena: tenang laki2 akan tetap laku dimata wanita yang tepat /Facepalm/🤭
total 3 replies
Wawan
Heroes ...🔥🔥🔥
Cimol krispy
Runtuh sudah pertahanan angga
Myz Pena: bener sudah runtuh, tapi masih gengsi 🤭
total 1 replies
Cimol krispy
wkwkwkwk nggak cuma Angga yg ngatain
Myz Pena: maklum lulu bukanlah gadis kota yang tahu fashion dia hanya gadis biasa berpenampilan sederhana 🤧
total 1 replies
Cimol krispy
Dih padahal kalo mau beliin tinggal beli aja
Myz Pena: bener jual mahan tingkat dewa Angga 🤧
total 1 replies
Cimol krispy
dia cuma mau nganterin kamu makan aja
Cimol krispy
udah jangan jual mahal kalo soal makan ya lulu🤣🤣
Miu.Nuha
saling deg2an nih yee, ciee~
Myz Pena: ddgdegan tapi gengsi 🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!