Indonesia
NovelToon NovelToon
Its You

Its You

Status: sedang berlangsung
Genre:BTS / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:74
Nilai: 5
Nama Author: tatitu

Berjuang dari nol di Paris, Jungkook dan Taehyung mendirikan studio game independen bernama HexaVerse. Di tengah kerja keras membesarkan bisnis tersebut, adik Taehyung, Mira, tiba di Paris untuk kuliah.
​Jungkook yang membantu Mira beradaptasi perlahan jatuh cinta pada gadis yang kini tumbuh mandiri dan cerdas itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tatitu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kota Lampu dan Rumah Baru

Aroma kopi dan hangatnya roti croissant yang baru dipanggang menyapa indra penciuman Taehyung begitu ia melangkahkan kaki keluar dari area kedatangan Bandara Charles de Gaulle, Paris. Namun, rasa lelah akibat penerbangan belasan jam dari Seoul serta beban di dadanya membuat keindahan Paris terasa samar.

Taehyung menghela napas panjang, meremas tali ranselnya seraya menyeret koper hitam besar yang menjadi saksi bisu perpisahannya dengan Mira kemarin.

"Kim Taehyung!"

Sebuah suara yang sangat familiar memanggil namanya dalam bahasa Korea yang nyaring. Taehyung menoleh dan mendapati seorang pemuda berpakaian kasual namun modis, balutan mantel hitam tebal dengan senyum kelinci yang khas, berjalan cepat menghampirinya.

Jeon Jungkook. Sahabat karibnya sejak masa seragam putih-abu-abu di Seoul.

“Yaa! Akhirnya kau sampai juga, Eoh!” seru Jungkook penuh semangat. Tanpa rasa canggung, ia langsung menarik Taehyung ke dalam pelukan hangat khas pria, menepuk-nepuk punggung sahabatnya itu dengan keras.

"Kau kelihatan kacau sekali, Chingu-ya," goda Jungkook seraya mengurai pelukan dan menatap wajah lesu Taehyung. Dengan sigap, Jungkook mengambil alih koper berat dari tangan Taehyung. "Mari kita pulang. Kau butuh istirahat sebelum kita memulai pertempuran besar kita."

"Terima kasih, Kookie-ah. Aku benar-benar merasa nyawaku masih tertinggal di atas pesawat," balas Taehyung dengan senyum tipis yang dipaksakan.

Perjalanan menembus jalanan kota Paris terasa seperti mimpi. Bangunan-bangunan berarsitektur klasik memanjakan mata, tetapi pikiran Taehyung kerap melayang kembali ke rumah mungil mereka di Mapo-gu.

Mobil yang dikendarai Jungkook akhirnya berhenti di depan sebuah bangunan apartemen modern di kawasan yang cukup tenang namun strategis. Taehyung sempat mengira mereka akan tinggal di kamar sewaan sempit di pinggiran kota. Namun, ketika pintu apartemen dibuka, mata Taehyung membelalak.

Apartemen itu lumayan mewah dan luas. Ruang tengah berkonsep open-plan dihiasi jendela kaca besar yang memperlihatkan pemandangan menawan sudut kota Paris. Lebih luar biasanya lagi, apartemen itu memiliki dua kamar tidur utama yang terpisah.

"Bagaimana? Tidak buruk, kan?" ujar Jungkook seraya meletakkan koper Taehyung di dekat sofa. "Aku sengaja mencari tempat yang sedikit lebih luas agar kita punya ruang kerja yang layak. Kamar di sebelah kanan sudah kusiapkan untukmu."

Taehyung melangkah masuk, memandangi sekeliling ruangan dengan takjub.

"Daebak..." gumamnya pelan. "Jungkook-ah, ini terlalu bagus. Bukankah apartemen ini sangat mahal? Kau tidak perlu memaksakan diri seperti ini."

Jungkook tertawa kecil seraya melepas mantelnya.

"Anggap saja ini investasi awal. Tabunganku dari hasil pekerjaan freelance kemarin masih cukup untuk menutup uang sewa beberapa bulan ke depan. Yang terpenting sekarang, kita punya tempat tinggal yang nyaman untuk fokus membangun HexaVerse."

Jungkook menepuk bahu Taehyung dengan raut wajah berubah serius namun suportif.

"Aku tahu apa yang ada di pikiranmu. Kau masih memikirkan Adik kecilmu, kan?"

Taehyung tertunduk pelan, merogoh saku celananya untuk menggenggam ponsel yang masih nonaktif.

"Ne," bisik Taehyung lirih. "Rasanya ada yang mengganjal di dadaku setiap kali ingat dia sendirian di rumah. Aku merasa menjadi Oppa yang sangat tidak bertanggung jawab."

"Dengarkan aku," pangkas Jungkook tegas. Ia menunjuk ke arah kamar tidur kedua dan sudut ruang tengah yang luas. "Lihat tempat ini. Tempat ini bukan cuma buat kita berdua. Kalau bisnis perusahaan game kita sukses dalam tiga tahun ke depan, apartemen ini atau bahkan rumah yang lebih besar dari ini, akan siap menyambut Mira saat dia kuliah di Paris nanti. Keputusanmu ke sini bukan untuk meninggalkannya, tapi untuk menyambut masa depannya."

Kalimat Jungkook meresap pelan ke dalam hati Taehyung. Rasa hangat perlahan mengikis gumpalan bersalah di dadanya.

"Gomawo, Jungkook-ah," kata Taehyung tulus, menatap sahabatnya itu dengan mata berbinar penuh tekad baru.

"Sudah, jangan bikin suasana jadi sentimental begini," goda Jungkook seraya terkekeh dan menunjuk ke dapur. "Kaja! Aku sudah memasak ramyeon dan membeli beberapa camilan. Kita makan malam dulu, lalu kita bedah draf pertama pendirian perusahaan game kita!"

Malam itu, di bawah temaram lampu kota Paris dan di balik jendela apartemen baru mereka, dua sahabat masa SMA itu duduk berhadapan. Di atas meja kerja, lembaran kertas konsep HexaVerse terpampang bersanding dengan dua cangkir kopi panas. Langkah awal perjuangan mereka di negeri orang resmi dimulai malam ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!