Indonesia
NovelToon NovelToon
Bahagiamu Bahagiaku

Bahagiamu Bahagiaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cerai
Popularitas:24.3k
Nilai: 5
Nama Author: adhilla

Kisah cinta sepasang suami istri yang baru saja menikah yang terpaksa harus berpisah karena sebuah hal yang menuntut sang istri harus mundur merelakan suaminya untuk orang lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adhilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#11

"Kenapa yang?" tanya Ronald yang baru saja keluar dari kamar mandi dan mendengar istrinya seperti tengah berbicara sesuatu.

"Hah, oh enggak be, ini hanya lipstik ku gak rata aja." bohong Sirena.

Ronald pun hanya membalasnya dengan oh saja, dia pergi ke walk in closed untuk memakai pakaiannya.

"Hufft...." hela nafas Sirena.

Bukan tidak mau jujur, tapi bagi Sirena itu hanya masalah sepele saja yang tak mungkin harus dia cerita pada Ronald.

Setelah mereka berdua siap, mereka pun langsung pergi menuju tempat kerja masing masing, mereka tidak melakukan sarapan pagi dahulu karena hari sudah semakin siang.

Mungkin nanti mereka kana melakukan sarapan di tempat kerja saja, untuk menghemat waktu.

...**...

Satu bulan berlalu, pernikahan Ronald dan Sirena pun berjalan dengan semestinya, bahkan mereka berdua semakin hari semakin romantis.

Tapi ada yang aneh dengan tubuh Sirena, dia sering merasakan sakit di bagian perutnya. Awalnya sih dia cuek dan mengira kalau dia salah pola makan, tapi semakin hari rasa sakit itu semakin sering timbul.

Rambut Sirena pun bukannya berhenti rontok karena dia sudah berganti shampo, tapi malah semakin rontok, bahkan sekarang rambut Sirena sudah semakin tipis.

Semua itu Sirena tidak memberitahukannya kepada Ronald, dia tak ingin Ronald khawatir apalagi akhir akhir ini pekerjaan Ronald sangat sangat banyak, jadi Sirena tak enak kalau harus membicarakan hal itu kepada Ronald.

Hari ini tak ada jadwal pemotretan, Sirena memutuskan untuk pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan keadaan tubuhnya.

Dia pergi sendirian karena lagi lagi dia tak ingin membuat Ronald khawatir, dia juga mengendarai mobilnya sendiri tidak di antar oleh sopir.

"Semoga saja tidak terjadi apa apa," doa Sirena sebelum turun dari dalam mobilnya.

Sirena berjalan masuk ke rumah sakit yang terbesar di kota itu, Sirena langsung di persilahkan memasuki ruangan untuk memeriksa keadaannya.

"Siang ibu, boleh saya tahu apa keluhan nya?" ucap dokter yang hendak memberikan Sirena.

"Siang juga dok, ini saya mau periksa keadaan tubuh saya dok, soalnya akhir akhir ini saya sering merasakan sakit di bagian perut sini dok." jelas Sirena sambil menunjuk bagian perutnya yang terasa sakit.

"Baik kalau begitu ibu silahkan berbaring biar saya periksa terlebih dahulu." balas dokter itu menyuruh Sirena agar berbaring di atas bangkar.

Sirena berbaring dan dokter itupun mulai memeriksa keadaan Rena, dokter itu memberikan dengan teliti dan setelah selesai dia kembali lagi ke meja kerjanya dan di ikuti Sirena.

"Gimana dok?" tanya Sirena penasaran.

"Begini Bu, setelah saya periksa ibu sebaiknya pergi ke dokter spesialis kandungan saja untuk memeriksa lebih jelasnya lagi." ucap dokter itu menyuruh agar Sirena pergi ke dokter kandungan.

"Kenapa harus ke sana dok, apakah saya hamil?" tanya Sirena antusias.

"Saya belum tahu pastinya seperti apa Bu, jadi sebaiknya ibu ke sana saja dulu, nanti asisten saya yang akan menghantarkan ibu ke sana." balas dokter itu.

"Baiklah kalau begitu dok." Sirena pun tak banyak tanya lagi, dia segera bangkit dan mengikuti asisten dokter tadi yang hendak menggantarkan dirinya pergi ke dokter kandungan.

Sirena sudah was was dalam hati, dia menebak-nebak ada apakah dengan dirinya, apakah dirinya hamil? pikir Sirena.

Sirena sangat berharap kalau apa yang dia pikirkan itu kenyataan, dia sudah sangat tidak sabar ingin memberitahu Ronald nanti, pasti nanti Ronald akan sangat bahagia.

Sampai di ruangan dokter kandungan, Sirena langsung di persilahkan masuk karena memang kebetulan lagi sepi, gak ada yang mengantri ingin periksa.

"Silahkan masuk Bu," ucap asisten dokter yang tadi mengantarkan Sirena.

"Terimakasih," balas Sirena dan masuk ke dalam ruangan itu.

"Loh Siren," ucap seseorang membuat Sirena langsung melihat ke arah asal suara tersebut.

"Loh Gio, kamu ada di sini?" balas Sirena membuat beberapa suster yang tengah membereskan barang barang seperti tengah selesai menyelesaikan pemeriksaan pun menatap ke arah Sirena.

"Ehh, maaf maksud aku dokter Gio." ralat Sirena yang menyadari tatapan para suster itu.

"Santai aja kali, oh iya ke sini sama siapa? Mana Ronald?" tanya Gio melihat kebelakang Sirena tapi tak melihat keberadaan sahabatnya.

"Aku pergi ke sini sendiri tadi, tadi aku pergi periksa karena memang perut aku suka sakit akhir akhir ini, ehh malah sama dokternya aku di suruh pergi ke dokter kandungan." jelas Sirena.

"Benar dok, dokter inaya menyuruh saya untuk menggantarkan ibu ini ke sini," sambung asisten dokter yang mengantarkan Sirena tadi.

"Oh begitu, ya sudah ayo aku periksa dulu." balas Gio hendak memeriksa Sirena.

"Kalau begitu saya pamit kembali dulu dok, nanti dokter inaya mencari saya." ucap asisten tadi pamit.

"Iya, terimakasih sudah mengantar pasien." balas Gio.

"Terimakasih ya," sambung Sirena mengucapkan terimakasih juga.

"Sama sama Bu." balas asisten dokter itu dan pergi dari sana kembali ke tempatnya semula.

"Apa saja yang kamu keluhkan?" tanya Gio sebelum memulai memeriksa Sirena.

"Perutku sering sakit, dulu sih awal awal gak sering sering banget, tapi akhir akhir ini rasa sakit itu sering datang." jelas Sirena mengatakan keluhannya.

"Kalau datang bulan kamu gimana?" tanya Gio.

"Untuk bulan ini sih kayaknya aku belum." Sirena sambil mengingat ingat kapan terakhir kali dia datang bulan.

"Ya sudah dari pada menyimpulkan yang tidak tidak lebih baik kita langsung memeriksakannya saja." balas Gio.

"Untung kamu ke sini sendiri, mungkin kalau sama Ronald dia gak bakalan mengizinkan aku yang memeriksa kamu." Ucap Gio sambil memberikan isyarat agar Sirena berbaring di bantu oleh suster yang ada di ruangannya tadi.

"Ini di USG kan dok?" tanya Sirena.

"Iya, tapi sebelum itu tensi darah kamu harus di periksa dulu." jawab Gio.

Sirena mengangguk, dan Suter pun mulai memasangkan alat di lengan Sirena untuk mengecek tensi darah Sirena.

"Berapa?" tanya Gio.

"120 dok." jawab suster itu.

"Darah kamu normal, langsung saja kita mulai USG nya."

Suster pun mulai mengoleskan jel di perut Sirena, dan setelah itu Gio mulai meletakkan sebuah alat di atas perut Sirena.

Gio memicingkan matanya saat melihat ke arah layar yang menampilkan sebuah isi gambar yang ada di dalam perut Sirena. Sirena yang melihat raut wajah itupun deg degan.

"Bagaimana dok, apa aku hamil?" tanya Sirena.

"Sebentar," balas Gio dan terus memutarkan alat yang ada di atas perut Sirena itu hampir ke seluruh bagian perut Sirena, bahkan sampai memakan waktu yang cukup lama dari pada biasanya orang melakukan USG.

"Apa kamu juga ada keluhan yang lain selain sakit perut?" tanya Gio.

"Eemm... palingan sakit di bagian pinggul sih." jawab Sirena.

"Apakah rambut kamu rontok?" tanya Gio lagi.

"Iya, bahkan sekarang rambut aku sudah menipis, apakah itu ada hubungannya, aku kira itu karena aku gak cocok dengan shampo yang aku kenakan." jawab Sirena.

Gio mengangguk, dan dia langsung menghentikan pemeriksaannya. Suter pun membersihkan jel yang ada di perut Sirena dan membantu Sirena untuk bangun.

"Gimana dok?" tanya Sirena setelah duduk di depan meja Gio.

"Begini...."

...***...

1
Lee Mba Young
dr awal kn ronald selalu gk tau apa apa, smp ada berita hoax pun gk tau apa apa. pdhl nmnya udah keren ronald, dan pengusaha tp entah lah kurang saja kecerdasan, dan kecerdikannya. mungkin krn anak mama paling ya. jd ya bgitulah.
Lee Mba Young
ronald kan pengusaha hrse punya aspri kan, jd kl ada berita aspri bisa handle dan menutup berita. tp kayaknya ronald masih pengusaha bawah krn terlalu lelet dlm hal apapun. kn bisa sekarang lngsung klarifikasi berita itu kl tdk benar. sekarang canggih bkn jmn batu tinggal live ig, fb, tik tok. atau bikin rekaman kirim ke redaksi beres kan.
Devi ana Safara Aldiva
anggap saja lagi lihat sinetron Indosiar versi tulisan /Grin//Grin/
Lee Mba Young
terlalu bertele tele khas sinetron Indonesia, kl mau ngomong mesti ada yg memotong 😅 sinetron ikan terbang banget. si wanita ngomong nya bertele tele, si laki gk pernh tau apapun pdhl seorang pengusaha selalu lihat berita. krn lihat perkembangan bisnis. ronald gk punya asisten ya, seharusnya asistennya pun hrs gercep apapun, sekelas pengusaha gk punya asisten, novel ini kayak kurang bnget ya orang kaya pengusaha gk punya asisten, trus apa apa gk tau.
sang penukinya kurang literasi.
Devi ana Safara Aldiva
kapan endingnya nie cerita
Lee Mba Young
Ronald gk peka berita dr Indonesia ya, kl masalh di Indo belum selesai mnding gk usah pindah dulu, ntar lia yg sakit kena imbas nya. yg ada bukannya sembuh mlh tambh parah. pasti mereka denger berita dr Indonesia Bpk nya punya calon.
Ronald dr dulu gitu sih lelet menyelesaikan masalah, bhkan gk bisa tau istrinya sakit. dia gk pinter soale.
mkne kurang sreg karakter Ronald gk bisa di andal kan melindungi kluarga.
Lee Mba Young
Ronald kl mau rujuk bisa saja, tp pastikan dulu ortumu gimana. nuntut cucu lagi atau tidak. kl nuntut kasian istrimu pasti nnti tertekan hidup nya.
Devi ana Safara Aldiva
ceritanya nggak kelar² nanti setelah ketemu mantan istri pasti si cinta di munculkan lagi bawa anak juga atau apalah jadi muter² low bisa si cinta nggak punya anak sama si Ronald
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa sirena tetap sama ronald kak... jangan di buat seperti cerita yang lain hidup bahagia dengan yang lainnya.. buat cinta sama dokter thor atau sean aja
Devi ana Safara Aldiva
jangan buat cinta hamil kak... kasihan kalau serina punya anak nanti... buat cinta nggak hamil dan ketemu sama jodohnya
Sulistiyo Wati
maaf ya thor ini episod sdh sngt jauh tpi kok masih bulet az ceritanya
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa pertemukan sirena sebelum melahirkan saja dengan ronald... ronald nggak jadi nikah dengan si cinta... biar ceritanya nggak sama dengan novel yang lainnya bertemu kembali dengan sang mantan anak udah gede... bikin yang beda dengan yang lainnya kak othor cerita novelnya
Devi ana Safara Aldiva
jadi males lanjutkan membaca novel ini terlalu lama
Devi ana Safara Aldiva
semoga cepat sembuh dan kandungannya baik² aja kalau bisa buat kembali bersatu dengan ronald jangan di buat seperti novel yang lain ujung ujungnya dengan yang lain.. dan ronald tidak jadi nikah dengan si cinta... buat ronald cepat mengetahui penyakit sirena juga kehamilannya...
Devi ana Safara Aldiva
jangan buat perpisahan kak dan sebelum persidangan di mulai dokter luna dan gio serta irfan datang memberitahu kalau sirena sakit parah... dan buat si cinta tidak hamil.
Halimahtusyadiah
mana nih kelanjutannya
Devi ana Safara Aldiva
semoga sirena tidak jadi operasi pengangkatan rahimnya... dan cinta tidak sampai hamil... kak thor jangan buat rahimnya sirena di angkat dan si cinta tidak hamil
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa jangan sampai membuat sirena kehilangan rahimnya kak author kasihan juga nasib hidupnya.... dan jangan buat si cinta hamil kak walaupun udah nikah lama. ...
Halimahtusyadiah
duh gaq sabarrr
Halimahtusyadiah: mana lanjutan ngak sabar
total 2 replies
Nurbaiti Nurbaiti
karya yg bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!