[ Sinopsis ]
[ KEHIDUPAN INI ADALAH GEME ]
The beginning of the story of a bored godーマチャン_kisah seorang anak yang Berenkarnasi kedalam Dunia Fantasi berbeda dengan Dunia Fantasi lain "Apakah Dunia ini gila " Penuh dengan ketidakadilan, NTR [perselingkuhan] , Penghianat, Kekerasan, Pembunuhan, Demi diakui MC [MaChan] Mencari kekuatan yang melebihi para Dewa Tetapi Ada Harga yang besar Untuk itu......
Perjalanan pun dimulai MC Anti Naif [Anti Hero] akan segera dimulai melawan para Dewa , Human kuat, Dan Melintasi banyak Multiverse Lain, Penasaran Yuk baca😏🤝
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Aether ], isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[ Chapter 10 ] Kehidupan Remaja 2
Hari mulai Malam Miyuki dan Kirito Saat pagi tadi sudah selesai Melakukan pekerjaan Rumah bersama Meskipun Kirito menjahili Miyuki mereka tetap bersenang-senang satu sama lain.
"Miyuki sudah waktunya makan malam loh~ "
"Ah! Baiklah, aku akan segera ke sana"
Saat Miyuki Sedang memakai pakaian Kirito sang kakak memanggil dirinya, sebenarnya ada pembagian waktu masak di rumahnya yaitu Miyuki bertugas memasak di pagi hari dan Kirito memasak di malam hari, Menu makanan malam ini adalah Sup miso dan Ramen kalau di tanya kenapa menu nya sangat mudah di buat adalah karena Kirito tidak pandai memasak.
"Eh! OniChan! Sudah kubilang jangan makan Ramen lagi mo~"
"Eto~ Miyuki adikku aku sebagai seorang kakak Tapi dirimu tau aku tidak pandai memasak " Kirito Telah mengeluarkan Jokes Garing
" Ha~ Baiklah OniChan, lagi pula sudah malam untuk berdebat, kalau begitu selamat makan~"
" Selamat makan ~"
Kedua kakak beradik begitu akur dan bahagia satu sama lain dan memakan-makanan dengan lahap mereka menceritakan kisah masing-masing Mulai dari sang kakak dengan kehidupan sekolah nya dan sang adik mendengar kan kisah karena turut senang juga, Candaan di ruang makan tidak Lah sunyi karena Kirito dan adik kesayangannya Miyuki.
tapi Miyuki tidak tau kehidupan kakak nya yang sebenarnya baru akan di mulai di Sekolah, Tiba lah hari berikutnya sama seperti sebelumnya Kirito berangkat ke sekolah seperti biasanya dan Miyuki
Memasak makanan untuk nya .
"Bye bye ~ OniChan"
Kirito Mulai melangkah ke depan rumah untuk pergi ke sekolah, Miyuki Memberikan bekal dan Kehangatan keluarga.
" Hem~ Oku berangkat ~"
Setelah mengucapkan Salam perpisahan ke Miyuki, Kirito Sudah berangkat ke Sekolah menaiki bus di Halte, Kirito Mulai Duduk di kursi Halte bus yang Tidak ada siapapun di sana, Dia pun Berniat Memakan bekal Di halte Karena tidak ada siapapun di sana saat Kirito membuka bekal di dalam sana ada telur Gulung setengah matang dan Steak daging
Aroma keluar dari bekal sangat kuat yang membuat Kirito tidak tahan .
" Wah~ Selamat makan ~"
Saat hendak Memakan Bus tiba-tiba Datang Meskipun begitu Kirito bahkan belum menyentuh makanan yang di buat adik nya lalu bergegas naik ke bus Agar tidak tertinggal, Kirito pun mencari tempat duduknya dan ada satu yang kosong yaitu di samping anak perempuan dia adalah [ Yu miko ] Pacar dari Shiba Eren Penasaran Adalah seperti Cewek Gal yang mencolok dengan pakaian yang terlalu terbuka meskipun dia terlihat cantik sih.
"Ano~ B-boleh aku duduk?"
Saat Kirito Arc bicara Yu miko hanya memainkan ponselnya dan tidak memperdulikan nya, Kirito Arc Yang hanya diam belum duduk karena mungkin membuat Yu miko karena tidak sopan, saat Kirito Arc Diam setelah menayangkan itu Yu miko mulai berbicara dengannya.
"Huh~ Woy Kenapa kau tidak duduk "
Kata Yu miko setelah menghela nafas dan menyuruh Kirito Arc duduk
"Eh! A-aku kira kau tidak M-mengizinkan ku "
"Kalau mau duduk cepat lah ! Sialan! "
" B-baik, aku akan D-Duduk "
Kirito Arc Mulai Duduk di samping Yu miko karena dia takut dengan sikap nya meskipun agak kesal sih karena sudah lah-, Setelah Kirito Arc Duduk cukup lama dalam perjalanan Ke Sekolah, Kirito Arc diam-diam Melihat ke luar jendela bus tapi karena dia tidak ada di samping jendela Yu miko berfikir Kirito Arc Itu melihat tubuh padahal dia melihat ke luar kaca, Wajah Yu miko memerah karena memikirkan nya meskipun begitu Yu miko tetap fokus ke Ponsel miliknya.
Jarak antara sekolah Kirito Arc dengan rumah nya adalah 3 jam tapi mungkin hari ini lebih lambat sampai ke sekolah karena terjadi kecelakaan di jalan, Yu miko Yang bosan karena jalanan macet pun memutuskan untuk tidur, tidak lama kemudian bus mulai berjalan kembali dengan mendadak membuat Yu miko Yang tertidur pulas terjatuh ke bahu Kirito Arc walaupun begitu Kirito Arc tetap berprilaku tenang meskipun dengan wajah memerah saat melihat Yu miko Bersandar di bahunya.
Di sepanjang perjalanan pemandangan indah yang di lalui Kirito Arc dengan melihat ke arah Jendela bus membuat nya berkata " Sangat Cantik, mungkin aku menyukainya hehe~" Dalam kata-kata itu ada juga yang salah paham dan membuat panas pada wajahnya, Halte berikut adalah Halte terakhir untuk sampai ke sekolah Yu miko terbangun.
"Akhirnya ~ sudah sampai"
Setelah menguap dari tidurnya Yu miko masih memikirkan kata itu
" akhirnya sampai " -kata Kirito Arc
Saat melangkah maju Yu miko menghentikan Kirito Arc dengan menarik tangan nya . "Eh? " Kirito Arc yang bingung menghentikan langkahnya karena Yu miko.
"H-hey Apa kau melihatnya" - Maksud nya melihat Yu miko bangun saat kata kata itu di ucapkan Kirito Arc
"Eh! A-apa yang kau bicarakan Y-yu miko haha~ "
Kirito Arc yang mencoba bersikap biasa saja karena dia berfikir melihat! Dadanya? .
" T-tidak lupa kan saja "
"Haha B-baik lah"
Bel masuk pelajaran berbunyi lalu keduanya mulai masuk dengan memikirkan salah paham masing-masing antara Yu miko dan Kirito Arc, dari kejauhan ada seorang memandang mereka saat mengobrol di halte Shiba Eren menatap Kirito Arc dari lantai atas Sekolah dengan tatapan iri dan benci semenjak kedatangan nya di sekolah ini.
" Dasar anak bajingan itu! Berani mendekati Pacarku Cih! "
" Bagaimana mana kalau kita bunuh Shiba Eren seperti saat kau membunuh anak-anak lainnya "
"Itu benar Shiba Eren dengan begitu kau mendapatkan Kekuasaan mu lagi " Semua anak-anak di tongkrongan Shiba Eren memiliki keinginan yang gila membully, narkoba, penipuan dan pemerkosaan semuanya di lakukan untuk bersenang-senang, salah satu budak mereka di sekolah ini adalah Hatsune Iyu yang sudah mereka rusak dengan narkoba.
" Fufu~ Baiklah saat jam pelajaran berakhir kita bunuh anak itu "
Jam pelajaran pertama pun selesai dengan cepat Kirito Arc pun ingin ke kantin untuk Membeli minuman karena bekal yang di bawa kan adiknya masih utuh, sesampainya di kantin semua murid mengantri untuk membeli makanan untung nya tempat minuman lumayan sepi yang memudahkan Kirito Arc membelinya.
" Baiklah mana yang mau ku beli- "
Saat ingin mengambil Minuman, Kirito Arc Di tendangan tubuh nya oleh anak lelaki dia adalah Shiba Eren dan rombongan nya.
" Fufu~ Maafkan aku aku tidak melihat mu haha~"
Dengan tawanya Shiba Eren mengejek, semua anak di sana hanya melihat Kirito Arc dengan kasihan dan tidak bisa membantu apapun karena takut oleh Rombongan Shiba Eren.
" Auh~ T-tidak apa Shiba Eren haha~"
Meskipun tubuh Kirito Arc merasakan sakit tapi dia mencoba tetap berdiri saat hendak mengambil minuman di lantai Shiba Eren membisikkan sesuatu
" woy Sialan! Pergilah ke kamar mandi Pria nanti kalau tidak bekal mu akan ku buang keke~"
Kirito Arc yang mendengar kata itu seketika Melepaskan pukulan ke arah nya, semua orang di sana kaget ada anak yang berani memukul Shiba Eren akan mati tidak lama lagi .
"Hu~ Kau cukup berani sialan keke~ akan ku tunggu kau Kirito Arc ! "
Setelah Shiba Eren pergi Semua orang tampak gelisah dan saat di sana ada seorang yang mendekati nya dia adalah Yu miko menghentikan Kirito Arc mengambil minuman itu dan Menganti nya dengan baru.
"Hentikan, Ambil ini saja Kirito Arc "
"ah, Yu miko terima kasih tapi aku-"
"Hah! Sudah lah terima saja sialan!"
Yu miko meraih tangan Kirito Arc dan memberikan minuman itu juga berkata " Maaf, aku tidak bisa mengendalikan Shiba Eren" setelah itu dia pergi, setelah berbicara dengan Yu miko, Kirito Arc datang ke kamar mandi seperti di ucapkan Shiba Eren demi bekal itu saat di depan kamar mandi ada seseorang yang Memukul Kirito Arc dengan tongkat baseball dia adalah perempuan? Setelah itu kesadaran Kirito Arc berhenti.
[Quest Misteri] 95% ingatan cari 5% lainnya
[Hadiah] ponsel Magic Limited DIVINE
[Waktu] Tidak ada
[Tingkat] ??
[Hukum] Tidak ada
Cerita sisi Kirito Arc Berakhir
MaChan mulai memasuki ruangan kelas tatapan semua orang tersorot kepada karena heran begitu juga dengan Shiba Eren karena 10 menit yang lalu Shiba Eren mengumumkan bahwa Kirito Arc telah Dia bunuh sekarang dia adalah penguasa lagi, tapi saat ini Kirito Arc kembali ke ruangan kelas dengan keadaan baik-baik saja tapi semua orang tidak tau Kirito Arc bukan lah Kirito Arc lagi melainkan MaChan.
Rombongan Shiba Eren Berdiskusi kenapa Kirito Arc masih hidup? Saat MaChan duduk di kursi miliknya Shiba Eren menendang Kursi nya membuat semua orang ketakutan, berbeda dengan MaChan yang tanpa ekspresi setelah melihat itu mulai menatap Shiba Eren tanpa ekspresi apapun di matanya hanya ada kegelapan kosong, Shiba Eren yang merasa aneh dengan sikap Kirito Arc yang bisa nya hanya bisa menatap MaChan balik tapi tatapan yang di rasakan Shiba Eren dari MaChan adalah tatapan tanpa rasa takut" Cih " Shiba Eren pun menyerah dan kembali ke tempat duduknya serta Gerombolan nya bubar .
Semua orang tidak percaya Shiba Eren yang berani melepaskan Kirito Arc dan membuat kebohongan bahwa dia membunuh nya, Tidak lama kemudian jam pelajaran berakhir MaChan yang Bosan ingin menyendiri di atap sekolah tapi sebelum itu dia harus ke kantin dulu untuk membeli Makanan dan minuman.
Saat mengantri MaChan melihat sejumlah Rombongan Pembully menatap ke arah MaChan saat Memesan, tetapi MaChan tidak peduli siapa dan alasannya dia hanya ingin Quest ini cepat berakhir ke tahap Gacha Karakter GI untuk melengkapi Karakter miliknya .
" Ara ~ Anak baru ya huhu~ Ingin pesan apa ? "
Ujar nenek penjaga kantin sekolah kepada MaChan
"Oh, Aku ingin, Eto, Hamburger & Minuman Jeruk Lemon, Cuma, itu"
"Hai, Anak muda ini pesan mu huhu~" Dengan tatapan ramah Sang nenek memberikan Pesanan MaChan .
" Terima, kasih " Setelah memesan MaChan pergi ke menuju atap sekolah,Tapi saat menuju ke atap MaChan di ikuti oleh anak buahnya Shiba Eren MaChan yang mengetahui nya Cuma diam dan melihat nantinya apa mereka Akan melakukan sesuatu atau tidak.
Yu miko yang melihat Rombongan Shiba Eren pacarnya mengikuti Kirito Arc ke atap Diam-diam membuntuti dari belakang mereka karena Khawatir dengan ancaman Shiba Eren saat di kelas tentang Kirito Arc yang dia bunuh, tidak lama kemudian Rombongan Shiba Eren menghilang saat Yu miko lengah saat mencari mereka dengan berlari ke atap sekolah Saat membuka pintu Yu miko terkejut dengan apa yang dia lihat!-.
Kembali ke 10 menit lalu, MaChan Cuma ingin makan dengan tenang di ikuti oleh anak buah Shiba Eren merasa tidak nyaman dan memutuskan untuk berlari ke atap secepat bukan karena takut tapi karena ingin mengamankan Makanan dan minuman,
Anak buah Shiba Eren yang melihat MaChan berlari seketika mengejar nya Sampai ke atap mereka melihat MaChan menatap ke matahari terbit.
"Cih Sialan! Sekarang kau tidak akan bisa lepas dari kami fufu ~"
" Sebaiknya, jangan terlalu, gegabah " saat MaChan menatap ke arah mereka Tingkat ancaman 0% Anak buah Shiba Eren si A menyerang ke arah MaChan Dengan tinjau nya MaChan menghindari dengan cepat, si B Mengunakan kakinya menyerang pergelangan lutut dan si C mengunakan Pipa besi untuk Memukul kepala MaChan, tapi semua itu tidak berguna Refleksi tubuh MaChan Menendang Kepala Si C Hingga Mengeluarkan Darah membentur ke tembok dan Si B di Injak dengan kekuatan MaChan menekan nya ke lantai Lalu mencekik Lehernya.
" Padahal, Aku, cuma ingin Makan ? Huh "
Saat mengatakan itu MaChan Memukul si B Sampai wajah Rusak dan memisahkan otot saraf Tangan miliknya, Si B yang pingsan, MaChan Membuat gila dengan skill [ Mad Manipulation ] Yang membuat nya gila selama nya dan untuk si A, Dia menatap ke arah MaChan Dengan ketakutan.
"A-apa yang k-kau lakukan? " Dengan Tubuh ketakutan si A penuh dengan kegelisahan melihat apa yang di lakukan oleh nya.
"Aku? Tentu saja aku, Ingin makanan, tapi kalian, menganggu aku, kan ?" MaChan Menatap balik ke arah si A ketakutan, cemas, semua bercampur aduk
Di itu adalah saat si A Jatuh dari atap karena MaChan benci ketika di ganggu saat makan.
"Hem, Lumayan, enak" Melihat si A Jatuh dari atap sekolah lantai 3 MaChan hanya Menikmati Makanan burger miliknya dan meminum dengan santai, melihat si A Jatuh MaChan cuma Menatap kosong belaka saat itulah tiba-tiba ada seorang masuk ke atap dia adalah -.
"K-kirito A-arc Apa-apaan i-ini?" Yu miko bingung kenapa Semua anak buah Shiba Eren Tergeletak di lantai dan juga kondisi mereka sangat parah tangan patah wajah hancur serta darah dari tubuh mereka keluar .
" Woy jawab aku Kirito Arc, Apa yang kau lakukan k-kepada mereka? " Yu miko menatap ke arah Kirito Arc yang tidak lain adalah MaChan, MaChan berbalik ke arah Yu miko.
" Kau, teman Kirito Arc, kan? "
"A-apa yang kau maksud teman? A-apa kau bukan Kirito Arc ? "
Yu miko menatap lagi ke arah MaChan saat bilang dia adalah teman Kirito Arc dan mulai menjelaskan tapi dia mengaku bukan sebagai Renkarnasi untuk Quest melainkan Kepribadian ke 2 Kirito Arc .
" Aku, adalah MaChan, kepribadian ke 2, Kirito Arc telah Mati! "
"Eh! Apa, apa yang kau bicarakan Kirito Arc, Kau Kirito Arc kan siapa MaChan? Dan juga mati tidak, tidak mungkin kau pasti bercanda kan ? " Yu miko berfikir sejenak ini adalah kebohongan tapi ini adalah Fakta, Kirito Arc telah mati.
" Bohong? Aku, tidak berbohong, aku adalah, MaChan kepribadian, ke 2 "
Memang Sulit menerima Fakta itu MaChan menjelaskan kematian Kirito Arc ke Yu miko karena Shiba Eren dan anak buahnya saat ini mengikutinya,
Yu miko tidak percaya pacar melakukan ini dia kira Shiba Eren Hanya bajingan Nafsu wanita tapi dia juga seorang pembunuh berdarah dingin.
Setelah menerima kenyataan itu Yu miko percaya kepada MaChan bahwa dia adalah kepribadian ke 2 Kirito Arc, tapi bagaimana dengan adiknya? .
"Aku, akan merawat nya, sampai, kebenaran terungkap"
"Jadi begitu, Nama mu MaChan kan ? Sekarang apa tujuan mu Balas dendam "
"Tidak, Aku hanya, ingin Santai, itu, saja"
Mereka berdua duduk di lantai Melihat Matahari bersama Yu miko memandang MaChan dan melihat mata itu tidak ada apa-apa cuma kekosongan, Saat itu Yu miko bertekad membantu MaChan kalau ingin membalas dendam kepada Shiba Eren bajingan itu dan geng nya .
"N-ne, MaChan a-aku bisa membantu mu jika ingin membalas Shiba Eren " Yu miko menatap nya, MaChan Menatap Matahari terbenam dan menjawab.
" Yu miko, kan, aku bukan, Manusia biasa, kau tau "
"Eh? A-apa Maksud mu M-maChan ?
"Huh" MaChan menunjukkan kemampuan Miliknya skill [ Absolute black hole wing ] Mengeluarkan Sayap hitam pekat -sebenarnya sayap nya bisa di ganti skin- Yu miko yang melihat itu bukan kaget melainkan Baginya itu indah, Saat Yu miko diam dia merangkul nya membawanya terbang ke langit melihat pemandangan yang indah.
"Eh Apa yang-Huwaa, A-apa i-ini!?"
"Diam lah,Yu miko, Nanti jatuh, "
" T-tetap saja, kenapa kau membawaku t-terbang "
"Tentu saja, agar kau, percaya "
Saat terbang di langit Yu miko berpegang erat ke MaChan, saat MaChan Merangkul balik tanpa masalah.
"Lihat lah, Yu miko "
"T-tidak, A-aku sangat Takut, C-cepatlah turun Baka~" Tidak lama kemudian Yu miko membuka mata nya seperti yang di katakan MaChan Pemandangan Langit, Matahari terbenam dan laut sangat indah Mata Yu miko tidak bisa berpaling saat Yu miko berbalik melihat MaChan dadanya berdebar-debar dan wajah nya memerah, Mereka berdua Terbang di langit bebas dengan pemandangan yang indah, Tidak lama kemudian langit mulai malam saat MaChan Melihat ke Yu miko dia sudah tertidur di pelukan nya Memeluk MaChan dengan erat.
MaChan mencari informasi rumah Yu miko dengan skill [ Eyes of the past and future ] dan teleport ke lokasi, MaChan mulai Meletakkan Yu miko di tempat tidur, tapi tangan Yu miko masih menggenggam tangan MaChan saat inilah perpisahan.
Saat pagi hari Yu miko terbangun dan mengingat Saat itu apakah sebuah mimpi, Yu miko mulai berpakaian dan berangkat ke sekolah untuk memastikan saat di sana dia melihat dan mencoba memanggil nya.
"Ne~ M-maChan? " Dengan nada ragu dari Yu miko memanggil nya, Awalnya MaChan tidak menoleh tapi dia- menatap sebentar ke arah Yu miko Hati nya berdebar-debar dan Yu miko yakin saat itu bukan mimpi, Yu miko berlari ke arah MaChan-
Tab to Continue
Sad ending = Aku suka
Good Ending = Lumayan suka
Udah kek manusia abadi kalo gak ada sistem
Kalo kamu jadi penguasa beneran tapi