Indonesia
NovelToon NovelToon
Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Anomali Medis : Warisan Medis & Beladiri Legendaris

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Perperangan / Tamat
Popularitas:281.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kenjiro Dominic

Kevin Sanjaya lulus dengan gelar dokter tapi diremehkan.bahkan di anggap tidak berguna karena keahlian yg di pelajarinya sudah ketinggalan zaman, dan tak berguna di dunia medis pada era Moderen! Tak di sangka, karena keberuntungan, dia mendapatkan Jantung meteorid dan buku kitab medis surgawi yang di tinggalkan kakekNya sebagai warisan keluarga. Dengan mempelajari buku kitab medis surgawi dan di topang dengan jantung meteorid, kekuatan medis dan tingkat beladiriNya melampaui imajinasinya. Sehingga dia bisa merubah nasibNya menjadi dokter medis hebat dengan keahlian pertarungan yg tak terkalahkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenjiro Dominic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 : Gadis Yang Aneh.

Kevin mendengarkan perkataannya dengan tenang lalu berkata datar,

“Dengarkan baik-baik. Aku masih lajang, bukan suamimu. Usiamu masih muda, tapi penglihatanmu sudah separah ini. Kenapa keluar rumah tanpa memakai kacamata?”

Baru pada saat itulah Kevin memperhatikan penampilan gadis di hadapannya.

Rambutnya terurai di atas bahunya. Sepasang mata besar berkedip-kedip menatapnya. Wajahnya bulat, cantik, dan imut. Ditambah lagi, ekspresi menggemaskan yang terlihat sangat menarik.

Namun ketika pandangan Kevin turun ke bawah, ia menyadari bahwa dada gadis itu cukup besar.

Dari wajahnya, Kevin memperkirakan usianya belum genap dua puluh tahun. Akan tetapi, lekuk tubuh yang terlihat di balik seragam pelaut yang dikenakannya benar-benar mencolok.

Tak heran tadi saat memeluknya terasa begitu lembut...

Sekarang ia akhirnya mengerti.

Wajah gadis itu langsung memerah.

Ia menatap Kevin dan berkata,

“Aku takut, kamu tidak akan peduli. Makanya aku terpaksa melakukan itu. Sekarang bisa lepaskan aku?”

“Penglihatanmu memang buruk. Tadi kau memanggilku suami. Sekarang, aku harus menjalankan kewajibanku sebagai suami,” jawab Kevin dengan santai.

Kalau tadi gadis itu meminta bantuan secara langsung, ia pasti akan menolong tanpa ragu.

Namun gadis itu menggunakan cara seperti itu untuk memanfaatkannya, sehingga Kevin sedikit kesal.

Nagita menyadari ketidakpuasan Kevin.

Bagaimanapun juga, pria ini telah menyelamatkannya.

Walaupun tadi memeluknya dan terlihat seperti sedang mengambil keuntungan, ia tidak melakukan sesuatu yang berlebihan. Jelas bahwa karakter pria ini cukup baik.

Mungkin cara Kevin bersikap sekarang hanyalah bentuk kekesalannya.

Memikirkan hal itu, Nagita memutar pandangan matanya dan berkata dengan manja,

“Dasar menyebalkan. Suami, aku sudah memberikan yang pertama kepadamu. Tentu saja kamu harus bertanggung jawab padaku.”

Tubuh Kevin langsung goyah.

Ia buru-buru melepaskan pelukannya dan berkata,

“Siapa yang mengambil yang pertamamu?! Nona, aku jelaskan dulu. Aku orang baik-baik. Aku tidak merasa leluconmu lucu.”

Melihat Kevin kesal, gadis itu langsung memasang ekspresi menyedihkan.

Dengan mata berkaca-kaca ia berkata,

“Pria tak berperasaan. Ini pertama kalinya aku memanggil seseorang sebagai suami. Itu berarti aku sudah memberikan yang pertama kepadamu. Tapi sekarang kamu memperlakukanku seperti ini...”

Sambil berbicara, ia pura-pura mengusap air mata.

“Jadi maksudmu itu!”

Kevin memutar pandangannya tanpa daya.

Ternyata yang dimaksud gadis itu adalah hal tersebut.

Gadis itu mendengus marah.

“Karena aku sudah memberikan yang pertama kepadamu, kamu harus bertanggung jawab. Masa kamu pria yang tidak bertanggung jawab?”

“Baiklah, sebenarnya apa yang kau inginkan?” tanya Kevin pasrah.

Mengapa semua orang yang ia temui hari ini begitu sulit dipahami?

Melihat rencananya berhasil, Nagita langsung tersenyum cerah. Air matanya menghilang seketika.

“Kamu tidak boleh menarik kembali kata-katamu!”

Melihat sorot mata liciknya, Kevin langsung tahu bahwa gadis ini sedang mempermainkannya.

Nagita lalu berkata dengan riang,

“Kamu jago berkelahi dan juga sudah mendapatkan yang pertamaku. Mulai sekarang kamu harus berada di sisiku dan melindungiku, oke?”

Sejak kecil, ayah dan kakeknya selalu mengatakan bahwa dunia luar berbahaya.

Ke mana pun ia pergi selalu ada pengawal yang mengikutinya.

Ia benar-benar tidak suka hidup seperti itu.

Sekarang ia sudah kuliah. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu menjaga diri sendiri.

Dalam hati, Nagita merasa sangat puas.

Pria di depannya adalah orang baik dan juga kuat. Kalau berhasil merekrutnya sebagai pelindung, semuanya akan menjadi sempurna.

“Aku tidak setuju.”

Kevin menggeleng tegas.

“Aku masih harus mencari pekerjaan. Aku tidak punya waktu untuk melindungimu. Lagi pula kontrakan yang kutempati akan habis besok. Aku juga harus mencari tempat tinggal baru. Cari orang lain saja.”

Setelah berkata demikian, Kevin berbalik dan hendak pergi.

Melihat Kevin benar-benar ingin pergi, Nagita langsung panik.

Ia buru-buru menarik lengan Kevin.

“Aku punya rumah! Aku bisa meminjamkannya padamu secara gratis!”

Kevin berhenti melangkah.

Nagita melanjutkan dengan cepat,

“Kamu hanya perlu membantu menjaga kebersihan rumah. Kalau punya waktu, masakkan makanan untukku. Dan saat aku pergi kuliah, kamu menemaniku demi keselamatanku.”

“Di luar itu, kamu bebas mencari pekerjaan. Bagaimana? Setuju?”

Mata Kevin langsung berbinar.

Tawaran ini terdengar sangat bagus.

Ia hanya perlu membersihkan rumah, memasak, dan sesekali mengantar gadis ini ke kampus.

Sebagai gantinya, ia mendapatkan tempat tinggal gratis.

Masalah terbesarnya saat ini memang tidak punya tempat tinggal.

Selain itu, gadis ini juga cantik. Tinggal bersamanya jelas bukan kerugian.

Setidaknya ada seseorang yang bisa diajak bicara.

“Baik. Sepakat!”

Kevin langsung menyetujuinya tanpa ragu.

Harga sewa rumah di Kota Jaya sangat mahal.

Kalau harus menyewa lagi, ia perlu mengeluarkan sekitar sejuta setiap bulan.

Dengan kondisi keuangannya saat ini, itu benar-benar berat.

Melihat Kevin setuju, Nagita langsung tersenyum gembira.

“Namaku Nagita Setiawan. Siapa namamu?”

“Kevin Sanjaya.”

“Bagus! Mulai sekarang aku akan memanggilmu vin!”

“vin...”

Wajah Kevin langsung menghitam.

“Kamu tidak boleh memanggilku seperti itu.”

Ia langsung teringat beberapa orang yang ditemuinya sebelumnya.

“Kalau begitu aku panggil Opa Vin? Tapi rasanya kurang enak didengar.”

“Sudahlah. Panggil sesukamu.”

Kevin menyerah.

Ia tidak ingin berdebat dengan gadis kecil ini.

“Oh iya!”

Nagita tiba-tiba menepuk dahinya.

“Aku terlalu asyik mengobrol sampai lupa urusan penting. Sup ayamku nanti keburu dingin.”

Ia kemudian menyerahkan nomor teleponnya kepada Kevin.

“Besok akhir pekan, aku ada di rumah. Jam sembilan pagi datanglah ke rumah nomor empat di Kompleks Bahagia.”

“Tempatnya sekitar dua kilometer dari Universitas Jaya Nusantara.”

“Ingat ya, jangan sampai terlambat!”

Setelah berkata demikian, Nagita melihat ke arah perampok yang masih meringkuk di sudut gang.

Ia berhenti sejenak lalu berlari menghampirinya.

Plak! Plak! Plak!

Kaki kecilnya langsung menghujani tubuh perampok itu.

Kevin sampai membelalakkan mata.

Gadis kecil ini ternyata galak juga!

“Siapa suruh kamu berniat jahat padaku? Aku ini seorang gadis!”

Seolah menyadari tatapan Kevin, Nagita menjulurkan lidahnya dengan imut.

“Aku pergi dulu ya. Sampai jumpa besok pagi!”

Melihat sosok Nagita yang menjauh, Kevin menggelengkan kepala sambil tersenyum.

Masa muda memang menyenangkan.

1
Agang Junior
itu segala tabib ajaib perkumpulan dan lain² pada kemana masa ndk muncul
Agang Junior
nenek td ceritanya kemana...si kevin kok nggak ambil barangnya dan traktir si nenek td ngopi
Agang Junior
meteornya ke.ana ya...biasa orang lebih konsen ke benda aneh...apalagi dari luar angkasa....apa nggak rebutan itu ngambilnya tuk jafikan jimat
Kenjiro Dominic: meteor nya masuk ke jantung Kevin 🙏
total 1 replies
Edy Sulaiman
kok dijaman modern ada qi,ini cerita jaman apa ya thor!?.
Kenjiro Dominic: jaman modern, tapi di Mix dengan kultivasi jaman dullu 💪🙏...
total 1 replies
Kenjiro Dominic
ada dong 💪🙏😁
Awan Biru
sekali kli yg di slamatkn pemuda gt thor biar punya tmn cowok jg masak semua cewek
Cui Lan Seng
hahaha sebelumnyabperjalanan 2 jam, bisa jadi Rpenit...tinggal tulis lewat tol sajalah biar ga bohong
Cui Lan Seng
ga malu mereka ya...apa terbiasa bermain wanita di luar rumah?
Cui Lan Seng
huh kenapa harus hotel Hilton...apa ga ada tempat sarapan di Chung Kuo yg merakyat dan enak 🤣??
Cui Lan Seng
Lah Author belum cerita kalo sdh tingkat leluhur...kapan itu yaaa? Dalam mimpi kali ya
Cui Lan Seng
Hmmm diatas wakil Kepala Kepolisian sekarang Wakil Walikota....hahaha rangkap jabatan🤣
Cui Lan Seng
hahaha kok bisa polisi tahu ...alat pembunuhnya selembar daun? pasti penyidiknya saudara nya Author 😄😄😄
Cui Lan Seng
nah akhirnya ketahuan nama aslinya Tang Yu🤭🤭
Kenjiro Dominic: 🤭 kena Typo cerita Author yg lain, MC nya Tang Yu... maklum ngantuk
total 1 replies
Cui Lan Seng
hahah..Bentley itu mobil off-road kah kok bisa masuk kedalam hutan?
Cui Lan Seng
lah jarum medis yg dikasih Tuan Albert apa sudah dijual yaa 😄🤣 aneh
laras hati
terimakasih karyanya menarik,lanjut season 2👍
dhani satria
mantap surantap
Halik M
nirsis imit ni kivinnyi
dhani satria
co cweeet lah
dhani satria
pecak berluti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!