Indonesia
NovelToon NovelToon
Baby I Love You

Baby I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:158.6k
Nilai: 5
Nama Author: Katrina jaeyadi

Aleandro Putra Prayoga Abigail yang biasa dipanggil Alan oleh keluarga dan juga teman dekatnya itu merupakan pewaris tunggal dari sebuah perusahaan besar se Asia. Dan dengan usianya yang masih sangat mudah Alan berhasil menguasai dunia bisnis. Alan dan juga sepupunya yang bernama Adit yang telah berjalan bersama sebagai asisten Alan merupakan dua orang yang dijuluki dengan singa di dunia bisnis.

Alan yang jadi rebutan para gadis pada suatu hari dihadapkan pada kenyataan bahwa dia telah melalui malam yang panjang dengan seorang gadis. Hingga kesalah pahaman terjadi. Akankah Alan dapat menemukan jati diri siapa gadis itu dan hidup bahagia bersama dengan gadis itu...

Ayo simak ceritanya dari seorang Aleandro sang pewaris tunggal. Yang sudah membaca cerita cinta adinda dan mexca dalam judul Terlambat Menyesalinya pasti akan tau siapa Aleandro.


Dan jangan lupa tekan tanda love 💖 untuk menambahkannya menjadi favorit diberanda kalian semua.

Semoga kalian semuanya menyukai cerita ku yang masih banyak typo dan salah dalam pengetikan.

Dan jangan lupa meninggalkan komen, like, vote dan juga hadiah kalian ya... 😁

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Katrina jaeyadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan terlarang

etelah syafira dapat menenangkan hatinya yang berdebar - debar karna melihat tubuh alan dia pun pergi mandi dan shalat.

"Syafa.!" adit membuka pintu kamar syafira karna dia ingin mengajak syafira makan malam bersama.

"Daddy Yos.!" syafira langsung melompat dan memeluk adit yang sudah lama tak datang ke rumah alan.

"Hahaha, gadis nakan." adit mencubit pipi syafira lalu mereka keluar dari kamar syafira menuju ruang makan yang di sanan sudah ada alan duduk di meja makan menunggu mereka datang.

"Apa - apa an itu? Kenapa mereka sangat akrab, bahkan syafa memeluk adit sambil berjalan, sedangkan dengan ku dia selalu berusaha untuk menghindar." gerutu alan dalam hati saat melihat adit dan syafira yang berjalan sambil memeluk satu sama lain. Tangan adit melingkar di pinggang syafira begitu juga dengan syafira.

"Daddy Yos, apa malam inj daddy akan bermalam di rumah ini?" syafira bertanya pada adit disela - selalu kegiatan makan malam.

"Tidak aku balik setelah ini." jawab adit tersenyum pada syafira.

"Kalo begitu Syafa ikut ya? Syafa kan uda lama gak ketemu sama daddy, Syafa juga ingin ketemu samam kakak Sandra." 😁 syafira berkata dengan nyengir menunjukkan deteran giginya.

"Tidak boleh, apa kamu mau meninggalakan daddy sendirian di rumah diakhir pekan.?" cegah alan yang merasa kesal tanpa sebab.

Mendengar itu syafira menunduk sedih, karna dia tak mungkin bisa bebas jika hanya berdua saja dengan alan. Karna dia memiliki perasaan yang terlarang pada alan yang bersetatus sebagai daddy dsn juga walinya.

Melihat raud wajah syafira yang tiba - tiba berubah dan juga suaranya menghilang membuat alan merasa bersalah, karna sebenarnya alan tak ingin menyakiti hati syafira dia hanya ingin dekat dengan syafira saja.

"Sudah kenapa harus sedih? Nanti daddy Yos yang akan datang kesini bersa dengan kakak Sandra untuk bermain sama kamu."

"Lagian sudah besar gak boleh sering ngambek kayak gitu, daddy kamu pasti masih rindu sama kamu. Karna kalian tak pernah menghabiskan waktu bersama setelah dia kembali. Jadi habiskan waktu akhir pekan berdua kalian OK.!" 😉

Adit berusaha menghibur syafira yang tiba - tiba saja wajahnya ditekuk dan ada raut wajah cemas serta khawatir yang muncul di wajahnya.

Tanpa menjawab syafira hanya menganggukkan kepalanya pelan untuk mengiyakan permintaan adit yang sudah menjelaskan dan berkata panjang lebar padanya.

Malam itu syafira tidur dengan mengunci pintu kamarnya, karna dia selalu saja bangun dipagi hari dengan alan yang tidur sambil memeluknya. Dan syafira tidak tau sejak kapan alan masuk ke dalam kamarnya, karna dia dalam masa mens selama 1 minggu jadi tidur tanpa memasang alarm, sehingga gak tau dan gak sadar kapan alan masuk dan memeluk dirinya dalam lelap tidurnya.

Dan benar saja, seolah jadi sebuah kebiasaan tiap habis sholat subuh alan akan turun dan mendatangai kamar syafira.

"Eh, dikunci? Kenapa tiba - tiba dikunci. Bocah ini terus menghindariku." gumam alan yang melangkahkan kakinya menuju ke ruang kerjanya serta merebahkan tubuhnya di sofa.

Pagi itu alan jadi during -buringan karna dia terbangun dan syafira sudah pergi keluar bersama dengan kakaknya alea.

Saat alan menghubungi ternyata alea sudah ada di daerah asal yoni kakak iparnya, mereka sekeluarga pergi kesanan karna disana sedang ada urusan dan pertemuan keluarga, jadi alea membawah serta syafira karna secara hukum syafira adalah anak angkatnya.

"Aaaaah.!!"

Alan berteriak tanpa sebab, dan marah tanpa alasan yang jelas.

"Aku merasa ada yang aneh pada diriku, entah kenapa aku jadi kesal jika tak melihat syafa. Aku juga sering hampir lepas kontrol padanya."

"Aku tak ingin menyakitinya atau membuatnya takut pada ku, tapi aku hanya ingin dia dekat dengan ku saja. Tapi entah kenapa rasanya sangat sulit."

Alan merenung sendiri menetralkan perasaannya yang mulai campur aduk tak menentu.

...🌴🌴🌴...

Setelah sekian lama alan merenung dan memikirkan perasaannya yang tak jelas, dia memutuskan untuk keluar bertemu dengan teman temannya yang lagi berkumpul di sebuah klab malam.

Alan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang semuju ke sebuah klab malam yang disebutkan oleh dandi dalam pesan singkatnya.

"Tuan Alan." sapa manager klab itu saat dia melihat alan melangkahkan kakinya memasuki klab.

"Hem. Dimana mereka?" alan bertanya tanpa menghentikan langkahnya.

"Di dalam ruang 613 tuan, silakan saya antar tuan kesana." ucap manager klab itu pada alan.

"Tak usah, aku kesana sendiri. Kau kembalilah bekerja lagi." alan mencegak manager klan itu mengikuti langkahnya.

Cekleeek

Alan membuka pintu sebuah ruangan yang tadi disebutkan oleh manager klab. Aroma harum bawar bercampur dengan ceri menyebar lesegala arah dan memenuhi ruangan vip itu.

Disana sudah ada beberpa orang yang duduk ditemani dengan seorang gadis cantik yang melayani mereka minum.

"Weh, cobak lihat siapa ini yang datang.!

daniel berseruh dan yang lainnya tersenyum melihat kedatangan alan.

Mereka semua bersemangat menghabiskan malam akhir pekan dengan bersenang - senang. Alan hanya duduk diam menonton para temannya yang lagi asyik bercengkrama dengan para wanita penghibur yang mereka sewa untuk menemani mereka.

Ya teman - teman alan memang sedikit bebas, namun mereka tau batasan. Dan bagi yang sudah mempunyai kekasih mereka tak akan melakukan perbuatan itu.

"Lan, tumben kamu akhir pekan tak bersama dengan Adit. Biasanya dia selalu mengekor pada mu." dandi Bertanya dan duduk di setelah alan yang tengah asyik menikmati minumannya.

"Dia tak harus terus mengikuti aku, karna sekarang dia sudah punya kekasih." jawab alan asal dengan nada yang terdengar masih jengkel.

"Kenapa dengan mu. ku lihat dari tadi kau seperti lagi marah. Apa ada yang membautmu kesal?" dengan menatap alan dandi mencobak menelusuri.

"Entahalah, aku merasakan seolah aku sedang terjebak dalam sebuah perasaan terlarang." ucap alan tanpa menatap dandi dan menenggak minumannya.

"Eh, lan itu?" kalimat dandi terhenti karna dia sangat paham jika sahabatnya ini sedang dalam masalah dia tak akan bisa dikontrol.

Dandi memesankan jus lagi untuk alan, dan kali ini junya diletakkan didalam teko agar tak mudah habis.

"Kenapa dengannya?" Daniel menatap alan yang terlihat kusut.

"Entah lah, dia dari tadi seperti itu. Bergumam tak jelas dan mengatakan kalimat yang sulit ku pahami apa arti serta maksud yang tersirat didalamnya."

Dandi menjelaskan pada Daniel yang bertanya dengan menatap aneh pada so-so alan yang terlihat sangat lunglai seolah penuh dengan masalah.

"Hay, bos. Seperti bukan gayamu saja, katakan dengan jelas apa yang terjadi?" Daniel mendekati alan dan bertanya sambil menepuk bahu alan.

"Aku merasakan perasaan yang aneh pada putriku sendiri. Aku tak tau apa, tapi aku sangat kesal jika tak melihatnya." alan menggerutu.

"Aku merasakan perasaan terlarang untuknya." lanjut kalimat alan dan Daniel terdiam menatap alan bingung.

Semua teman alan yang ada didalam ruangan itu, sejenak diam dan saling tatap satu sama lain setelah mendengar pernyataan alan soal perasaannya tadi.

1
Alfan
hai kak aku datang ke cerita kakak, sekalian aku bantu like dan subscribe semoga kakak suka. oh ya jangan lupa mampir di karya ku ya terimakasih 🙏🤗
Alfan: sama-sama kak
total 2 replies
Sophia Aya
mampir thor
💓 KJ: ok kak selamat datang 😃
total 1 replies
Sendi Aditia
semangatttt uup thorrr
Sendi Aditia: heheee
total 2 replies
Sendi Aditia
smangat uup thorrrr
💓 KJ: iya kak makasih dukungannya
total 1 replies
Sendi Aditia
jngan lama" uup, ny
💓 KJ: ok kak
total 1 replies
Sendi Aditia
smangt uup dong thor
💓 KJ: iya kak maaf masih sibuk di dunia nyata
total 1 replies
Edith Donna KC Goldsmith
Kecewa
💓 KJ: makasih kak
total 1 replies
kavena ayunda
laki2 brengsekkk uda bkin pisah aja deh
💓 KJ: wah langsung emosi ya 🤣
total 1 replies
kavena ayunda
alan plin plan tinggalin aja
💓 KJ: hahaha kesel ya kak
total 1 replies
Hari kurniawan
baru up lagi
💓 KJ: iya kak
total 1 replies
Sendi Aditia
hmm
Dani Setiawan
lanjutin dong ceritanya
Dani Setiawan
cerita seru ,lanjutin dong ceritanya
Tri ono Tri ono
Lanjutin dong ceritanya...
Tri ono Tri ono
Ceritanya seru. Semangat upnya
Yoru
suka kak
Yoru
serasa jadi bl kak kalau gitu
Reni Anjarwani
lanjut thorr semanggat upnya
Sendi Aditia
ayo smangat thor
aku slalu nungguin op, nya thor
meski lma banget op, nya
Sendi Aditia
Up Thor jngan LMA"
tkut lpa crita,ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!