Indonesia
NovelToon NovelToon
GARANI

GARANI

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Na_paintart

Gara

Si pria tampan yang kehilangan ingatannya karena penyakit mental yang di deritanya.

Dalam benaknya ia merasa ada sesosok gadis yang pernah ia cintai san menenangkannya ketika penyakit mentalnya kambuh. Tapi gadis itu menghilang bagai di telan bumi.

Suatu ketika kakak laki lakinya menitipkan pacarnya kepada Gara. Ketika penyakitnya kambuh, gadis itu datang dan menenangkannya.

Siapa gadis itu?
Apakah dia adalah orang yang sama dengan sosok di masa lalu Gara?
Bagaimana caranya agar pria itu bisa tau, sementara ia masih kehilangan ingatannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_paintart, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Setelah menyaksikan kepergian 3 makhluk hidup tadi, Gara memilih untuk merebahkan tubuhnya. Ia masih memikirkan tentang Arga. Siapa Arga? Pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.

Setelah bosan memikirkan hal itu, Gara pun memilih untuk memasang handset di telinganya. Karena teringat jika tadi Mia memberikan handphone nya padanya, ia terfikir untuk mencari tau hal mengganjal dari handphone milik Mia.

"Iya, karna hp gue ilang nggak ada jejak sedikitpun tentang orang itu. Maafin gue ya Mia'... Gue buka buka hp lo" Ucap Gara sembari menghidupkan layar handphone milik Mia.

"Hadeh.. Pake di kunci segala lagi. Berarti dia sengaja udah nyetel lagu terus di matiin. Hah.. Gue harus nyari tau sama siapa coba? Nggak mungkin kan sama si cewek batu. Mia juga pasti nggak bakal ngasih tau. Apa lagi Devan, dia keliatan banget lagi nyembunyiin sesuatu dari gue" Ucap Gara. Pria itu terdiam sejenak.

"Ah, apa cewek monster yang tadi datang tiba tiba itu ya? Mungkin aja dia tau sesuatu. Tapi nggak jadi deh, dia aja bilang gue lagi akting. Nggak mungkin dia mau bantuin gue" Ucap Gara kembali lesu.

"Gue harus nyari tau sendiri deh" Ucap Gara lalu memejamkan matanya.

***

Pagi telah tiba, seperti biasa gadis cantik ini selalu bangun tepat waktu. Bahkan sebelum jam tujuh ia sudah berada di sekolah.

"Mumpung masih pagi, gue harus cari tu cowok. Gue masih penasaran sama dia" Ucap Gea sembari berjalan di koridor sekolah.

"Tapi gue cari kemana ya? Gue juga nggak tau dia kelas berapa" Gadis itu memberhenti kan langkahnya.

"Apa gue cek ke semua kelas aja kali ya. Jam masuk juga masih lama, Rani juga belum dateng. Iya deh" Ucap Gea lalu membalikkan tubuhnya dengan antusias.

Tanpa sengaja ia menabrak sesuatu yang membuat kepalanya berteriak kesakitan.

"Duh, kalo jalan bisa liat liat nggak sih? Nggak punya ma-" Kalimat yang tak seberapa panjang itu terhenti seketika. Gea membelalakkan mata nya ketika melihat sosok manusia tinggi dengan wajah tampannya sedang berdiri berkacak pinggang di depannya.

Sontak saja gadis itu pun perlahan memundurkan langkahnya.

"Lo lagi. Kenapa sih, gue harus ketemu terus sama lo? Hah.. " Ucap pria itu mendengus kesal.

"Karna jodoh mungkin" Gea yang menyadari ucapan ngawur nya itu pun langsung menutup mulutnya dengan tangan. Wajahnya memerah seketika. Sementara pria itu mengernyitkan dahinya.

'Astaga.. Gea.. Kebiasaan lu mah asal nyebut.. Aduuuhh.. ' Teriak batin Gea.

"Udah ah, gue cuma mau mastiin kalo lo itu Drio kan. Itu doang" Ucap Gea mengalihkan pembicaraan.

"Kalau iya emang kenapa? "

"Lo masih ingat sama gue? Gue Gea.. Drio Anaspati kan. Gue sahabat masa kecil lo, masa lo nggak inget sama gue? Gue kira kita nggak bakal bisa ketemu lagi" Ucap Gea. Pria itu memalingkan wajahnya. Fikirannya seketika melayang ke 9 tahun yang lalu.

***

Flashback

"Jangan pernah main sama anak perempuan itu. Dia pembawa sial tau nggak! Gara gara dia kamu jadi luka begini. Pokoknya kalau kamu masih main sama dia, mama nggak akan main main sama ucapan mama, dia nggak akan hidup bahagia" Ucap seorang wanita pasa seorang anak kecil.

***

"Maafin aku Gea.. Aku nggak bisa nepatin janji itu... Mungkin kita nggak akan bisa ketemu lagi. Kalau pun takdir memang menginginkannya, kita ikuti saja alurnya ya.." Ucap pria kecil itu di depan seorang gadis yang lebih muda 1 tahun darinya.

"Dio kamu mau kemana sih? Jangan tinggalin aku dong. Kalau kamu pergi nanti aku main sama siapa? " Gea kecil mulai menangis.

"Jangan nangis, aku udah nyiapin ini buat kamu. Kamu jaga ya, mana tau kita bisa ketemu lagi" Ucap pria kecil itu sembari menyerahkan sebuah gelang kayu berukiran nama ' Drio & Gea' kepada gadis kecil di depannya.

"Oh iya, kamu punya sesuatu nggak buat aku? "

"Aku cuma punya ini" Gea kecil memberi sebuah gantungan kunci berbentu biola kepada pria di depannya. Pria itu tersenyum.

"Aku pasti bakal jaga ini. Kalau kita ketemu, kita tunjukin ini ya sebagai tanda pengenal. Gelangnya sengaja aku beli yang besar biar bisa kamu pakai pas udah besar nanti" Ucap pria kecil itu.

"Aku slalu nungguin kamu" Ucap Gea sembari memeluk pria itu.

***

Flashback off

"Kamu ingat kan? Hei, liat aku... Aku tau kamu nyoba buat nyembunyiin semuanya dari aku. Kenapa sih? " Ucap Gea sembari mencengkram kedua lengan pria di depannya.

Gea terdiam sejenak, ia teringat dengan gelang yang di berikan kepadanya dulu.

Tangan nya seketika mengobrak abrik tas sandang miliknya. Hingga ia mendapatkan benda itu.

"Ini, gue masih nyimpen gelang yang lo kasih. Gue selalu nungguin lo, karna gue yakin kita pasti bakal ketemu lagi" Gea menunjukkan gelang itu tepat di hadapan wajah pria di depannya.

"Udah cukup tau kan? Sekarang jangan muncul di hadapan gue lagi. Anggap kita nggak pernah ketemu" Ucap pria itu lalu melangkahkan kakinya ingin pergi.

"Kenapa sih lo berubah? Lo sendiri yang bilang kalo kita ketemu, janji itu bakal terjadi. Tapi kenapa sikap lo jadi kayak gini hah? Jawab Drio" Ucap Gea, air matanya mengalir. Pria bernama Drio itu memberhentikan langkahnya.

"Alasan itu nggak penting. Lebih baik kita nggak pernah ketemu" Pria itu melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti.

'Sorry Ge, kita ini udah terjebak cinta terlarang. Gue nggak akan ngelanjutin semuanya karna akan membahayakan lo' Ucap Drio dalam hati.

***

Gea berjalan menuju kelasnya dengan wajah sembab. Siapa yang tidak khawatir dengan penampilan nya?

Devan yang tak sengaja berpas pasan dengannya sempat abai, namun ia segera menyadari bahwa gadis yang berpas pasan dengannya itu sedang tidak baik baik saja.

"Lho Gea kan? Kok mukanya sembab? " Tanya pria itu lalu memundurkan langkahnya untuk memastikan bahwa yang ia lihat benar benar Gea si cewek yang sifat nya ceria itu.

"Gea? Lho nangis? " Tanya Devan setelah bersebelahan dengan Gea.

Gea yang merasa sedang sakit hati langsung memeluk Devan. Sontak, pria yang tidak tau apa apa itu pun kaget dengan tingkah gadis di depannya.

"Ee.. Gea.. Lo nggak papa meluk meluk gue kayak gini? Gue tau nggak ada yang bisa menolak pesona ketampanan dari seorang Devano Algaria di dunia ini. Tapi nggak gini juga Geaaa'.. Malu tau di liatin anak anak lain" Ucap Devan narsis.

Gea yang menyadari hal itu pun langsung melepaskan pelukannya. Tangan nya mengusap wajahnya yang lembab karna air mata.

Gadis berlari meninggalkan Devan sembari menutupi wajahnya yang memerah dengan tas kecilnya.

Devan hanya tersenyum kecil. Telapak tangannya memegangi dada.

Deg..

"Gue ngerasa aneh" Ucap nya lalu tersenyum.

"Apa lo udah berhasil ngambil hati gue Ge? Haa.. gue akan jaga hati gue buat lo. Selagi lo masih jomlo, gue masih bisa bertindakkan? " Ucap Devan sembari melangkahkan kakinya dengan senyuman yang terus merekah menghiasi wajahnya.

***

To to to bee continued..

Sorry banget redearsku karna telat up..

😭😭

Tiba tiba saja author drop kehilangan sensasi menulis yang indah dan sangat di dambakan..

Tapi karna Author teringat akan readers ku yang setia menunggu kehadiran bab bab selanjutnya..

Author berjuang demi kalian.

Terimakasih karna selalu setia..

Thank you too all..

😘😘

1
Pansayah
luar biasa...ayo d lanjut ceritanya ...
Nana miow: hihi siap kak, baca sampe abis yaaa,🤗🤗
total 1 replies
Rina_Ibnu_Hajar
keren kak

jangan lupa mampir di novel ku ya kak "Gadis Pejuang Bisnis Kecantikan MLM"
Nana miow: siap kak, terimakasih sudah mampir😊😊
total 1 replies
Hasmarita Tahir
koq baru nongol thor, semangat yaaa
Nana miow
😂😂 udah ketebak sih
Hasmarita Tahir
Mia devan thor
Helmi Sintya Junaedi
sini aku pijitin kalo author lelah,,, 😆
Nana miow: Waduh.. siaap kak.. 😅😅
total 1 replies
Hasmarita Tahir
kasih kopi biar semangat thor
Nana miow: Siap kak.. Enak tuh ngopi hari dingin gini😉
total 1 replies
Hasmarita Tahir
semangat tor
Nana miow: siaap.. rerimakasih dukungannya kakak.. 😊😊
total 1 replies
Hasmarita Tahir
semngat thor
Nana miow: terimakasih kakak dukungannya😘😘
total 1 replies
Helmi Sintya Junaedi
lanjut aj tor,,, masih nyimak nh saya
Nana miow: siap kak, terimakasih dukungannya🥰🥰
total 1 replies
Helmi Sintya Junaedi
lanjuuuut,,,
Hasmarita Tahir: lanjut thoor, saya saya suka sukaaaaa
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!