Indonesia
NovelToon NovelToon
I Hear You Paris

I Hear You Paris

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Cintamanis / Contest / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:25.8k
Nilai: 5
Nama Author: Agustya Lika

Paris adalah wanita modern yang menguasai segala fashion. Anak dari pemilik HEALY GROUP sekaligus pemilik dari WORLD OF PARIS, berwajah cantik dan sexy, Paris adalah contoh dari wanita sempurna. Suatu hari karna sebuah kecelakaan ia kehilangan penglihatannya. Seketika hidupnya menjadi kelam namun suatu hari dia bertemu dengan laki - laki tuli yang mengubah hidupnya menjadi kembali bersinar. Bagaimanakah kisah Paris si gadis buta dengan laki - laki tuli? simak terus ceritanya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustya Lika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mr HATI BESAR & Mrs SEMANGAT

Tak..  Tak..  Tak..  Suara tongkat Paris yang menghantam pelan jalanan. Setelah 100 meter pohon kedua,  berjalan lagi 100 meter, 100 meter itu sekitar 24 langkah belok kanan 50 meter lagi ada lampu lalu lintas untuk menyebrang jalan. Elios menatap Paris yang sudah menghafal jalan,  Elios menekan tombol lampu lalu lintas.

Titot.. titot.. titot..

Elios dan Paris mulai menyebrang, setelah di ujung jalan kaki Paris menatap jalanan yang agak tinggi pertanda ia telah sampai di trotoar sebrang jalan. Paris melangkah ke arah kanan mencari bau makanan yang munusuk hidungnya.

"Hmmm..  Bau makanannya enak,  ayo kita beli martabak " ucap Paris.

"Disini banyak sekali orang jual makanan yang enak - enak Eli" Sambung Paris lagi.

Eli adalah sebutan Paris saat memanggil Elios. Paris dan Elios telah sampai di tempat orang yang menjual martabak dan seperti biasa Elios pergi untuk memesan makanan. Paris duduk sendiri menunggu Elios yang sedang memesan makanan, dari jauh dua orang wanita sedang memandangi Paris, Katty dan Maggie dua wanita sosialita yang iri terhadap kesuksesan yang diraih Paris namun menyukai setiap fashion yang dijual oleh Paris mereka berdua termasuk customer VIP di supermarket WORLD OF PARIS. Katty dan Maggie menghampiri Paris yang sedang duduk sendirian.

"Paris, hay Paris bagaimana kabarmu? Aku turut sedih karna kejadian yang menimpamu" ucap Katty.

Paris mendengar suara yang tidak asing baginya dan mengenali suara tersebut.

"Hay Katty, seperti yang kau lihat aku baik - baik saja" jawab Paris.

"Waaa..  Kau mengenaliku, kudengar kau sekarang buta karna kecelakaan itu, kasihan sekali kau Paris" ucap Katty.

"Aku buta bukan bodoh aku hafal dengan benar suaramu yang menyebalkan itu."

"Kau sudah buta tapi masih tetap sombong yaa" sahut Maggie ketus.

"Dan kau Maggie masih menempel padanya seperti jin qorin" jawab Paris lebih ketus.

"Hey dia temanku tidak seperti kau yang tidak memiliki teman" jawab Maggie.

"Iya kalian teman jadi kalian berbagi pria yang kalian suka, tapi pria itu malah mengejarku dan juga aku tidak butuh teman yang terus menempel seperti parasit" ucapan Paris seperti menampar keras Katty dan Maggie.

Katty dan Maggie merasa kesal dengan ucapan Paris namun mereka tidak bisa melakukan apapun karna ucapan Paris memang benar.

"Hey Paris, sayang sekali yaa kau buta padahal aku suka sekali fashion yang selalu kau jual tapi sekarang kau tidak bisa membuatnya lagi" ucap Maggie mulai menghina Paris.

"Meski aku buta aku masih punya segalanya dan aku juga putri dari Matthew Healy, apa yang aku takutkan."

"Yang tidak kau punya adalah mata" ucap katty menghina.

Paris terdiam dan tidak bisa membalas lagi ucapan Katty. Elios melihat dari kejauhan dan mendengar samar - samar yang mereka bicarakan setelah pesanan selesai disiapkan Elios menghampiri Paris. Katty dan Maggie melihat kedatangan Elios dan terperangah dengan ketampanannya namun mereka adalah wanita high class jadi sudah bisa menilai jika Elios bukanlah laki - laki kaya hanya dari pakaiannya, mereka juga melihat alat bantu dengar yang ada di telinga Elios.

"Saat kau buta kau tidak lagi bisa melihat nilai suatu barang ya, apa sekarang pria tuli dan miskin adalah seleramu,  ooooww kau tidak bisa melihatnya jadi kau tidak tau bagaimana penampilannya" ucap Maggie.

"Tapi untuk pria tuli dan miskin dia sangat tampan sekali, sayang sekali sama sepertimu yang cantik tapi tidak sempurna" imbuh Katty.

"Apa dia setampan itu sampai kau memuji ketampanannya? Berarti dia sangat tampan, saat aku buta bahkan aku bisa bersama dengan pria tampan, waaooo kalian pasti sangat iri."

"Kau pasti sedih karna pria - pria kaya yang dulu mengejarmu sekarang semuanya pergi meninggalkanmu jadi kau memilihnya karna tidak ada pilihan lagi" ucap Maggie.

"Tidak, uangku sudah sangat banyak aku tidak membutuhkan pria kaya,  wajah yang sangat tampan sudah cukup untuk membuatku jatuh cinta."

Elios tidak menyukai pembicaraan antara mereka yang menganggapnya seperti sebuah barang.

"Nona - nona namaku adalah Elios,  senang bertemu dengan kalian" Elios menyapa Katty dan Maggie dengan wajah tersenyum. Katty dan Maggie mendengar suara Elios yang lembut dengan senyum yang indah.  Mereka terperangah melihat wajah Elios yang mempesona. Setelah melihat keduanya masih hanyut dalam pesonanya Elios mengajak Paris pindah di tempat duduk lain untuk menghindari mereka berdua.

"Paris ayo kita duduk di sebelah sana, kursi disana terkena sinar matahari,  kamu akan merasa hangat."

Elios menggandeng tangan Paris dan mengarahkannya menuju kursi di sebelah jendela.

"Cihhh..  Saat buta pun dia masih mendapat perhatian dari pria tampan" ucap katty.

Elios dan Paris yang sudah jauh dari tempat Katty dan Maggie duduk menikmati makanan yang telah dipesannya. Paris terus memakan makanan tanpa berbicara sepatah kata pun, Elios merasa Paris tidak seperti biasanya yang selalu berbicara dan menjelaskan setiap hal yang dia rasakan.

"Paris martabaknya enak ya?" tanya Elios.

" Iya, enak."

"Dulu kamu sering kesini?."

"Iya, sering."

"Coba kamu katakan apa saja yang ada disini?" Elios yang sedang berusaha membuat Paris berbicara.

"Di depan pintu ada hiasan dari bambu saat terkena angin mengeluarkan bunyi yang menenangkan, semua kursi dan meja disini terbuat dari bambu,  ada bunga kering dengan vas besar di ujung restaurant, hiasan - hiasan dinding disini juga hasil seni - seni traditional, dan ibu pelayannya punya tahi lalat di dekat mulutnya, dia wanita yang baik dan pekerja keras, dia janda dengan satu anak,  suaminya sudah meninggal dan anaknya sekarang kuliah di salah satu Universitas terbaik di negara ini."

"Waaoowww bagaimana kau tahu semua tentang ibu itu, kau bisa merasakannya dengan indra apa? Kau seperti peramal."

"Dulu suaminya bekerja pada Papaku, dia sakit parah lalu meninggal, dan Papa membiayai semua pendidikan anaknya sampai sekarang."

"Owh pake indra masa lalu haha kupikir kau sudah sehebat itu bisa melihat hidup orang lain haha."

"Kau bodoh, bagaimana ada yang seperti itu."

"Adaa..  Bisa melihat..  Bukan hal yang terjadi pada hidupnya sih tapi perasaan yang dia rasakan bisa dilihat dari wajahnya, seperti aku melihatmu dulu."

"Apakah wajahku mudah terbaca dengan jelas seperti itu? "

"Hmm tidak tau, dulu  awalnya aku melihat seorang gadis yang sangat cantik, setelah dilihat dari dekat ada kesedihan yang mendalam."

Paris terdiam dan ingat lagi akan kesedihan yang dia rasakan namun ia tidak ingin menunjukkan kesedihannya seperti dulu.

"Gadis cantik tapi buta gak seperti nona - nona yang kau sapa tadi."

" Apa? "

"Iya mereka menghinaku yang buta tapi kau malah menyapanya dengan manis" Paris berkata dengan wajah yang cemburu. Elios menyukai expresi wajah Paris saat ini, Elios tersenyum bahagia dan menjelaskan  agar Paris tidak lagi marah.

"Aku menyapa untuk membawamu pergi dari mereka, kamu juga kenapa terus berbicara dengan mereka, kau sudah tahu jelas bahwa mereka berusaha menjatuhkanmu."

"Mereka salah satu orang yang senang saat aku jatuh seperti sekarang, namun tetap saja mereka adalah customer VIP di super marketku,  mereka membenciku tapi menyukai setiap karya yang aku buat, saat mereka berkata aku tidak lagi bisa membuat hal yang mereka sukai, aku merasa kesal karna aku merasa sudah kalah tapi aku memang tidak bisa melakukan apapun" Paris bercerita dengan wajah sedih.

"Apa kau tahu, tadi malam aku mencari informasi tentangmu di internet, aku terkejut saat membaca artikel yang menulis segala hal tentangmu, PARIS HEALY,  WORLD OF PARIS, HEALY GROUP, kamu orang diluar jangkauanku, mengetahui itu semua membuat hatiku ciut untuk menemuimu lagi, awalnya aku mengira bahwa kau adalah gadis buta yang sedang bersedih tapi ternyata kau adalah gadis buta yang memiliki segalanya, aku yang orang biasa ini, dunia kita yang berbeda ini, bagaimana bisa aku menjangkaumu? Itu yang kupikirkan tapi akhirnya aku memutuskan untuk menemuimu dengan segala ketidak percaya diriku dan berkata hanya untuk membuatnya tersenyum lagi setelah itu terserah, karna itu aku datang terlambat tadi."

Paris terdiam setelah mendengar hal yang dikatakan Elios dan menjelaskan bahwa ia tidak menilai orang dari status sosialnya, yang dikatakannya kepada Katty dan Maggie hanya untuk membalas perkataan mereka yang kejam.

"Eli, maaf yang aku katakan tadi kepada Katty dan Maggie hanya untuk membuat mereka diam, maaf jika aku membuatmu merasa buruk, aku tidak perduli dengan status sosial seseorang walaupun aku memang orang yang berambisi. Tetaplah bersamaku, sebelum bertemu denganmu aku hanya bertemu dengan orang - orang yang hanya melihat status sosial dan setelah kecelakaan itu aku berada di bawah lalu mendengar beberapa orang yang menangis untukku dan beberapa lainnya bersorak melihatku jatuh, aku tidak bisa melakukan apapun untuk memperbaikinya jadi aku hanya diam dan tidak perduli dengan hidupku, semuanya terasa dingin dan gelap seperti yang kulihat sampai aku bertemu denganmu hari itu, aku merasa tidak lagi sendirian."

Elios yang terdiam dengan segala hal yang dijelaskan Paris. Merasa kasihan tapi tetap berfikir bahwa dia tidak pantas dekat denganya. Elios mencoba mengerti segala rasa yang sedang bergelut dalam hati Paris. Melihat Paris yang putus asa dia teringat akan hidupnya yang juga sering mendengar hinaan karna ketidak sempurnaanya.

"Sebelumnya bagaimana caramu membuat karya? " tanya Elios.

"Hah?  Apa?" Paris tersenyum mengingat setiap karya yang ia buat.  Setiap design yang cantik dan elegant membuat hatinya kembali hangat.

"Segalanya tersedia di supermarketku, baju, furnitur, interior,  makanan, semuanya lengkap untuk orang - orang bergaya hidup mewah,  semuanya aku rancang sendiri, aku menggambar setiap design dari semua barang yang aku jual, 

aku bekerja sama dengan pabrik,  butik, dan banyak pengrajin untuk membuat barang yang sudah aku design sendiri itu, tentu saja itu semua dibuat dengan bahan yang berkualitas tinggi, segala hal yang ada di supermarketku adalah tentangku WORLD OF PARIS, orang - orang menyukainya dan kau tahu aku menjual semuanya dengan sangat mahal tanpa diskon haha" Paris tertawa bangga menceritakan keberhasilannya membuat supermarket besar. Tawa itu hanya sebentar wajah Paris kembali terdiam lagi.

"Tapi itu dulu, sekarang aku tidak bisa menggambar lagi."

"Apa kau mau kubantu? " Elios menawarkan.

"Bagaimana kau bisa? "

"Aku bisa tapi kau harus semangat lagi."

"Ya coba tunjukkan caranya."

"Aku pernah bilang jika kau butuh aku akan menjadi mata untukmu, aku ini pandai menggambar, jadi katakan semua ide yang muncul di kepalamu lalu aku akan mencoba untuk menggambarnya."

"Oh yaa tapi aku harus melihatnya untuk menentukan apakah hasil dari gambarmu itu bisa untuk dijual atau tidak."

"Berarti kau butuh seseorang yang berkelas untuk menilai gambarku dan tentu saja orang itu harus bisa dipercaya."

"Orang berkelas? Mama, Mamaku, dia yang akan menilai."

"Oke, jadi mulai sekarang aku akan menggambar yang kau katakan dan aku akan mengatakan apa yang aku lihat kepadamu sebagai inspirasimu."

"Iya aku akan mendengarmu" ucap Paris dengan senyum yang indah.

"Iya aku akan mendengarmu juga."

Keduanya sepakat untuk menjadi pelengkap satu sama lainnya. Bersama jalan seperti muncul begitu saja. Hidup terasa lebih mudah dan bahagia menjadi lebih murah. Hidup sedikit lebih ramah kepadaku. Aku pun menerima uluran tangannya dengan sumringah. Jika ini adalah jalannya. Kuingin selamanya terus bersamanya.

1
hiatus
Kerennnn 😍
lika agustya: mkc kakak
total 1 replies
N O L entertaiment
great
Fiah msi probolinggo
semangat thor
Fiah msi probolinggo
hadir lagi Thor

semua hanya ada di dunia novel,
Fiah msi probolinggo
sudah Hadir kak, jangan lupa feedback
antiloversn
haii kak... aku mampir nihh dikarya kakak udh ku kasi 27 like, 5 rate , sama gifts... feedback jgn lupa mampir juga di karya ku. Kasih 5 rate , sama gifts ya kak di salah satu ceritaku sama 27 likeback👍😄🙏
-POSESSIVE PILOT
-"AFFAIR WITH UNCLE++"
-My best friend's Daddy is my husband
-Pengantin Pengganti Tersakiti
lika agustya: okay siap.. tunggu yaa
total 1 replies
Sinyo
baguscerita nya..tpi knpa gak lanjut sampe nikah
lika agustya: Terima kasih😇, kalau sampai menikah takutnya ceritanya jadi melebar kemana2..
total 1 replies
Marselina Saijao
bagus sekali
lika agustya: terima kasih
total 1 replies
Whiteyellow
like
Whiteyellow
feedback jika berkenan😎
Whiteyellow
mampir thor
Hesti Utt
Makin seru 💚
lika agustya: makasih
total 1 replies
Amanda Ln
Good...👍👍👍
lika agustya: Terima kasih 😇😇
total 1 replies
Emi Ekasari
♥️♥️👍
lika agustya: 😇😇😊😊 terima kasih
total 1 replies
lika agustya
oke, tadi udah baca sekilas.. sepertinya oke, yg tentang sihir.. satunya belom dibuka.. coba nanti deh
Hesti Utt
💚
lika agustya: mkc 😇😇
total 1 replies
Hesti Utt
next kakk
Amanda Ln
cepat lanjut Thor..
Hesti Utt
next kak
Bayu Pramudinata
terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!