Indonesia
NovelToon NovelToon
Alana Dikejar Cinta

Alana Dikejar Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dehas Ryuka

Alana seorang gadis kelas 3 SMU dia gadis yang cantik, sangat cuek, ceria, Rendi anak STM yang naksir Alana,namun Alana tidak mengetahui itu, dan cerita ini berlatarkan tingkah laku anak anak SMU yang random dan unik, bagaimana kah ceritanya jangan lupa like nya yaa kawan.trimakasij

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dehas Ryuka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13

Sesampainya di rumah ,alana segera masuk kekamarnya,dan melanjutkan mimpi yang tadi tertunda, alana sudah benar benar capek, lelah,penat dan sangat mengantuk sehingga tak perlu waktu lama bagi Alana untuk terlelap kembali,sembari memeluk teddy ,boneka beruang besar kesayangannya.

Keesokan harinya Alana bangun jam setengah 7,langsung Alana melompat kekamar mandi, mencuci mukanya,sikat gigi hanya perlu waktu 5 menit untuk itu dan langsung memakai seragamnya, setelah memindai kembali penampilannya "untung cantik jadi gak papa kalau gak mandi" kata Alana sambil meringis di depan cermin ,jam menunjukkan pukul 7.40 ,lalu dia bergegas turun ,Alana hanya meminum susu yang sudah disediakan dinmeja makan "gak sarapan dulu?" Tanya mama "enggak sempat ma,udah kurang 15 menit lagi ini" kata Alana terburu buru, setelah salaman sama mama nya Alana segera mengambil motornya di garasi, "kurang 10 menit lagi" batin Alana, motor pun melaju dengan kecepatan kencang, gas poll,rem pool begitulah Alana,sesampai nya di sekolah, pintu gerbang sudah di tutup "pak...pak...pak emon" kata Alana berteriak memanggil satpam yang sedang bersantai di dalam.pos ,dengan tergopoh gopoh pak emon keluar, "eh neng Alana kamu telat lagi ya?" "Yee bapak udah tau telat masih nanya" kata Alana dengan ketus,pak emon terkikik "Pak bukain donk..." Rayu Alana "wah maaf neng kuncinya di bawa pak Romi"kata pak emon lagi "trus itu kunci apa pak?" Tanyaku saat melihat segerombolan kunci tergantung pada tempat sabuk "ohh ini neng, ini kunci brankas, ini kunci borgol, ini kunci rumah, ini kunci motor,ini kunci pintu rumah belakang,ini kunci pager rumah" cerocos pak Emon sambil.mengabsen kunci kunci yang di bawanya, Alana pun melonngo melihat segitu banyak kunci bersatu dengan peran beda beda "Sebentar sebentar pak...ada kunci Neraka apa enggak pak? Tanya Alana, "Ah Neng ada ada aja, kalau ada yang jual pun bapak gak akan beli" yah sayang padahal saya jual loo pak"kataku lagi, pak emon menatap ku dengan pikiran yang entah lah, lalu dia bergidik ngeri,dan saat ini Alana cuma  berfikir ,bagaimana jika pak emon sampai lupa dengn salah satu kuncinya,"ahhh Alana kamu terlalu memikirkan sesuatu yang gak penting,saat ini yang perlu di fikirkan adalah gimana cara nya masuk ke sekolah tanpa ketahuan pak Romi yang suka banget patroli" akhirnya Alana memilih kembali ke samping sekolah, disana tembok nya tidak terlalu tinggi dan ada pohon mangga nya.tanpa pikir panjang Alana naik ke pohon mangga, dan duduk diatas pagar tembok itu, dia masih mengumpulkan nyali untuk melompat,"duhh apakah para maling itu perlu kursus ya buat melompat"? Kata alana pelan ,di tengah kebingungan Alana tiba tiba terdengar suara bariton dari seorang laki laki"Alana kamu ngapain manjat gitu sih"Alana lantas menoleh ke samping kiri,dibawah nya sudah ada pak Romi menunggu Alana sambil tersenyum smirk, "eh bapak" kata Alana sambil meringis "kamu ngapain disitu kayak maling jemuran aja" kata pak Romi "aduh tuh mulut bapak bener bener gak ada filternya ya..." Kata hati Alana "ayo segera turun" kata pak Romi "pak boleh minta gendong apa enggak" kata Alana sambil meringis ,"enak aja...turun sendiri" kata Pak romi tegas, Alana hanya bisa menggaruk kepala nya yang tidak gatal.Akhirnya dengan memberanikan diri Alana melompat,tanpa sengaja lompatan Alana terlalu jauh hingga menimpa pak Romi,Alana terbelalak melihat dia sudah menimpa pak Romi "haduh mati gue" kata alana pelan,tanpa sadar dia masih menduduki perut pak Romi "eh bocah kamu gak niat turun?" Kata pak Romi, Alana kaget dan segera turun "maaf pak habisnya saya kira sofa" kata Alana tanpa merasa berdosa, pak Romipun melotot, lalu dia berdiri "sekarang kamu ikut saya" kata pak Romi, Alana pun mengikuti pak Romi "modar gue" kata Alana , pak Romi membawa Alana ke toilet "sekarang bersihkan toilet nya sampai bersih" kata pak Romi tegas, "iya pak..." Kata Alana sambil mengangguk,lalu pak Romi pergi."haduuh siall banget aku tuh" lalu Alana hanya membersihkan bagian depan toilet  ,hingga hampir menjelang istirahat,setelah di rasa beres,lalu Alanapun pun ke kantor BK lagi buat laporan pada pak Romi.sesampai nya di depan kantor BK ,Alana mengetuk pintu pelan "masuk" kata pak Romi, aku membuka pintu,"pak" kata Alana "hmm...apa sudah selesai" tanya pak Romi "sudah pak" kataku,ya sudah kamu boleh kembali ke kelas,besok jangan sampai terlambat lagi, ngerti" kata pak romi dengan tegas.Alana pun mengangguk "ya sudah kamu masuk kelas sana"kata pak Romi "terimakasih pak" kata Alana sambil keluar dari kantor BK dan segera menuju kelasnya.ketika sampai kelas kedua sahabat ku sudah hebooh..."Na kok terlambat" kata carissa, "iya capek bener" kata Alana sambil mata Alana mencari cari sesuatu "Na kamu nyari apa sih"tanya  carissa "Si Beti mana"? Tanya Alana "Melani maksudnya?" Tanya Carissa,Alana mengangguk " Melani hari ini gak masuk Na" kata imelda "kenapa?" "Gak tau...gimana kalo nanti pulang sekolah kita kerumah melani" kata Carissa"hmm oke"kata Alana setuju.Hari ini jam sekolah terasa lama sekali, karna Alana tak kuat menahan kantuk,saat pelajaran agama berlangsung, mata Alana makin berat, dan Alana pun tertidur dengan posisi berpangku tangan, dan tiba tiba "duak" Alana terbangun sambil mengelus ngelus dahinya,yang berhasil mendarat dengan keras di atas meja,dan saat ini semua sedang memandang ke arahnya, "ish apaan sih pada ngeliatin" kata Alana dalam hati, pastinya Alana sangat malu,di tambah jidatnya terasa nyeri.sedangkan kedua sahabatnya menahan tawa melihat nasib tragis yang menimpa sahabatnya itu.melihat reaksi sahabat nya itu Alana hanya bisa menggaruk kepala nya yang tidak gatal, sesudah pelajaran Agama,saat nya jam istirahat,"Na tuh telur  di dahi lo udah mateng apa belum sih?" kata imelda "hah telur" kata Alana bingung ,ia lalu meraba dahinya "aw..." Teriak Alana "sialan lo,ini benjol tau" kata Alana ,imelda pun tertawa terbahak bahak."Dasar teman laknat lo pada...gak prihatin sama penderitaan teman" kata Alana sambil bersungut sungut.seluruh jam pelajaran pun selesai,saatnya kami pulang, kami bertiga pergi ke rumah melani,sesampai nya di sana melani ternyata masih tidur,"kebo juga tuh anak"pikir Alana." Bentar tante bangunin dulu"kata mamanya melani ,tak lama kemudian Melani pun keluar denga muka bantal, "ehh kalian" kata melani sambil meringis "kirain kamu sakit mel"kata imelda "enggak,cuma capek aja" "kangen ya...kangen ya...?" Kata melani "enggak sih...cuma tadi ada yang nyariin kamu" kata Alana, " siapa?" Tanya Melani antusias" "dicari pak emon" kata Alana lagi ,melani pun langsung melempar bantal kursi ke arah Alana"gila lo Na" kata melani "adaw" tiba tiba Alana berteriak lagi...sambil mengusap ngusap dahinya "kenapa sih kalian pada suka nganiyaya gua" kata ku "eh sory na sengaja" kata melani sambil tersenyum smirk ,Alana melotot mendengarnya,"itu dahi lo kenapa Na" tanya melani "kualat ama bu aminah tuhh" kata carissa

Alana makin terbelalak, Alana pun memanyun kan mulutnya.

1
Liswantoani Ani
semangat up...
Dehas Ryuka: makasih kak,mohon suport nya ya kak☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!