Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Seperti yang sudah di rencanakan oleh Ima dan ibunya. Hari ini mereka akan menemui teman bu Ambar yanh sukses di dunia kuliner.
"Mau kemana lagi kamu, tiap hari ngelayap aja." tegur mama mertua.
"Mau healing tipis - tipis biar ga stress, ma." jawab Ima santai.
"Stres, emang kamu bisa stres?" ejek mertuanya.
"Kenapa ga bisa. Laut mama yang ngomel tiap hari, lait pelakor lalu lalang tanpa tau malu tinggal di rumah orang seenaknya. Kepala rasanya ngepul." Ima bicara apa adanya tapi itu membuat mama mertua meradang.
"Ooh jadi kamu ga suka sama saya?"
"Bukanya ga suka, ma. Tapi volume marah - marah mama bisa dikurangi ga? Telingaku masih normal lho ma."
"Aalah bilang aja kamu benci mama, Kamu itu beda banget sama Tina. Tina jauh lebih hormat dan bisa menghargai mama, sementara kamu selalu saja bangkang." muka mama memerah karna menahan geram.
"Ya, lebih kurangnya seperti itulah, ma. Sudahlah ma, aku pergi dulu. Sudah di tungguin." pamit Ima sambil nyengir kuda.
"Ima, mama belum selesai ngomong, mau kemana kamu. Dasar mantu durhaka" teriak mama kesal.
"Ada apa sih ma, kok sewot gitu?" tanya Tina yang baru saja keluar dari kamar.
"Tuh simenantu durhaka ga tau diri. Pagi - pagi sellau saja bikin kesel." adu mama.
"Biarkan saja, ma. Ngapain juga mama ladenin, yang ada malah dia makin ngelunjak.
"Habisnya kesel."
"Biar mama ga kesel, gimana kalau kita shopping!" ajak Tina membuat sang mertua tersenyum bahagia.
"Beneran ini?" tanya mama tak percaya betapa baik menantu keduanya.
"Iya, ma. Mama siap - siap gih, aku tungguin di depan ya ma."
"Ok!" mama berjalan menuju kamar dengan langkah lebar, senyum bahagia menghias sudut bibirnya. Tak ingin menantunya kelamaan menunggu mama buru - buru menganti pakainya lalu segera menemui Tina di depan.
" Gimana penampilan, mama?" tanya mama pada Tina.
"Cantik, kaya umur empat puluhan." pujian Tina membuat mama tersipu malu.
"Kamu bisa aja, udah nenek juga."
"Beneran, mama masih cantik kok. Nanti kita beli make up agar mama lebih cantik lagi." Keduanya pergi ke mall terdekat. Seperti yang sudah Tina janjikan ia membelikan saru set make up mertuanya.
"Apa ga mubazir, Tina."
"Ga lah, nanti aku akan ajari mama dandan. Di jamin papa akan klepek klepek liat mama yang makin cantik." Tina memang pintar menarik hati mertuanya, tadi malam ia sengaja meminta uang pada suaminya untuk memanjakan mertuanya agar ia makin di sayang dan membantunya untuk mengusir Ima dari rumah.
"Makan yuk, mama laper." setelah berkeliling mall, perut minta di isi. Apalagi mama sudah sangat lelah jalan kesana kesini mengikuti Tina berbelanja.
"Mama mau makan apa?" tanya Tina.
"Apa aja yang penting kenyang." Tina mengajak mama ke restoran jepang.
"Tempat bagus Tina." ujar mama takjub dengan susana kedai.
"Mama mau pesan yang mana?" Tina memperlihatkan buku menu yang sama sekali tak di mengerti mama.
"Ini makana apa sih, Tin. Kok mama baru liat." mama membolak balik buku menu mencari makanan yang bisa ia santap, tapi hampir semua menu ia tak kenal.
"Ini namanya masakan jepang, ma. Mama harus cobain, rasanya bener bener enak."
"Terserah kamu ajalah, mama ga ngerti."
Tina memesan beberapa menu agar nanti mertuanya bisa memilih . Jika tak suka dengan satu makanan bisa pindah ke makanan yang lain.
Sembari menunggu pesanan datang, mereka berdua asik ngobrol. Tak sengaja sudut mata mama melihat satu sosok yang sepertinya ia kenal.
"Mama mau kesana sebentar." mama yang penasaran melangkah pelan menuju meja di pojokan. Ia ingin memastikan apakah matanya tidak salah mengenali orang. Siapakah yang mama lihat? tinggu episode berikutnya.
...****************...
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 🙏🙏😘