Setelah mati di kecelakaan pesawat Shen Yu mendapatkan kehidupan kembali dan terlempar ditahun 80 sebagai orang bodoh. Tanpa sengaja dia mendapatkan keterampilan warisan keluarga yang sudah terputus dan mulai merintis usaha dari nol.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Shen Yu membukanya perlahan dan menemukan tangga yang menuju kebawah, "Blackie tunggu disini saja tunggu aku keluar !"
"Woo." Blackie memahami maksud Shen Yu dan mendapatkan daging.
Shen Yu turun kebawah dan diluar perkiraan kedalaman lorong mungkin mencapai 30 meter. Udara juga terasa cukup sesak dan sampainya dibawah ada genangan air.
Berbeda dengan apa yang dia duga ada bebatuan yang menyala dalam kegelapan, Shen Yu mendengar aliran sungai bawah tanah dan bergegas mengikutinya.
Shen Yu menemukan sebuah danau dan dia terkejut melihat patung ditengah, patung gadis ditengah dan itu sangat mirip dengan apa yang ada didalam kuil Leluhur yang dikenal sebagai Roh Gunung.
Ikan perak berenang mengelilinginya dan mata patung itu bersinar, "Keturunan Shen Batian aku adalah Dewi yang kalian sebut sebagai Roh Gunung."
Shen Yu bersujud dan memberi hormat tiga kali, "Salam Roh Gunung."
"Sesuai perjanjian takdir dengan Shen Batian aku akan memberikan warisan untuk terakhir kalinya kepadamu. Sebutkan namamu !"
"Namaku Shen Yu."
"Permintaanku hanya satu jangan rusak gunung ini dan ambil yang sepantasnya kau ambil lalu tinggalkan keserakahan sesaat. Mulia sekarang Shen Yu kau punya kewajiban untuk melindungi Gunung ini." Roh Gunung memberikan sebuah liontin.
Liontin itu menyatu kedalam dirinya seperti botol anggur dan Shen Yu masuk kedalam ruang dimensi ajaib. Shen Yu masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat sekarang ruang dimensi ini punya luas ribuan mill.
Tanah padang rumput, sungai dan rumah tua semuanya ada. Waktu didalam berjalan 10 kali lebih cepat sedangkan didalam rumah kayu waktunya 10 kali lebih lambat dan labunya berubah menjadi air terjun mata air spiritual yang menyatu dengan sungai.
Shen Yu keluar dari dalam ruang dimensi dan bersujud, "Terimakasih ini sangat berguna."
Cahaya dipatung itu meredup dan roh gunung sudah hilang. Shen Yu melihat sebuah pohon dan tersenyum, dia memindahkan pohon goji berry yang tumbuh didalam gua kedalam ruang dimensi dan setelah mengurus semuanya dia keluar.
Shen Yu duduk sebentar dan membiarkan Blackie bermain didalam ruang dimensi, "Tunggu sebentar... Peta harta ini harusnya milik mendiang Suami Fei Sie tapi kenapa ada hubungannya denganku ? Jangan-jangan dia juga menjarah rumahku waktu itu dan menemukan ini, pantas saja dia mendadak menjadi pencari obat dan mati jatuh."
Hanya dengan kesimpulan ini semuanya terasa sangat masuk akal. Gunung punya banyak binatang buas dan orang biasa tanpa senjata harusnya tidak akan berani masuk sekalipun niatnya hanya mencari obat.
Sejak awal peta itu memang miliknya dan dari generasi ke generasi memang sudah ditandai, tapi dendam kepada orang mati juga tidak sepadan sama sekali karena dia sudah mendapatkan apa yang seharusnya menjadi miliknya.
"Masih ada beberapa tempat lagi yang ditandai di peta. Sekalian saja aku berburu dan pulang besok saja." Shen Yu mengeluarkan Blackie dan memintanya untuk melacak mangsa.
Shen Yu mengikutinya dan menemukan jejak babi hutan, melihat dari jumlah jejaknya yang sangat banyak ini jelas adalah kawanan babi hutan dan Shen Yu mengendap-ngendap.
Kawanan babi hutan sedang bermain dilumpur dan total ada puluhan ekor. Shen Yu membidiknya dan menembak mati seekor babi hutan yang besar, kawanan babi hutan yang marah mengejarnya dan ukuran mereka sangat besar.
Shen Yu bergegas memanjat pohon dan mengokang senjatanya. Shen Yu menembak dari atas dan pohon terus bergetar karena serudukan babi hutan.
Tujuh ekor babi hutan seberat 100 kg lebih berhasil dia bunuh, sisanya semuanya lari kesegala arah dan Shen Yu menyimpan semua buruannya kedalam ruang dimensi.
"Apa ini sialan... Jamur Lingzhi kawanan babi hutan ini sudah memakan beberapa obat bagus." Shen Yu melihat Jamur dipohon yang sudah mati.
Shen Yu memetik semua jamur yang masih utuh dan menyimpannya. Jamur lingzhi punya harga jual yang sangat mahal karena manfaatnya dalam pengobatan apalagi ini murni liar, walaupun tidak semahal ginseng yang dia jual tapi tetap saja uang tetaplah uang.
Blackie menangkap seekor kelinci hidup dan Shen Yu mengambilnya, "Kerja bagus Blackie malam ini aku akan memberikanmu daging tambahan."
"Woo." Blackie terlihat sangat senang dan Shen Yu baru sadar jika ukuran Blackie jauh lebih besar.
Tidak lama lagi dia akan mencapai usia serigala dewasa dan menjadi Raja Serigala. Shen Yu tidak menyangka akan memelihara hewan buas hebat seperti ini, jika Blackie dilatih menjadi teman berburu dan memiliki kawanan maka dia tidak perlu takut apapun.
Mereka berdua masuk kedalam ruang dimensi untuk istirahat dan makan. Shen Yu berendam dengan nyaman dan dia sedikit kecewa karena tidak punya arak bagus.
"Aku tidak menembak babi kecil harusnya itu terhitung tidak serakah. Tidak heran pengetahuan berburu tidak hanya sekedar menembak dan membuat perangkap saja tapi juga menjelaskan aturan dasar."
Shen Yu bergumam, "Ruang Dimensi ini sangat bagus dan mempermudahku. Dengan lahan seluas ini aku bisa bertani dan membuat peternakan dengan hasil yang cepat."
Beternak kelinci atau unggas dan ikan harusnya bukan masalah besar, tapi jika babi liar Shen Yu takut tidak bisa mengendalikannya nanti. Sekarang lebih baik fokus untuk pergi ketempat terakhir dan melihat harta apa yang ada disana.
Setelah selesai beristirahat Shen Yu melanjutkan perjalanannya dan memasang beberapa perangkap jerat kecil. Ketika pulang nanti dia akan mengambilnya dan semoga dia bisa mendapatkan ayam atau kelinci.