Indonesia
NovelToon NovelToon
Bahagiamu Bahagiaku

Bahagiamu Bahagiaku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cerai
Popularitas:24.3k
Nilai: 5
Nama Author: adhilla

Kisah cinta sepasang suami istri yang baru saja menikah yang terpaksa harus berpisah karena sebuah hal yang menuntut sang istri harus mundur merelakan suaminya untuk orang lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon adhilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#15

"Hai," sapa seseorang dari belakang Sirena sehingga membuat Sirena dengan cepat memasukkan surat yang dia baca tadi ke dalam tas.

"H-hai," balas Sirena.

"Boleh aku duduk di sini?" tanya orang itu dan Sirena pun mengangguk.

Orang itupun segera mengambil tempat di samping Sirena, sama seperti Sirena dia juga langsung menatap ke arah para pasien yang tengah berjemur di sana.

"Kamu ada keluarga yang sakit atau kamu sendiri yang sakit?" tanya orang itu menoleh sebentar ke arah Sirena dan kembali lagi menatap ke depan.

"Aku hanya memeriksakan kesehatan ku saja," jawab Sirena.

"Ooh," orang itu menggangukkan kepalanya pertanda mengerti.

"Kalau kamu?" balik tanya Sirena.

"Aku senang menunggu adik aku yang tengah berjuang melawan penyakitnya." jawab orang itu.

Mendengar itu, Sirena jadi tertarik dan ingin banyak bertanya lagi.

"Apakah adikmu sakit serius?" tanya Sirena penasaran.

"Ya, bahkan dia hanya bisa hidup dengan bantuan selang selang di tubuhnya." jawab orang itu.

"Oh iya btw kita belum kenalan, kenalin nama aku Ivan, kalau kamu?" lanjut orang itu yang ternyata bernama Ivan, dia menggajak Sirena kenalan.

"Aku Sirena, pangil aja Siren." balas Sirena.

"Seperti tidak asing, apa kamu salah satu selebriti?" tanya Ivan.

"Bukan, aku hanya seorang model biasa," balas Sirena merendah.

"Oh iya gimana tadi apa nama penyakit adik kamu?" lanjut Sirena mengembalikan pembicaraan lagi.

"Dia mengidap penyakit kanker darah sudah stadium empat, dia selama ini menyembunyikan penyakitnya dari keluarga dan di saat keluarga tahu itu sudah terlambat karena penyakitnya sudah sangat parah." jelasnya.

Sirena merasa tertampar dengan apa yang baru saja Ivan katakan, kisah adiknya sama halnya yang tengah dia alami saat ini cuma beda tempat bersarangnya penyakitnya saja.

"Dia sudah pasrah dengan hidupnya sekarang, seandainya saja aku tahu dari dulu mungkin aku akan menyuruh dia berobat secepat mungkin, bahkan kalau bisa aku akan mengajak dia berobat ke luar negeri agar dia bisa sembuh, tapi semuanya sudah terlambat dan dokter juga sudah mendiagnosa umurnya udah tidak lama lagi." lanjut Ivan sedu.

"Apa aku harus membicarakan ini kepada Ronald, tapi bagaimana nanti kalau dia malah tidak bisa menerima aku." batin Sirena.

"Kamu kenapa melamun?" tanya Ivan kepada Sirena.

"Hah, ah itu aku hanya kepikiran sama adik kamu saja, pasti sangat berat menjadi ini, apalagi sebelum keluarga tahu dia pasti menghadapinya sendiri."

"Ya, dia menanggungnya sendiri, sudah dari lama dokter menyarankan agar dia kemoterapi, tapi dia selalu menolaknya sehingga penyakitnya cepat menyebar." jelas Ivan.

"Siren," pangil seseorang membuat mereka berdua menolehkan kepalanya ke arah belakang.

"Aku kira kamu udah pulang," ucap orang itu yang tak lain adalah Gio.

"Ini tadi mau pulang kok, tapi aku pengen duduk di sini sebentar sambil lihat orang orang yang tengah berjemur." balas Sirena.

"Oh iya, kenalin ini Ivan, dia kakaknya salah satu pasien kangker darah di rumah sakit ini." lanjut Sirena memperkenalkan Ivan.

"Gio,"

"Ivan,"

Mereka berdua saling menjabat tangan sebagai tanda perkenalan mereka.

"Ya sudah kalau gitu aku pamit dulu ya, kasian adikku sendirian di dalam." pamit Ivan.

"Oh iya, terimakasih ya sudah menemaniku ngobrol di sini, salam buat adikmu semoga ada keajaiban," balas Sirena.

Ivan hanya membalasnya dengan senyuman kecut saja, karena apa yang Sirena katakan itu tidak akan mungkin.

"Gimana?" tanya Gio setelah duduk di samping Sirena.

Sirena membuka tasnya dan mengeluarkan surat yang tadi dokter Luna berikan kepadanya.

Gio pun menerimanya dan segera membaca isi surat itu.

...***...

1
Lee Mba Young
dr awal kn ronald selalu gk tau apa apa, smp ada berita hoax pun gk tau apa apa. pdhl nmnya udah keren ronald, dan pengusaha tp entah lah kurang saja kecerdasan, dan kecerdikannya. mungkin krn anak mama paling ya. jd ya bgitulah.
Lee Mba Young
ronald kan pengusaha hrse punya aspri kan, jd kl ada berita aspri bisa handle dan menutup berita. tp kayaknya ronald masih pengusaha bawah krn terlalu lelet dlm hal apapun. kn bisa sekarang lngsung klarifikasi berita itu kl tdk benar. sekarang canggih bkn jmn batu tinggal live ig, fb, tik tok. atau bikin rekaman kirim ke redaksi beres kan.
Devi ana Safara Aldiva
anggap saja lagi lihat sinetron Indosiar versi tulisan /Grin//Grin/
Lee Mba Young
terlalu bertele tele khas sinetron Indonesia, kl mau ngomong mesti ada yg memotong 😅 sinetron ikan terbang banget. si wanita ngomong nya bertele tele, si laki gk pernh tau apapun pdhl seorang pengusaha selalu lihat berita. krn lihat perkembangan bisnis. ronald gk punya asisten ya, seharusnya asistennya pun hrs gercep apapun, sekelas pengusaha gk punya asisten, novel ini kayak kurang bnget ya orang kaya pengusaha gk punya asisten, trus apa apa gk tau.
sang penukinya kurang literasi.
Devi ana Safara Aldiva
kapan endingnya nie cerita
Lee Mba Young
Ronald gk peka berita dr Indonesia ya, kl masalh di Indo belum selesai mnding gk usah pindah dulu, ntar lia yg sakit kena imbas nya. yg ada bukannya sembuh mlh tambh parah. pasti mereka denger berita dr Indonesia Bpk nya punya calon.
Ronald dr dulu gitu sih lelet menyelesaikan masalah, bhkan gk bisa tau istrinya sakit. dia gk pinter soale.
mkne kurang sreg karakter Ronald gk bisa di andal kan melindungi kluarga.
Lee Mba Young
Ronald kl mau rujuk bisa saja, tp pastikan dulu ortumu gimana. nuntut cucu lagi atau tidak. kl nuntut kasian istrimu pasti nnti tertekan hidup nya.
Devi ana Safara Aldiva
ceritanya nggak kelar² nanti setelah ketemu mantan istri pasti si cinta di munculkan lagi bawa anak juga atau apalah jadi muter² low bisa si cinta nggak punya anak sama si Ronald
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa sirena tetap sama ronald kak... jangan di buat seperti cerita yang lain hidup bahagia dengan yang lainnya.. buat cinta sama dokter thor atau sean aja
Devi ana Safara Aldiva
jangan buat cinta hamil kak... kasihan kalau serina punya anak nanti... buat cinta nggak hamil dan ketemu sama jodohnya
Sulistiyo Wati
maaf ya thor ini episod sdh sngt jauh tpi kok masih bulet az ceritanya
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa pertemukan sirena sebelum melahirkan saja dengan ronald... ronald nggak jadi nikah dengan si cinta... biar ceritanya nggak sama dengan novel yang lainnya bertemu kembali dengan sang mantan anak udah gede... bikin yang beda dengan yang lainnya kak othor cerita novelnya
Devi ana Safara Aldiva
jadi males lanjutkan membaca novel ini terlalu lama
Devi ana Safara Aldiva
semoga cepat sembuh dan kandungannya baik² aja kalau bisa buat kembali bersatu dengan ronald jangan di buat seperti novel yang lain ujung ujungnya dengan yang lain.. dan ronald tidak jadi nikah dengan si cinta... buat ronald cepat mengetahui penyakit sirena juga kehamilannya...
Devi ana Safara Aldiva
jangan buat perpisahan kak dan sebelum persidangan di mulai dokter luna dan gio serta irfan datang memberitahu kalau sirena sakit parah... dan buat si cinta tidak hamil.
Halimahtusyadiah
mana nih kelanjutannya
Devi ana Safara Aldiva
semoga sirena tidak jadi operasi pengangkatan rahimnya... dan cinta tidak sampai hamil... kak thor jangan buat rahimnya sirena di angkat dan si cinta tidak hamil
Devi ana Safara Aldiva
kalau bisa jangan sampai membuat sirena kehilangan rahimnya kak author kasihan juga nasib hidupnya.... dan jangan buat si cinta hamil kak walaupun udah nikah lama. ...
Halimahtusyadiah
duh gaq sabarrr
Halimahtusyadiah: mana lanjutan ngak sabar
total 2 replies
Nurbaiti Nurbaiti
karya yg bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!