Indonesia
NovelToon NovelToon
RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

RNG Absolut: Dari Pecundang Jadi Legenda

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Anime / Game / Slice of Life
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: webnakama

Kurosawa Kaito adalah pria paling sial di seluruh Jepang bukan kiasan, itu fakta yang bisa dibuktikan lewat statistik. Payung selalu ketinggalan pas hujan deras, promosi kerja direbut orang lain di detik terakhir, bahkan mesin ATM pernah menelan kartunya di hari gajian.

Semua berubah saat sahabatnya memaksanya mencoba Aeon Requiem, VRMMORPG full-dive terbaru yang sedang jadi fenomena dunia. Saat membuat karakter, Kaito yang selama ini terlalu sial untuk berharap apa pun asal memasukkan seluruh poin stat awal ke satu parameter yang paling sering diabaikan pemain lain: Luck (Keberuntungan).

Yang tidak ia sangka: sistem game ini menghitung keberuntungan bukan sebagai angka kosmetik, tapi sebagai variabel nyata yang memengaruhi drop rate, critical hit, event tersembunyi, bahkan takdir NPC. Seorang pemain yang di dunia nyata tidak pernah menang undian apa pun, kini menjadi satu-satunya orang yang ditakdirkan untuk selalu beruntung di dunia yang bukan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon webnakama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 — Uji Coba

Malemnya begitu Kaito logout dan ngelepas dive-nya, dia duduk diem sebentar di sofa ngerasain badannya yang kayak abis lari maraton walau sebenernya cuma rebahan doang selama beberapa jam terakhir. Otaknya masih penuh sama semua yang kejadian hari ini, drop item mustahil, reruntuhan kuil, boss dadakan, dan yang paling nempel di kepala: Rin.

HP-nya bunyi ada pesan dari Souma.

"Woy, gimana? Lo tadi nge-dive lama banget, gue sampe khawatir," suara Souma langsung nyaut begitu diangkat.

"Souma," kata Kaito, mikir sebentar gimana mau mulai cerita, "lo tau nggak siapa itu Rin?"

Ada jeda sebentar di ujung telepon. "Rin? Rin yang duel rank tiga server?"

"...Iya. Itu."

"Kenapa emang? Lo liat dia streaming apa gimana?"

"Gue ketemu langsung dan sekarang kita satu party."

Kali ini jeda-nya jauh lebih lama, sampe Kaito hampir mikir teleponnya keputus.

"SOUMA?"

"TUNGGU BENTAR," suara Souma tiba-tiba meledak keras banget sampe Kaito refleks jauhin HP dari kuping, "LO BARU SEHARI MAIN TERUS UDAH PARTY SAMA RIN?! Gue udah dua bulan main dan belum pernah sekalipun keliatan wujudnya di server, cuma denger nama doang!"

"Ya... kejadian aja gitu," kata Kaito, agak canggung.

"Kejadian aja katanya," Souma ketawa nggak percaya, "cerita dong, dari awal. Detail. Gue butuh semua informasinya."

Kaito akhirnya cerita semuanya dari reruntuhan, Penjaga Altar, gimana mereka nyaris kalah tapi selamat karena timing yang aneh, sampe obrolan mereka soal LUK dan pesan misterius yang cuma Kaito bisa liat. Souma dengerin dengan seksama, sesekali nyeletuk "gila" atau "anjir serius" di sela-sela cerita.

"Jadi rencananya gimana sekarang?" tanya Souma setelah Kaito selesai cerita.

"Besok kita mau ngetes lebih lanjut soal LUK gue. Rin yang ngatur rencananya, katanya dia mau ngumpulin data biar lebih ngerti pola kerjanya."

"Bijak banget emang orangnya," Souma terdengar kagum, "yaudah, semangat ya besok. Gue sendiri masih harus lembur beberapa hari ke depan, jadi kayaknya nggak bisa gabung dulu. Tapi update terus ke gue soal perkembangannya, oke?"

"Oke."

Sebelum nutup telepon, Souma sempet nambahin, nada suaranya agak lebih pelan dari biasanya. "Kaito, gue seneng banget lo nemuin ini semua. Serius. Lo pantes dapet hal baik, akhirnya."

Kaito diem sebentar, ngerasa dadanya anget. "Thankss, Souma."

"Eh, tapi serius nih," Souma nyeletuk lagi sebelum bener-bener nutup, nada suaranya balik jadi jahil, "Rin itu terkenal banget susah didekatin semua orang. Lo harus cerita detail progress kalian ya, gue butuh bahan buat pamer ke temen-temen guild gue."

"Progress apaan, itu kerja sama biasa doang," kata Kaito, agak defensif.

"Terserah lo mau nyebutnya apa," Souma ketawa, "yang penting jangan lupa kabarin gue. Oke, gue lanjut kerja dulu. Semangat besok!"

Panggilan itu ditutup, ninggalin Kaito sendirian di ruang tamu yang sunyi, mikirin kalimat terakhir Souma lebih lama dari yang seharusnya.

Besok malemnya, Kaito login lebih awal dari biasanya, dan Rin udah nunggu di titik ketemuan yang mereka sepakatin, sebuah padang terbuka di luar Vale Aurora yang katanya jarang dilewatin pemain lain, cocok buat "eksperimen" tanpa gangguan.

"Lo tepat waktu," kata Rin, natap dia sekilas, terus balik fokus ke semacam papan catatan digital yang dia buka di udara.

"Emang kenapa kalo telat?" tanya Kaito penasaran sambil ngeliatin sekitar padang yang sepi itu, rumputnya lebih tinggi dari yang biasa dia liat di area lain, dan nggak ada satu pun pemain lain kelihatan sejauh mata memandang.

"Nggak apa-apa. Cuma nyantumin di catatan gue aja," Rin ngetik sesuatu, "faktor kedisiplinan bisa jadi variabel penting kalo ternyata efek LUK lo juga ngaruh ke hal-hal di luar pertarungan."

Kaito ngangkat alis. "Lo bener-bener niat banget ya soal ini."

"Gue orangnya emang gitu kalo udah nemu sesuatu yang menarik," Rin ngangkat bahu, walau ada sedikit senyum kecil yang nempel. "Lagian, kalo mau ngajuin teori ke komunitas riset atau bahkan ke developer, gue butuh data yang solid, bukan cuma cerita 'katanya' doang. Oke, kita mulai. Pertama, gue mau lo buka sepuluh chest ini."

Dia ngeluarin sepuluh kotak kayu kecil dari inventory-nya, naro berjejer rapi di tanah. "Ini chest standar yang gue beli dari toko NPC, drop rate item di dalemnya udah dipublikasiin resmi sama developer, jadi kita punya baseline yang jelas buat dibandingin."

Kaito buka satu-satu, dan hasilnya bikin Rin makin sibuk nyatet. Delapan dari sepuluh chest ngeluarin item rarity tertinggi yang mungkin keluar dari kotak itu, angka yang menurut baseline resmi developer, seharusnya cuma kejadian sekali dalam ratusan kali coba.

"Ini gila," gumam Rin, matanya nggak lepas dari data yang lagi dia susun. "Oke, tes kedua. Gue mau lo coba lempar koin ini seratus kali."

"Koin? Buat apaan?"

"Item event lama, efeknya cuma nentuin hasil acak angka atau gambar, dipake buat semacam minigame musiman. Nggak ada hubungannya sama combat sama sekali, jadi kalo hasilnya tetep miring, itu artinya efek LUK lo nggak cuma berlaku di sistem drop item doang, tapi ke seluruh mekanisme random di game ini."

Kaito ngelempar koin itu berkali-kali, sementara Rin nyatet tiap hasilnya. Setelah seratus kali lempar, hasilnya nyaris seratus persen keluar sisi yang sama.

Rin diem lama, natap catatannya sendiri. "Ini bukan cuma soal drop rate item, Kaito. Ini... ini kayak lo punya pengaruh ke probabilitas itu sendiri. Ke semua hal random yang ada di sistem ini."

Belum sempet Kaito nanggepin, sebuah panel muncul di sudut pandangannya. Beda dari notifikasi biasa, lebih formal dengan border keemasan yang mewah.

Skill Baru Terbuka: [Fortune's Eye] Kamu kini dapat mendeteksi keberadaan item atau monster langka di radius tertentu.

"Ada yang muncul," kata Kaito, agak kaget sambil nunjukin panel itu ke Rin.

Rin natap panel itu, matanya melebar dikit. "Skill deteksi item langka? Itu bahkan bukan skill yang tersedia di kelas manapun setau gue. Gue udah cek semua database skill publik, nggak ada yang namanya kayak gitu."

"Jadi ini... skill khusus?"

"Kayaknya iya. Coba aktifin, kita liat hasilnya."

Kaito coba fokus, ngikutin insting yang entah dari mana munculnya, dan tiba-tiba pandangannya berubah muncul beberapa titik cahaya samar di kejauhan, nunjukin lokasi sesuatu yang kalo dia percaya sama nama skill-nya, kemungkinan besar item atau monster langka.

"Ada tiga titik dari arah timur laut agak jauh." kata Kaito.

Rin natap arah yang ditunjuk, terus buka peta kecilnya. "Itu... itu area yang menurut laporan komunitas jarang banget dieksplorasi, soalnya monsternya dianggep terlalu susah buat level segitu. Kalo emang ada item langka di sana, itu bisa jelasin kenapa lokasi itu jarang disentuh saking susahnya, orang-orang lebih milih ninggalin daripada coba."

"Kita ke sana?"

Rin natap dia sebentar, mikir. "Belum. Kita belum siap buat area sekelas itu, apalagi cuma berdua. Tapi ini data yang bagus buat dicatet. Kalo emang benar ada pola kayak gini, itu artinya dunia game ini nyimpen banyak banget "harta karun" yang selama ini nggak keliatan cuma karena orang-orang nggak pernah nyoba cukup keras, atau nggak punya kesempatan kayak yang lo punya sekarang."

Kaito natap arah timur laut itu lama, ngerasa ada semacam tarikan penasaran yang mulai numbuh di dadanya bukan cuma soal item atau kekuatan, tapi soal apa sebenernya yang nunggu di ujung semua misteri ini.

"Buat sekarang," kata Rin sambil nutup catatannya, "kita fokus dulu ngumpulin data yang lebih solid. Gue mau ngerti pola ini secara sistematis sebelum kita ambil resiko lebih besar."

"Lo emang selalu seteliti ini?" tanya Kaito setengah bercanda.

"Selalu," Rin ngangguk mantap, "karena ceroboh itu yang bikin orang mati duluan sebelum sempet ngerti apa yang bunuh mereka."

Kaito ketawa kecil, tapi diem-diem nyimpen kalimat itu di kepalanya. Ada sesuatu di caranya Rin ngomong, tegas tapi penuh perhitungan yang bikin dia ngerasa lebih aman di sisinya, perasaan yang jujur aja udah lama banget nggak dia rasain dalam bentuk apa pun.

Mereka berdua duduk sebentar di padang itu, ngeliatin langit malam virtual yang penuh bintang buatan yang anehnya, keliatan lebih indah dari langit asli yang biasa Kaito liat dari balkon apartemennya.

"Makasih buat percaya sama gue, walau baru kenal." kata Kaito tiba-tiba.

Rin nengok, natap dia sebentar sebelum jawab, suaranya lebih pelan dari biasanya. "Jangan salah paham. Gue masih nyari tau apa lo emang bisa dipercaya seutuhnya atau enggak."

"Tapi?"

"Tapi buat sekarang," dia senyum tipis sambil natap balik ke arah bintang-bintang, "gue seneng lo ada di pihak gue."

Kaito nggak jawab apa-apa, cuma ikut natap langit yang sama, ngerasa buat pertama kalinya dalam waktu yang lama, dia nggak buru-buru pengen momen ini berakhir.

1
Zyren Vale
ikut meramaikan 🔥
Zyren Vale
kena kutukan nih
Zyren Vale
inti bumi kah
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Semangat ya thor🙏👍💪
Tio Buki
Lanjut
Tio Buki
Ikut meramaikan ya thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Mampir gan👍👍👍👍
Tio Buki
Hadiah untukmu thor🙏🙏🙏🙏
Tio Buki
Ngak tau saya, yang hanya buang buang waktu saja
Tio Buki
Mungkin nama spesial
Tio Buki
Apa itu
Tio Buki
Tidak mengapa
Tio Buki
Bumi ya
Tio Buki
Siapakah dia
Tio Buki
Wow
Tio Buki
Seberapa jau kah
the virtuso
saling support yah thor👍
Giooooo
Keren ceritanya thorku 💪
Author Melda
salah suport kak mampir yah ke novel ak KKN DESA MATI👍
Author Melda: terimakasih kak👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!