Indonesia
NovelToon NovelToon
The Mafia’S Possession

The Mafia’S Possession

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Roman-Angst Mafia / Cinta setelah menikah
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Jauhi suami saya!"

Teriakan melengking di sebuah kafe elit Manhattan itu meremukkan dunia Pearl Glow Hurt dalam sekejap.

Pria bertutur kata lembut yang dicintainya ternyata seorang penipu beristri. Demi menyelamatkan harga diri dari skandal yang memalu, Glow nekat membual bahwa kekasih aslinya bernama "Lean"—dan bersumpah akan mengelilingi New York untuk menemukan serta menikahi pria bernama Lean demi memvalidasi kebohongannya.

Pencarian impulsif itu membawa Glow ke sebuah bengkel kusam di Queens, memutuskannya berhadapan dengan Lean—seorang mekanik bersikap dingin yang mengintimidasi dan mengaku sebagai kanibal. Glow menganggap sosoknya hanyalah rakyat jelata bersikap sok misterius.
Namun, Glow tidak menyadari bahwa pria itu adalah Orion Leander Ashford, putra penguasa takhta kegelapan New York yang menjalankan bisnis senjata rahasia.
Ketika takdir bertabrakan di antara intrik dan bahaya, permainan nama Lean mendadak berubah menjadi pusaran cinta dan bahaya yang mengancam nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#16

Keheningan malam di kamar bernuansa pink itu makin pekat, hanya diselingi oleh suara napas teratur dari Pearl Glow Hurt yang perlahan telah tenggelam di alam mimpi. Di balik kegelapan yang dipayungi pendar lampu sudut ruangan, Orion Leander Ashford—yang semula berbaring membelakangi istrinya—perlahan memutar tubuhnya.

Iris mata birunya yang sejernih es menatap lurus pada punggung ramping wanita yang kini resmi menyandang status sebagai istrinya. Bahu Glow naik-turun secara ritmis seiring dengan hembusan napas yang mengisi kesunyian.

Gaun tidur satin warna merah muda pastel yang dikenakan gadis itu tampak agak tersingkap di bagian bahu, menampakkan kulit mulus yang berkilau tipis diterpa cahaya remang.

Namun, di dalam benak Lean, kedamaian visual di depannya mendadak terganggu oleh sebuah nama yang tadi sore sempat melintas di bengkel Queens: Rebelda Molloy.

Nama itu bukan sekadar deretan huruf biasa. Sepanjang satu tahun terakhir, nama Rebelda pernah memenuhi pikiran dan jiwanya—bukan sebagai seorang kekasih atau wanita yang ia dambakan, melainkan sebagai sosok wanita asing yang menjadi akar dari kehancuran persahabatannya dengan Reynal Space.

Reynal adalah sahabat lamanya, pria yang tumbuh bersama Lean dalam kerasnya persaingan dunia kelas atas Manhattan. Dulu, mereka saling melengkapi dalam menguasai berbagai sektor bisnis. Namun, persahabatan bertahun-tahun itu pecah berantakan secara dramatis semenjak Reynal putus dari Rebelda.

Wanita ular itu secara mengejutkan mengaku di depan Reynal bahwa pria yang selama ini sebenarnya ia impikan dan cintai bukanlah Reynal, melainkan Lean.

Bagi Reynal, pengakuan itu adalah pukulan telak bagi harga dirinya. Rasa di hianati dan anggapan bahwa dirinya tidak lebih dari sekadar bayang-bayang Lean membuat dada Reynal diselimuti kemarahan serta rasa iri yang mendalam. Tanpa mau mendengar penjelasan apa pun dari Lean, Reynal memutuskan ikatan persahabatan mereka secara sepihak dan bersumpah akan menjadi musuh terbesar dalam hidup Lean.

Karena sudah bersahabat sejak masa muda, Reynal tahu betul setiap seluk-beluk dan lini bisnis yang dijalankan oleh Lean—termasuk bisnis bersih maupun jaringan rahasia yang paling disukai oleh Lean, yaitu bengkel kusam di Queens.

Itulah mengapa penyergapan dan skenario penanaman ratusan kilogram narkoba di basemen bengkel tadi sore merupakan bentuk jebakan murah dari Reynal untuk menghancurkan reputasi serta meruntuhkan kekuasaan Lean.

Lean memicingkan matanya di tengah keremangan malam. Untuk apa wanita ular seperti Rebelda mencarinya ke bengkel semalam? Lean sama sekali tidak memiliki urusan atau keterikatan emosional apa pun dengan wanita itu. Kehadiran Rebelda hanya membawa racun, jebakan, dan ancaman bagi ketenangan yang sedang berusaha ia bangun.

"Wanita licik yang memuakkan," batin Lean dingin, merutuki nama Rebelda dan permainan kotor Reynal yang kini mulai menyeret area pribadinya.

Lean menghela napas panjang—sebuah hembusan napas berat yang teramat pelan agar tidak mengusik tidur lelap istrinya.

Pria itu mengulurkan tangan kekarnya ke depan. Jemari panjang yang terbiasa memegang senjata api dan merakit mesin itu kini bergerak dengan sangat lembut, menyentuh helai-helai rambut cokelat bergelombang milik Glow yang terhampar acak di atas bantal sutra.

Lean melilitkan untaian rambut halus itu di sela-sela jarinya, membiarkan kelembutan dan aroma wangi sampo bergamot milik Glow menenangkan gejolak amarah yang sempat membakar dadanya.

Memori Lean kemudian melayang kembali pada hari pertama di mana ia dan Glow bertemu secara tidak sengaja di bengkel kusam Queens beberapa waktu lalu.

Saat pertama kali Glow menginjakkan kaki di tempatnya dengan gaun mahal berpotongan elegan dan raut wajah angkuh khas putri bangsawan bisnis, Lean sebenarnya menaruh kecurigaan besar.

Sebagai seorang pria yang hidup di dua dunia—dunia gelap perdagangan senjata dan dunia atas yang glamor—Lean dilatih untuk selalu waspada terhadap siapa pun. Ia sempat menduga Glow adalah salah satu antek-antek kepolisian atau agen rahasia berpenyamaran yang sedang mengawasi transaksi penjualan senjata ilegal miliknya.

Kaki gadis itu melangkah dengan sangat teliti saat menyusuri lantai bengkel, matanya menyapu setiap sudut interior bangunan yang selama bertahun-tahun tidak pernah diperhatikan secara detail oleh pelanggan biasa.

Namun, begitu suara berisik dan cempreng milik Glow mulai melontarkan kata-kata pedas karena kesal, ditambah dengan tatapan mata yang tajam, sinis, dan tak takut pada ancaman apa pun... prasangka Lean seketika runtuh total.

Bukankah wanita di hadapannya saat itu adalah sosok yang sangat langka? Di saat semua wanita berusaha bersikap manis dan tebar pesona di hadapannya demi mendapatkan perhatian, Glow justru menunjuk-nunjuk wajah Lean dengan telunjuknya, memaki-makinya sebagai tukang bengkel miskin yang bermulut tajam.

Dan yang paling membuat dada Lean berdesir sore itu: Glow memancarkan ketegasan, keberanian, dan sifat menyebalkan yang teramat mirip dengan sosok sang mommy, Tessa O'Conner Ashford.

Jika ada orang di dunia ini yang bertanya seperti apa kriteria wanita idaman dan impian seorang Orion Leander Ashford, maka jawabannya hanya ada satu sejak ia kecil: harus seperti Mommy-nya.

Sejak kecil, Lean sangat mengagumi keteguhan, keberanian, dan cara sang ibu mengendalikan sang ayah, Giovanni Ashford.

Dan saat pertama kali melihat Glow berdiri tegak di bengkel kusamnya sambil menantang jalan pikirannya, ketegasan itu terpancar persis dari sosok Glow.

Bedanya, Lean tidak melihat hobi mengoleksi pisau beracun atau keahlian menembak tepat sasaran yang menjadi ciri khas sang ibu pada diri Glow—yang Lean tahu dua hari ini, istrinya hanyalah gadis yang feminim, hobi berbelanja, dan mengoleksi barang-barang branded.

Sejujurnya, Lean sangat membenci wanita feminim yang manja, cengeng, dan menggantungkan hidupnya pada orang lain. Namun entah kenapa, rasa benci itu tidak berlaku untuk Glow. Kekonyolan Glow justru menghiburnya, dan kemarahan Glow justru menyalakan dorongan di dalam dirinya untuk terus menggoda gadis itu.

Apakah ini yang sering disebut oleh orang-orang bodoh sebagai 'cinta pada pandangan pertama'?

"Tidak," bisik Lean lirih di dalam hatinya, menyangkal perasaan asing yang mulai merayapi celah hatinya dengan sangat tegas.

Lean menggelengkan kepalanya sedikit di atas bantal. Bukan cinta. Ia menolak keras label serba sentimental tersebut. Seperti yang pernah dikatakan oleh ayahnya, Giovanni Ashford, dalam sebuah percakapan pria dewasa: Jika kau benar-benar mencintai seseorang, Lean, kau pasti akan mencintai apa pun yang dilakukan dan disukai oleh orang yang kau cintai tanpa syarat.

Dan Lean? Ia membenci warna merah muda menjijikkan yang kini memenuhi seluruh sudut kamar utama ini. Ia membenci suara cerewet istrinya yang tak pernah berhenti mengomel dari pagi hingga malam. Ia tidak menyukai sifat, dan gengsi setinggi langit yang dimiliki gadis ini.

Jika ia membenci hal-hal dasar tersebut, maka rasa penasaran dan keinginan untuk menguasai Glow ini jelas bukan cinta. Rasanya terlalu mahal—dan terlalu gengsi—bagi seorang Orion Leander Ashford untuk mengaku bahwa dirinya telah bertekuk lutut dan jatuh cinta pada seorang gadis bergaun pastel dalam waktu yang singkat.

"Kau cuma permainan menarik, Pearl Glow Hurt," gumam Lean pelan, mencoba meyakinkan dirinya sendiri di tengah kegelapan.

Lean melepaskan lilitan rambut Glow dari jemarinya dengan gerakan yang sangat hati-hati. Ia menarik tangan kekarnya kembali, menyilangkan kedua lengan tegapnya di balik kepala, lalu memejamkan mata.

Di luar sana, ancaman dari Reynal Space dan intrik dunia bawah tanah New York sedang mengintai dari balik bayang-bayang. Namun di dalam kamar ini, di samping wanita bergaun pink yang mendengkur halus di tidurnya, sang penguasa takhta kegelapan mengunci rapat perasaan aslinya—bersiap menyambut penerbangan mereka ke Maladewa besok pagi untuk memulai babak baru dari perang pernikahan mereka.

1
Astrid Kucrit
gek sat set pria kanibal 🤣🤣
Astrid Kucrit: wkwkwkwowk 😂😂
total 2 replies
Astrid Kucrit
geli nggak glow 🤣🤣
Rosdianah 🌷: hahah 🤣
total 1 replies
Astrid Kucrit
jangan khawatir glow,suamimu sangat mencintaimu
Astrid Kucrit
seru nihh
Astrid Kucrit
hajar le 😂😂
Astrid Kucrit
siap2 pisah kamar 😂
Rosdianah 🌷: wkwkkw🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
makin dag dig dug bacanya...keren Thor /Good/
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
hu... semangat 2 kk Thor 💪💪💪🤗
Rosdianah 🌷: uhuuuuuiii ma'aciww 🥳
total 1 replies
Astrid Kucrit
di hajar kamu glow 🤣🤣
Astrid Kucrit
selamat berbuka puasa 🤣🤣
Rosdianah 🌷: wkwkw 🤣
total 1 replies
Yusry Ajay
gpp up dikit kk..yg penting tetap semangat 💪 berkarya 🤗🤗
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak 🫶
total 1 replies
Bu Dewi
hari ini gak update tah kak..? bolak balik liat tapi belum ada update an/Smile//Smile//Smile/
pdhl penasaran ama kelanjutannya😍😍😍
Rosdianah 🌷: huhu author minta maaf ya kak 🙏🏻 author sedikit sibuk dunia nyata hari ini. besok up banyak 🫠
total 1 replies
Nita Nita
pada hal gampang buat glow tau siapa lean 😎
Rosdianah 🌷: wkwkw 🤭
total 1 replies
Hotmayanti Yanti
kayak Mr and Mrs Smith Thor😜😜😜
Rosdianah 🌷: ow iya kak, wkwk🤭
total 3 replies
Bu Dewi
update lagi dunkz kak😍😍😍😍😍
Rosdianah 🌷: siap kak🫶
total 1 replies
Nita Nita
Glow bkn bisa nembak ya
safaana
cerita othor emang gak pernah gagal meskipun ada sedikit typo tapi ke tutup sama jln ceritanya semangat Thor semoga sehat selalu
Rosdianah 🌷: Ma'aciww banget kak🫶
total 1 replies
safaana
aku penasaran itu Leon Ama kakaknya di banting kemana Thor,,gak ada jejak
Rosdianah 🌷: nanti di bab selanjutnya kak 🙏🏻
total 1 replies
Yusry Ajay
semangat 2 up Thor 💪💪
Rosdianah 🌷: Ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Yusry Ajay
keren bgt🤗🤗orion...
Rosdianah 🌷: anak siapa itu🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!