Indonesia
NovelToon NovelToon
SANGKAR PERNIKAHAN

SANGKAR PERNIKAHAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Perjodohan
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Ketika cinta berubah menjadi sebuah penjara.

Menikah adalah impian setiap wanita, pernikahan yang bahagia penuh keharmonisan adalah harapan. Namun, bagaimana jika cinta hanya membawanya dalam sebuah Sangkar Pernikahan?

Seruni menikahi Tuan Muda pertama dari keluarga Danuel. Tentu pernikahan dalam sebuah keuntungan bagi orang tuanya. Namun, sial ketika Seruni jatuh cinta pada sosok ramah dan hangat itu. Yang dalam sekejap mata berubah, nyatanya Tuan Muda pertama keluarga Danuel ini adalah sosok pria arogan yang dingin.

Seruni menjalani pernikahan yang bagaikan sebuah penjara. Dia harus melepas karir sebagai model yang saat itu sedang begitu naik. Lalu, semua hal yang dia lakukan harus atas persetujuan suaminya. Hingga, Seruni mulai jengah dan memberanikan diri mengajukan Perceraian. Tapi, apakah suaminya akan menyetujui Perceraian itu?

"Ceraikan aku, Mas. Pernikahan ini tidak akan bisa di lanjutkan lagi. Wanita dari masa lalumu sudah kembali sekarang"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benarkah Tidak Mencintai?

Seruni baru keluar dari toilet, terkejut saat tangannya di tarik ke sudut lorong yang remang-remang, saat ingin berteriak mulutnya langsung di tutup kasar oleh tangan orang yang menariknya, Seruni masih belum jelas melihat orang yang membekapnya itu.

"Diam, kalau tidak nanti pengawalmu itu tahu"

Seruni menghela napas pelan saat mengenali suara itu. "Mas Riko? Kenapa menarik aku seperti ini?"

"Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu, tapi hanya berdua saja. Dari tadi pengawal kamu terus memantau"

Seruni menghela napas pelan, dia melirik ke balik dinding dan melihat Pandi yang masih berdiri di tempatnya, sepertinya dia masih belum menyadari jika Seruni sudah keluar dari toilet.

"Memangnya ada apa, Mas?" tanya Seruni dengan suara pelan, takut Pandi mendengar percakapan mereka. Karena jarak mereka juga tidak begitu jauh.

"Ada sebuah tawaran kerja buat kamu, tapi mungkin akan sedikit melanggar aturan yang kamu buat sejak masuk ke agency ini. Tapi, ini proyek besar. Kamu bisa?"

"Tawarannya apa, Mas?"

Riko membuka ponselnya, menunjukan sebuah kontrak kerja sama yang di kirim rekan kerjanya. Menunjukan pada Seruni untuk membacanya dan melihat contoh foto model untuk produk itu.

"Hah? Ini untuk model lingeri? Tidak bisa Mas, aku tidak akan menerimanya"

"Kenapa? Bayarannya mahal, dan kalau kamu mau, pasti akan bisa membuat kamu bebas dari suami kamu itu"

Seruni diam, melihat dalam kontrak bayaran itu memang tiga kali lipat dari bayaran yang biasa dia dapatkan dari produk lain. Tapi, menjadi model gaun tidur transparan itu pasti akan membuat Raifan murka.

"Tidak Mas, maaf. Aku masih menghargai larangan suamiku, dia sudah mengizinkan aku kembali bekerja saja sudah cukup. Jangan sampai aku mengecewakan kepercayaannya"

Seruni menatap Riko dengan rasa bersalah, tapi jika dia tidak menolak maka semuanya akan lebih kacau dari sekadar rasa bersalah saja. Suaminya mungkin akan menyerang Riko tanpa ampun, hal itu akan lebih rumit daripada menolak sekarang.

"Em, baiklah kalau memang kamu tetap tidak mau. Aku akan tawarkan pekerjaan ini pada model lain saja, awalnya aku merasa kamu akan sangat cocok jadi model ini, karena ini model gaun tidur dari brand termahal"

Seruni tersenyum tipis, dia mengerti maksud Riko hanya ingin menawarkan saja pekerjaan dengan bayaran yang lebih mahal. Tapi, Seruni tetap tidak akan berani.

"Iya Mas, berikan saja pekerjaan ini pada model lain. Selain karena suamiku yang melarang, tapi sebenarnya aku sendiri juga tidak mau jika harus jadi model dari pakaian tidur seperti itu. Aku tidak begitu percaya diri"

"Ah, baiklah"

Seruni pergi dari hadapan Riko, menghampiri Pandi yang masih berdiri di tempatnya. Terkejut karena Seruni bukan keluar dari dalam toilet, tapi malah dari arah lain.

"Nona Muda, anda darimana?"

"Tidak, aku ada urusan sebentar tadi disana. Ada yang ingin aku ambil"

Pandi menghela napas berat, wajahnya terlihat panik. "Saya sudah kecolongan anda, bagaimana saya akan melapor pada Tuan Muda"

Seruni menatap Pandi dengan pandangan kaget dan juga heran, keningnya berkerut dalam. "Pandi, kamu tidak perlu melaporkan hal kecil seperti ini. Lagian aku tidak sampai satu jam hilang dari pandanganmu, hanya beberapa menit saja. Jangan berlebihan deh"

"Tapi Nona, Tuan Muda memerintahkan saya untuk terus memantau Nona tanpa kehilangan jejak Nona sedikit pun!"

Seruni menghembuskan napas panjang, hampir tidak percaya dengan cara kerja Pandi. Ternyata Mas Rai benar-benar menemukan pengawal yang sedikit saja tidak akan pernah mengkhianatinya. Huh... Helaan napas panjang melihat sikap Pandi, dalam pikiran Seruni hanya tentang dirinya yang akan semakin sulit untuk mendapatkan kebebasan yang sebenarnya.

"Terserah kamu deh, Pandi. Lagian aku juga tidak melakukan apa-apa"

Seruni berjalan melewati Pandi, dan pria itu dengan sigap langsung mengikuti Seruni. Selalu berada di belakang Seruni, mengikutinya kemana pun pergi. Bahkan ke ruang ganti dan toilet saja, dia akan menunggu di depan pintu ruangan. Benar-benar tidak membiarkan Seruni bebas sebentar saja dari pandangannya. Tadi saja hanya karena Pandi sedang menerima telepon dari Raifan, membuatnya sedikit kecolongan, meski hanya beberapa menit saja.

"Sekarang kita akan pergi kemana, Nona?"

"Pulang, pekerjaanku sudah selesai"

"Baik"

Seruni hanya menggeleng pelan melihat sikap Pandi yang memang sesuai dengan kriteria suaminya yang mencari pekerja, apalagi ini untuk mengawasi Seruni.

"Apa dengan gelang ini masih belum cukup untuknya ya? Masih saja harus ada orang yang terus mengawasiku" lirihnya sambil menatap gelang di tangannya. "Aku benar-benar seperti tawanan daripada seorang istri"

"Silahkan masuk, Nona"

Seruni mengerjap pelan, melihat Pandi yang sudah membukakan pintu mobil belakang untuknya. "Ya, terima kasih"

Pandi mengangguk pelan, lalu dia mengitari mobil dan ikut masuk ke dalam mobil. Mulai mengemudi dengan hati-hati.

*

Di dalam Kantor, Raifan tersenyum melihat semua laporan yang di kirim Pandi padanya. Begitu detail dan jelas, apa saja yang sedang dilakukan istrinya dan dengan siapa saja dia berinteraksi. Semuanya teruntut dengan rapi dalam pesan, beserta beberapa foto bukti.

"Dia benar-benar bekerja dengan baik" Raifan membesarkan foto yang di kirim Pandi saat Seruni berada di dalam ruang rapat. Melihat sosok yang duduk tidak jauh dari Seruni dan tatapan matanya tertuju padanya. "Sial, dia berani menatapnya seperti itu. Kau bukan tandinganku jika ingin bermain-main, Riko"

Raifan menyimpan kembali ponsel di atas meja, Justin masuk ke dalam ruangan membawa berkas yang harus di tanda tangani Raifan.

"Bagaimana dengan dia?"

"Sudah dipastikan aman kembali ke Apartemen, seorang suster yang anda sewa untuknya di jamin bisa menjaganya dengan baik"

"Bagus, jangan sampai dia melakukan hal yang seperti waktu itu"

"Akan saya pastikan tidak akan terjadi lagi, Tuan"

Raifan mengambil berkas yang di bawakan oleh Justin. Membacanya, lalu setelah di rasa semuanya tidak ada yang salah, dia langsung membubuhkan tanda tangan. Menyerahkan kembali berkas pada Justin.

"Pengawal untuk Seruni sangat kompeten, kau bekerja dengan baik mencari pengawal seperti itu"

Justin mengangguk pelan. "Saya sangat senang jika kerjanya bagus, Tuan. Saya tidak akan merasa bersalah"

"Ya, setidaknya aku benar-benar mendapatkan informasi yang lengkap tentang Seruni. Oh ya, sudah kau siapkan tiket untuk aku pergi menghadiri acara pernikahan Albyan"

"Semuanya sudah saya siapkan, Tuan"

"Baiklah"

Justin menatap Tuannya yang bersandar pada kursi kebesarannya. Wajahnya lelah, tapi ketika membahas hal yang berkaitan dengan istrinya, maka dia selalu mempunyai banyak mood yang bagus.

Sebenarnya benarkah anda tidak mencintai Nona Muda, Tuan?

Bersambung

1
Fera Susanti
ah raifan mh misterius ga jelas..pantes seruni prasangka buruk terus
nayla tsaqif
Kabur aja lahhh,, kaburrrrr,, 😌
Mia Camelia
ywdh sih raifan jujur aja klo cinta sama seruni🤭
dyah EkaPratiwi
pergi runi
dyah EkaPratiwi
raifan bener2 ya
dyah EkaPratiwi
🤣🤣🤣 menyesal kan sekarang
Oma Gavin
tolong segera dibongkar rahasia seruni menurut raifan itu hrs di jaga bener" penasaran
edelweis🌻
bikin seruni pergi biar gk berbelit2
Rarik Srihastuty
lanjut thor, makin penasaran nih.
dyah EkaPratiwi
tapi sekali kali gpp run bikin suamimu tantrum
dyah EkaPratiwi
jahat banget kamu raifan😭
dyah EkaPratiwi
bener2 gak waras ini raifan
dyah EkaPratiwi
gila raifa
dyah EkaPratiwi
semangat runi💪
Mia Camelia
seruni bertahan lah💪💪🤭
Hani
bagus
Rarik Srihastuty
ceritanya seru
Yani Suryani
aku yakin Raifan itu sebenarnya sudah suka sama seruni tapi masih belum sadar
Yani Suryani
jangan lupa like nya 👍
MamDeyh
Aku malah selalu menunggu update an mu lohhh kak Nitaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!