Indonesia
NovelToon NovelToon
5 Tahun Pasca-Cerai

5 Tahun Pasca-Cerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Ibu Tiri
Popularitas:19.2k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Tiga tahun menjadi istri Anugrah Pratama, Cynara hanya dianggap sebagai beban. Pernikahan mereka bahkan disembunyikan karena Anugrah mengaku lajang demi mendapatkan pekerjaan. Ketika Anugrah memilih membuka hati untuk perempuan lain, Cynara menyerah dan perceraian pun terjadi.

Dua bulan kemudian, Cynara mengetahui dirinya hamil.
Lima tahun berlalu. Cynara kembali sebagai pemimpin Narendra Group, bersama putranya, Naren. Takdir mempertemukannya kembali dengan Anugrah, kini menjadi seorang manajer di perusahaan besar. Namun, bukan Anugrah yang akan mengubah hidupnya.
Ada Alvin Mahendra, CEO dingin yang diam-diam menyimpan luka kehilangan istrinya.

Pertemuan mereka membuka kembali rahasia masa lalu yang seharusnya terkubur.

#anakrahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Meminta Izin

Namun, Cynara tidak mungkin memberikan jawaban hanya karena Keanu menyukainya atau karena Naren suka tinggal di sini.

Ada terlalu banyak hal yang harus dipertimbangkan. Menyatukan dua insan yang sama-sama kandas di tengah jalan bukan lah perkara yang mudah. Karena, sama-sama membawa masa lalu yang ikut serta dengan mereka.

Cynara mengembuskan napas panjang. “Aku belum bisa menjawabnya.”

Alvin menatapnya bagai menatap rekan kerja yang sedang mempertimbangkan ritme kerja sama antara dua perusahaan.

“Aku tidak memintamu menjawabnya saat ini juga.”

“Aku butuh waktu.”

“Silakan, kabari aku kalau kamu sudah memutuskannya.” Jawaban Alvin begitu tenang. Tidak ada tanda-tanda mendesaknya sedikit pun.

Padahal, jika Alvin benar-benar hanya membutuhkan seseorang untuk menjadi ibu bagi Keanu, dia bisa saja mencari perempuan lain. Namun, Keanu sendiri yang telah memilih dirinya.

“Terima kasih,” ucap Cynara.

Alvin hanya mengangguk tipis.

.

.

.

Keesokan harinya Cynara sengaja mendatangi JM Corporation, untuk menemui Alvin.

Namun, di saat Cynara baru saja keluar dari lift langkahnya langsung terhenti. Karena di sana, ada Anugrah yang sedang menunggu lift.

Mata mereka bertemu. Untuk beberapa detik. Berbeda dengan Cynara yang terlihat tenang, wajah Anugrah, terlihat cukup terkejut.

Sejak mengetahui usia Naren dan menyadari kemiripan bocah itu dengannya, pikirannya tidak pernah tenang.

Kini, melihat Cynara berdiri di hadapannya membuat semua kegelisahan itu kembali muncul.

“Cynara.”

Cynara tidak menjawab. Ia hanya menatapnya sebentar. Kemudian hendak berjalan melewatinya.

Namun, Anugrah tampak cukup emosi. “Jangan ganggu aku lagi!”

Beberapa karyawan yang berada di sekitar langsung menoleh.

Cynara berhenti. Ia perlahan berbalik. “Maksudmu aku?”

Anugrah terlihat semakin gelisah. “Bukankah, kamu sendiri yang menceraikanku,?” katanya dengan suara tertahan. “Kenapa sekarang selalu saja muncul di hadapanku?”

Cynara menatapnya dengan datar. “Aku datang untuk urusan bisnis.”

“Jangan beralasan.”

“Aku tidak punya alasan untuk berbohong kepadamu,” balas Cynara dengan cepat.

Anugrah mengepalkan tangannya. “Cynara, sekarang aku sudah menikah. Jangan mencari alasan agar terus bertemu denganku.”

Cynara hampir saja tersenyum mendengarnya. 'Jadi sekarang dia takut?'

Namun, Cynara memilih berlaga tidak tahu. “Ya, aku paham.”

Anugrah mengerutkan kening. “Kalau begitu, jangan ganggu rumah tanggaku.”

Cynara terdiam beberapa detik. Kemudian tersenyum tipis. “Tenang saja.”

Anugrah menatapnya.

“Aku tidak tertarik mengganggu rumah tanggamu.”

“Benarkah?”

“Benar.”

Cynara memperbaiki posisi tas di bahunya. “Aku bahkan sudah tidak tertarik dengan kehidupanmu.”

Wajah Anugrah seketika berubah.

Cynara melanjutkan, “Lima tahun lalu, mungkin aku masih ingin tahu semua aktivitasmu. Dengan siapa kamu pergi? Jam berapa kamu pulang?”

Ia tersenyum tipis. “Sekarang?” Cynara menggeleng pelan. “Aku sudah tidak peduli!"

Anugrah sedikit tersentak tak percaya. Entah mengapa, ucapannya itu terasa jauh lebih menyakitkan daripada kemarahan.

Cynara memutar badan kembali. Namun sebelum pergi, ia berhenti. “Dan satu lagi.”

Anugrah menatapnya.

“Jangan terlalu khawatir.” Cynara menatapnya lurus. “Aku tidak akan memberitahu siapa pun tentang masa lalu kita. Meski nanti, akan ke sini setiap hari. Kalau dia terbuka dengan sendirinya, itu urusan kamu!"

Anugrah mengerutkan dahi dan tampak semakin bingung.

Namun, senyum tipis Cynara membuatnya kembali gelisah. “Makanya, kamu jangan memulai sesuatu dengan kebohongan. Di saat kamu mulai menikmatinya, kamu akan lupa bahwa semua kebohongan itu pasti akan terungkap!"

Anugrah membeku.

“Kau membuang waktuku saja. Bagiku, waktu adalah uang.” Setelah mengatakan itu, Cynara pergi dengan langkah tenang. Tanpa menoleh sedikit pun.

Sementara Anugrah masih berdiri di tempatnya dengan tangan mengepal.

Cynara berhenti sejenak setelah memasuki lorong lain. Ia menarik napas panjang.

'Aku baru sadar dia seaneh itu,' batinnya.

Kemudian ia teringat tujuannya ke sini. Ia memejamkan mata sebentar.

“Kalau aku benar-benar ingin memulai hidup baru…”

Cynara membuka mata. “Aku harus memastikan masa laluku benar-benar selesai.”

Dan ada satu orang yang ingin ia temui, yaitu ... Kania.

Ia mengetuk pintu ruang kerja Alvin.

Alvin yang sedang menandatangai beberapa dokumen, tak mengangkat kepala sama sekali. "Masuk!"

Pintu dibuka dan di sana lah ia baru sadar akan kedatangan perempuan yang ia pinang beberapa waktu lalu. “Hmm?”

“Aku ingin meminta sesuatu padamu, sebelum memutuskan sesuatu yang besar,” sambung Cynara.

“Apa?”

“Tolong bawa aku ke makam Mbak Kania.”

Alvin seketika bungkam. “Kamu ingin ke makam Kania?”

Cynara mengangguk. “Aku belum pernah menengoknya, ke peristirahatan terakhirnya.”

Alvin tidak langsung menjawab.

Cynara menggenggam kedua tangannya. “Kalau waktu itu dia tidak berhenti, aku tak tahu apa yang akan terjadi kepadaku.”

Alvin masih diam.

“Sekarang aku telah bertemu dengan putranya.”

Cynara membayangkan Keanu yang sedang bermain bersama Naren. “Dan Keanu begitu baik.”

Alvin menundukkan pandangan.

Cynara melanjutkan, “Kalau aku benar-benar mempertimbangkan tawaranmu, aku ingin melakukan satu hal terlebih dahulu.”

“Apa?”

“Aku ingin menemui ibunya.”

Alvin terdiam cukup lama. “Kenapa?”

“Karena aku ingin minta izin padanya.” Cynara memeluk dirinya sendiri dengan wajah tertunduk. “Aku tahu aku tidak akan pernah bisa menggantikannya.”

Alvin mengangkat wajah. “Baik lah. Jika itu yang kamu inginkan.”

*bersambung*

1
Safira Aurora
semangat ya thor
Aku Rajin Membaca
yaaaahh cuman 1
sunaryati jarum
Semoga kontrak segera keluar, semangat
Esther
Semoga kontraknya segera keluar, ceritanya bagus.
SoVay: terima kasih kakakku, nanti kalau hari ini kontraknya udah keluar, aku langsung up ❤️
total 1 replies
yulithong
mulai dh pf bikin penulis stuck n reader resah...
yulithong: semangatttt kal...💪💪💪💪
total 2 replies
Aidil Kenzie Zie
apa tentang nafkah batin yang tertunda 🤭🤭🤭🤭
MomyWa
😭😭😭😭😭 mewek loh, sakit bgt jadi org yang diikat, tp malah disembunyika. dalam keadaan terikat
Safira Aurora
kamu akan kaget mngetahui status lo gadza sang pncuri suami org
MomyWa
kok malah nyalahin cynara? yg pelakor itu elooo.. terus yg ngajak nikah itu kkk lo 🤣
Safira Aurora
gimana cengonya anugrah nantinya
MomyWa
ada 3 org yg akan mainin anugrah 🤭
arielskys
aku malah nangis saat menjadi cynara 😭😭😭 harusnya membiayai keluarga di kampung, ternyata malah dpkasa berhenti
Safira Aurora
😭😭😭😭 jgn bilang cnra jtuh cnta dluan
MomyWa
oke, aku dngeeer
arielskys
kena Lo anugrah... tu mkanya
arielskys
mau ngomongin apa nihhh
yulithong
hemmm...poor gadiza🥺...lanjut kak...👍
Sri Widiyarti
lanjut thor ditunggu penasaran 🥰
Korik Kook
ayo gasss,.. penasaran
Siti Kamisah Hasnul
makjleb kan Gadiza
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!