Indonesia
NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak CEO Arogan

Pernikahan Kontrak CEO Arogan

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:644.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss Nath

"Kalau kau mau menjadi laki-laki sukses, jangan pernah hadirkan wanita dalam hidup mu!!! Karena wanita hanya akan membuat hidup mu hancur!!!"

Itulah kata-kata yang terngiang-ngiang dalam otak Dave Winstone. Satu nasehat yang selalu Ayahnya katakan jika Dave ingin menjadi orang sukses.

Dave pun mengikuti saran sang Ayah, di usianya yang menginjak 35 tahun, tak pernah sekalipun Dave menjalin hubungan serius dengan seorang wanita, sampai-sampai banyak yang mengatakan kalau Dave adalah seorang penyuka sesama jenis.

Meski begitu, dia berhasil mewujudkan impiannya menjadi pengusaha muda yang sukses.

Hingga suatu hari dokter salah memberikan hasil diagnosa penyakit, Dave dinyatakan mengidap penyakit kanker otak stadium tiga.

Dave yang bingung akan memberikan semua hartanya kepada siapa, akhirnya memutuskan untuk mengontrak seorang wanita untuk melahirkan keturunannya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Mari kita ikuti cerita Pernikahan Kontrak CEO Arogan 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Nath, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

🍁 Happy Reading 🍁

"Panjang umur, ini dia yang menyuruh kami mengantarkan barang-barang hantaran." Kata pria si pemilik ponsel saat melihat nama Dave di layar ponselnya.

Pria itu pun menggeser tombol hijau yang ada di layar ponselnya mengaktifkan pengeras suara ponselnya agar Dhea dan Ibu-nya bisa mendengar.

"Ada apa ini?" Tiba-tiba saja Ayah Doddy datang.

"Ssttt.." kompak Ibu Dini dan Dhea meletakkan jari telunjuk mereka ke bibir untuk menyuruh Ayah Doddy diam.

"Halo Tuan."

"Apa barang hantaran untuk orang tua calon istri ku sudah kalian antar?" Tanya Dave di seberang telepon.

Mata Dhea membulat tapi wajah-nya juga memerah.

Hah? Apa aku tidak salah dengar? Tuan Dave mengakui ku sebagai calon istri??

Gumam Dhea dalam hati.

Sedangkan Ibu Dini juga membulatkan matanya, kaget.

"Sekarang kami sudah sampai di rumah orang tua calon istri Anda, Tuan." Jawab pria itu.

"Bawa sini ponsel-nya, biar saya bicara!" Ucap Ibu Dini.

Pria itu pun memberikan ponselnya pada Ibu Dini.

"Halo." Sapa Ibu Dini setelah ponsel berada di tangannya.

Hening. Tak ada jawaban dari seberang telepon.

"Halo." Ibu Dini menyapa Dave yang ada di seberang telepon sekali lagi.

"Ya, halo." Akhirnya Dave menjawab, tapi dengan nada yang angkuh.

"Apa maksud mu kata-kata mu tadi?" Tanya Ibu Dini.

"Kata-kata yang mana?"

"Yang Anda mengatakan kalau barang-barang ini untuk orangtua calon istri Anda. Siapa calon istri Anda?"

"Tanyakan saja putri Anda, Dhea Latisha. Dan saya mengantarkan barang hantaran itu hanya sebagai simbol lamaran saya." Jawab Dave.

"Kamu ini laki-laki berpendidikan tidak!! Sudah bicara dengan orangtua tidak sopan, sekarang mau melamar putri saya hanya dengan mengantarkan barang hantaran. Kamu pikir putri saya apa!!" Ibu Dini mulai emosi.

Melihat Ibu-nya yang mulai emosi, takut Dave semakin tinggi hati dan bicara seenaknya pada Ibu-nya hingga membuat penyakit jantung Ibu-nya kambuh, cepat-cepat Dhea mengambil alih ponsel pria itu.

Sedangkan Ayah Doddy yang masih belum mengerti hanya mengernyitkan keningnya masih mencerna percakapan antara istrinya dan laki-laki yang ada diseberang telepon.

"Maaf Sayang, aku belum bicara apa-apa pada Ibu. Jadi Ibu belum tahu tentang pernikahan kita. Nanti kalau aku sudah bicara sama Ayah dan Ibu, aku telepon kamu lagi." Ucap Dhea dengan di bumbui sedikit drama keromantisan.

Tanpa mendengar jawaban dari Dave, Dhea pun langsung mengakhiri panggilan telepon sepihak lalu mengembalikan ponsel pada si pemiliknya.

"Jadi, mau di letakkan dimana barang-barang hantaran yang di kirim Tuan Dave ini, Nona?" Tanya salah satu pria.

Dhea melihat ada sat unit AC beserta dengan mesin kipas-nya, lalu satu unit televisi berukuran 50 inch di teras rumah.

"Pu-" belum selesai Ibu Dini mengatakan kata pulangkan, Dhea sudah menutup mulut sang Ibu.

"Bawa masuk saja." Jawab Dhea lalu menggiring Ibu-nya masuk ke dalam rumah.

"Tapi Nona, bukan hanya ini barang-barang hantaran yang di kirim Tuan Dave." Kata salah satu pria saat Dhea dan Ibu-nya baru beberapa langkah menjauh dari pintu.

"Bukan hanya ini, lalu?"

"Di depan gang masih ada dua mobil pick-up barang-barang hantaran dari Tuan Dave. Dan sedang menunggu perintah dari kami untuk menurunkannya." Jawab pria itu.

Mata Ibu Dini dan Dhea membulat sempurna.

Dua mobil pick-up? Barang hantaran apa saja yang Tuan Dave kirimkan?!

Gumam Dhea bertanya-tanya dalam hati.

🍁🍁🍁

Bersambung...

...Jangan lupa FAV dan dukung novel terbaru Miss ini dengan memberikan LIKE, HADIAH dan VOTE....

...🙏🙏🙏...

1
nanda manis
lanjutannya manaaaaaaa
Wulan
glowing sebab d pakek in skincare 🤣🤣
Jᴀᴍɪʟᴀʜ: kak maaf beda orang😭😂 , ini aku lagi promosi ceritaku hehe jangan lupa mampir yaa 😂🥰
total 3 replies
suka suka ku
aku langsung ke bab terakhir tapi ngak baca novelnya cuma baca komentar benar dah end atau cuma gantung, eh ternyata oh ternyata 🤣
Dinda Putri
gmn sih.. kok tiba" tamat aja belum juga produksi bayi kembar kok udah selesai aja😩😩
clemira
Ak di garis garda terdepan tuan dev silahkan🫴🏻
clemira
pasangan serasi emang/Grin//Facepalm/
clemira
racun bapanya sih 🥸
clemira
ngakak mulu bc ini🤣
Erikania Adhelia sabdono
lanjut thor
Muchamad Ridho
novel aneh..gantung..tp ko udh tamat..
Fibriana
ha ha aduh ngakak thor
Fibriana
mampir thor
far~Hidayu❤️😘🇵🇸
aku harap disambung cerita ini..
Alifah Azzahra💙💙
Tidak Bgtu jga kali tuan Dave
Alifah Azzahra💙💙
🤣🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
😂😂😂
Alifah Azzahra💙💙
Tamatlah riwayatmu Dokter Bryan 🤣🤣🤣
Kurnaesih
haduh Dave 🤣🤣😭
Kurnaesih
sakit perut 🤣🤣🤣
Kurnaesih
gila 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!