Indonesia
NovelToon NovelToon
Pembalasan Korban Mafia

Pembalasan Korban Mafia

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Muhammad Salahudin

Seorang pemuda yang harus kehilangan kedua orang tuanya saat berusia 15 tahun dan setelah mengetahui tentang kematian orang tuanya dia dilatih untuk mengungkap fakta dari pelaku yang menyebabkan kematian orang tuanya tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad Salahudin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenjiro mulai bergerak

Genzo yang menyerang Shiro secara tiba-tiba membuat anak-anak kelas 2 yang ikut dengan Shiro ke atap SMA Itachiyama menjadi sangat ketakutan.

Mereka langsung lari meninggalkan Shiro yang masih tergeletak di sana sendirian.

Genzo yang sudah geram menyuruh seluruh siswa kelas 3 langsung mengejar mereka semua.

Seluruh siswa kelas 3 bergerak dengan cepat untuk mengejar mereka semua, semua siswa kelas 2 menjadi kocar kacir ke segala arah yang tiba-tiba mendapat pukulan dan tendangan dari siswa kelas 3.

Sementara itu Satoshi, Shiba, Genzo dan Shirazaki tetap masih berada di atap Sekolah. Genzo yang sudah geram ingin mengikat dan sangat ingin menghajar Shiro yang pingsan dan tergeletak disana

Namun Satoshi melarang niat Genzo itu dan meminta Genzo untuk membawa Shiro ke UKS saja, agar Shiro bisa beristirahat.

Genzo yang masih geram karena dilarang Satoshi, terpaksa mengikuti saran Satoshi dan membawa Shiro ke UKS.

Namun dia tetap saja masih mengamuk dan menendang tempat sampah yang ada disana.

Shiba dan Shirazaki hanya tertawa melihat perilaku Genzo yang seperti anak kecil itu.

Satoshi pun mencoba menenangkan Genzo yang sangat marah.

"Sebentar lagi kita lulus dari sekokah ini, biarkan kan saja mereka seperti itu. Mereka juga ingin bersenang-senang seperti kita dulu", tegur Satoshi.

"Tapi Satoshi, mereka kalau dibiarkan seperti itu akan kurang ajar dan berani dengan kita !!!", sahut Genzo yang masih kesal.

"Hmmmm....Baiklah kalau kalian bertiga ingin sedikit berolah raga kecil-kecilan silahkan tapi aku tidak ikut ya...." ucap Satoshi.

Shiba, Shiro dan Genzo yang mendengar hal itu menjadi sangat senang, lalu mereka bertiga menjadi sangat bersemangat dan segera mencari siswa kelas 2 dan siswa kelas 1 untuk sedikit diberi pelajaran budi pekerti oleh mereka.

Satoshi hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepala melihat tingkah laku teman-temanya itu.

Disaat siswa kelas 3 sedang berkelahi dengan siswa kelas 2 dan kelas 1 di halaman sekolah. Satoshi melihat ada seorang polisi yang sedang berdiri didepan gerbang sekolahannya. Satoshi sepertinya mengenal polisi itu. Kemudian dia memutuskan untuk menghampiri polisi itu.

Satoshi mulai berjalan dengan perlahan sambil terus mengamati polisi tesebut dan ternyata polisi itu adalah bawahan Takeuchi.

"Selamat siang Pak Hasegawa ?", sapa Satoshi.

"Selamat siang Satoshi kebetulan aku juga sedang mencarimu", ucap Hasegawa.

Shiba, Genzo dan Shirazaki yang sedang berkelahi dengan siswa kelas 2 dan siswa kelas 1, mereka tidak sengaja melihat Satoshi sedang bertemu polisi didepan gerbang sekolah.

Mereka bertiga segera menghentikan perkelahian itu dan ikut menghampiri polisi itu.

"Selamat siang Pak Inspektur?" sapa mereka bertiga.

"Oh kalian.... selamat siang juga", sapa Hasegawa.

Hasegawa langsung menjelaskan maksud kedatangannya.

"Jadi begini Satoshi ada kabar buruk untukmu bisakah kau ikut denganku ?" ucap Hasegawa.

"Berita buruk apa Pak Hasegawa ?" tanya Satoshi yang sedikit panik.

"Ada hal buruk yang telah menimpa Pak Takeuchi dan Pak Hideo beserta istrinya barusan, sekarang aku langsung datang kesini untuk menjemputmu", ucap Hasegawa.

"Hal buruk apa sudah terjadi dengan mereka ?" tanya Satoshi.

"Tadi siang Pak Takeuchi, Pak Hideo dan Istrinya sedang makan siang disebuah restoran di pusat kota, lalu tiba-tiba terjadi ledakan yang besar dari restoran itu", jelas Hasegawa.

Mereka berempat terkejut mendengar kabar itu dan seketika terdiam.

"Hah, Pak Hasegawa tidak sedang bercanda denganku kan ?", ucap Satoshi dengan raut muka sangat panik.

"Lebih baik kamu segera ikut denganku ke rumah sakit sekarang, sepertinya kedua kakakmu juga sudah berada disana....."

"......dan untuk kalian bertiga kalau mau ikut naiklah ke mobilku sekarang, aku akan mengantar kalian", ucap Hasegawa

Kemudian berempat segera menaiki mobil Hasegawa dan segera menuju ke rumah sakit. Selama diperjalanan Satoshi terus berdoa agar kedua pamannya serta bibinya baik-baik saja.

15 menit kemudian mereka semua telah sampai di Rumah Sakit.

Hasegawa segera mengantar Satoshi dan yang lain ke ruangan tempat dirawat Takeuchi, Hideo dan Tsuna.

Sesampainya disana sudah ada Matsuo dan Hina yang sedang duduk diluar ruangan sambil menangis.

"Kak Matsuo...Kak Hina....." sapa Satoshi sambil memeluk mereka dengan perasaan sedih.

"Bagaimana keadaan mereka kak?"

"Mereka semua untungnya sudah mendapat perawatan dan sudah melewati masa kritis namun mereka belum juga sadar sejak tadi" ucap Matsuo.

"Satoshi, bukankah kamu sudah mengalahkan geng motor itu dan mereka sudah dijebloskan ke penjara....lalu mengapa mereka bertiga mengalami nasib seperti ini ??" tanya Hina yang menangis sambil memeluk Satoshi.

"Sudah Hina, bersabarlah....." ucap Matsuo menenangkan adiknya.

Shiba, Genzo dan Shirazaki yang mendengar perkataan Hina menjadi ikut sedih dan meneteskan air mata bercampur dengan perasaan marah tak karuan didalam hati mereka.

Namun Satoshi hanya diam dan menangis sambil memeluk hina sangat erat.

"Satoshi....aku tahu, pasti ini perbuatan mafia itu !!!"

"Aku tahu....Ayah, kamu dan paman Takeuchi sudah 2 tahun ini mencari mereka tapi tidak pernah menemukannya...."

"Tapi aku mohon kepadamu kali ini temukan mereka dan kalahkan mereka, apapun itu aku mohon kepadamu....", ucap Hina sambil menatap wajah Satoshi.

Sementara itu ditempat lain......................

Kenjiro, Bos Yakuza wilayah Fukuoka sedang tersenyum puas dengan menikmati segelas anggur karena serangan pertamanya berhasil dilakukan.

1
Mcx
mana kok belum ada s2nya
Mcx: mana thorrr
total 3 replies
Mardiana
apakah ini sudah tamat?
Salahudin: untuk sementara sudah sih😊
total 1 replies
Nadja 🎀
keren!
Salahudin: makasih supportnya 🙏🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!