Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Di Bawah Nama Yang Di Pilih Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:322
Nilai: 5
Nama Author: Yun Wangshu

" aku akan menerima ujian takdirku selagi aku mampu ,namun jika takdir tak menginginkan ku maka aku akan menyerah dan pergii " arabella ayunisa

" lakukanlah apapun yang ingin takdir lakukan,tapi ku mohon tolong jangan hapus arabella dalam garis takdirku " ludwighe staindfol


pernikahan yang diawali dengan perjodohan diantara ludwighe dan arabella membawa perubahan pada garis takdir , kehidupan yang awalnya kacau pada akhirnya menemukan sedikit harapannya ,
namun setiap kehidupan selalu memiliki ujian takdirnya sendiri ,dan itulah yang terjadi pada pernikahan Antara ludwighe dan arabella.

akankah arabella mampu membawa cinta untuk pernikahan nya ataukah pada akhirnya Bella akan menyerah pada cinta itu sendiri.

ayo baca cerita selengkapnya,dan ikuti kisah merubah takdir ludwighe dan bella

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun Wangshu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 19

Ludwighe terbangun saat hari sudah sore ia bergegas menyegarkan dirinya terlebih dahulu barulah setelah nya ia akan pulang.

Setelah membersihkan dirinya ludwighe mengambil jasnya dan pergi ke luar dari ruangannya.

ia turun ke lantai bawah di sana mobilnya sudah terparkir rapi sehingga ludwighe hanya tinggal mengendarainya saja.

Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh akhirnya ludwighe sampai di perumahan elit tempat ia tinggal.

Ia memarkirkan mobilnya di bagasi rumah dan berlalu ke dalam rumah.

Bella menyambut kedatangan suaminya itu dengan senyuman lembut di bibirnya.

" sudah pulang mas," ucapnya sembari membantu suaminya melepaskan jasnya.

ludwighe duduk di sofa ruang tamu di atas meja kecil sudah tersedia teh dan berbagai cemilan.

" hmmm ya pekerjaan hari ini tidak terlalu banyak" ucap ludwighe sembari menyesap tehnya.

Bella tersenyum kemudian ia menyusul duduk di samping suaminya .

" mas mau mandi sekarang atau nanti ,biar Bella siapin air nya" ucap Bella dengan lembut .

" nanti saja ,lagipun tadi di kantor juga sudah mandi " ucap ludwighe,ia memandang Bella yang juga tengah menatapnya.

Bella tersipu malu saat di tatap dengan intens oleh suaminya itu.

" ke - kenapa menatap Bella seperti itu mas ,apa ada sesuatu di wajah ku" ucap Bella bertanya pada suaminya yang sedari tadi menatap nya.

" tidak ada , memang nya tidak boleh menatap istri sendiri" ucap ludwighe

Bella memalingkan wajahnya yang memerah ia tak mau suaminya melihat wajahnya yang memerah karena malu.

" bukan begitu maksud Bella" ucapnya.

" yasudah , berarti tidak ada masalah kalau aku menatap mu kan" tanya ludwighe sebenarnya ia hanya gabut saja ,memandang wajah Bella entah kenapa membuat rasa bosannya hilang.

" emm mas pasti lelah , beristirahat lah dulu Bella mau masak makan malam " ucap Bella

" ini masih sore ,ada mbok Minah juga untuk apa kau yang memasak aku sudah istirahat tadi di kantor " ucap ludwighe

" kalau urusan membuat makanan kn itu tugas Bella ,mas juga sudah setuju waktu itu" ucap Bella mengingatkan tugasnya yang tidak boleh di lakukan oleh siapapun termasuk mbok Minah

" huffff, libur sekali tidak masalah kan" ucap ludwighe lagi sepertinya ia tidak mau kalah saat ini.

" gak bisa mas ,pokoknya Bella mau yang masak itu Bella , emangnya istri mas ludwig mbok Minah" ucap Bella

Ludwighe tersedak ludahnya sendiri saat mendengar ucapan istrinya itu.

" uhuk, ya bukan lah ,kan istri aku kamu Bella" ucap ludwighe cepat.

" yaudah kalau gitu berarti yang harus masakin mas makan malam harus aku dong ,kalau mbok Minah yang masak berarti istri mas ludwig jadi mbok Minah " ucap Bella dengan santai ia tersenyum menang kali ini.

" CK,dasar keras kepala" ucap ludwighe yang sebenarnya tak benar-benar kesal ia hanya mengikuti alur Candaan mereka

" terima kasih mas" ucap Bella kemudian dengan cepat ia berlalu ke dapur meninggalkan ludwighe seorang diri.

Ludwighe yang melihat istrinya sudah berkutat dengan alat masaknya memutuskan untuk naik ke lantai atas ke kamar mereka.

vanesha membuka matanya dengan perlahan saat hari sudah berubah gelap.

ia mengedarkan penglihatannya ke seluruh ruangan.

" aku ada di mana" ucapnya dengan lirih vanesha mencoba untuk duduk namun tubuhnya sangat sakit dan lemas seolah seluruh tubuhnya lumpuh ,kepalnya sakit dan berat .

setelah beberapa saat terdiam mencoba menenangkan dirinya akhirnya Vanesa mengingat kejadian tadi siang saat seseorang tiba-tiba menculiknya dan ternyata itu Justin .

vanesha langsung terisak saat mengingat bagaimana pria kejam itu memperkosanya hingga ia menjadi seperti ini.

" hiks hiks...aku ingin pulang" ucapnya sembari menangis

Seluruh tubuhnya terasa sakit terutama di bagian intinya pinggang nya seperti di copot paksa dari tempatnya.

" hiks pria itu monster dia mengerikan hiks ,aku ,aku harus pergi dari sini " ucapnya sembari berusaha untuk menggerakkan tubuhnya ,tapi nihil tubuhnya sangat lemah saat ini dan tak bisa di gerakan sama sekali.

vanesha hanya bisa menangis meratapi apa yang telah terjadi padanya,ia berharap semoga Justin tidak datang lagi dan kembali memperkosanya.

1
Anidya_i
smngat ya kakm😍
Yun Wangshu: makasih kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!