Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Selingkuhan

Bukan Selingkuhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa
Popularitas:54.4k
Nilai: 5
Nama Author: Titin

Kesalahan membuat Andin tak sengaja menjalin hubungan dengan lelaki yang bukan kekasihnya dan terpaksa berpisah dengan kekasihnya. Namun kesalah pahaman dengan lelaki itu membuat Andin berpikir bahwa dia hanyalah selingkuhan lelaki yang mulai dia cintai tanpa sengaja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan Renata

Manik hitam Bagas menatap Andin lekat, sentuhan-sentuhan Regi dengan alasan memperbaiki gestur tubuh Andin agar sesuai arahannya membuat hati Bagas meradang.

Dia benar-benar tak mentolerir sentuhan itu, ingin rasanya dia menarik paksa tubuh Andin lalu membawanya pulang, kalau tidak ingat ini project Renata hal itu pasti sudah dia lakukan.

"Sudah istrahat dulu Re, satu sesi lagi kan?" tanya Renata pada Regi.

"Iya mbak," sahut Regi mengiyakan.

Renata masuk ruang kerjanya di ikuti oleh Bagas, sementara Andin memilih tinggal di luar dengan Regi dan yang lain.

"Ada apa?" tanya Renata, yang tau Bagas sedang tak enak hati.

"Kamu ganti tuh foto grafer kamu, aku gak suka liatnya!" ujar Bagas kesal.

"Dia bagus kok kerjanya, kenapa di ganti," ujar Renata cuek, tangannya sibuk menyusun berkas di mejanya.

"Kamu gak liat dia menatap Andin seperti apa!" seru Bagas emosi.

"Memangnya seperti apa?" tanya Renata kini beralih menatap Bagas lekat.

"Pokoknya aku gak suka dia memperlakukan Andin begitu!"

"Bagas, memangnya kamu siapanya Andin, bisa atur-atur gerak gerik Andin, terserah dia dong mau apa, selagi dia tidak terganggu oleh Regi kita gak berhak ngelarang Regi." ujar Renata sengaja memancing Bagas mengungkap perasaannya pada Andin.

"Sebagai teman gak ada salahnya kan, sedikit mengingatkan,"

"Teman? Sejak kapan kamu temenan sama Andin, kamu tuh yah, kamu lupa aku jadi istrimu betapa tahun. Kita memang tidak saling mencintai, tapi hatimu dan isinya ada disini." ujar Renata seraya menyodorkan genggaman tangannya.

"Hhhh!" dengus Bagas Kesal.

"Masih gak mau jujur?"

"Oke, oke, aku suka dia, kamu juga sudah tau kan, kenapa harus aku pertegas!"

"Aku tau kamu suka dia, aku hanya ingin tau sejauh mana hubungan kalian,"

"Maksud kamu?"

"Gak usah pura-pura bego deh, kamu tau maksudku apa," ujar Renata sama sekali tak memberi cela pada Bagas untuk mengelak.

"Aku akan bantu kamu gas, aku suka Andin, tapi kalau kamu belum lupain Dara, aku gak akan bantu kamu, dan sebaiknya jauhi Andin." tegas Renata.

"Gak mungkin Re," ujarBagas lirih.

"Jangan bilang kamu udah tidurin Andin," tebak Renata, yang di amini dengan angguan kepala Bagas.

"Oh my god!" Seru Renata tertahan.

"Sorry Re."

"Jangan ke aku, tapi ke Andin, ucapin maaf mu ke Andin!" ujar Renata kesal.

"Kejadiannya gak di sengaja, itu kecelakaan," jelas Bagas dia tidak mau di cap bejad oleh Renata.

"Kalau sudah gini, mau gak mau kamu harus fokus ke Andin, lupain Dara!"

"Aku tau."

"Bagus kalau kamu tau!" ujar Renata.

Bagas keluar dari ruang kerja Renata menuju studio tempat pemotretan berlangsung. Dadanya memanas melihat kedekatan Andin dan Regi.

"Re aku pulang duluan, ada urusan mendadak di kantor," pamit Bagas pada Renata, Renata belum mengiyakan Bagas sudah berlalu begitu saja.

"Dasar bocah!" gerutu Renata merutuki sikap Bagas yang tidak dewasa menghadapi Andin.

Selesai pemotretan Regi menawarkan tumpangan pada Andin sekaligus Renata, yang tak mungkin di tolak ole Renata.

"Mampir dulu kerumah Din, ada yang ingin ku bahas dengan mu," ujar Renata saat mobil Regi sudah sampai di depan rumah.

"Iya mbak," sahut Andin cepat, dia bisa bernafas lega, bisa menghindari Regi tanpa mengalami kesulitan,sementara Regi lah yang mereguk kecewa, rencananya ingin berduaan dengan Andin tak berbuah hasil.

"Bik buat jus buah dua ya!" teriak Renata Di ruang tv.

"Iya nyonya."

"Duduk Din," ujar Renata dia juga berusaha duduk di sofa di bantu oleh Andin.

"Bagaimana kuliah kamu Din,"

"Baik mbak,"

"Din Bagas sudah cerita tentang hubungan kalian,"

What! apa Bagas udah gila, kenapa tidak bilang aja dia udah perkosa aku batin Andin kesal, tapi juga lega, dia pasrah menunggu reaksi dari Renata.

"Juga tentang kecelakaan yang kalian alami, walau tidak sengaja, kamu harus buat Bagas bertanggung jawab!" ujar Renata lagi, yang membuat pupil Andin melebar menatap Andin.

Bagas kamu tuh ya, rutuk Andin dalam hati ingin rasanya menjambak rambutnya saat ini juga, dasar lelaki tak ada hati, cerita begini ke istri, ya ampun apa dia benar-benar manusia! rutuk Andin.

"Hubunganku dengan Bagas tak seperti yang kau pikirkan, walau terikat sucinya tali perkawinan, tapi prekuensi hubungan kami tetap tak merubah perasaan kami sebelumnya."

Andin menatap Renata dengan sejuta tanya, tapi hanya berani menatap tak satupun kalimat tanya terucap dari bibirnya.

"Bagas menikahiku untuk menyelamatkan nama baik keluargaku, bukan karena kesalahannya, tapi kesalahan kakak kandungnya, dua hari sebelum pernikahan kami Teo mengalami kecelakaan, dia tewas di tempat, dan Bagas terpaksa menggantikan Teo, untuk menutup Aib yang kubuat bersama Teo,"

Andin menatap Renata dengan seksama, ternyata apa yang di ucapkan Bagas tentang pernikahannya dengan Renata benar adanya.

"Saat itu Bagas sudah memiliki Dara di hatinya dan aku masih mencintai almarhum Teo tak bisa menyatukan hati kami walau sudah suami istri di tambah aku yang tengah hamil anak hasil perbuatanku dengan Teo," tutur Renata mata beningnya menatap Andin yang terlihat bengong mendengar ceritanya.

"Lalu di mana anak mbak?" satu-satunya pertanyaan yang berhasil lolos dari bibirnya.

"Aku prustasi saat itu, di tinggal pergi secara mendadak, saat aku membutuhkan dia. Kehilangan itu membuat aku begitu labil, suatu malam aku pulang dalam keadaan mabuk, mobil yang aku kendarai menabrak pembatas jalan, aku luka parah, anak yang selama tiga bulan di rahimku ikut kena imbas kecerobohanku, aku keguguran," ujar Renata dengan senyum penuh luka. Bulir bening jatuh membasahi pipinya.

Andin menatap Renata dalam, ternyata di balik sikap tenangnya Renata menyimpan banyak luka di hatinya.

"Jadi mulai saat ini jangan berpikir kau menghianati aku. Sebab aku tau pasti di hati Bagas tidak ada aku, tapi kalau masalah Dara kau sendirilah yang harus memastikannya dengan Bagas,"

Mendengar itu Andin tertunduk, nyeri terasa menghujam hatinya, terbayang ciuman penuh gairah antara Dara dan Bagas, dia bisa tau seperti apa perasaan Bagas terhadap Dara.

"Jangan menyerah terlalu cepat, kau satu-satunya wanita yang pernah tidur dengan Bagas," Andin menatap Renata tak percaya.

"Tapi bukannya hubungan Dara dan Bagas terjalin sejak lama."

"Iya, tapi Bagas tidak pernah membawanya keranjang, hingga suatu malam Bagas melihatnya di bawa lelaki kekamar hotel, hal itu membuatnya prustasi dan menjauhi Dara,"

Andin terbayang di malam Bagas mengagahinya dengan paksa. Malam itu cacian dan umpatan dia tujukan pada Dara, jadi dia korban dari sakit hatinya pada dara, bagai mana dengan hubungan yang terjalin selama ini, apa cuma sebuah pelarian.

"Din aku menganggapmu seperti adikku sendiri, jadi kebahagiaanmu juga bahagiaku, aku mendukungmu dengan Bagas karena aku tau dia lelaki yang baik, tapi pastikan dulu perasaannya terhadap Dara, sebelum kau jau melangkah," ujar Renata menasehati.

"Terimakasih mbak, sudah membantuku sejauh ini," ucap Andin dengan perasaan haru, Renata cuma mengangguk, senyum tulus mengembang sempurna di bibirnya.

Sungguh beruntung Andin bertemu wanita sebaik Renata, yang begitu penuh dengan kebaikan.

Benar kata Renata dia harus memastikan perasaan Bagas terhadap Dara, sebelum langkahnya semakin jauh.

Happy reading.

1
falea sezi
kok g lanjut
falea sezi
gk di jelasin soal ciuman
Netti
kemana aja thor?baru up lagi udah lama banget,sehat selalu thor
meng
next semangat Thor ❤️
Titin: Siap mbak meng 🥰
total 1 replies
Musti ginring
kasihan Andin harus mengikut hasrat orang tuanya
Cinta
ko bersambung lnjut doank 🥺
Cinta
jdi penasaran hbngn Renata am Bagas sprti apa sh ko bisa istri y paham betul am sikap suami y lanjutkan 😀
Cinta
seru nie siap" perang 🤭
Cinta
jdi ksihan am Andin 😭
Cinta
wah bikin penasaran nie,,,
Cinta
ternyata Angga Bkn laki" baik 🥺
Netti
lama sekali up nya thor,,,tapi memang tidak mudah sih,akhirnya perasaan bagas merasa lega
Netti
di tunggu up nya jangan lama2 ya thor
Afifa Afifanajdarafanda
lanjut tor
Reni Anjarwani
lanjut thor
Netti
Di tunggu up nya yang banyak thor!!!ceritanya makin seru,ibunya renata itu di komporin sama c dara
Lyla.99
lama bnget buat up nya thor
Putri Saqila
bru up lg thoor.... semangat trs thoor
Putri Saqila
semangat trs thoor
Adila Ardani
knp up nya lama sekali hampir saja lupa sama alur ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!