Indonesia
NovelToon NovelToon
I Don'T Love The CEO

I Don'T Love The CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / CEO / Percintaan Konglomerat / Hamil di luar nikah / Romansa / Kaya Raya
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lujuu Banget

"Menikahlah denganku!"

Tatapan tajam pria tersebut tidak membuat wanita yang ada di hadapannya akan takut, malahan dia juga menatap pria itu dengan tatapan tidak kalah tajam.

"Aku tidak mau!" pekiknya kesal karena lelah dengan pria yang terus mengajaknya menikah.

"Apa kamu harus mengandung anakku supaya kita menikah?"

"Jika kamu melakukan itu, aku akan pergi dari hidupmu!"

Fajri Anggara, pria tampan, kaya raya, bahkan CEO dan pewaris tunggal perusahaan terbesar di Asia, bahkan perusahaannya tengah berkembang di Amerika.

Fajri terus membujuk Saskia Hani, kakak kelas sekaligus mantannya ketika SMA, tetapi wanita ini, dia malah terus menolak ajakan Fajri. Sebenarnya kenapa Saskia menolak Fajri? Bagaimana sebenarnya dengan masa lalu mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lujuu Banget, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehamilan Saskia

Dua bulan berlalu dengan cepat, bahkan Fajri masih mencari keberadaan Saskia. Pria itu benar-benar tidak menemukan Saskia, tidak jarang Fajri mengamuk karena suasana hati yang buruk, dia benar-benar tidak bisa mengontrol emosinya, bahkan sudah sering orang-orang yang menjadi korban kemarahan Fajri, apalagi Wahyu.

Sedangkan Saskia di tempat yang membuatnya sudah merasa aman, dia membantu Risna untuk berjualan kue ke pasar, awalnya semua berjalan baik-baik saja, hingga akhirnya sebuah masalah muncul.

"Kakak muntah lagi?" ucap Risna saat beberapa hari ini Saskia sering merasa mual bahkan muntah, entah apa yang terjadi tetapi Saskia tidak bisa mengelak jika dia khawatir, bagaimana jika dia ....

"Iya, mungkin kakak masuk angin," bohong Saskia kepada Risna.

"Mending kakak periksa ke dokter," saran Risna untuk ke berapa kalinya tetapi Saskia tetap menolak dan mengatakan tidak usah.

Bukannya Saskia tidak mau, tetapi dia takut jika apa yang dia pikirkan terjadi, bagaimana dia akan menjalani hidup jika hal tersebut memang terjadi? Baru saja kehidupannya berjalan lancar malah datang masalah baru.

"Kakak enggak apa-apa," ucap Saskia seraya tersenyum, dia berupaya untuk terlihat biasa saja walau tidak Risna sudah cemas karena Saskia juga sudah terlihat pucat.

"Lebih baik kakak pulang saja, istirahat!"

Awalnya Saskia menolak, tetapi karena paksaan Risna, Saskia menganggukan kepala, dia pulang membawa beberapa tempat kue yang sudah habis, sedangkan Risna melanjutkan aktifitasnya.

Baru saja beberapa langkah, Saskia merasakan sesuatu yang lain di dalam dirinya, langkahnya terhenti, kepalanya mulai memberat dan pandangan yang kabur lalu gelap, Saskia tiba-tiba jatuh membuat Risna yang melihat itu meneriaki nama Saskia.

"Tolong!" pinta Risna saat melihat Saskia sudah pingsan tidak sadarkan diri.

Saskia segera ditolong beberapa orang untuk dibawa ke puskemas terdekat, sedangkan Risna segera menghubungi orang rumah, meminta seseorang untuk ke pasar, dia juga menjelaskan jika Saskia pingsan dan dibawa ke puskemas.

Setelah itu, Risna menitipkan jualannya, dia berlari menuju ke puskemas yang memang terbilang dekat dari pasar.

"Atas nama Saskia Hani, perempuan yang pingsan, di mana ya?" tanya Risna setelah sampai di rumah sakit.

Perawat yang dihampiri Risna segera menjelaskan ke mana Saskia dibawa membuat Risna segera mengucapkan terima kasih. Tubuhnya menegang saat membaca di mana Saskia di bawa.

Di saat Risna tengah memikirkan hal yang terjadi, seorang dokter seketika keluar seraya bertanya apakah Risna keluarga Saskia. Risna segera menganggukan kepala dan masuk ke dalam mengikuti sang dokter, terlihat di sana Saskia sudah sadarkan diri, tetapi Saskia terlihat termenung entah memikirkan apa.

"Silakan duduk!" pinta dokter tersebut yang diangguki oleh Risna.

"Kakak anda tengah mengandung, usia kandungnya sudah mencapai satu minggu, saya sarankan dia untuk beristirahat yang cukup dan tidak melakukan pekerjaan yang berat-berat. Ini resep obat untuknya dan beberapa vitamin!" Dokter tersebut memberikan sebuah kertas yang telah diberi beberapa coretan.

Risna yang mendengar penjelasan dokter seketika membeku, apa dia tidak salah dengar? Saskia mengandung? Bukankah kakaknya ini belum menikah? Apa jangan-jangan ....

"Apa hari ini dia bisa pulang, Dok?"

"Tentu saja, keadaannya juga sudah mulai membaik," ucap dokter membuat Risna segera berdiri dan mengucapkan terima kasih, dia membawa Saskia untuk keluar dan duduk dulu karena dia harus menembus obat Saskia.

Pikiran Risna melayang jauh, apa Saskia sebenarnya sudah menikah? Tetapi Risna dengar pernikahan Saskia sudah dibatalkan, lalu kenapa Saskia bisa hamil? Atau jangan-jangan dia ....

"Kak!"

Saskia tersentak kaget, dia tidak tahu harus mengatakan apa, hal yang dia takutkan akhirnya terjadi. Bagaimana mungkin dia mengandung anak dari orang yang telah menghancurkannya? Apalagi Risna sudah mengetahui hal tersebut. Apa yang harus dia katakan?

"Ayo kita pulang!" ajak Saskia, dia tidak berniat mengatakan apapun kepada Risna, biar dia jelaskan sana nanti di rumah.

Selama perjalanan pulang, tidak ada percakapan di antara mereka, bahkan sesampainya di rumah, Saskia disambut oleh adik ibunya yang terlihat mengkhawatirkan dirinya.

"Kamu sakit apa? Kenapa bisa pingsan di pasar?" tanyanya dengan perasaan cemas.

Risna melirik Saskia, dia hanya diam begitu pula dengan Saskia, Risna merasa tidak pantas untuk menjelaskan apa yang terjadi, biar Saskia saja yang mengatakannya. Sedangkan wanita yang bertanya hanya menatap mereka dengan tatapan penasaran, apa yang terjadi.

"Maafkan Saskia," lirih Saskia dengan pelan membuat wanita yang biasa Saskia panggil ibu.

Ibu menatap Saskia dengan tatapan heran sedangkan Risna hanya menghela napas pelan.

"Saskia hamil," lanjutnya.

Ibu menatap Saskia dengan tatapan tidak percaya, dia mengulang perkataan Saskia seakan menyakinkan pendengarannya, sedangkan Saskia segera menundukkan kepalanya dengan air mata yang berjatuhan.

"Saskia diperkosa itu alasan pernikahan Saskia dan Gio batal. Sekarang Saskia tengah mengandung anaknya. Maafkan Saskia!" Saskia menjatuhkan dirinya di lantai, dia menyesal kenapa dulu Fajri menolongnya, jika tidak ... sekarang dia pasti sudah tenang, tidak perlu menanggung semua ini.

"Apa kakak tahu siapa yang telah melakukan itu?" tanya Risna membuka suara.

Saskia menundukkan kepalanya saat mendengar itu, dia lalu menggelengkan kepala menandakan dia tidak tahu siapa pelakunya, lebih baik dia berbohong daripada dia harus dipertemukan oleh Fajri karena anak ini. Mendengar itu Risna menatap Saskia dengan tatapan sedih, dia tidak tahu jika penderitaan Saskia begitu berat.

"Maafkan Saskia, Saskia tahu jika ibu jijik dengan Saskia. Saskia akan pergi dari rumah ini," lirih Saskia dengan pelan, dia sadar diri jika dirinya hanyalah wanita yang hina, dia saja jijik dengan dirinya sendiri, bagaimana dengan orang lain?

Dia memang tidak tahu harus ke mana tetapi itu lebih baik daripada keluarga ini harus menanggung malu karena dirinya. Lebih baik dia pergi saja.

"Sekali lagi maafkan Saskia," lirih Saskia dengan pilu, dia berniat berdiri dan melangkahkan kaki keluar, tetapi baru saja akan pergi, tubuhnya seketika dipeluk oleh seseorang membuat suara tangisan terdengar, bahkan air mata Saskia kembali mengalir saat ibu malah memeluk dirinya.

"Jangan pergi, ibu yang salah karena tidak bisa menjagamu, harusnya saat nenek kamu sudah meninggal, ibu membawamu ke sini, bukan malah membiarkanmu hidup sendirian di sana," ujarnya seraya menyalahkan diri sendiri.

Saskia menggelengkan kepala, mengatakan jika ini bukan kesalahan dari ibu, tetapi kesalahan dirinya sendiri.

Mereka berdua menangis membuat Risna yang melihat itu juga ikut meneteskan air mata, pasti berat berada di posisi Saskia selama ini.

Setelah beberapa menit, ketiga orang itu duduk dengan tatapan mengarah ke Saskia.

"Apa yang akan kamu lakukan dengan janin itu?" tanya Ibu dengan tatapan penasaran.

Saskia terdiam, tanpa sadar dia mengelus perutnya sendiri, dia sudah memikirkan hal ini.

"Saskia ingin mengugurkannya, tapi ...."

...***...

1
virshere ads
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
ForGoodluck
Dimohon kepada author, cukup! Jangan bikin aku baper lebih parah daripada ini huhu
RainbowSweety
Seharian ini mumet dan ternyata author kesayangan aku update :) Aku tak jadi mengeluh
Lujuu Banget: maaf banget untuk beberapa hari ke depan bakalan jarang update soalnya lagi kurang sehat maaf banget ya
total 1 replies
Dzhulfa
up nya lama
Lujuu Banget: maaf ya updatenya lama soalnya lagi sakit. maaf banget ya🙏
total 1 replies
Waria
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya😊💪🙏
infinite soul
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
Dzhulfa
sempurna
Tetik Saputri
semangat kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!