Siapa sangka, pendakian pertama mereka malah menjadi hal yang tidak terduga sama sekali di benak mereka semua... apakah itu hal buruk... atau lebih buruk...? Siapa yang tau...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fixy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 20. Perjalanan Dimulai
"Kurasa kita harus menemui kenalan lamaku dulu sebelum kalian keluar dari hutan ini..." Kata Ji Long ditengah-tengah pembicaraan mereka.
"Siapa...? Apakah sepenting itu?" Tanya Fixy sedikit heran. Ji Long kemudian menjelaskan bahwa mereka perlu tumpangan jika ingin keluar dari hutan ini.
Ji Long tidak menjelaskan banyak namun Fixy tahu maksudnya sehingga hanya menurut dan tanpa banyak protes. Obrolan pun masih berlanjut namun hanya sekedar candaan dan percakapan santai.
"UHUK UHUK..."
Tiba-tiba Fixy terbatuk ditengah obrolan tersebut dan itu bukan batuk biasa. Benar saja saat Fixy mengecek tangannya ternyata ada sedikit darah yang keluar saat ia terbatuk.
"Nak, kau sadar kan kalau waktumu tidak banyak...?"
Ucap Ji Long tiba-tiba yang membuat suasana menjadi hening sesaat. Fixy menghela nafas panjang lalu memutuskan untuk selesai berendam.
"Kita percepat apapun caranya..." Kata Fixy pelan.
Sementara itu teman-teman Fixy masih merenungi apa yang barusan mereka lihat. Arsya yang pertama kali sadar bahwa ini bukan saatnya untuk merenung melainkan untuk terus berlatih agar tidak merepotkan Fixy jika suatu saat terjadi hal diluar dugaan.
"Kita harus secepatnya menjadi kuat agar tidak membebani Ban Fixy..."
Arsya memang menganggap Fixy sebagai gurunya sama seperti yang lainnya, namun dia tidak memanggilnya demikian karena dia tau Fixy tidak terlalu nyaman dipanggil begitu. Beda dengan yang lainnya yang tetap memanggilnya guru sebagai gurauan namun keseriusan juga.
Perkataan Arsya ternyata bekerja, yang lainnya tidak lagi merenung dan langsung latihan masing-masing sesuai keahlian mereka. Fixy yang baru saja sampai dan mendengar suara-suara dari latihan mereka sedikit tersenyum.
'Syukurlah mereka cepat beradaptasi...' Batinnya sambil berjalan menghampiri mereka.
"Jarang sekali kalian menjadi se-rajin ini berlatih..." Ucap Fixy yang sudah duduk bersila diatas batu yang biasanya ia duduki.
Sesekali Fixy juga memberikan arahan kepada mereka yang terlihat kurang bagus dalam gerakannya. "Jangan terlalu kaku... Tenanglah dan alirkan tenaga dalammu seperti air..."
Tidak terasa hari sudah semakin gelap, matahari mulai tenggelam dan bulan mulai menampakkan diri. Sedari tadi mereka hanya berlatih terus. Fixy menyuruh mereka untuk istirahat karena besok akan melakukan perjalanan jauh dan dia tidak ingin mereka kelelahan sebelum berangkat.
Mereka pun menurutinya dan kembali kedalam gua sehabis mengisi perut bersama. Sementara Fixy seperti biasa yaitu duduk bersila dan berlatih pernafasan.
Di bawah langit yang dipenuhi bintang, dikelilingi oleh gemerlap cahaya bulan yang memantulkan keindahan alam sekitarnya. Dengan hati yang tenang dan serenity di wajahnya, dia menggenggam seruling kayu dengan gemetar.
Dengan gerakan yang lembut dan penuh perhatian, Fixy meniupkan napasnya ke dalam seruling, menciptakan melodi yang lembut dan merdu. Nada-nada indah berdansa di udara malam, meresap ke dalam alam semesta yang tenang, mengisi ruang dengan keajaiban dan pesona.
Suara gemercik air sungai yang mengalir di dekatnya menambahkan latar belakang yang menenangkan, menyempurnakan harmoni alam yang sempurna. Dengan lihai jari-jarinya memainkan melodi yang indah sehingga menciptakan keharmonisan bagi yang mendengarnya.
Waktu berlalu tanpa terasa saat Fixy terus memainkan serulingnya, terpaku dalam pesona musiknya sendiri. Baginya, tidak ada yang lebih memuaskan daripada menyatu dengan alam dan musik, melupakan segala kesulitan dan menciptakan keindahan yang abadi di dalam hatinya.
Hingga akhirnya, ketika malam mencapai puncaknya dan matahari mulai muncul di ufuk timur, Fixy mengakhiri permainannya dengan perasaan damai. Dia berdiri dengan hati yang ringan dan sedikit senyuman terhias dibibir nya, siap untuk menghadapi apa pun yang mungkin datang dalam petualangannya berikutnya.
Sebelum memulai perjalanannya, Fixy menyempatkan diri untuk mengisi perutnya dan teman-temannya, karena ia tidak tahu apa yang akan terjadi saat diperjalanan sehingga memerlukan setidaknya persiapan diri.
"Jangan bertindak gegabah dan ikuti aku... Jangan jauh-jauh terutama kau..." Ucap Fixy sambil menoleh kearah Nara dengan maksud tertentu.
Nara hanya tersenyum canggung mendengarnya, dia tahu kalau dia terkadang suka bertindak sendiri dan jahil sehingga terkadang merepotkan yang lainnya. Namun jika ditanya kenapa dia melakukan itu jawabannya adalah karena suka.
Karena sudah melakukan persiapan yang cukup, mereka pun memulai perjalanannya yang baru. Perjalanan itu dipimpin oleh Fixy karena Ji Long kemarin menyuruhnya untuk ke suatu tempat.
Meskipun Fixy tidak bisa melihat tapi dia masih bisa merasakan sekitar dan mendengarnya. Dia juga tidak merasa terganggu karena tidak bisa melihat, karena sudah lama juga dan dia mulai terbiasa.
Perjalanan awal mereka cukup lancar setidaknya mudah untuk saat ini, karena yang mereka temui hanyalah beberapa beast normal, sehingga mudah melawannya. Dan dia juga tidak perlu bertindak dan hanya menyuruh yang lainnya karena sekalian berlatih.
Sesekali mereka juga bertemu dengan satu atau dua mystical beast, namun masih bisa dihadapi dengan kerjasama dan sedikit bantuan dari Fixy. Untuk saat ini kekuatan mereka memang masih kurang kalau dibandingkan dengan mystical beast.
Jika satu lawan satu makan yang keluar sebagai pemenang adalah mystical beast itu, namun jika dikeroyok masih ada kemungkinan untuk memenangkannya walaupun tipis. Didunia ini kekuatan mereka bisa dibilang masih kurang dan lemah, namun jika dibandingkan dengan perkembangan orang biasa maka mereka adalah monster.
Untung saja selama perjalanan ini mereka tidak bertemu dengan ancient beast. Meskipun bertemu mereka mungkin masih bisa memenangkannya jika tingkat rendah. Yang terendah dari ancient beast adalah setara dengan Realm ke-tujuh.
Sementara Fixy masih berada di Realm ke-lima, sehingga tipis kemungkinannya untuk keluar sebagai pemenang meskipun bertarung dengan kekuatan penuh. Kalaupun menang maka dia juga harus membayarnya dengan harga yang mahal seperti terluka parah atau harus mengeluarkan jurus andalannya yang membahayakan nyawanya.
Karena perjalanan ini dituntun oleh Ji Long sehingga dia memilihkan rute tercepat sekaligus teraman sehingga yang mereka temui sampai saat ini hanyalah beberapa mystical beast tingkat rendah dan hewan-hewan buas biasa.
Perjalanan jauh itu memakan tenaga yang banyak, sehingga sesekali mereka beristirahat untuk mengisi tenaga dalam dan perut. Sebenarnya Fixy masih kuat-kuat saja namun teman-temannya yang berbeda jauh tingkat dengannya membuat Fixy memutuskan untuk istirahat sebentar.
Dia sadar jika memaksakannya maka akan berbahaya bagi mereka dan juga dia, karena dia tidak tahu akan bertemu apa nanti dan dia tidak akan bisa melindungi teman-temannya jika bertemu sesuatu yang diluar perkiraannya.
Beberapa hari berlalu, dan kini Fixy semakin mendekati tujuannya, beberapa hari ini teman-teman Fixy berkembang cukup pesat karena sering bertarung dengan para mystical beast yang mereka temui dijalan.
Masing-masing dari mereka naik tingkatan karena saat setelah mengalahkannya mereka menyerap inti dari mystical beast itu sesuai arahan Fixy. Mereka tidak asal menyerap inti mystical beast sembarangan, melainkan yang sesuai dengan tubuh dan elemen yang mereka kuasai.
Seperti bloody bird yang mereka kalahkan bersama namun Fasya yang menyerapnya karena dialah yang cocok dengan mystical beast itu. Jika yang lain yang menyerapnya makan akan menyia-nyiakan kekuatan dari bloody bird tersebut dan hanya mendapatkan beberapa circle saja.
Bloody bird adalah spesies burung besar dengan perawakan seperti gagak namun berwarna merah darah dan besarnya menyamai elang dewasa. Kemampuan utamanya adalah memanipulasi darah atau dapat mengontrol darahnya menjadi senjata ataupun menjadi perisai baginya. Dia memiliki kontrol yang tinggi akan darah dan darahnya juga memiliki khasiat khusus sehingga Fixy mengarahkan agar Fasya yang menyerapnya.
Yang lainnya juga mendapatkan jatah namun sesuai buruan yang mereka buru, jika cocok maka Fixy akan mengarahkannya untuk menyerapnya dan jika tidak maka yang lainnya yang akan menyerapnya.
Fixy tidak meminta inti dari beast yang mereka buru, karena dia juga tidak terlalu membutuhkannya karena tingkatannya terlalu rendah untuknya sehingga tidak terlalu bermanfaat dan akan sia-sia jika menyerapnya. Meskipun terkadang elemennya cocok dengannya dia memilih untuk yang lainnya menyerapnya agar cepat berkembang menjadi semakin kuat.
Perjalanan mereka kali ini tidak sia-sia, meskipun cukup berbahaya namun tidak terjadi bahaya yang sangat parah sehingga mereka masih bisa sedikit bersantai dan sesekali bercanda saat diperjalanan.
Namun nyatanya itu tidak berlaku untuk saat ini. Bahaya yang sesungguhnya sekarang ada didepan mereka dan Fixy sedang menghadapinya sendirian karena jika mereka ikut maka hanya akan menjadi beban bagi Fixy.
"Sial... Darimana Mythical beast ini muncul... Kenapa aku bisa bertemu dengannya...!!!" Batin Fixy sambil terengah-engah karena hampir kehabisan nafasnya.
Musuh didepannya sungguh berbahaya kali ini, jika dia tidak bisa memenangkannya maka tamat semuanya. Namun menang juga tidak bisa sepertinya, karena yang mereka temui bukan sembarang beast melainkan sang legendaris Mythical Beast.