Indonesia
NovelToon NovelToon
Tenda Biru

Tenda Biru

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:77.5k
Nilai: 5
Nama Author: IAS

"Aku usaha, kamu juga usaha. Kita sama-sama berusaha demi mewujudkan wedding dream kita."

Demi janji itu, Rhea rela menjadi TKI dan mengubur mimpinya untuk bekerja di perusahaan yang sangat ia inginkan.

Saat pulang, tenda biru justru berdiri di depan rumah Oza. Pria yang sangat ia cintai itu menikahi Trisna, sahabat yang paling ia percaya.

Rhea berlari dengan air mata berurai, ketika ia memutuskan mengakhiri hidupnya, seseorang menahan tubuhnya dan menariknya.

"Jangan bertindak bodoh. Jangan hanya karena manusia, kamu rela memberikan nyawa."

Sejak hari itu, takdirnya berubah. Akankah pengkhianatan itu menjadi akhir hidupnya, atau awal dari kebahagiaan yang tak pernah ia bayangkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tenda Biru 21

Nama Rhea menjadi perbincangan hangat di kantor LT. Dari Kabag, sampai petugas kebersihan membicarakan wanita cantik yang ada di sisi bos besar. Dan kabar tentang seorang Rhea Liharika sampai juga di telinga Trisna.

Matanya membelalak saat mendengar nama itu, dia langsung datang ke ruangan suaminya untuk mengonfirmasi kabar yang beredar, apakah nama yang mereka ucapkan itu adalah nama yang ia kenal juga.

Blak!

Trisna membuka pintu dengan cukup kuat. Benturan antara pintu dan dinding menghasilkan suara yang menggema.

"Rhea? Apa Rhea yang mereka bicarakan adalah Rhea temanku dan mantan mu?"

Oza menghembuskan nafasnya kasar. Tangannya yang tengah bergerak lincah di atas keyboard seketika berhenti. Ia lalu mengangkat wajahnya, menatap ke arah istrinya.

Hanya dengan tatapan lurus itu membuat Trisna mengetahui jawaban dari pertanyaannya.

"Kenapa dia bisa ada di sini?" tanyanya. Sebuah kursi di tarik, Trisna lantas duduk di sana. Ia menaikkan kedua tangannya di meja lalu menatap wajah suaminya.

"Mana ku tahu," jawab Oza singkat. Tubuhnya tegap, nafasnya teratur, dan ia juga kembali fokus menatap layar monitor di depannya. Tak ada kata yang terucap setelah itu.

"Mas!" pekik Trisna. Rahangnya mengeras karena Oza tak menanggapi dirinya.

"Kenapa, aku sibuk Tris. Dan lagi pula aku beneran nggak tahu kenapa dia bisa ada di sini bahkan menjadi orang yang berada di bahwa Pak Nayaka, CEO kita."

Perkataan Oza yang demikian membuat Trisna mengerutkan alisnya. Ada dua kesimpulan dalam otak nya saat ini, pertama Oza memang sama sekali tidak tahu tentang Rhea, dan yang kedua adalah Oza merasa tidak suka dengan keberadaan Rhea di sisi Nayaka.

Tapi Trisna tak mengungkapkan pemikirannya itu. Pasalnya ada hal yang lebih penting yang harus diungkapkan.

"Apa selama ini kamu dingin ke aku, sama sekali nggak menyentuhku, itu karena dia?"

Oza mengusap wajahnya kasar. Dia lalu melayangkan tatapan dengan mata yang membulat sempurna.

"Jangan lagi bahwa nama dia dalam urusan rumah tangga kita, Trisna."

Oza berkata dengan tajam, dimana membuat Trisna memundurkan tubuhnya. Ia bahkan mendorong kursinya ke belakang beberapa senti.

"Kenapa kamu marah kayak gitu, aku cuma tanya tentang sikapmu."

Ughhh

Air mata Trisna keluar begitu saja, Oza yang melihatnya langsung beranjak dari tempat duduknya dan menghampiri.

"Jangan nangis," ucap Oza lirih. Ia hendak mengusap kepala Trisna, tapi tangannya kembali ditarik dan mengepal erat.

"Aku beneran nggak ngerti sama kamu, Mas. Kita ini nikah sah, tapi kamu memperlakukan aku kayak orang asing," ujar Trisna di tengah-tengah tangisnya. Ia menutup wajahnya dengan kedua tangan dan tergugu untuk beberapa saat.

Oza awalnya membiarkan Trisna meluapkan tangisnya. Tapi ia merasa bahwa saatnya tangis itu berhenti. Ia tak ingin ada yang mendengar apa yang sedang terjadi pada mereka.

"Sudah ya," ucap Oza.

Trisna tak merespon, dia memang mengehentikan tangisnya, beranjak dari duduknya dan melenggang pergi meninggalkan ruangan sang suami. Tak sedikit pun Trisna menoleh ke arah Oza yang berdiri terpaku di sisi kursi.

"Tris, dari mana? Eh kok muka kamu kusut gitu?"

Seorang teman kerja bertanya, Trisna tersenyum tipis lalu berkata, "Aku nggak enak badan. Aku pulang dulu ya, kepala pusing banget ini dan perutku nggak enak juga."

"Oh gitu, iya deh. Tapi nggak sama Pak Oza kah?"

"Dia lagi banyak kerjaan, aku nggak enak ganggu. Aku bisa pesen ojol kok. Aku pulang duluan ya."

Trisna mengambil tas dan ponselnya, dia buru-buru meninggalkan ruangan. Perasan yang berkecamuk itu sama sekali belum bisa reda. Sikap Oza membuat Trisna juga semakin over thinking.

Bruk!

"Maaf, saya tidak sengaja."

"Nggak apa-apa, hat-hati ya."

Trisna menabrak seseorang, tapi ketika mendengar suaranya ia tahu persis siapa pemilik suara itu.

"Rhea?" ucapnya lirih.

Rhea, temannya itu sudah berjalan melewatinya. Trisna sangat yakin jika itu Rhea meski hanya dari suara dan tampak belakang.

"Kenapa kamu hanya ngomong begitu aja? Kenapa kamu nggak nanya ke aku? Apa karena kamu punya posisi yang tinggi sekarang?"

Trisna terpaku sejenak, dia lalu membalikkan tubuhnya hingga melihat ke arah Rhea.

"Rhea!" panggilnya. Trisna melangkahkan kakinya perlahan, menuju ke tempat Rhea berdiri.

Di sisi depan, Rhea jelas bisa mendengar panggilan Trisna, tapi Rhea bergeming.

"Mbak, ayo. Kita ada rapat sama Pak Bos lagi. Masih ada yang mau dibahas."

Ucapan Tono membuat Rhea yang tadi sedikit melamun kembali sadar. Ia tersenyum, lalu menganggukkan kepalanya.

Lift terbuka, Rhea masuk bersama Tono. Dia membalikkan tubuhnya hingga kini matanya beradu tatap dengan Trisna.

Bibir Rhea yang awalanya hanya datar, kini membentuk sebuah lengkungan yang ia arahkan kepada Trisna, bersamaan dengan pintu lift yang menutup.

Degh!

TBC

1
Esther
yah unboxing di kantor ini....awas gak bisa jalan nanti Rhea😄
dewi rofiqoh
Mimik cucu dulu ah dedek🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
tanggung jawab ka pada penasaran nih
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
wiiihhh dah ad sinyal lampu ijo
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
heeeyyyy nayaka ingat km LG kerja,NNT ad gangguan loh,
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
emng sengaja kyknya nih biar km g mau kerja lg
D_wiwied
yaaah tanggung amat thor 😆😆
lanjutin napa, kasian loh itu Nayaka dah nunggu lama momen ini 🤭🤭
GiZaNyA
gas pol Nayaka sampe gol yesss... 🤣🤣🤣
GiZaNyA
astagaaaa Othooorrrrr... gimana iniiii masa langsung di skip... 🤣🤣🤣
Icha Arlita
males ngebayangin sendiri, ayo ngebayangin bareng bareng 🤣🤣🤣
Bunda HB
hmmmmm pgi2 udh buat mrinding aja thor....😅😅😅
Lela Angraini
hdeeehhh pagi" dah haredang aja lah othor ini
ind@h
pagi² sudah dibikin panas dingin...🤭
ElHi
maem permen lolipop kaaakkk........kan biar santuyy dulu gitu lohh....Nayaka punya kok..tenang azaah....dah bayangin itu aja dah🤣🤣🤣🤣
falea sezi
kebayang muka nya pas blg yankk🤣🤣 q yg baper loo rea🤣🤭
dewi rofiqoh
Dah mulai bucin dan posesif niiih nayaka 🤭🤭🤭🤭
GiZaNyA
wihhh langsung ada huru-hara di hati Oza pastinya kalau tau Rhea nikah sama bos mereka sendiri.. 🤣🤣
GiZaNyA
intinya selamat yaa Nayaka Rhea... sekarang tinggal bikin geger orang sekantor yesss... 🤣🤣🤣
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
kyknya nikmat bngt lihat penderitaan orang km tono
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
apa hak lu,ngatur dan tanya tanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!