Indonesia
NovelToon NovelToon
Kultivator Iblis

Kultivator Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ahli Bela Diri Kuno / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:448
Nilai: 5
Nama Author: Yusub Gultom

Kebencian adalah awal dari kehancuran yg akan ku persembahkan kepada langit, dendam yg terpendam akan ku ukir setajam pedang pusaka, terkadang takdir memang sungguh lucu, dengan sebilah pedang di tangan akan ku tunjukkan kepada langit , dengan sebilah pedang di tangan aku akan menentang takdir langit, dengan sebilah pedang akan ku hancurkan para dewa, dengan sebilah pedang akan ku ukir namaku, dengan sebilah pedang di tangan akan ku ukir namaku sebagai legenda kultivator iblis, kultivator yg paling menakutkan dan paling kejam yg pernah ada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yusub Gultom, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Reinkarnasi Dewi Teratai salju

AH ...!

Akhirnya Qin Zhi berteriak Setelah tembok pertahannya jebol, bulir bulir air mata jatuh begitu saja saat mahkotanya pecah.

"Sakit sayang, sakit sekali.... pelan-pelan dong.... Enak sayang, teruskan... ah... uh .. ih."

Pertarungan itu akhirnya selesai setelah mereka mengeluarkan jurus pamungkasnya masing-masing.

Xuan memeluk tubuh Qin Zhi sambil mengecup keningnya berulang kali. Ia tau gadis itu masih syok atas kejadian barusan. Apalagi mereka baru bertemu. Menghibur gadis itu dengan puluhan kata kata manis, Ia juga membuat ramuan untuk gadis itu agar cepat pulih.

"Sayang, apakah kamu masih ingin kita bertarung untuk ronde kedua."

Xuan membuat kuda-kuda bahwa ia masih kuat untuk beberapa ronde.

"Gila."

'Aku bahkan tidak sanggup lagi berdiri, masih minta ronde kedua, dasar gila, nggak ada capeknya apa!'

Gadis itu berusaha bangkit dengan wajahnya yang memerah, namun baru berjalan dia langsung sempoyongan.

"Kita mandi bareng."

Xuan mengeluarkan tempat mandi dari cincin lain di jarinya, lalu mengeluarkan bak mandi dari kayu yang diukir sedemikan rupa lalu mengisinya dengan air dan ramuan herbal. Ia menggendong Qin Zhi dan masuk kedalam bak mandi tersebut.

"Apakah ini tidak memalukan sayang," tanya Qin Zhi sambil menggosok punggung Xuan. Bahkan dia juga menyentuh punggung Xuan dengan ujung jarinya. Dia memainkan jarinya sambil menulis sesuatu di punggung pemuda itu.

"Tidak sayang, buat apa malu, sekarang atau nanti aku adalah milikmu." Xuan bangkit lalu berjalan kebelakang Qin Zhi menggosok punggung gadis itu, kemudian tangannya merayap secepat kilat hingga tangannya berhenti di tempat yang seharunya.

"Ah.... cepat sekali, sejak kapan ... Sayang apakah bukit hantu kembar itu hmm kesukaanmu....hmm." tanya gadis itu.

Hmm...!

"Sayang... Hmm.. Apakah kamu menginginkannya lagi hmm.... ?"

Hmm.....!

"Ah... Sejak hmm.. kapan kamu hmmm berpindah tempat."

Hmm....!

Hmm....!

Hmm....!

Gadis itu tidak berbicara lagi setelah bibirnya di segel oleh Xuan. Meraka melakukan pertempuran ronde kedua hingga tubuh mereka kelahan.

Setelah beberapa menit kemudian pertarungan tingkat tinggi selesai. Tidak lama kemudian mereka sudah terlihat segar kembali setelah membersihkan diri.

Sekarang mereka malah belajar pertarungan tingkat rendah, Qin Zhi dapat mengontrol beberapa pisau salju dari tangannya. Dia juga memiliki elemen es sejak lahir. Bahkan darah klan es yang mengalir di tubuhnya adalah darah murni sang Dewi es. Xuan sudah tau dari awal bahwa gadis itu adalah reinkarnasi Dewi Teratai salju dari elang merah sehingga dia tidak perlu mengajari apapun.

Tugas Xuan adalah menciptakan kalung Jamrud hijau. Dia juga menciptakan berbagai hal-hal romantis, ia yakin ingatan masa lalu gadis itu akan kembali setelah memasuki menara reinkarnasi. Ia memang yakin Qin Zhi melupakannya sementara waktu, namun juga belum tentu gadis itu akan sulit mengenalinya. Hanya saja jika gadis itu mengingat sepenggal kisah mereka maka bisa jadi gadis itu sangat membencinya.

Xuan juga menjelaskan Qin Zhi akan ditransfer ke lembah salju kesunyian setelah satu tahun berada di menara reinkarnasi.

"An' gege, aku ingin kamu menungguku di lembah salju kesunyian."

Gadis itu ingin Xuan orang pertama yang dia lihat setelah keluar dari menara reinkarnasi.

Sebelum memasuki menara reinkarnasi, air mata menetes dari wajahnya. Dari penjelasan Xuan, dia tidak akan hilang ingatan tentang masa lalunya, dia masih ingat masa lalunya

"Baik Zhi'er, Semoga kamu tidak melupakanku."

Mata pemuda itu tiba-tiba mendung dan meneteskan air mata saat membuat segel.

Qin Zhi masih melihat tetasan air mata Xuan sebelum dia menghilang.

Xuan juga menciptakan berbagai macam ekspresi agar gadis itu nantinya cepat mengingatnya.

Ia tidak menjelaskan bahwa Qin Zhi akan melupakannya untuk sementara waktu. Ingatan masa lalu yang akan muncul di kepala wanita itu adalah sebelum mereka bertemu, tepatnya kehidupan sebelumya. Sebelum gadis itu bereinkarnasi ketika gadis itu masih menjadi Dewi Teratai salju.

Beberapa menit kemudian elang merah muncul dengan nafas yang memburu, namun dia bersyukur karena Xuan memasang kalung Jamrud biru sebelum segel di tubuh Qin Zhi di hancurkan.

Elang merah beberapa kali menatap Xuan. Tatapan itu bahkan menembus kekuatan Xuan sampai ke akar-akarnya.

"Menurutku itu terlalu cepat, seharusnya kamu bermain-main dulu dengannya agar banyak kenangan di ingatan nya. Aku takut dia bahkan tidak mengingatmu."

Elang merah berkata penuh khawatir.

Elang merah hanya ingin satu tahun Qin Zhi bersama Xuan agar banyak kenangan, sehingga gadis itu cepat mengingatnya. Elang merah ragu, apakah Qin Zhi mengingat Xuan karena pertemuan mereka hanya hitungan jam?

"Menurutku juga terlalu cepat, namun aku yakin dia langsung mengingatku. Aku hanya takut dia mengingat sepenggal kisah kami sehingga mengundang kemarahannya. Aku tidak yakin bisa menahan kemarahannya setelah ingatan masa lalunya kembali."

"Apa yang kamu lakukan padanya,"

Tanya elang merah penuh selidik sambil memperhatikan kultivasi Xuan yang tiba-tiba naik tingkat. Dia juga melihat ada energi lain di tubuh pemuda itu.

"Aku hanya ingin dia cepat mengingatku. Aku mengajaknya berkultivasi ganda beberapa ronde."

"Apa...? Apa kamu sudah gila, kamu sudah tau siapa dia masih melakukan hal demikian! Di alam atas sekalipun Dewi Teratai Salju bahkan sangat di takuti penguasa lainnya? Aku sudah yakin setelah melihat kekuatanmu naik satu tingkat dan ada energi lain di tubuhmu."

Elang merah ingin sekali memarahi Xuan Namun dia sadar baik Xuan atau Qin Zhi sudah terlalu banyak menderita sehingga dia dapat memaklumi itu. Dia juga yakin gadis itu pasti tidak mau melupakan Xuan sehingga mereka melakukan hal terlarang.

"Tidak perlu ragu, buang kekhawatiranmu. Kenapa kamu sekarang menjadi penakut? Qin Zhi hanya satu tahun di menara reinkarnasi. Menurutmu sampai mana kekuatannya ."

Xuan tidak peduli apa yang dia lakukan, menurutnya sepasang kekasih saling membutuhkan. Dia sudah banyak berkorban demi gadis itu. Bahkan tidak ada yang tau kalau tubuh gadis itu tersegel selain mereka berdua. Dia hanya ingin gadis itu cepat mengingatnya. Lagi pula hanya satu tahun apa yang perlu di khawatirkan.

"Pergilah ke lembah salju kesunyian. aku percaya padamu." Perintah elang merah.

"Aku menantikannya keluar dari menara itu besok siang." Jawab Xuan. Dia keluar dari dalam cincin penyimpanan menuju lembah salju kesunyian.

______

Di dalam menara reinkarnasi

______

Tubuh Qin Zhi terlempar ke masa lalu ketika dia masih anak-anak di alam atas dan bernama Qian Wei. Dia tidak bisa berkultivasi sampai umur lima belas tahun, setelah umurnya Tujuh belas tahun akhirnya dia bisa berkultivasi. Dia berlatih di suatu tempat yang indah dan berusaha mengendalikan teratai salju. Setelah beberapa hari berlatih akhirnya ribuan pedang salju muncul di udara dari kehampaan dan bisa dia kendalikan sesuai keinginannya dengan mudah

Dewi kematian ingat siapa saja yang menghinanya sebelum dia bisa berkultivasi, dan dia ingin menghancurkannya dengan tangannya sendiri.

Suatu ketika, Dewi kematian di buru oleh kultivator bertopeng emas karena ingin berkultivasi ganda dengannya. Dia melihat bagaimana kultivator bertopeng emas itu menjulurkan lidahnya. Dia sangat marah sehingga memburu kultivator bertopeng emas itu kemana pun pergi.

Ribuan pedang salju itu seperti lebah meliuk-liuk di udara, kemana pun kultivator bertopeng emas itu pergi, ribuan pedang itu selalu mengejarnya. Namun sekuat apapun Dewi kematian mengejarnya kultivator bertopeng emas itu selalu berhasil lolos.

Dewi kematian bahkan rela membayar jutaan batu spritual bagi siapapun yang bisa melacak keberadaan kultivator bertopeng emas jika dia kehilangan jejak.

Ketika Dewi Kematian mengetahui keberadaan kultivator bertopeng emas dia langsung memburunya. Pertarungan demi pertarungan mereka lakukan, namun Dewi Kematian tetap tidak bisa membunuh kultivator bertopeng emas hingga dia frustasi.

Waktu memburu kultivator bertopeng emas namanya memang di kenal Dewi kematian. Kebenciannya kepada kultivator bertopeng emas itu tidak terkira. Suatu hari ketika dia mendengar kultivator bertopeng emas ada di alam bawah. Dewi kematian mengejarnya hingga pertarungan kembali terjadi dan dia kalah dalam pertarungan tersebut.

Sebelum kabur dia mengucapkan, dia akan Kembali untuk pertarungan selanjutnya.

Setelah Dewi kematian menghilang beberapa tahun, akhirnya dia muncul ke publik dan membuat sayembara. Dia membayar mahal bagi siapapun yang mengetahui jejak kultivator bertopeng emas. Setelah berhasil melacak keberadaan kultivator bertopeng emas dan mereka kembali bertarung namun Dewi kematian berhasil membunuhnya. Sejak saat itulah namanya di kenal sebagai Dewi teratai salju.

Setelah kultivator bertopeng emas mati mengenaskan, Dewi teratai salju terbangun namun dia sudah berada di lembah salju kesunyian.

Saat membuka matanya untuk pertama kalinya, setelah kembali dari menara reinkarnasi. Orang pertama yang Qin Zhi lihat adalah Xuan yang memakai topeng emas.

Xuan tau siapa musuh bebuyutan Dewi teratai salju tidak lain adalah kultivator bertopeng emas.

Xuan sengaja memancing kemarahan Qin Zhi untuk melihat sejauh mana kekuatan gadis itu meningkat.

Qin Zhi sangat marah ketika melihat kultivator bertopeng emas sudah ada di depan matanya padahal sebelumnya dia sudah berhasil membunuhnya. Dia langsung mengangkat tangannya dan pedang es muncul di udara

"Aku akan membunuhmu?"

Kata pertama yang keluar dari mulut Qin Zhi setelah keluar dari menara reinkarnasi.

"Ayo lakukan, jika kamu punya kemampuan."

Sebelum Xuan membuka topeng emasnya pedang es meleset dengan kecepatan tinggi kearahnya. Xuan berputar- putar di udara beberapa kali untuk menghindari serangan Qin Zhi, Namun saat dia akan berbicara serangan itu datang lagi. Xuan langsung menghalau serangan itu dengan tinjunya.

Pedang es itu hancur berkeping-keping ketika bertemu dengan tinju Xuan.

"Itu baru permulaan, namamu bukan kultivator bertopeng emas jika segampang itu membunuh mu."

"Zhi,er, Siapa kultivator bertopeng emas yang kamu maksud?"

"Apa? Siapa yang kamu panggil Zhi'er, aku adalah Qian Wei sang Dewi teratai salju?" Ucap gadis itu terlihat sangat marah.

"Qian Wei, namamu bagus juga gadis manis." ucap Xuan sambil menyeringai.

"Apa?"

Qin Zhi terlihat sangat marah ketika melihat Xuan menyeringai kearahnya.

Mereka kembali bertarung namun kali ini Qin Zhi menciptakan puluhan pedang dan mengendalikannya sesuai keinginannya.

Puluhan pedang es itu meliuk-liuk di udara dan mengejar Xuan kemana pun ia pergi. Xuan terus menghindari serangan itu dan menikmati pertarungan tersebut namun dia kembali menghancurkan puluhan pedang itu dengan tinju api kekacauan.

"Apakah Zhi'er bertemu kultivator bertopeng emas di dalam menara reinkarnasi sesuai penjelasan elang merah?"

'Aku tidak menyangka kekuatannya sudah sejauh ini, hanya satu tahun di menara reinkarnasi, dia sudah mencapai tingkat kaisar tahap awal.'

Jika Xuan membiarkan Qin Zhi lima hari saja di menara reinkarnasi, Ia tidak yakin mampu menahan kekuatan gadis itu. Namun bukan itu masalah utamanya, jika Qin Zhi tidak mengingatnya maka mereka berdua menjadi bermusuhan. Lagi pula Xuan mempunyai benih teratai salju dan berbagai herbal salju untuk meningkatkan kekuatan Qin Zhi, sehingga tidak perlu berlama lama di menara reinkarnasi.

Jika bukan karena ikut turnamen di kekaisaran selatan tersebut, Xuan tidak ingin Qin Zhi memasuki menara reinkarnasi tersebut.

Pertarungan mereka terus berlanjut sampai Qin Zhi kelelahan, Dia menciptakan ratusan pisau es untuk serangan terakhir.

"Aku bahkan tidak mampu menggores jubahnya, sebenarnya siapa kultivator bertopeng emas?" Dia jadi ragu apakah dulu berhasil membunuhnya!

Ratusan pisau es tersebut kembali mengejar Xuan dengan kecepatan tinggi, namun dengan mudah di tangkis ole Pemuda itu kemudian serangan itu di hancurkan kembai.

"Tahan seranganku, aku ingin melihat sejauh apa pertahananmu."

Untuk pertama kalinya Xuan menyerang Qin Zhi, dia ingin melihat pertahanan gadis itu, Tinju yang di aliri energi dan api kekacauan menghantam perisai Es abadi gadis itu. Perisai itu hancur dan gadis itu masih berdiri dengan santai.

"Pemilik elemen es selalu mengagumkan, aku akan mengajarinya berbagai macam racun dan berbagai macam serangan tersembunyi agar pertahanannya sangat kokoh."

Jika kekuatan mereka sama, Xuan bahkan tidak yakin mampu mengalahkan pemilik elemen es. Walau pemilik elemen es hanya memiliki satu elemen.

Setelah mengeluarkan jurus terakhir tersebut Qin Zhi terlihat sangat kelelahan, namun masih mampu bertahan walau dia tau serangan Xuan bukanlah serangan kuat. menjelang sore hari, Xuan mengangkat tubuh gadis itu dan membawanya terbang ke bukit bunga.

"Lepaskan aku, Kamu pria yang menjijikkan. Aku akan membunuhmu." Qin Zhi sangat marah dan mengutuk Xuan dengan kata-kata kasar.

"Tidak usah berpura-pura Zhi'er, aku tau kamu berhasil mengendalikan semuanya. Walaupun kamu adalah Dewi teratai salju yang hebat itu, namun aku adalah kultivator bertopeng emas yang tidak pernah bisa kamu bunuh."

"An'gege, Apa maksudmu?" Qin Zhi menatap Xuan dengan tatapan penuh cinta. Gadis itu membenamkan wajahnya di dada Xuan ketika mereka di udara. Sepertinya dia kembali bernostalgia. Namun dia heran kenapa Xuan mengatakan kultivator bertopeng emas tidak mati di tangannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!