Indonesia
NovelToon NovelToon
KEMAMANG

KEMAMANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / Fanfic / Supernatural / Contest / Spiritual / Barat
Popularitas:233.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: bung Kus

TOLONG TULISAN INI JANGAN DIBACA
SOALNYA MANGKRAK
YANG NULIS KEHABISAN IDE!
Dunia hanya memiliki satu daratan yang luas, terbagi atas 4 kerajaan. Kerajaan Lintang, Andesit, Bayu dan Beliung. Disetiap kerajaan memiliki pasukan dukun sakti untuk mencari batu sakti demi meraih kekayaan, kekuasaan, kejayaan dan menjadi kerajaan nomor satu di dunia.
Di kerajaan Lintang, para dukun sakti memperoleh penghidupan yang sangat berkecukupan. Sangat kontras dengan kehidupan rakyat jelata terutama daerah pinggiran yang mengalami kelaparan dan kemiskinan.
Kisah ini akan menceritakan perjalanan panjang seorang anak dari keluarga miskin bernama Aksara yang bercita cita menjadi dukun sakti nomor satu di dunia.
Ikuti kisah Aksara yang penuh perjuangan, intrik, peperangan, dan romansa . . .

Karya kedua dari Bung Kus
IG : bung_engkus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bung Kus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Squad Dukun Sakti Istana

Hari berganti, pagi menyapa bersama kokok ayam kerajaan yang terdengar lantang dan perkasa. Aksara berjalan di lorong selatan istana bersama dengan semua peserta seleksi dukun sakti kecuali Bagin yang telah di diskualifikasi.

Semua peserta seleksi dukun sakti diundang ke tempat rapat para Kapten di ujung selatan istana kerajaan Lintang. Terlihat Jaguar di depan Aksara berjalan masih sedikit pincang. Di sebelah kiri Aksara ada Diana dengan ekspresi cemasnya, sementara di sebelah kanan Lyodra berjalan dengan penuh percaya diri. Dua gadis yang memiliki kepribadian jauh berbeda.

Akhirnya sampailah mereka di sebuah pintu kayu besar dengan ukiran yang indah membentuk gambar naga. Aksara melongo, takjub bukan kepalang. Ada rasa khawatir pada dirinya, apakah dia bisa masuk salah satu squad dari dukun sakti istana kerajaan Lintang?

Pintu terbuka dari dalam, semua peserta seleksi dukun sakti dipersilahkan masuk. Sebuah ruangan dengan karpet motif naga, 4 pilar besar berada di tengah ruangan menyambut Aksara. Ada 5 singgasana di depan dengan masing masing bendera di atasnya.

Bendera pertama berlambang dua ekor ikan yang membentuk lingkaran keseimbangan milik kapten Wigan. Bendera kedua berlambang burung phoenix milik Kapten Yosha. Kemudian singgasana ketiga paling tengah dengan bendera berlambang naga milik Dukun Agung Ziyan. Bendera keempat berlambang seekor angsa yang terlihat anggun milik Lady Kapten Joanne. Dan yang terakhir bendera berlambang tameng dari batu milik Kapten Bumi.

"Selamat datang anak anakku. Calon dukun sakti dan penerus perjuangan kerajaan Lintang untuk mencapai kejayaan," Dukun Agung Ziyan nampak berdiri, berpidato dengan penuh wibawa. Kali ini mengenakan jubah dari kulit beruang putih dengan sebuah mahkota perak tersemat di kepalanya.

"Hari ini akan dilakukan pelantikan Dukun sakti lencana perak kepada pemenang seleksi dukun sakti istana. Kemudian juga prosesi pelantikan dukun sakti lencana perunggu untuk yang terpilih masuk ke squad masing masing kapten yang ada di depan kalian. Sedangkan, jika seandainya kalian tidak terpilih masuk ke squad salah satu kapten, maka bisa disimpulkan kalian masih belum diterima sebagai dukun sakti istana. Namun jangan berkecil hati karena waktu kalian masih panjang, kalian bisa mengikuti seleksi dukun sakti istana di tahun tahun berikutnya. Jangan anggap hal itu sebuah kegagalan, namun jadikan pelajaran untuk menjadi lebih kuat lagi dan lagi. Takkan ada keberhasilan tanpa tetes keringat, takkan ada keberhasilan tanpa pengorbanan," Dukun Agung Ziyan menatap para calon dukun sakti, memperlihatkan mimik muka yang serius.

"Untuk Aero Mada silahkan maju ke depan," Dukun Agung Ziyan memanggil Aero Mada.

Aero Mada maju ke depan, kemudian menunduk. Kapten Wigan mendekati Aero Mada, memakaikan jubah berwarna merah dan menyematkan lencana perak padanya.

"Mulai sekarang Aero Mada resmi sebagai dukun sakti lencana perak squad kapten Wigan," Dukun Agung Ziyan melantik Aero Mada.

Aksara memandang prosesi pelantikan dalam diam. Dari lubuk hatinya yang terdalam dia merasa menyesal tidak berhasil menang di pertandingan final kemarin.

"Selanjutnya, Jaguar silahkan maju ke depan," Dukun Agung Ziyan memanggil Jaguar. Jaguar berjalan masih dengan sedikit terpincang.

"Melihat potensimu, sebuah kekuatan unik yang mengandalkan kecepatan . . .kami memutuskan. . . Jaguar dukun sakti istana squad Kapten Yosha," Dukun Agung Ziyan melantik Jaguar.

Jaguar mendapat jubah dan lencana perunggu dari Kapten Yosha.

"Selanjutnya Lyodra, silahkan maju ke depan," Dukun Agung Ziyan memanggil Lyodra untuk maju ke depan. Lyodra berjalan terlihat penuh dengan kepercayaan diri.

"Sesuai keputusan kami, dengan mempertimbangkan semangat bertarungmu, gadis dengan nyali tinggi dan kemampuan cambuk apimu. . .kami memutuskan. . . Lyodra dukun sakti istana squad Lady Kapten Joanne," Dukun Agung Ziyan melantik Lyodra.

Lyodra tersenyum mengepalkan tangannya erat erat. Lady Kapten Joanne menyerahkan jubah dan lencana perunggu pada Lyodra.

"Selanjutnya Silva, silahkan maju ke depan," Dukun Agung Ziyan memanggil Silva. Pemuda berkekuatan lumpur yang dikalahkan Jaguar di pertarungan babak kedua itu berjalan ke depan kemudian membungkuk di hadapan dukun Agung Ziyan.

"Berdasarkan keputusan dari para Kapten, . .mohon maaf Silva, kamu belum diterima untuk menjadi dukun sakti istana. Kemampuanmu unik, namun masih mentah. Kamu perlu untuk berlatih lebih keras lagi dan kembalilah ke seleksi dukun sakti istana tahun depan," Dukun Agung Ziyan menepuk pundak Silva.

Silva hanya tertunduk dalam diam. Tanpa berkata sepatah katapun Silva berjalan keluar ruangan. Dukun Agung Ziyan menatapnya penuh keprihatinan, namun tak ada yang bisa dilakukan. Keputusan telah dibuat dan semua orang tahu bahwa tidak semua yang ikut seleksi dukun istana akan mendapatkan hasil sesuai keinginannya.

"Mozza silahkan maju ke depan," Dukun Agung Ziyan melanjutkan memanggil Mozza.

Peserta seleksi dengan usia paling tua diantara yang lain itu berjalan ke depan dengan sedikit ragu ragu. Ada ke khawatiran, bayangan kegagalan muncul di benaknya. Usianya telah habis, tahun ini adalah tahun terakhir untuknya bisa ikut seleksi dukun istana. Bagaimana jika dia gagal lagi?

"Usiamu sudah diambang batas. Namun nyatanya kamu kalah di pertarungan awal," Dukun Agung Ziyan menarik nafas, Mozza terlihat pasrah.

"Kami memutuskan . . .Mozza dukun sakti istana squad Kapten Bumi. Berkat dedikasimu yang luar biasa, kesabaranmu dan sikap pantang menyerahmu untuk mengikuti seleksi dukun sakti istana, Kapten bumi merekrutmu untuk masuk dalam squadnya," Dukun Agung Ziyan melantik Mozza. Kapten Bumi memberikan jubah dan lencana perunggu pada Mozza.

"Terimakasih. . . terimakasihh," Mozza terlihat menitikkan air mata. Begitu terlihat kebahagiaan dari sorot matanya. Cita cita dan harapannya terwujud kali ini.

"Selanjutnya, silahkan maju ke depan. . .Aksara," kini tiba giliran Aksara maju ke depan. Jantungnya berdegup dengan sangat kencang dan tak beraturan. Aksara berkali kali mencoba mengatur nafas.

"Berhasil mencapai pertarungan final, namun beberapa kapten menganggapmu sebagai bocah beruntung dan mengandalkan ketahanan fisik saja. Namun terus terang secara pribadi aku menyukai semangatmu," Dukun Agung Ziyan tersenyum.

"Kami memutuskan . . . Aksara dukun sakti istana squad lady Kapten Joannee," Dukun Agung Ziyan melantik Aksara.

"Yyeeaaaayyyy," Aksara melompat girang. Dia terlupa sedang berada disebuah prosesi pelantikan. Semua orang menatapnya sinis, Aksara menunduk menyadari kebodohannya. Lady Kapten Joanne memberikan jubah dan lencana perunggu. Aksara memakainya dan mundur kembali ke tempatnya semula.

"Dan yang terakhir silahkan maju ke depan, Diana," Dukun Agung Ziyan memanggil Diana. Diana berjalan ragu ragu, nampak ke khawatiran dari gerak geriknya.

"Ah, kalau Diana semestinya akan ikut squad Kapten Wigan, kakaknya kan?," Lyodra berbisik pada Aksara. Aksara mengangguk setuju.

"Berdasarkan pengamatan dan pertimbangan para Kapten, kami memutuskan . . .Diana mohon maaf kamu tidak bisa memenuhi kualifikasi sebagai dukun sakti istana," Dukun Agung Ziyan menghela nafas. Aksara dan Lyodra saling beradu pandang, mereka kaget dengan keputusan tersebut. Kapten Wigan terlihat tidak peduli.

"Tugas utama Dukun sakti adalah bertarung, bersaing mendapatkan dan memperebutkan batu sakti yang tersebar di hutan mayit. Ada pasukan dukun sakti dari tiga kerajaan lain yang juga mengincar batu batu sakti tersebut. Maka dari itu kemampuan bertarung adalah kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang dukun sakti. Namun, Diana tidak mempunyai kompetensi tersebut," Dukun Agung Ziyan menjelaskan.

"Namun Diana, kamu sangat kompeten jika dimasukkan ke dalam squad non petarung. Squad dukun medis. Jadi berdasar pertimbangan tersebut secara resmi aku memerintahkanmu untuk masuk dalam squad dukun medis," Dukun Agung Ziyan menepuk pundak Diana.

Sesorang terlihat berjalan mendekat. Perempuan cantik berambut perak dengan pipi merah merona. Memakai jubah dan lencana berwarna hijau. Dialah pemimpin squad dukun medis. Dokter Annabeth.

"Tegakkan dagumu. Kalau squad lain berjuang dengan bertarung, maka kami berjuang dengan mengobati. Kita bukan garda terdepan tapi kita merupakan garda paling vital dalam sebuah pertarungan," dr Annabeth menghampiri Diana, memberikan jubah dan lencana berwarna hijau. Diana menerimanya, mencoba berdamai dengan takdirnya saat ini. Diana menepuk pipinya pelan mencoba menyemangati dirinya sendiri.

Diana menoleh pada Aksara sambil mencoba tersenyum. Aksara terlihat mengacungkan ibu jarinya. Sebuah senyuman lebar terkembang dari bibir Aksara. Senyuman yang mampu membuat hati Diana berbunga, sebuah semangat tumbuh kembali disirami dan disinari oleh Aksara.

"Terimakasih Aksara," ucap Diana dalam hati.

Bersambung . . .

1
Muriati Lestari
Luar biasa
Ayuk Witanto
kok gak up lagi kak
Netty Herawaty
lanjutkan
Ayuk Witanto
kapan up kak
Ayuk Witanto
lanjut kak...
Ayuk Witanto
semangat...
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
gurune geblek 🤣
Ayuk Witanto
kirain super 🔥
Ayuk Witanto
Diana ..
Ayuk Witanto
mungkinkah si kemamang ini tersegel di tubuh aksara...dan dia tak bisa keluar
Ayuk Witanto
apa sebenernya kemamang ini bapaknya aksara ...dan disini disebutkan kalau kemamang satu2nya manusia yang mampu keluar dari hutan mayit dengan selamat
Ayuk Witanto
wah seru
Ayuk Witanto
kompak mereka
Ayuk Witanto
🤣🤣🤣🤣
Ayuk Witanto
lanjut kak
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
limo dah mati
Ayuk Witanto
akankah terjawab
Ayuk Witanto
bener nih banyak mata2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!