Indonesia
NovelToon NovelToon
Our Life

Our Life

Status: tamat
Genre:Time Travel / Cinta Terlarang / Teen School/College / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Identitas Tersembunyi / Light Novel / Tamat
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: arin starlit

Memerankan peran bajingan untuk kebebasan. Menjaga harta negara dari musuh, atau memata-matai negara tetangga. Mengejar jejak penjahat besar dan melakukan penyergapan. Semua itu sudah menjadi makanan sehari-hariku. Aku Aris, code name 'Cermin'. Aku percaya diri dengan kemampuanku dan memiliki satu cita-cita.

Yaitu menangkap buronan kelas SSS 'Queen of Darkness'

Lalu mencapai prestasi yang luar biasa di antara para kalangan agen rahasia. Kemudian pensiun dengan gunung uang. Betapa indahnya jika itu menjadi kenyataan.

Tapi mengapa jadi begini?!

"Kamu tak bisa kabur Tuan 'Cermin', kamu ada di area kekuasaanku." Bukan aku yang menangkapnya, tapi malah aku yang di tangkap?!

"Dek, kamu.. serius adalah Queen?" Belum lagi, ternyata 'Queen of Darkness' adalah Adikku sendiri!?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arin starlit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbangun

Terbangun

Jauh dalam kegelapan tak berdasar, aku terduduk tanpa mampu untuk bangun. Sudah banyak cara aku mencoba bangun atau pergi dari tempat gelap yang senyap ini. Selain itu aku sering melihat penampakan diriku di usia dewasa, tapi dengan sepasang mata merah dan tanduk aneh, dia juga memiliki sepasang sayap yang di miliki oleh Ras Dewa. Namun sayap itu hitam.

Yang membuatku kesal adalah sosok itu sering kali mencibirku karna lemah. "Melihat dirimu yang ingin meninggalkan kegelapan, entah mengapa membuatku merasa jijik. Ah, padahal kamu adalah aku."

Tuh, kan! Lagi-lagi dia hanya muncul untuk mengejekku. "Berisik! Kalau benar Kamu adalah aku, berhenti melakukan itu sialan! Membuatku kesal saja."

Pria itu lagi-lagi hanya mencibirku. Ekspresinya yang sama miripnya denganku membuatku merasa kalau aku melihat cermin. "Nyenyenye... Kamu hanya bisa mengeluh saja. Aku sampai tidak percaya kalau dirimu adalah aku. Padahal Maya sudah berusaha keras untuk membangkitkan ku kembali. Dan kamu ingin membuang semua usaha kerasnya itu?"

"Maya?"

"Ya, Istriku Maya, seorang Dewi Cahaya yang lahir dengan tanda Iblis di punggung tangannya. Kamu harus tau kalau dia sangat mencintaimu lebih dari apapun." Ekspresinya seolah berkata kalau dia juga mencintai Maya dan bangga dengan Maya sebagai istrinya.

"Istri?" Lagi-lagi aku bertanya karna rasanya terlalu aneh melihat 'diriku' sendiri mengatakan hal seperti itu tentang Maya.

"Tentu, aku dan Maya adalah suami istri. Dan kamu membuatnya menangis lagi. Dasar anak tak tau di untung. Haaah... Padahal aku sudah berjanji pada diriku sendiri kalau aku takkan membuatnya menangis lagi sebelum di bangkitkan." Dia berkata seolah sedang memarahi Anaknya.

"Trik apa ini sebenarnya? Apakah kamu bagian dari halusinasi ku atau semacamnya? Aku tidak percaya kalau aku akan melihat 'Aku' mengakui wanita mesum itu sebagai istriku." Aku berujar sembari memijat dahiku.

"Mesum? Hehehe, justru itu bagian menariknya. Dia seorang Dewi, Dewi Cahaya pula, namun ia lebih agresif di banding Iblis. Aku tidak tau mengapa dia begitu, ku pikir itu karna tanda Iblis di punggung tangannya."

"Jangan berbicara dengan nada seperti itu! Menyebalkan sekali!" Aku ingin memukulnya. Wajahnya yang serupa denganku membuatku semakin kesal.

"Ya ampun, jangan munafik begitu. Jelas kamu juga menikmatinya bukan? Maya itu eksistensi yang unik dan diciptakan hanya untukku dan kamu seorang." Dia tiba-tiba muncul di depanku dan mengetuk-ngetuk dada kiriku.

"Omong kosong! Aku bisa menemukan wanita yang lebih menarik di banding Maya!" Ujarku dengan nada kesal.

Dia tertawa pelan. "Siapa? Mayra?"

Aku tidak mengangguk atau menggeleng. Tapi tindakan itu secara tidak sadar mengakui kalau gadis yang ku bicarakan adalah Mayra. "Hehehe... Kamu bahkan tidak menemukan perbedaannya. Haih... Entah mengapa kamu masih saja naif. Padahal kamu adalah aku."

"Maksudmu?" Aku sangat yakin kalau 'diriku' itu mengatakan sebuah petunjuk yang tersembunyi. Tapi aku tidak mengerti apa maksudnya. Selain itu karna kata-katanya di penuhi omong kosong, aku tidak terlalu mendengarkannya dengan serius.

"Sudahlah... Lupakan saja. Semakin kamu melangkah, kamu akan semakin mengingat segalanya." Ekspresinya tampak menatap ke kejauhan.

"Sudahlah, pergilah. Satu saran dariku, Kamu bukan Manusia atau Dewa yang bisa terancam oleh kegelapan. Jadi jangan meninggalkan kegelapan. Kamu adalah Kegelapan itu sendiri. Jadi kamu takkan bisa berpaling darinya."

Raut wajahnya yang serius membuatku gugup. Kata-katanya jelas sekali menyindirku. Sesuai dengan kalimatnya, aku memang menghindari kegelapan. Tapi jika dia berkata kalau aku adalah kegelapan, bagaimana mungkin aku dapat berpaling dari kegelapan itu?

'Diriku' itu mendorongku ke atas. Tubuhku melayang dengan perlahan. Seperti sebuah adegan yang berada dalam mode slow motion. Entah di menit ke berapa aku sudah bisa membuka mata. Hal pertama yang aku lihat adalah rambut hitam bergelombang.

Gaya rambut khas milik gadis yang merupakan wanita idamanku. Ah, lupakan. Aku mencoba untuk bangun. Tanganku di gunakan sebagai bantal oleh Mayra. Sehingga saat aku mencoba duduk, dia juga ikut terbangun.

Aku mencoba untuk duduk meski tubuhku terasa sakit. Instingku memerintahku untuk demikian. "Aris, kamu sudah sadar?"

Gadis yang malang, aku jadi merasa kasihan padanya. Dia memang terlihat lebih sehat di bandingkan saat terakhir kali aku melihatnya, tapi dia terlihat berantakan. Alisnya yang turun menunjukkan kekhawatiran. Rambutnya yang terlihat berantakan dan kusut memperlihatkan padaku kalau dia lebih peduli padaku yang tak sadarkan diri di bandingkan dirinya sendiri.

"Aku baik-baik saja, jangan khawatir." Aku mengusap kepalanya. Mayra tersenyum senang saat itu. Tapi kekhawatiran yang tersembunyi di matanya masih dapat aku lihat.

Aku yakin dia khawatir dengan lukaku. "Princess berkata bahwa dirimu sedang berada di ambang kematian. Jadi aku segera berteleportasi ke koordinat yang di berikan Princess. Aku tidak menyangka akan melihatmu seperti itu."

Suaranya terdengar gemetar saat berbicara. Meski ia menunduk aku merasakan kesedihannya. Aku menghela nafas. Penampilannya itu mirip sekali dengan Maya di masa lalu. Aku memposisikan diriku dalam duduk sila.

Lalu mencoba menyerap energi kegelapan yang mengalir tanpa batas di ruangan ini. Ngomong-ngomong ini ruangan rahasia. Sepertinya mereka mematuhi peringatan ku agar tidak keluar dari tempat ini. Energi kegelapan itu ku serap untuk meregenerasi luka di tubuhku. Itu menyebabkan proses penyembuhannya lebih cepat. Vy muncul di telapak tanganku. Ia berbentuk seperti bola kecil berwarna hitam dengan sepasang mata hijau yang terang.

Dia bergerak-gerak dengan suara 'Piii-Piii' berulang kali. Tapi aku mengerti apa yang dia katakan. Batinku tanpa sadar menerjemahkan bahasanya. Mayra masih terisak dalam diam. Haih... Aku jadi merasa bersalah. Padahal dia bukan tipe gadis yang mudah menangis.

"Aku baik-baik saja. Lihatlah, lukanya sudah hilang." Aku berujar saat aku membuka perban yang melilit luka di tubuh bagian atasku.

Lalu mengubah butiran debu yang terbang menjadi partikel hitam. Kemudian membentuk partikel itu menjadi kemeja berwarna gelap. Kemudian memakainya. Mayra terlihat menyeka air matanya. "Dimana yang lain?"

"Mereka sedang pergi memantau situasi di luar. Jangan khawatir, mereka bersama Princess. Setelah kamu tertidur, entah mengapa Princess tampaknya berevolusi lagi. Sekarang dia mampu mengendalikan beberapa sihir Iblis yang sama seperti yang kamu pelajari sebelumnya. Selain itu dia juga mampu membantu orang untuk bersembunyi di balik bayangan."

Aku duduk sembari memastikan apakah luka-lukaku telah hilang. "Berapa lama aku tidak sadarkan diri?"

Mayra membawa semangkuk makanan di tangannya. Dia duduk di sisiku. Lalu memberikannya kepadaku. "Makanlah."

Saat aku ingin menolak aku teringat kata-kata 'Diriku' saat aku tak sadarkan diri. Melihat Mayra yang menangis untukku dan khawatir untukku. Tanpa sadar aku tidak ingin mengecewakannya lagi. Aku mulai menelan isi mangkuk itu sebelum rasa lapar datang menyapaku. "Kamu tidak sadarkan diri selama beberapa hari. Kira-kira sekitar tiga hari."

"Kalau di pikir-pikir dua tahun terakhir ini aku sering tidak sadarkan diri ya?"

"Ya. Tapi aku merasakan energi yang berlimpah setiap kali kamu berhasil bangun. Kali inipun sama." Mayra tersenyum saat ia berujar demikian.

1
Zyyy
meniru objek bahkan menjadi debu, mak berarti dia bisa berubah menjadi partikel berukuran mikron. kalau ditugaskan sebagai mata-mata OP parah sih, karena secara langsung dia bisa memantau targetnya dengan menjadi debu yang menempel di baju. Oh ya baca juga thor, judul: Pembalas Stellarians
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
cemangattt ya ka thor akuh dh mampir and kasih jejak nih yah walaupun gk seberapa sih, lagi misquen akuh nih akak/Determined//Determined//Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: wehehe 🙈 thanks akak
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
SMP anak2 dari mana dh remaja atuh🥲🤣🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
kamu tanya akuh akuh tanya siapa, kalo menurut ku sih gk akan mau dh akuh 🥲
arin starlit: Gak apa-apa
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
tunggu terbang???!!! hah! dia bisa terbang 🤣😭🤧 enak banget dh akuh mau bisa menghilang🥲🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก: lah /Sweat//Sweat/gitu rupanya
total 2 replies
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
merinding gk tuh🥲😅🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
kepedean banget dh sih Maya siapa milik siapa dia pula yg nentukannya/CoolGuy//Scream/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
sama kyk akuh selalu mau tidur gk pernah mood mau pergi ke sklh malas bet dah🥲😅🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
sudah terprediksi kian ya, memang ada niat sih mereka ini akuh yg baca aja curiga /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
sebentar2 jadi dia ini jahat toh /Slight/kok akuh jadi bingung ya traveling otakku nih/Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
syukur si Mayra baik jadi kawan, kawan akuh pada gj semua 🥲😭🤧
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
pasti senang punya teman masa kecil🥲 akuh sih punya cuman gk ingat seperti apa rupanya /Cry//Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
ciee langsung jatuh hati dia nih/Chuckle/🤭 cuaksss 🤣🤭
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
dh pede luan dia dikirain ganteng /Facepalm/emang sih banyakan kan tokoh utamanya selalu ganteng and cantik /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
enakan di dunia ini ibunya baik, gk kek di dunia sebelum nya ibunya nenek lampir sih jahat bener ama anak sendiri 😐😥🤧😭🤣
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
plis selalu di kamar mandi teros ya🤣😭/Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
sia² kalo gitu percobaan bunuh diri nya kalo balik lagi🥲
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
ternyata dulunya ibunya baik juga /Slight/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
memang sih agak laen juga 🤣😭🤭/Facepalm/
ɑׁׅꪱׁׁׁׅׅit𖤐~น่ารัก
kirain ibunya baik ternyata kebalik🥲😭🤧 takdirnya berbalik arah kasian banget 😥 tapi gpp agen nih cuks keren /Smile//CoolGuy/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!