Indonesia
NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Dua Arah

Kisah Cinta Dua Arah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Spiritual / Percintaan Konglomerat / Nikahmuda
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Tan Mahardhika

Sinopsis “Kisah Cinta Dua Arah”
Rinantha Tidak Mendapatkan Restu Dari Mamahnya Demikian Juga Angger Yang Justru Diusir Oleh Bapak Kandungnya Sendiri Karena Dianggap Telah Melanggar Adat Dan Merusak Tatanan Keluarga. Tetapi Keduanya Pantang Menyerah Memperjuangkan Kisah Mereka Terlebih Lagi Ada Dukungan Dari Pakdhe Wiro, Kakak Kandung Bapaknya Angger. Mereka Kemudian Saling Berjanji Untuk Terus Memperjuangkan Semuanya Segalanya Yang Telah Mereka Rajut Dari Semenjak Masa Sekolah Dan Meyakininya Hingga Saat Ini.

Angger Mengantar Rinantha Untuk Kembali Ke Pondok Pesantren Di Klaten. Ia Mendukung Rencana Rinantha Untuk Kembali Ke Pondokan Sembari Menjalankan Usaha Bersama Ustadzah Menik Yang Ternyata Memiliki Hobi Sama Yaitu Kuliner.

Perjuangan Mereka Masih Sangatlah Panjang. Satu Satunya Pegangan Yang Mereka Miliki Adalah Keyakinan. Dengan Keyakinan Itulah Lantas Keduanya Mampu Bertahan Dan Terus Berjuang Hingga Ke Arah Kehidupan Yang Sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tan Mahardhika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Konsultasi Pernikahan, Kemudian Menikah Di Bawah Tangan Tanpa Restu Orang Tua

Bab : Konsultasi Pernikahan Dengan Pakdhe Wiro

“Iki Le Surat Surate. Kertu Keluargane Yo Wis Ning Njero Kabeh”.

Ujar Mbokdhe Parni Sembari Menyodorkan Amplop Besar Waarna Coklat.

“Maturnuwun Mbokdhe”. Jawab Angger. Duduk Lagi Dihadapan Pakdhe

Wiro Diruang Tamu.

“Le. Opo Kirane Ora Iso Tho Nek Nikah Kyai Seg Wae Le?”. Tanya

Pakdhe Sambil Menyeruput Kopi.

“Jane Geh Saget Pakdhe. Gampang Malahan Wong Ten Pondok Pesantren

Pak Kyai Njeh Mpun Nawari”.

“Lha Kok Ora Mbok Iyani Wae Tho Le. Nek Ngono Rak Ora Perlu Repot

Repot Ngene Le”. Sambil Tersenyum.

“Mboten Dhe. Angger Pingin Mbuktike Kalih Wong Tuane Dek Rina Nek

Angger Mboten Dolanan Nek Angger Tenanan Kalih Anake”.

“Tenanan Kepiye Maksudmu?”. Tegas Pakdhe Lagi.

“Nggeh Tenanan. Tenanan Omah Omah Dhe. Nikah Kangge Seumur Hidup.

Dadose Nggeh Nikah Ten Kantor Urusan Agama. Angger Geh Mboten Pingin Damel

Wirang Bapak. Mboten Pingin Bapak Kraos Diwirangke Mergo Angger Mbeta Anake

Uwong Dhe”.

“Le Le. Pakdhe Yo Ora Ngiro Nek Awakmu Ki Tenanan Koyo Ngene. Jane

Yo Tak Etungke Nekat Tenanan Awakmu Kui. Nonjak Nanjuk, Nabrak Tatanan Umume”.

“Hembuuh Dhe Dhee. Angger Geh Bingung Kok”.

“Terus, Opo Yo Wis Mbok Siapne Kabeh Biaya Biaya Sing Arep Nggo

Bancaan Le”.

“Sampun Dhe. Nek Soal Biaya Mpun Ten Mbokdhe Sedaya. Insha Allah

Cekap”.

“Yowes Kono, Ndhang Nyang Nggone Lek Karso Gen Diuruske Surat

Surate. Gen Awakmu Kari Budhal Nyang Kantor Urusan Agama. Jak En Sisan Gendhuk

Rinane Le!”.

“Njeh Pakdhe”. Kemudian Berdiri Bergegas Kedapur Mengajak

Rinantha.^^^^^^^^^^^

Bab : Menikah Di Bawah Tangan

Hari Yang Ditunggu Tunggupun Telah Tiba. Angger Dan Rinantha Telah

Bersiap Diruang Nikah Kantor Urusan Agama Sewon. Angger Tampak Gagah

Menggunakan Beskap Lengkap Warna Hitam Putih Dengan Kopyah Jawa Dikepalanya,

Sementara Rinantha Nampak Cantik Anggun Dan Dewasa Mengenakan Busana Lengkap

Dengan Kebaya Corak Kawung Busana Renda Renda Putih Dibalut Dengan Kerudung

Muslimah. Sungguh Pasangan Yang Serasi Dan Membuat Bahagia Setiap Orang Yang

Melihatnya.

“Sah !

“Sah !

“Sah ! ??” Terdengar Dari Ruangan Kantor Itu. Kemudian Dijawab

Secara Bersamaan”Saaaah”. Riuh Rendahpun Terdengar. Tawa Bahagia Nampak Dari

Seisi Ruangan Yang Begitu Besar. Ruangan Khusus Dari Kantor Urusan Agama Yang

Digunakan Untuk Menikahkan Calon Pasangan Pengantin.

Senyum Bahagia Terpancar Dari Raut Wajah Cantik Rinantha. Seolah

Olah Hilang Semua Beban Hidupnya Yang Selama Ini Membelenggunya. Hilang Segala

Gundah Gulana Yang Hampir Setiap Malam Hadir Dalam Mimpinya.

Demikian Pula Angger, Ada Kebahagiaan Yang Terpancar Dari Sorot

Matanya Karena Ia Merasa Telah Menjadi Lelaki Yang Dewasa Karena Menikahi

Rinantha Dengan Pernikahan Yang Sah Tanpa Harus Membawa Lari Seperti Permintaan

Rinantha Sebelumnya. Namun, Ada Tanggungjawab Jauh Yang Lebih Besar Karena Ayah

Rinantha Telah Menitipkan Anaknya Kepadanya. Ia Juga Masih Teringat Pesan Dari

Bapak Kandungnya Bahwa Untuk Menjadi Lelaki Sejati Tidaklah Gampang Tidak Cukup

Dengan Mampu Menghidupi Anak Orang Saja Tetapi Ada Hal Hal Yang Lebih Komplek.

Mba Menik, Winda, Mba Shinta Dan Beberapa Kawan Yang Bekerja

Dipercetakan Milik Angger Turut Hadir Menjadi Saksi Pernikahan Mereka. Semuanya

Turut Berbahagia Dan Melebur Dalam Riuh Rendah Dipagi Itu. Selesai Akad Nikah

Di Kantor Urusan Agama, Semuanya Lantas Kembali Kerumah Pakdhe Wiro Untuk

Bancaan Atau Kenduri Untuk Mengucapkan Syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara Itu, Mbokdhe Parni Dibantu Sanak Kerabat Telah

Mempersiapkan Semuanya Dirumah. Tetanggapun Diundang Untuk Turut Merasakan

Kebahagiaan Itu.

Rinantha Terkejut, Anggerpun Demikian Melihat Simbok Sudah Menanti

Diteras Rumah Pakdhe Wiro Dengan Busana Khas Jawa. Keduanya Agak Berlari Kecil

Menghampiri Simbok. Angger Bersimpuh Dikaki Simbok Di Ikuti Rinantha.

“Pangapunten Dalemsewu Mbok. Angger Terpaksa”. Angger Menangis.

Simbok Juga Tak Kuasa Menahan Airmatanya.

“Iyo Le. Iyo. Simbok Mung Iso Ndongake Le”. Ucap Simbok Terbata

Bata Karena Menahan Isak Tangisnya.

“Rina Nyuwun Pangapunten Mbok, Nyuwun Pangestunipun”. Masih

Menunduk Dikaki Simbok.

“Iyo Ndhuk. Sing Sabar Yo Ndhuk. Wis. Ayo Gek Mlebuo”. Ajak Simbok

Menarik Tangan Keduanya Untuk Bangun, Berdiri.

Seisi Rumah Larut Dalam Keharuan Itu. Sejenak Suasana Menjadi

Hening. Ada Diantara Mereka Yang Kemudian Juga Meneteskan Airmata. Tidak

Terkecuali Dengan Winda, Shinta Juga Mba Menik. Setidaknya Mereka Menjadi Saksi

Hidup Perjuangan Cinta Yang Benar Benar Rumit.

1
Mazzahir 9
lanjut thor
Dhimas HR: iya....terima kasih komennya. ditunggu aja yaa
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!