Indonesia
NovelToon NovelToon
DOSEN DUDA

DOSEN DUDA

Status: tamat
Genre:Dosen / Anak Genius / Ibu Pengganti / Romansa / Tamat
Popularitas:24.8k
Nilai: 5
Nama Author: karmela

Argantara, dosen tampan yang jadi rebutan. Ternyata dia seorang duda anak satu. Abel, nama anaknya. Anak yang cantik dan cerdas.


Kalau mau jadi istri Argantara, harus dengan persetujuan Abel.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon karmela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KE KLINIK PART 2

"aku mau ke kampus, aku ada tugas."

Keira sebenarnya masih sakit kepala. Tapi bagi dia kuliah nomer satu. Keira pergi begitu saja dari ruang tamu. Mama Arga sampai heran dengan sikap Keira. Dia menatap Arga.

"Bener Keira gak apa-apa?"

"Iya ma. Moodnya lagi hancur aja ma kayaknya. Aku sekalian pamit ke kampus ya ma, sekalian jagain kei."

"Iya."

Arga ke kamarnya menyusul keira. Keira sedang mengganti bajunya, menggunakan celana dan juga kaso, juga kemeja luar.

Arga melihat Keira yang sedang mengaca di depan lemari. Dia ke kamar mandi dan mencuci mukanya. Keira juga mengambil make up dan memoles wajahnya yang nampak kacau dan berantakan juga pucat.

"Kei. Kamu yakin mau berangkat? Kamu juga kenapa pakai celana?"

"Kan biasa pak. Saya berangkat sendiri saja ya, saya sudah telat."

Keira pergi begitu saja dari Arga. Arga menahan tangan Keira. Keira menepisnya.

"Plis, aku lagi gak mau bahas soal tadi. Biasa saja. Masih aku waktu."

Arga melepaskan tangan Keira. Keira keluar dari kamar. Arga mengganti bajunya dengan cepat, dia juga mengambil tas dan file-filenya yang dibutuhkan, yang harus dia bawa.

Arga mencoba secepat mungkin untuk menyusul keira. Tapi dia telat. Arga menemui mamanya.

"Kenapa sih ga kalian?"

"Gak apa-apa ma. Kei cuma sudah telat saja, makannya dia naik taxi."

Mamanya tadi bertemu dengan Keira. Tapi Keira langsung pamit dan cium tangan, tak mengatakan apa pun kepada mamanya Arga. Lalu Arga menemui mamanya dan pamit. Mereka pergi dengan buru-buru. Mama Arga terlihat bingung dengan sikap keduanya. Tapi dia mencoba tak ikut campur sebelum keduanya mau meminta nasehat mungkin untuk rumah tangga mereka. Dia hanya berharap keduanya baik-baik saja.

Mama Arga kembali ke dapur untuk menyiapkan makan siang untuk cucunya yang cantik, yang sebentar lagi akan pulang dari sekolah.

"Halo mbak, sudah mau pulang kan ya?"

Mama Arga menelpon baby sister Abel. Dia lega ada yang antar jemput dan memperhatikan Abel, Abel yang dulu tak mau pakai baby sister, selalu nakal, kini jadi lebih menurut setelah dia tak mau menyusahkan mamanya kata dia. Mama Arga mematikan teleponnya.

Sementara Arga, mobilnya mencari taxi yang Keira naiki. Untungnya karena satu jalan, mereka ketemu, Arga mengikuti taxi Keira sampai ke kampus.

"Ini pak."

Tadinya Keira mau membayar. Tapi Arga memarkirkan mobilnya dan langsung membayar taxi untuk Keira. Keira tak perduli. Dia bahkan tak bilang terima kasih. Dia pergi begitu saja dari sana.

Arga mengikuti Keira sampai ke kelas. Sampai Keira masuk ke kelas. Sampai dosennya masuk dan Keira duduk di tempatnya. Arga meninggalkan Keira setelah dia memastikan Keira terlihat baik-baik saja. Dia juga harus masuk ke kelas lain untuk mengajar.

Keira tahu Arga sejak tadi memperhatikan dia. Tapi dia tak perduli. Selesai kelas Keira pergi begitu saja, setelah memastikan tak ada Arga.

"Taxi."

Keira ada di depan kampus. Dia memesan taxi lagi. Keira memberikan alat kepada supirnya, dia mau ke klinik.

Arga tak tenang meninggalkan Keira, dia meninggalkan tugas untuk anak-anak dan diam-diam ke kelas Keira. Arga melihat keira keluar. Dia juga melihat Keira memesan taxi.

"Mau kemana dia?"

Arga pun memutuskan untuk mengikuti taxi Keira. Taxinya berhenti di salah satu klinik.

"Klinik, untuk apa? Bukannya tadi baru saja kei ke klinik dengan aku?"

Keira turun dari taxi. Dia membayar taxinya dan masuk ke klinik itu. Arga memarkirkan mobilnya jauh dari taxi Keira. Dia turun dan diam-diam mengikuti Keira masuk ke klinik itu.

"Saya mau aborsi."

"Aborsi, gila Keira."

Arga yang bersembunyi dan mendengarkan itu langsung keluar. Dia menarik tangan Keira.

"Gak sus. Saya suaminya, saya tidak pernah mengizinkannya."

Arga menarik tangan Keira pergi dari sana. Keira mencoba melepaskan tangan Arga. Dia menangis mencoba melepaskan diri dari Arga.

"Pulang. Kamu apa-apaan mau aborsi. Sadat Keira, ini anak kamu sendiri."

"Aku belum siap."

Plak!

Arga kelepasan. Dia tak sengaja menampar Keira. Arga merasa bersalah dan mengusap pipi Keira yang merah karena dia.

"Masuk, kita bicarakan di rumah. Mama harus tahu apa yang terjadi sama kamu. Biar mama yang menasehati kamu."

"Gak mau!"

"Harus mau. Kamu istri saya!"

Arga terpaksa menarik Keira dengan kasar. Dia membuka pintu mobilnya dan memaksa Keira masuk ke dalam mobilnya. Duduk di samping dia. Arga mengunci pintu mobilnya agar Keira tak bisa turun. Dia masuk ke dalam mobilnya dengan kesal, bahkan sampai membanting pintu.

Arga menjalankan mobilnya dengan kesal. Dia melirik Keira. Keira tak memakai sabuk pengaman, dia memakaikannya.

"Diam dan jangan bantah saya. Selama ini saya manis ke kamu karena kamu benar, kamu baik dan menurut, kalau kamu gak bisa nurut, saya juga bisa tegas sama kamu!"

Keira diam saja. Dia hanya duduk menunduk di dalam mobil, dia tak henti menangis.

"Ma, Abel sudah pulang belum?"

Arg menelpon mamanya. Abel sudah pulang. Arga meminta mamanya untuk mengirim Abel keluar rumah lebih dulu. Jalan-jalan atau minta Abel belanja dengan baby sisternya.

"Kenapa sih ga?"

"Aku butuh mama, biar mama bisa bicara sama Keira dan nasehatin dia. Nanti aku ceritakan kalau sudah sampai. Suruh Abel keluar rumah dulu ya ma tolong."

"Ok."

Mamanya Arga mematikan sambungan teleponnya. Mobil Arga tak lama sampai. Abel sudah pergi dengan babysister, dengan alasan neneknya minta tolong untuk belanja bulanan. Abel mau, sekalian membela Ian cemilan dan ice cream kesukaan mamanya.

"Kenapa sih ga?"

Mama Arga sejak tadi sudah menunggu karena khawatir dengan pembicaraan di telepon. Arga turun dengan kesal, dia membuka pintu mobilnya dan menarik Keira dengan kasar untuk keluar.

"Ngomong sama mama aku."

"Ga! Apa-apaan sih kamu kasar sama istri sendiri?"

Mama Arga yang melihat Arga bersikap kasar kepada menantunya itu langsung mencoba menghentikannya.

"Kita bicara di dalam ma."

Arga masuk begitu saja ke rumah dengan kesal. Mama Arga memeluk Keira dan Mencoba memenangkan dia.

"Yuk masuk dulu sayang."

Mereka ke ruang tengah, depan televisi. Keira duduk di samping mamanya Arga. Masih dalam pelukan mamanya Arga.

"Pipi kamu merah kenapa?"

"Aku tampar ma."

"ARGA!"

Mamanya marah sekali kepada Arga. Arga menjelaskan semuanya. Mamanya terdiam mendengar itu.

"YA TAPI KAMU GAK USAH TAMPAR KEIRA JUGA KENAPA SIH!"

"bicara baik-baik sama Keira."

Mama Arga malah melempar anaknya dengan bantal yang ada di sofa. Arga menangkapnya dan menaruhnya kembali ke sofa.

"Ya maaf ma. Aku juga kelepasan. Aku hilang kontrol, tapi Keira juga kan yang keterlaluan. Dia mau bunuh anaknya sendiri. Aku gak habis pikir."

1
RINAWATI AZZA
ada typo Thor...
hayatun nufus
lumayan bagus ceritanya
Cornelia Pujiastuti
Kok malah jd Abel yg dewasa yaa,, keira kekanakn
Cornelia Pujiastuti
Kok Keira jd menyebaaaallkn yaa ,,buat Kaera sadar thor ,,bahwa aborsi itu dosa ,,
Cornelia Pujiastuti
Kasian pak dosen si Keirs knp gak dewasa banget ya benci aku
Erbanana
Silakan lanjutin Arga jika ingin keluargamu hancur.
💞🅒🅗🅐🅝🅣🅘🅚༊⃝𖥯
aku mampir thor
Cornelia Pujiastuti
Siap gk siap harus terima Kei , itu anugrah ,, buat meteka bahagia thor ,,
Cornelia Pujiastuti
Wah jangan2 isi nih si Kaera ,,eemoga deh yaaa ,, jangan lama2 up thor ,, biar gk lupa ceritanya ,, 🥰
Cornelia Pujiastuti
lanjuutt dong
Cornelia Pujiastuti
Gemesii banget nih Abel
Cornelia Pujiastuti
Amelia oh ameliaaaaa ,,jangan jahat ah , cpt halalin P Dosen n Keira thor ,,buat mereka bahagia ,,rubah sifat Kaera yg kekanakn ,jdik dia wanita kuat n dewasa ,, ok .. lanjut thooo💪💪💪💪
Cornelia Pujiastuti
Kaget eh ada notip msuk tengah mlm , to seneng ,,jg dikit kecewa sm Keira ,,knp jd kekankkn ,, sdh mahasiswa harusnta berfikur dewasa ,,kasian p dosen sdh mati matuan bantu ,, bust kebaikn dia malh mau main lergi aja
Cornelia Pujiastuti
Aaahh lanjut thorr ,,gantung niee
Cornelia Pujiastuti
lanjuutt ,, untung ada pak dosen ,, satukan mereka thor ,, buat abel bahgia , kel bahagia
Cornelia Pujiastuti
Sedih Abel sKit ,, satuokan mereka thor buat merka saling sayang ,, d mengasihi ,,ditunggu up yaa
Cornelia Pujiastuti
Duh kasian Abel ,panggilkn Keira aja ,, Keira pasti kau , hanya belom siap aja ,, pd dasarmya Keira baik
Cornelia Pujiastuti
Wah tx sdh up ,, makin ceria bancanya ,senang lih p dosen yg gk sombong
Cornelia Pujiastuti
Kayaknya seru ini ada si Abel ,,kurang deeh bacanya , tungguu up up uo banyak aja bacanya .. ,,
Cornelia Pujiastuti
Kayaknya seruuu nie ,, sayang br up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!