Indonesia
NovelToon NovelToon
Menyewa Rahim PSK

Menyewa Rahim PSK

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:85.7k
Nilai: 5
Nama Author: RaniH

Sunny adalah perempuan malam yang memiliki nama asli Sania.

"Hei Tuan, kau harus mengenakkan pengaman mu!" Kata Sunny saat melihat lawan mainnya tak mengenakkan karet pengaman.

"Mulai saat ini. Aku tidak akan menggunakan pengaman, kau pun tidak boleh meminum pil Kb Mu. Ingat! Kau hanya boleh melakukan itu ketika melayani ku saja!. Lahirkan satu anak untuk ku"

"Tidak, itu akan sangat merepotkan"

"Aku akan membayar besar untuk kehamilan mu, dan setelah anakku lahir, aku akan menjamin kehidupan mu dan kehidupan anak ku. Aku tidak peduli jika kau tidak ingin membesarkan anak itu, aku akan membawanya dan merawatnya sendiri"

"Tapi Tuan!"

"Sudahlah, lakukan saja. Ini akan sangat menggiurkan"

"Aku akan menagih janji mu"

"Ya, kau beruntung. Kau bertemu lelaki yang tak pernah ingkar janji"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RaniH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bag 26

Karena Azazil bersikeras untuk berbicara, Sunny memutuskan untuk mengajaknya ke sebuah kafe terdekat.

"Apa yang ingin kamu katakan, Zil?" Tanya Sunny, rasa sakit di hatinya membuat Sunny enggan untuk menatap mata Azazil.

Azazil pun merasakan hal yang sama. Dia merasa pertemuan ini mendadak begitu canggung, bibirnya bahkan enggan untuk berucap. Ia tak tahan melihat wajah Ayahnya yang seakan tergambar di wajah Sunny.

"Zil. Kamu tenang saja, aku akan menjaga anak mu dengan baik. Kau tidak perlu lagi datang untuk memastikan anak mu baik baik saja" sambung Sunny, ini semua ia lakukan karena tidak ingin memiliki hubungan apapun selain kerja sama.

"Bukan itu alasan aku datang hari ini" kata Azazil tanpa menatap Sunny.

Sunny pun melihat ada kekecewaan di mata Azazil meski dia sendiri belum tau alasannya.

Sunny mengernyit.

"Ada sesuatu yang ingin aku tanyakan, aku harap kamu tidak akan tersinggung" masih belum berani menatap Sunny.

Setelah sesaat menerka Sunny kemudian berkata "Apa itu, Zil?" Terlihat penasaran.

Azazil mengasongkan selembar kertas berisi data dan nominal uang yang telah di pakai oleh Louzi.

"Apa ini bayaran yang Ayah ku berikan kepadamu?" Azazil tergagap saat bertanya, hatinya sungguh merasakan sakit tanpa alasan ketika harus menerima kenyataan kalau Sunny juga di pakai oleh Ayahnya.

"Ayah mu?" Sunny mengernyit tidak mengerti dengan kalimat yang Azazil ucapkan.

Lelaki yang mana yang di maksud Azazil ini.

Sebelum Sunny bertanya lebih jauh Azazil berkata "Louzi, dia adalah Ayahku"

"Louzi?" Sunny terkejut ketika nama itu di sebut. Matanya membulat saking tidak percaya.

Sunny kemudian menilik kertas tersebut dengan seksama, ia sungguh tidak menduga akan melayani Ayah serta anaknya sekaligus, meski dalam waktu yang berbeda.

Dalam kertas tersebut terderet banyak sekali nominal yang tidak sedikit, namun diantara nominal yang tertulis tidak ada yang sama dengan nominal yang ia terima dari Louzi.

Azazil berwajah gugup saat Sunny melihat deretan nominal tersebut, sebab jika Sunny mengakui bahwa nominal itu yang kerap ia terima maka Azazil dapat menyimpulkan seberapa sering Louzi tidur dengan Sunny.

"Yang Ayah mu berikan 2x lipat dari nominal ini, Zil." Jawab Sunny dengan jujur. Azazil terkejut mendengar pengakuan itu.

"Tapi tidak sebanyak ini (deretan angka)" Sunny mengembalikan kertas tersebut kepada Azazil. "Dia datang tak lebih dari 3x."

Entah kenapa hati Azazil merasa sangat lega mendengar pengakuan itu.

"Kau yakin?" Azazil mencoba mencari keyakinan.

"Ya. Dia hanya pernah datang 3x." Sunny terlihat begitu yakin sehingga Azazil pun merasa tidak mungkin jika Sunny sedang membohonginya. "Itu pun, sekitar tiga empat bulan yang lalu, tepat sebelum aku menyetujui permintaan mu"

Hati Azazil semakin lega mendengar pengakuan itu dari Sunny, kemarahannya pun mulai mereda ketika mengetahui kalau mereka sudah lama tidak berhubungan.

"Kau berkata begini bukan sedang melindungi klien mu 'kan?" Bertanya karena masih merasa ragu.

"Zil. Sebenarnya aku tidak paham mengapa kamu menanyakan soal ini. Tapi yang aku katakan ini benar. Karena aku merasa dia bukan lelaki yang leluasa, setiap setelah dia membooking ku aku akan di suruh datang ke penthouse miliknya, tetapi sepertinya penthouse itu sangat privat. Tidak banyak di ketahui orang lain." Sunny mengernyit sesaat "Kau, jangan jangan" Sunny menggantungkan tebakannya.

Azazil langsung menyahut sambil mengangguk "Aku baru tau hari ini." Sunny semakin terkejut.

Sunny menganga, "Apa dia mencoba menyembunyikan semuanya dari kalian?"

"Aku rasa begitu, dia pasti ingin menyembunyikan semua keburukannya dari kami, atau mungkin dia ingin bermain perempuan dengan leluasa sehingga menyediakan tempat yang tidak kami ketahui"

"Aku tidak percaya akan berhubungan dengan orang bermasalah" gumamnya, namun Azazil masih bisa mendengar.

"Aku pun tidak menduga Ayah ku se buruk ini" Wajah Azazil terlihat begitu kecewa.

Sunny tersenyum masam, "Aku rasa dia lebih gila dari mu, Zil"

Azazil menatap Sunny tajam "Maksudmu?"

"Pertama kali dia menggunakan jasaku adalah untuk memenuhi erotisnya, yaitu bermain dengan banyak perempuan dalam satu waktu."

Azazil mengangkat rahangnya untuk mencela.

Sunny lngsung mendahului "Kau tidak perlu membayangkannya, Zil. Aku sendiri pun merasa jijik. Sebagai gantinya aku meminta bayaran besar kepada Ayahmu"

Azazil menggeleng tak habis fikir terhadap sikap ayahnya nalarnya pun semakin dibuat terkejut tak menduga Ayahnya yang hampir menjadi tanah itu bisa memiliki fantasi se gila itu "Apa lagi yang kamu tau tentang dia, oh ia. Apa kau bisa beri tahu aku di mana penthouse itu?"

"Aku tidak tau banyak, lagi pula kami tidak akan memperdulikan apapun dari klien kami selain uang. Soal penthouse itu, akan ku ingat ingat nanti"

"Lalu siapa yang menerima nominal ini?" fikir Azazil. "Selain kamu apa ada perempuan lain yang ayah panggil dari tempat mu?" tanya Azazil.

"Aku tidak pasti, tapi aku rasa perempuan yang bersama Ayahmu malam itu bukanlah perempuan baru."

"Apa kamu berfikir dia sudah seringkali datang ke sana?" tebak Azazil, Sunny langsung mengangguk.

"Perempuan itu" Sunny sempat mengingat ingat "Dia sepertinya sudah begitu memahami fantasi ayah mu sehingga dia tidak keberatan untuk bermain bersama ku, tapi sekarang aku baru paham aku rasa dia sama gilanya dengan ayah mu. Sebab dia tak terlihat canggung sama sekali. Cara perempuan itu bermain dengan ayahmu tidak akan sanggup aku ceritakan (saking gilanya)"

Azazil menatap kosong, namun fikirannya terus berjalan mencoba menelusuri kegilaan Ayahnya sesuai cerita dari Sunny.

"Ah, Zil. Aku minta maaf! Aku tidak bermaksud menjelekkan Ayahmu. Aku tau sampai kapan pun di mata anaknya Ayah adalah sosok pangeran yang hebat, tapi mereka juga memiliki kekurangan. Kau tidak terkejut 'kan, Zil?. Sekali lagi maaf! Aku tidak bermaksud membongkar kekurangan ayah mu, tapi aku terpaksa menceritakan semuanya karena kau bertanya, Zil. Dan aku harap kamu tidak memberi tau siapapun soal ini"

"Tidak perlu minta maaf. Aku hanya sedikit terkejut, tapi percayalah aku baik baik saja" sahut Azazil dengan tatapan masih kosong "Kau tenang saja, Sun. Aku tidak akan membeberkan hal menjijikan ini kepada siapapun"

"Oh ia, Zil. Tolong sampaikan maaf ku sama tante July. Aku sungguh tidak menduga hubungan kami akan berantakkan di saat aku menganggap ibu mu sebagai Sahabat. Kalau saja waktu bisa diputar, Zil" di akhir suara Sunny menjadi lirih, kecewa.

1
LeoRani
siap maaf lburnya lama bngt
Ikha IqAl
lanjut thor, udah lama nunggui lanjutan nya🙏
Suriyanti
udalah sun tinggalkan kota itu aja, pergi yang jauh
Uthie
lagiiiiii 💞💞
Uthie
lagiii dong
LeoRani
terima kasih
Uthie
Lagiii donggggg 💞💞💞
Hidayatul Hasanah
Selalu hadir bawa kopi buat Kk Author biar semangat berkarya
LeoRani
soap
Uthie
Jangan lama-lama lagi up nya.....biar gak lupa jalan cerita sebelumnya 🙏🙏🙏🤗
LeoRani: ook. ta usahain ya
total 1 replies
Hidayatul Hasanah
Semangat kakak Author, q sllu sabar menunggu kelanjutan ceritanya..
Nafisyah Bunda Raihan
dasar biadab
laki² tak bermoral /Panic/
buka mata & hati mu July
disini bukan sunny yg salah
emang dasar lakimu aza yg tukang selingkuh،predator tak berperasa'an/Grievance/
LeoRani
insya alloh..
Ari Ari
uups lagi ya kk author yg baik hati👍💓
Uthie
Jangan lama-lama up nya....
ditunggu selalu 👍
LeoRani: 😁😁😁 siap
total 1 replies
Hantu Srikandi142
seru tp ga up
Hantu Srikandi142
bagus tp up nya lama
Hantu Srikandi142
ga up pdhl nunggu
Hantu Srikandi142
bagus critanya tp nunggu up nya lama
Jana
novel tertegang yg pernah kubaca..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!