Akan mudah memaafkan orang lain dibandingkan orang yang di cintai memberi luka.
Mungkin hanya aku yang selalu memikirkan mu entah kapan itu,dan aku selalu berharap kau juga begitu.
Rasa sakit melebihi rasa bahagia yang kau berikan ketika kepercayaan dan kesabaran pudar ku relakan kau pergi dengan kebahagiaan yang kau inginkan.
Jangan bertanya kenapa?luka tetap luka.
Saat gadis itu menangis histeris di bawah hujan yang deras mengguyurkan di sebuah kota.
Saat itulah ia terjadi kecelakaan di depan sebuah mobil mewah mercerdes benz yang di kendarai lelaki itu.Lelaki yang tampan bak dewa yunani namun alergi terhadap perempuan.
Siapakah gadis dan lelaki itu?
Kalau penasaran jangan lupa ikuti kisahnya.
karya ini berasal dari ide imaginasiku,maaf jika ada tipo.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanayoung Hanayoung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
Tidak butuh waktu lama kini Lu Chen sudah sampai di tempat dimana Mulan berada,lalu ia pun beranjak turun dari mobilnya matanya berkeliling sambil menatap restoran di pinggir jalan di depannya yang yang tertulis restoran sea food Li.Bagi Lu Chen tempat ini,sangat mengerikan karena terlalu banyak orang yang berlalu lalang mengunjungi restoran ini.
Lu Chen sambil menghela napas lalu menghembuskannya,ia bersikap setenang mungkin untuk memasuki restoran dipinggir jalan tersebut untuk mencari keberadaan Mulan.Lalu ia pun dengan cepat kilat memasuki restoran ini,biarpun kepala terasa pusing ia tetap akan mwnahannya untuk saat ini.
Saat memasuki kedalam mata elangnya menangkap sosok yang ia cari,dengan langkah yang cepat ia pun sampai meja Mulan.
"Berdiri."Kata Lu Chen dingin,sambil menatap Mulan yang tengah mabuk yang setengah sadar kepalanya menyender di meja.
Sedangkan Jin Lan terkejut dengan keberadaan lelaki tampan di depannya saat ini.
"Anda siapa Tuan?apa kau kenal dengan teman aku?"tanya Jin Lan bingung.
"Aku tunangannya."Ungkap Lu Chen datar.
"Oh,jadi kau lelaki gila itu."Kata Jin Lan yang coblosan dengan kata-katanya,saat ia menyadari segera ia menutup mulutnya sendiri.
"Apa maksudmu?!apa gadis nakal ini berbicara yang tidak-tidak tentang aku?!"tanya Lu Chen sambil menatap tajam kearah Jin Lan.
"Ah,ti...dak.Mulan tidak bilang apa-apa."Jelas Jin Lan gugup setengah mati,dengan tatapan iblis Lu Chen.
Sedangkan Mulan masih tidak bergeming dengan posisinya saat ini,masih meracau tidak jelas dengan matanya yang tertutup.
"Hei,cepat bangun..!apa kau tuli."Pekik Lu Chen frustasi dengan tingkah Mulan yang mabuk menurutnya yang merepotkan.
"Apa yang kau lakukan?apa kau tidak melihatnya mabuk.Kenapa kau membentaknya?"tanya Jin Lan kesal dengan sikap Lu Chen yang dingin terhadap Mulan.
Tanpa menjawab Lu Chen menatap Jin Lan dengan sorot emosi.
"Ayo,cepat pergi."Kata Lu Chen,sambil menarik tubuh Mulan untuk berdiri.
"Aku tidak mau,tolong lepaskan aku.Kau jahat."pekik Mulan kesal sambil berusaha melepaskan lengannya yang masih di genggam Lu Chen meskpun tenaganya masih lemah akibat alkohol.
"Kau pikir mau kemana?kau sudah menjadi milikku."Kata Lu Chen dengan nada sinis.
"Apa maksudmu..!!lepaskan aku..!!sejak kapan aku menjadi milikmu,aku tidak sudi sama sekali."Bentak Mulan sambil menghempaskan tangan Lu Chen kasar sambil beranjak pergi dengan terhuyung-huyung.
"Sudah berani ya kau membentakku!!"Kata Lu Chen sambil berjalan melangkah besar menarik kembali lengan Mulan dengan keras,membuat Mulan berputar kearahnya lalu ia pun langsung mengangkat badan Mungil Mulan seperti mengangkat kalung beras berjalan kearah mobil ferrarinya.Mulan hanya bisa meronta-ronta sambil memukul punggung Kokoh Lu Chen dengan kapalan tangannya meskipun dengan sisa tenaganya itu,tapi ternyata lelaki itu bahkan tidak meringis kesakitan sedikit pun.
Jin Lan ternganga melihat aksi yang di lakukan Lu Chen terhadap sahabatnya itu.
"Astaga,ini seperti pertengkaran suami istri."Gumam Jin Lan sambil mengelengkan kepalanya,begitu pun orang-orang tengah makan di restoran ini semua saling berbisik dengan pertengkaran keduanya.
"Ka...u mau membawanya kemana?"tanya Jin Lan terbata-bata.
"Ke apartemenku."Jawab Lu Chen Singkat sambil membukakan pintu mobil lalu menghempaskan tubuh Mulan di dalam mobilnya.
Jin Lan terdiam saat mendengar perkataan Lu Chen,ia tampak berpikir keras.
"Astaga,apa yang harus aku lakukan?lelaki ini berdarah dingin,seorang lelaki dan seorang gadis berada di dalam satu apartemen dan sekarang Mulan mabuk,ia pasti akan dimangsa olehnya."Batin Jin Lan khawatir keselamatan Mulan.
Lu Chen tahu apa yang di pikirkan Jin Lan saat ini.Raut wajahnya terpampang jelas apa yang di pikirannya.
"Tenang saja,dia tunanganku maka aku akan menjaganya."Kata Lu Chen datar sambil memasukan tubuh Mulan kedalam mobilnya.
"Auw...!!sakit apa kau tidak bisa lebih lembut pada perempuan..?!"pekik Mulan kesal,sambil mengelus-elus kepalanya yang terbentur agak keras di kursi mobil.
************
"Aku tidak menyangka,kau ternyata cantik juga ya?saat kau tertidur seperti babi kecil."Gumam Lu Chen menyungging senyum tipisnya sambil manik hitamnya melirik ke arah samping,dimana Mulan yang tertidur sangat pulas seperti seorang bayi di sampingnya,beberapa menit kemidian pun mereka smapai di area parkiran apartemen.Dengan perlahan Lu Chen memarkirkan mobil di tempat parkir apartemennya.
Kini Lu Chen pun melangkah turun dari mobil,dengan gerakan perlahan di bukakan pintu mobil di sebelah Mulan,setelah ia memastikan Mulan tertidur pulas ,meskipun ia tahu Mulan tidak akan bangun sampai besok pagi,akibat pengaruh alkohol.
"Benar-benar merepotkan."Gumam Lu Chen sambil mendengus napas dengan kasar,lalu ia pun mengulurkan tangannya untuk menggendong Mulan keluar dari mobilnya.
Gadis yang berada di gendongannya tiba-tiba mengalung lengannya di leher Lu Chen,tubuh Lu Chen menegang seketika ketika indra pendengarnya mendengar isakan gadis yang di gendongannya.
"Kenapa kalian harus menindasku,kalian brengsek...!"gumam Mulan dalam tidur sambil mengeluarkan air matanya di ujung ekor mata.Tanpa sadar Lu Chen pun mengusap air mata Mulan dengan jari jempolnya.
"Dasar gadis nakal,bahkan didalam tidur kan masih memakiku."Gumam Lu Chen,sambil menyungging senyum tipisnya.
Saat ini Lu Chen menggendong Mulan melangkah menuju ke pintu lift.Ketika pintu lift berdeting Lu Chen pun memasuki lift tersebut,beberapa menit kemudian .mereka pun sudah sampai pintu apartemen.Saat Lu Chen mencoba melepaskan lengan Mulan yang melingkar di leher untuk membuka pintu apartemen tapi percuma lengan Mulan malah memperkuat pelukan di lehernya,akhirnya Lu chen pun membiarkan Mulan di pelukannya.
"Shit,dasar gadis nakal."Umpat Lu Chen frustasi.Sambil susah payah merogoh kunci apartemen di saku celananya dan
membuka pintu apartemen tersebut.
Lu Chen membawa Mulan ke kamar tidur di ruang tamu.dan membaringkannya di ranjang,lagi-lagi Lu Chen frustasi dengan tingkah Mulan seperti bayi yang mencari kenyamanan saat tidur dan lengannya tidak mau juga lepas darinya.
"Sayang,lepaskan lenganmu itu apa kau mau tidur denganku di ranjang yang sama malam ini?"bisik Lu Chen di telinga Mulan.
"Terserah jika aku lepaskan,nanti kau pergi mencari wanita itu."Gumam Mulan mata yang masih tertutup dan makin mempererat pelukannya,hingga membuat Lu Chen kaget dengan perkataan Mulan.
"Apa maksudmu sayang,kapan aku pergi mencari wanita."Pancing Lu Chen.
"Ada waktu itu,ak...u melihat dengan kepala mataku sendiri kau bermain dengannya di ranjang."Gumam Mulan,sambil menangis segugukan didalam pelukan Lu Chen.
"Tenang saja sayang aku tidak akan pernah meninggalkanmu,aku bahkan akan membuatmu tinggal bersamaku apa pun caranya."Kata Lu Chen tersenyum licik,Tanpa sadar ia pun mencoba menenangkan Mulan sambil menepuk-nepuk ringan di bahu Mulan,dan mengucup di puncak kepala Mulan.Mata perlahan terbuka dan tiba-tiba kepalanya mendongak keatas menatap Lu Chen sayu.Sehingga membuat jantung Lu Chen tersontak dengan tatapan Mulan yang tiba-tiba.
Sambil menyipitkan mata Mulan tampak berpikir keras menatap Lu Chen lekat."Aku tahu,kau lelaki es itukan?"tanya Mulan sambil mengulurkan kedua tangannya membungkus wajah Lu Chen lalu jari mungilnya mengelus dari alis mata,hidung Lu Chen.Sentuhan Mulan yang tiba-tiba membuat Lu Chen sontak sambil menggertak giginya frustasi.Ini pertama kalinya ia di sentuh oleh seorang gadis selain ibunya sendiri.
"Ada apa denganku?kenapa jantung lagi-lagi berdetak begitu cepat saat aku dekat dengan gadis ini."Batin Lu Chen makin frustasi sambil memenjamkan matanya.
"Kau sangatlah tampan,jika kau di tambah senyum lagi akan lebih tampan lagi."Kata Mulan dengan gaya sempoyong sambil kedua jari telunjuk tangannya mengangkat bibir Lu Chen membentuk senyuman.Dan bibirnya menguncup bibir Lu Chen.Sehingga membuat Lu Chen tercengang seketika.
"Sampai kapan kau akan mengodaku gadis nakal."Kata Lu Chen dingin sambil mengenggam tangan Mulan agak keras.
"Apa kau tidak menyukainya?kau menyakiti tanganku."Kata Mulan sambil berusaha melepaskan tangannya dari genggamngan Lu Chen dan kembali menetes menangis histeris.
"Dia juga tidak menyukaiku.Biarpun aku berdandan dan berpakaian seperti wanita jalang ia tetap saja pergi meninggalkanku.Kalian memang dasar laki-laki berengsek mata telanjang meninggalkan lama dan mencari yang baru."Nuduh Mulan sambil menyipitkan matanya penuh amarah.Ia kembali menangis meraung -raung.
"Tidak apa-apa sayang,kau gadis yang manis.Dia tidak mau maka aku yang akan mau."Kata Lu Chen terus menenangkan Mulan.
"Cup.Katakan kau mencintaiku maka aku akan percaya."Pinta Mulan sambil membelai wajah Lu Chen lembut.
Sambil tersenyum iblis terpampang di wajah nya.Dan mengeluarkan beberapa kertas HVS di tangannya."Aku mencintaimu.Ini adalah surat bukti tanda cintaku padamu sayang,ayo cepat tanda tangan."Kata Lu Chen sambil menyungging senyum.
"Benarkah?"tanya Mulan dengan mata berbinar-binar.
"Tentu saja sayang."Jawab Lu Chen penuh arti.
"Baiklah."Jawab Mulan tanpa melihat isi kontrak tersebut langsung tanda tangan sambil cegukan.
Selepas Mulan menandatangi surat kontrak tersebut,Tanpa aba-aba Lu Chen langsung mencium Mulan dan ******* bibirnya yang Mungilnya dengan penuh hasrat.Sehingga membuat Mulan terkejut sambil membulatkan matanya.Lalu Mulan pun kembali memenjamkan matanya menikmati ciuman Lu Chen yang bertubi-tubi.
"Jika besok pagi kau mengingatnya,mungkin kau akan menyesalinya gadis nakal."Batin Lu Chen.
Jika kita mencintai seseorang maka cintailah dengan sepenuh hati,jangan pernah menyakitinya.Jika tidak lepaskanlah jangan pernah mengkhianati dirinya.Mulan.
.
.
.
❤❤❤❤❤❤❤❤
HAI,READERS JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN SARAN MASUKAN DAN KRITIKAN SUPAYA AUTHOR TAMBAH SEMANGAT UP LAGI.MAKSIH🙏🙏🙏🙏🙏
HAPPY READING.......
blm begitu paham sm alurnya.
krn ada sebagian kata2 yg hrs ku baca2 ulng2 ,
coba meski kamu dingin tapi pengertian yaa pastinya mulan lama lama akan luluh...