Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat
Popularitas:310.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Brak Brak Brak

"ELANG! BANGUN!"

Jam 6 pagi. Matahari masih baru naik, sinarnya belum masuk ke kamar Elang yang tirainya tertutup rapat, namun di luar sudah sangat berisik. Aida dengan daster rumahan dan rambut yang dicepol asal, menggedor pintu kamar putranya.

"ELANG! BANGUN!"

Mata Elang masih tertutup rapat meski mendengar suara gedoran dan teriakan mamanya. Menarik selimut yang sempat melorot hingga lutut. Ia baru tidur beberapa jam, setelah semalaman sibuk mengemasi barang-barang penuh kenangan dengan Alisya yang ada di kamarnya. Ia ingin secepat mungkin bisa melupakan gadis itu.

Brak Brak Brak

"ELANG, KAMU DENGER NGGAK?!"

Suara Bu Aida makin tinggi.

Elang menghela nafas panjang. "Iya Mah... bentar..." Ia menyingkap selimut, mengacak rambut frustasi lalu turun dari ranjang.

Pintu kebuka, Elang muncul dengan muka bantal dan rambut acak-acakan.

Tapi Aida bukan sedang ingin mempermasalahkan itu. Dengan kedua tangan berkacak pinggang, ia menatap Elang tajam. "Kamu keterlaluan!" bentaknya.

"Apa sih, Mah. Masih pagi juga udah ngomel-ngomel." Elang menutup mulut dengan telapak tangan, menguap lebar.

"Alisya nelpon dari jam 5 tadi, nangis-nangis. Dia cerita semuanya. Kamu mutusin dia semalam.

Elang langsung terdiam, mulai faham kenapa Mamanya marah-marah. Ia Mengusap wajah dengan kedua telapak tangan, lalu membuang nafas berat.

"Kamu lupa, kamu sudah meminta dia pada kedua orang tuanya. Kamu sudah melamarnya, berjanji akan menjaganya, membahagiakan dia. Tapi yang kamu lakukan justru kebalikannya. Kamu bikin dia sedih, kamu menyakiti dia."

"Dia akan lebih tersakiti kalau kami tetap bersama, Mah. Hati dan fikiranku sudah pada perempuan lain. Aku gak_"

"DIAM!" Bu Aida memotong. "Kamu ingin menebus kesalahan, tapi cara kamu salah. Kamu menyakiti perempuan lain. Alisya nggak salah apa-apa, tapi dia jadi korban."

"Justru karena dia nggak salah, aku nggak mau makin nyakitin dia. Apa yang lebih menyakitkan daripada bersama laki-laki, tapi hatinya untuk perempuan lain."

"Alasan!" Bu Aida mendengus kesal. "Hati kamu masih untuk Alisya, kamu hanya sedang kasihan saja pada perempuan itu. Pokoknya hari ini juga, kamu ketemu Alisya. Minta maaf. Terus cabut kata-kata kamu semalam, mumpung kedua orang tua Alisya belum tahu."

Elang angkat kepala, menggeleng pelan. "Maaf Ma, aku gak bisa."

"APA?" Wajah Aida menegang.

"Keputusanku sudah bulat Ma, aku akan bersama Ilona."

Bu Aida tersenyum kecut. "Memang dia mau sama kamu? Kalau dia tahu kamu yang membuat dia cacat, jangankan menikah denganmu, lihat muka kamu saja dia tak akan mau. Dengarkan apa kata Mama sama Papa. Lupakan gadis itu, kembali ke kehidupan kamu sebelum bertemu dengannya. Kembali fokus dengan masa depan kamu dan Alisya."

"Gak segampang itu, Mah. Mama fikir gampang, dihantui rasa bersalah, apalagi seumur hidup."

Aida mendengus kesal. "Kamu lupa dengan apa yang dikatakan Papa kamu malam itu hah? Kamu lupa, kalau Papa akan ngusir kamu dari rumah ini sekaligus perusahaan jika kamu sampai memutuskan pertunangan dengan Alisya."

"Aku udah siap kok, Mah."

"Elang!" bentak Aida. Dadanya naik turun, telapak tangannya terkepal kuat. "Kamu gak akan bisa."

"Elang akan buktikan kalau Elang bisa."

Aida frustasi, sampai tak tahu harus berkata apa lagi.

"Mah." Elang memegang kedua lengan Mamanya, menatap matanya. "Aku tau Mama kecewa. Aku juga sadar telah menyakiti Alisya, tapi aku gak ada pilihan Mah. Aku gak akan sanggup membawa rasa bersalah ini seumur hidup. Aku harus menebus kesalahanku."

Bu Aida diam, napasnya berat. Ia tahu, keputusan Elang akan membuat ketegangan besar di keluarga ini nantinya. Suaminya tidak pernah main-main dengan ucapannya. Baru membayangkan dua laki-laki yang ia sayang berseteru, ia sudah sedih.

"Besok, pembukaan toko bungaku dengan Ilona. Mama datang ya. Mama lihat sendiri bagaimana kondisi Ilona. Mama coba ngobrol dengan Ibunya. Mama bayangkan, jika anak Mama yang ada di posisi Ilona, yang kehilangan kakinya karena ulah seseorang yang tidak bertanggung jawab. Mah, andai saja yang terjadi pada Ilona, terjadi pada Kak Marsha, apa Mama masih bisa bicara seperti tadi?"

Bu Aida masih diam, tak memberi respon apapun.

"Aku akan kirim alamatnya ke WA mama. Please, Mama datang ya."

1
reza indrayana
selalu di tunggu Upnya Thor...
nangis Haru niichh... 😥😥😥
Ari Atik
sangat menyentuh...😭😭
Arny Key
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Marini Suhendar
Elang Cinta tak harus memiliki,jadikan penjara ini tempat memperbaiki diri dan penebusan dosa..udah jangan berharap lagi cinta dr nya..
memei
semua yg terjadi adalah takdir
Gia Nasgia
Awas nanti di grebek 🤭
Gia Nasgia
Next
Gia Nasgia
untung nya El sadar tdk lagi menjadi pecundang
Hani Ekawati
Kalau memang kalian berjodoh kalian akan dipertemukan kembali dengan versi terbaik dari diri kalian masing masing. Ilona dengan kaki prostetiknya yang lebih bagus dan Elang telah menjalani hukuman.
Gia Nasgia
Orang tuanya El tajir tapi kurang dapat siram rohani sehingga membutakan hatinya 😡
Hani Ekawati
/Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Hani Ekawati
Nyesek ih 😭😭😭
Hani Ekawati
Aku yang berpikir seperti itu, Elang 😂🤭
Hani Ekawati
Yang sabar ya Elang, mungkin ini jalan terbaik sebagai bentuk menebus rasa bersalah.
Gia Nasgia
Akhirnya kamu tahu kenapa El memilih mempertaruhkan semua yg sdh di miliki dan memilih Ilona di banding kamu yg cewek sempurna
Nanik Normaidah
Ilona wanita yg kuat dan sabar
Nanik Normaidah
vote tuk Ilona elang
semangaaaaaat
waktu akan menyembuhkan luka
Nanik Normaidah
bombayyyyy nih
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Elang sudah iklas, lebih baik iklas Lang kalau jodoh g akan kemana2
Terima kasih upnya🙏🌹
Sitichodijahse RCakra
surat nya dalam bngt...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!