Indonesia
NovelToon NovelToon
Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Akademi Sihir / Anak Genius
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: satria satsu

didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir

Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

rumah baru luna dan lira

Ibunya kyle memegang tangan lira dan luna. "Ayo kutunjukan kamar kalian" seru ibunya kyle sambil tersenyum

"Ya, ayo kak" balas lira dengan perasaan senang

Ibunya kyle mengajak luna dan lira naik ke lantai atas. "Ini kamar kalian, disamping kamar kyle" ujar ibunya kyle sambil menunjukan kamar tersebut

"Wah, luas sekali kamarnya" ucap lira dengan perasaan senang dan sambil tersenyum

"Apa ini benar benar kamar kami?" tanya luna dengan nada memastikan

"Ya, dan ini juga rumah kalian mulai sekarang" jawab ibunya kyle dengan jelas

Luna meneteskan air mata. "Belum pernah ada orang sebaik dirimu dan kyle" ujar luna dengan jelas

"Aku hanya senang saat bisa menolong" balas ibunya kyle sambil tersenyum

Lira berlari ke arah kasur lalu melompat ke kasur. "Empuk dan hangat sekali kasurnya, berbeda saat tinggal dihutan" ujar lira

"Kalian bisa beristirahat dulu, masakannya belum matang" ucap ibunya kyle sambil berjalan ke lantai bawah

"Mereka sangat baik ke kita, kakak" ujar lira sambil tersenyum

"Ya, aku kira orang baik seperti mereka sudah tidak ada lagi" balas luna

Luna dan lira tertidur setelah mengobrol di atas kasur. Sedangkan di dapur, kyle dihampiri oleh ibunya

"Kyle, ajak luna dan lira untuk makan" ujar ibunya kyle

"Ya, aku ke lantai atas dulu" balas kyle sambil berjalan ke lantai atas

Saat kyle membuka pintu kamar luna dan lira, ua melihat luna dan lira yang sedang tidur

Kyle menghampiri luna dan lira lalu membangunkan mereka. "Bangun, ayo makan" ujar kyle dengan tegas

"Aku masih ngantuk" balas luna dengan suara pelan

"Kau harus makan dulu, lukamu masih belum sembuh. Dan lira juga harus makan untuk pertumbuhan" ujar kyle dengan suara keras

"Baiklah baiklah" ucap luna dan lira secara bersamaan

Setelah itu, mereka turun ke lantai bawah lalu pergi ke meja makan

"Kalian habis tidur ya?" tanya ibunya kyle dengan lembut

"Iya, kami tadi tertidur" jawab luna dan lira secara bersamaan

Saat kyle mau duduk di kursi meja makan, ia dihampiri oleh luna

"Kyle, rambutmu agak panjang"

"Biar ku ikatkan" ujar luna sambil mengikat rambut kyle

Saat rambutnya diikat, wajahnya kyle memerah dan tubuhnya jadi tegang

"Sudah selesai, jika begini kan sudah tampan dan rapi" ujar luna

"Terima kasih, luna" balas kyle dengan malu malu

"Rambut kakak dan luna sama sama putih, jangan jangan kalian adalah jodoh" ujar tiara dengan polos dan jujur

Wajahnya kyle dan luna langsung memerah. "Jangan bahas itu" ujar kyle dan luna secara bersamaan

"Lihat, kalian saja menjawabnya bersamaan" ucap tiara dengan senyum jahil

"Sudah sudah, jangan bahas itu lagi" balas kyle

Setelah selesai makan, kyle pergi ke sofa ruang tamu. Ia duduk lalu membaca buku di ruang tamu

Alice menghampiri kyle yang sedang duduk dan membaca buku. "Buku apa yang sedang kau baca, kyle?" tanya alice

"Buku cerita tentang seseorang yang telah menyelamatkan dunia lalu memiliki banyak istri" jawab kyle

"Di dunia ini laki laki wajar memiliki lebih dari satu istri" ujar alice

"Itu memang benar sih, tapi apa hubungannya?" tanya kyle dengan nada bingun

"Tidak ada kok" jawab alice dengan singkat

"Jangan jangan negeri moonlight juga kampung halamannya luna dan lira" ujar kyle

"Mungkin kau benar, tapi aku tidak sepenuhnya yakin" balas alice

"Aku ingin tidur, besok ada praktik sihir di akademi" ujar kyle

"Ya, aku juga ingin tidur" balas alice

Saat kyle berjalan ke kamarnya, ia melihat pintu kamarnya luna dan lira yang tidak terkunci

Kyle melihat luna dan lira yang sedang tidur di atas kasur. "Dasar mereka, tidur tapi lupa mengunci pintu" ujar kyle sambil menutup pintu kamar tersebut

Kyle pergi ke kamarnya, ia langsung berbaring di kasurnya. "Hari ini terasa sangat lelah" ujar kyle dengan suara pelan

"Meski lelah, kau tetap merasa senang" ucap tifana

"Ya, itu memang benar. Aku senang saat luna dan lira diterima oleh ibu dan yang lainnya" balas kyle sambil tersenyum

"Kau memang baik hati, karna itulah aku mencintaimu" ujar tifana dengan jelas

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!