Indonesia
NovelToon NovelToon
Pelakor itu Babysitterku

Pelakor itu Babysitterku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cerai / Tamat
Popularitas:68.5k
Nilai: 5
Nama Author: Akina

Malisa kembali ke rumah untuk menemukan babysitter dan suaminya sedang berduaan dengan babysitter, yang membuatnya sangat sakit hati dan membuatnya mempertimbangkan untuk meninggalkan suaminya, Doni. Namun karena masalah ekonomi dan putrinya sakit, Malisa tidak bisa meninggalkan Doni. Doni menyarankan agar Malisa berhenti bekerja, karena harus mengurus Katy, putrinya.
Bagaimana kah kisah Malisa selanjutnya? Apakah dia harus bertahan atau akan meninggalkan Doni?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masakan Malisa

"Iya, Malisa. Aku berusaha menghubungi kamu juga tak bisa. Jadi aku bingung banget aku mau hubungi kamu gimana," jawab Rania.

"Ponselku hilang. Aku juga baru punya ponsel baru," balas Malisa.

Mereka pun melanjutkan obrolan. Malisa juga menceritakan telah kehilangan orang tuanya dan harus tinggal dengan tetangga. Dan masih banyak lagi.

Tetapi Malisa akhirnya setuju untuk mengambil pekerjaan di tempat tantenya Rania. Memang tak cukup jauh dari sana tapi Malisa mau memastikan dulu.

Karena Rania harus kembali ke kantor karena jam makan siang sudah selesai, ia hanya memberikan alamat pada Malisa. Sebenarnya Rania ingin mengajak Malisa tetapi Malisa merasa terlalu lama kalau harus menunggu Rania pulang dari kantor. Jadi ia memilih untuk berangkat berdua sama Katy saja.

Malisa kembali berjalan. Sekitar 200 meter dari kantornya Malisa kerja dulu akhirnya Malisa pun sampai di depan warung makan nasi campur yang dimaksud oleh Rania.

"Permisi," ucap Malisa.

"Ya, mau makan apa, Neng?" tanya penjaga warung.

"Maaf, saya ke sini tidak ingin makan. Melainkan saya mau melamar pekerjaan, Bu. Apakah masih berlaku untuk menerima karyawan untuk bantu-bantu?" tanya Malisa.

Pemilik warung tersebut menyapu pandangan mulai dari atas sampai bawah Malisa. Dan juga melihat bayi yang sedang digendong Malisa.

"Kamu yakin mau kerja di sini? Di sini memang sedang membutuhkan pekerjaan. Tapi tidak bisa kalau sambil membawa anak," jawab pemilik warung tersebut.

"Kalau misalkan saya diterima, saya akan menitipkan anak saya, Bu. Saya bisa bekerja kok. Saya bisa memasak, cuci piring dan juga menyapu," jawab Malisa. Ia tak membawa nama Rania saat di sana meskipun sebenarnya Rania lah yang menyuruh Malisa ke sana.

Pemilik warung terlihat berfikir sejenak. "Baiklah kalau gitu saya terima kamu. Tapi mulai besok, ya? Dan jangan bawa anak ke sini! Sistem kerjanya nanti saya gaji untuk satu bulan pertama masih masa percobaan kalau saya lihat performa bagus maka kamu akan saya tambah gajinya," jelasnya.

"Baik, Bu. Terima kasih banyak kalau gitu. Dan saya mau beli nasi pakai telur ceplok satu, Bu," sahut Malisa. Dalam hatinya girang karena ia telah mendapatkan pekerjaan. Tak peduli pekerjaan itu jauh dari pasion nya tetapi ia tetap bersyukur mendapatkan pekerjaan.

"Ini, nggak usah beli. Saya kasih saja cuma-cuma. Oh ya, nama saya Bu Rahma. Kamu bisa panggil saya dengan Bu Rahma!" balas Bu Rahma.

"Terima kasih banyak, Bu Rahma. Kalau gitu saya permisi dulu, ya?" ucap Malisa.

Malisa pun kembali berjalan. Ia melihat ada daycare yang cukup terpercaya. Ia sudah tahu sejak lama. Ia pun ke sana dan mengatakan kalau akan menitipkan Katy mulai besok.

Tetapi ternyata biayanya cukup mahal. Bahkan gaji pertamanya tentu tak akan cukup untuk menyadari biaya daycare.

Malisa mengurung kan niat untuk menitipkan Katy di sana. Ia langsung saja pulang ke kostnya. Dengan perasaan berkecamuk. Ia tak mungkin membawa Katy ke tempat kerjanya karena sang pemilik warung melarang. Benar saja tapi memang wajar. Kalau membawa anak tentu fokus kerja akan terpecah.

Saat Malisa hendak masuk ke dalam kamar, Bu Yuni menyapa Malisa. "Malisa, apakah kamu sudah mendapatkan pekerjaan?"

"Sudah, Bu. Tapi saya belum menemukan tempat untuk bisa menitipkan anak saya. Apakah ibu tahu tempat penitipan anak?" tanya Malisa.

"Saya bisa bantu. Saya bisa menjaga anakmu untuk sementara waktu. Beberapa hari ini saya juga kesepian karena cucu saya sedang pulang ke rumahnya," jawab Bu Yuni.

"Ibu serius?" Malisa pun sedikit merasa lega.

Bu Yuni mengangguk.

"Terima kasih banyak, Bu," sahut Malisa.

Keesokan harinya. Malisa sudah berangkat kerja. Ia kemudian bersiap untuk menitipkan Malisa ke ibu kostnya. Sebenarnya ia juga tak terlalu yakin. Tapi mau bagaimana lagi ia tak punya pilihan. Ia hanya berharap kalau Bu Yuni bisa menjaga Katy untuk sementara waktu.

Malisa pun sampai di warung Bu Rahma. Ia sementara waktu diperintahkan untuk membersihkan meja dan cuci piring. Bu Rahma belum bisa mempercayai Malisa kalau untuk memasak.

Malisa pun mulai bekerja. Ia mengelap meja, menyapu dan mengepel sebelum warung dibuka. Sementara Bu Rahma di dapur untuk memasak.

Malisa pun merasa tak terlalu lelah. Ia sudah terbiasa melakukan hal itu. Terlebih saat ia sudah mulai berhenti bekerja dan menjadi budak di rumah Doni. Meskipun peluh bercucuran, Malisa tetap bekerja dengan baik. Bayangan Katy adalah semangatnya.

Malisa pun membantu untuk melayani pembeli yang datang. Meskipun ia baru sehari bekerja di sana ia pun sudah cukup lihai melayani pembeli yang makan di tempat ataupun dibungkus.

Bu Rahma pun mengakui kalau Malisa bekerja cukup giat dan rajin. Semua pekerjaan Malisah juga dianggap rapi. Bahkan bisa selesai cepat waktu. Saat beberapa menu habis, Malisa tak langsung ke dapur. Ia hanya melihat bagaimana cara mereka memasak.

"Malisa, apakah kamu bisa membuat sayur lodeh?" tanya Bu Rahma.

"Bisa, Bu," jawab Malisa.

"Kalau gitu saya minta tolong kamu masak sayur lodeh, ya? Semua bahan ada di sana dan kamu bisa pakai. Karena tukang masak harus pulang lebih awal. Sementara sayur lodeh sudah habis," jelas Bu Rahma.

"Baik, Bu." Malisa pun segera menjalankan tugas yang Bu Rahma berikan. Ia kemudian memasak sayur lodeh dan tak butuh waktu lama sayur lodeh pun sudah siap dan ia antar ke depan.

Sebelum itu Bu Rahma juga harus melihat dan merasakan masakan Malisa sebelum dijual ke pelanggan takut kurang pas.

"Malisa, apakah ini kamu yang masak?" tanya Bu Rahma.

"Iya, Bu. Saya masak sendirian tadi. Karena kan nggak ada yang bantu. Apakah rasanya tak enak, Bu?" balas Malisa.

"Ini enak, kamu bisa masak apalagi?" Bu Rahma nampak senang dengan masakan Malisa.

"Beberapa makanan bisa sih, Bu. Seperti rendang, gulai dan beberapa masakan yang lain," jawab Malisa.

"Baiklah. Karena besok tukang masak nggak bisa datang. Kamu bisa gantian yang masak dulu, ya? Nanti saya akan bantu," lanjut Bu Rahma.

Esok harinya Malisa pun sudah tiba. Memang benar ia harus masak bersama dengan Bu Rahma. Bu Rahma memberi tugas Malisa masak rendang dan beberapa sayur yang lain. Malisa merasa santai karena memang sudah tersedia bahan tinggal pakai saja.

Bu Rahma pun merasa puas dengan masakan Malisa yang dianggap sedang dan lebih sedap dari masakan tukang masak yang biasanya. Bu Rahma akhirnya memuji Malisa dan cukup banyak pelanggan juga yang merasakan enaknya masakan Malisa.

Malisa cukup lelah, ia kemudian menunggu pelanggan di depan saja.

"Bu Malisa," seseorang memanggil dari belakang.

1
Shinta Dewiana
cih tak tau malu lo dony
Shinta Dewiana
jd sebatang kara...nyeseknya....tp kpn thor mereka2 dpt balasan..
Shinta Dewiana
sherly sama ortonya sama enggak waras ini..
Shinta Dewiana
kasihannya lah si katty msh bayi selalu teraniaya..
Shinta Dewiana
ha...ha...ha...bentar lg akan ada perempuan lain...tunggulah mona
Shinta Dewiana
wah kacau deh...syerly jahat banget
Shinta Dewiana
yaaaa...ada2 saja halangannya...
Shinta Dewiana
nah gitu dong mel
Shinta Dewiana
melissa oon
Shinta Dewiana
bentar lg nyesal kamu dony..
Shinta Dewiana
nyesek banget dgn nasib melisa...
Shinta Dewiana
benar2 jalang tu si mona...tunggu aja karmanya tuk kalian ber 2
Amel Otiek
gk jelas bnget
Lee Mba Young
𝒃𝒐𝒅𝒐𝒉 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒔𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒖𝒕 𝒎𝒂𝒏𝒖𝒕 𝒂𝒆, 𝒚𝒂 𝑾𝒆𝒔 𝒎𝒂𝒕𝒊 𝒂𝒆 𝒍𝒂𝒉 𝒍𝒆𝒎𝒂𝒉 𝒃𝒏𝒈𝒆𝒕 𝒕𝒆𝒓𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒑𝒆𝒓𝒄𝒂𝒚𝒂 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒂𝒉 𝒅𝒊 𝒂𝒏𝒄𝒂𝒎 𝒂𝒏𝒈𝒆𝒍 𝒈𝒌 𝒏𝒈𝒐𝒎𝒐𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒕𝒆𝒓𝒂𝒏𝒈.
Lee Mba Young
𝒂𝒏𝒆𝒉 𝒔𝒊 𝒂𝒏𝒈𝒆𝒍 𝒊𝒌𝒖 𝒌𝒐𝒌 𝒅𝒆𝒏𝒅𝒂𝒎𝒆 𝒌𝒆 𝒎𝒂𝒍𝒊𝒔𝒂, 𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝒆𝒏𝒆𝒌 𝒔𝒂𝒌𝒔𝒊 𝒃𝒊𝒂𝒓 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒑𝒆𝒏𝒋𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒊 𝒂𝒏𝒈𝒆𝒍
Masitoh Masitoh
up
Lutfi f
lanjut thor
Lee Mba Young
𝒋𝒆𝒃𝒍𝒐𝒔𝒊𝒏 𝒌𝒆 𝒑𝒆𝒏𝒋𝒂𝒓𝒂 𝒔𝒊 𝒔𝒉𝒆𝒓𝒍𝒚 𝒌𝒏 𝒔𝒅𝒉 𝒂𝒅𝒂 𝒃𝒖𝒌𝒕𝒊 𝒅𝒊𝒂 𝒄𝒖𝒍𝒊𝒌 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒔𝒂 𝑫𝒓 𝒎𝒖𝒍𝒖𝒕 𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊 𝒅𝒊𝒂 𝒏𝒈𝒐𝒎𝒐𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒏. 𝒌𝒍 𝒈𝒌 𝒗𝒊𝒓𝒂𝒍 𝒌𝒂𝒏 𝒌𝒋𝒂𝒅𝒊𝒂𝒏 𝒊𝒏𝒊 𝒃𝒊𝒂𝒓 𝒉𝒂𝒏𝒄𝒖𝒓 𝑵𝒎 𝒔𝒉𝒆𝒓𝒍𝒚
Ani Rosyani
lnjt thor
Ani Rosyani
lnjt thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!