Indonesia
NovelToon NovelToon
Rembulan Yang Kesepian

Rembulan Yang Kesepian

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:18.3k
Nilai: 5
Nama Author: @juna_nadia

Kisah hidup seorang anak manusia bernama Nizar Aldian Fahrizal, kehidupan yang naik turun dengan keadaan orang tua diambang perceraian membuatnya Nizar menjadi anak nakal.



gak jago bikin sinopsis nya! jadi kepoin aja

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @juna_nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 27: Menolong Jingga

Motor besar Nizar berhenti di sebuah jalan, matanya tak segaja melihat seorang gadis yang sedang di ganggu oleh dua orang preman. Di lepas nya helm full face nya. Dengan gerakan cepat Nizar turun dari jok motor, melayangkan tinjuan keras kepada salah satu preman itu.

Brukkk~

Preman tersebut terhempas keatas jalanan, preman itu mengupat lalu bangkit kembali di bantu oleh teman nya.

"Sialan Lo." Preman itu melayangkan tinjunya kepada Nizar, dan untungnya Nizar gesit menangkis pukulan itu. Tak mau buang waktu Nizar langsung menghajar kedua preman itu dengan brutal nya. Gadis itu meringkuk tak jauh dari tempat Nizar yang sedang berkelahi.

Brukkkk~

Karena tidak hati-hati pipi Nizar terkena tinjuan preman itu, Nizar berdecak kesal, lalu mata tajam nya melihat kearah kedua preman itu penuh amarah.

Brukkk~Brukkk~Crekk~

"Akhhh sialan." Umpat kesakitan salah satu dari preman itu, tangan nya seakan patah karena diputar oleh Nizar. Kedua preman itu sudah babak belur.

"Pergi Lo berdua, banci sok jadi preman cih." Nizar menendang kaki preman itu. Tak ingin buang-buang waktu akhirnya kedua preman itu kabur dengan terbirit-birit, takutnya kalau masih di sana nyawa mereka tak lagu bersatu dengan raga nya, tapi ke neraka.

Nizar berjalan kearah gadis yang sedang meringkuk memeluk lututnya, wajah gadis itu tertutup dengan rambut panjangnya yang terurai. Nizar berjongkok didepan gadis tersebut.

"Lo gak usah takut, preman banci itu udah pergi." Gadis itu masih meringkuk tanpa mendongak atau sekedar membalas ucapan Nizar tadi. Rasanya tubuhnya mati rasa gara-gara ketakutan, hampir saja dirinya di lecehkan oleh dua preman sialan itu.

"Lo gakpapa? Lo gak tuli kan?" Gadis itu mendongak saat mendengarkan pertanyaan Nizar tadi, pertanyaan yang kedua.

"Gue gak tuli yah!" Bantah gadis itu. Mata Nizar membola saat melihat gadis yang meringkuk itu.

"Jeruk! Kok Lo?" Nizar benar-benar kaget, gadis itu bangkit, tatapan kesal di layangkan oleh nya.

"Nama gue bukan jeruk yah, tapi Jingga Senjaya." Kesal gadis itu. Nizar tak peduli siapa nama gadis itu, toh dia juga udah tau.

"Tapi muka Lo mirip jeruk tau, bulat gitu, jadi gak papa lah gue panggil Lo jeruk." Ujar enteng Nizar, seketika ketakutan Jingga tadi lenyap menjadi rasa kesal yang teramat besar untuk laki-laki didepannya ini.

"Lo nyebelin." Nizar manggut-manggut aja di bilang nyebelin, toh dia gak peduli mau di bilang apa, emang Nizar peduli sama ucapan orang lain? Tentu saja tidak, karena bodoh amat adalah halaman depan kamus kehidupan Nizar.

"Lo gak papa kan jeruk?" Jingga mendengus, lagi-lagi laki-laki menyebutnya 'Jeruk' ck menyebalkan.

"Gak, gue gak papa, thanks udah nolongin gue." Jingga berucap acuh tak acuh, sementara Nizar mengangguk saja sebagai balasan nya. Baru saja Nizar ingin melenggang pergi dari sana, suara Jingga berhasil menghentikan langkahnya.

"Lo mau kemana?" Tanya kaku gadis itu, Nizar menoleh kearah gadis yang sedang menunduk dalam itu, gadis itu terlihat ketakutan lagi. Nizar menghela nafas nya.

"Ke tempat balapan, emang kenapa? Lo mau ikut gue kesana?" Jingga mengangguk, dia tak berani pulang takut di ganggu orang-orang brengsek seperti tadi, Jingga takut.

"Yaudah ayok." Nizar kembali melangkahkan kakinya kearah motor, di ikuti oleh Jingga yang mengekor di belakangnya. Keduanya sekarang sudah naik keatas jok motor, Nizar juga sudah memakai helm nya. Mata Nizar melirik jadi dibelakang dari kaca spion, dilihat ada robekan di baju bagian atasan. Dengan inisiatif nya yang memiliki rasa kemanusiaan Nizar pun lepaskan jaket yang di pakek nya, lalu menyodorkan nya pada gadis yang berada dibelakang nya, gadis itu sempat kaget dan terdiam.

"Apa?" Tanya gadis itu linglung sambil menatap jaket hitam ditangan Nizar.

"Pakek baju Lo sobek." Ucapan Nizar membuat Jingga refleks melihat bajunya, dan benar saja bajunya sobek di bagian lengan bahkan sudah mempersiapkan tantop dalamnya, bagaimana bisa Jingga tidak ngeh kalau baju nya robek dan lumayan besar.

"Lo gak mau kan aset Lo dilihat sama orang, jadi ngapain diam, cepetan, atau gue bakalan kehilangan motor Lamborghini." Jingga yang mendengarkan desakan laki-laki langsung mengambil jaket itu dan memakai nya, gadis itu mendengus sebal dengan ucapan Nizar tadi yang menyebut 'asetnya' ck menyebabkan sekali. Setelah memastikan Jingga memakai jaket nya, Nizar pun menghidupkan mesin motor nya, setelah itu motor itu melaju dengan kecepatan diatas rata-rata. Reflek Jingga memeluk pinggang Nizar, gadis itu hampir terjungkal ke belakang karena Nizar membawa motor nya dengan sangat cepat.

"Sialan Lo." Umpat Jingga menepuk punggung Nizar dengan sebelah tangannya, sementara sebelah lagi melingkar di perut Nizar. Diam-diam bibir Nizar tertarik membentuk sebuah senyuman, untung saja wajahnya tertutup oleh helm full face nya. Nizar mati-matian menahan gejolak dalam dirinya, rasanya jantung nya ingin meledak sangking cepatnya berdetak, Nizar begitu gugup berhadapan dengan gadis yang sedang diboncengnya. Baru pertama kali Nizar merasakan hal seperti ini, dia menyukai rasa sepi ini. Senang dan gugup menjadi satu dalam diri Nizar.

"Lo kenapa sih Zar? Kok kaku bener? Nahan berak Lo?" Tanya Jingga sedikit berteriak, takutnya Nizar tak bisa menyegarkan ucapan nya. Dalam hati Nizar berdecak, hampir saja dia oleng karena Jingga tiba-tiba bersuara, mana suaranya gak main-main lagi kerasnya.

"Mending Lo diam, gak usah banyak bacot, Lo gak mau kan kita tinggal nama doang?" Ketus Nizar, Jingga tentu saja menggelengkan kepalanya.

"Yah kali gue tinggal nama." Jingga memutuskan untuk diam, dia tak ingin dirinya dan Nizar beneran tinggal nama. Heyoo Jingga masih muda dan masih belum menggapai impian nya, mana boleh dia meninggal dulu, yah walaupun ajal tidak ada yang tau, bukan berarti Jingga tidak sayang nyawa. Gadis itu benar-benar diam tak mengeluarkan sepatah kata, hingga akhirnya motor itu berhenti disebuah jalan yang dipenuhi oleh motor-motor besar, yah mereka telah sampai di arena balap liar.

like komen vote favorit

maaf jika mengandung kata-kata kasar!

1
Raudatul zahra
ni Nizar pedekate sama Jingga, atas dasar temen 1 geng apa karna Jingga cantik ???
Raudatul zahra
iyasiih... kadang geng² yg urakan kayak gitu mereka punya persahabatan yg solid.. rasa saling menyayangi antar sesama anggota nya kuat..
Raudatul zahra
nanti ada flashback nya nggak yaa percakapan antara Nizar sama Jingga di rooftop ?? soalnya kayak kurang greget kalau banyak yg nggak dijelasin thoorr
Raudatul zahra
1995 thoorr🤣🤣🤣
Raudatul zahra
masih belum dijelaskan yaa kenapa Nizar kok nggak akrab sama orang tua nya
Raudatul zahra
ternyata Nizar & Jingga bukan berasal dari keluarga yang "baik-baik saja" yaa
Raudatul zahra
serius nanya,, emang sekarang anak² SMA ngomong nya pada gitu ya thor?? barbar & saling ngebully temen gitu??
zamanku dulu siih perasaan nggak gitu dehh.. nakal yaa sewajarnya aja.. bolos, ngerokok, sepatu warna warni, baju nggak dimasukkan gitu² aja perasaan.. tp nggak sok² berkuasa gitu
Raudatul zahra
dari google.. gara² nya ada temen di grup wa yg nge share novel "dibalik cadar aisha" karya nya Almaira.. karna sehari cuma di share 2 bab, jadi nya penasaran.. googling,, eh ketemu di noveltoon
Raudatul zahra
sejak 1 tahunan yang lalu mungkin..
Raudatul zahra
bukan nggak seru thorr, belum dapat feel nya aja.. kan baru bab 2..
Raudatul zahra
nice opening thoorrr.. tp nggak dijelasin yaa kenapa Langit nya nangis??
Shinta Apriyani
Awal yg bagus ceritanya👍
ega
seruuuu 👍👍👍
miyura
keren banget ceritanya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!