Indonesia
NovelToon NovelToon
My Life As New Person

My Life As New Person

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Romansa / Light Novel / Tamat
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Roid

Kehidupan ku sangat payah, aku belum pernah bahagia sebelumnya tapi tunggu vas bunga jatuh dari lantai 5? apakah aku mati?

bukankah aku berada di dekat rumahku? tetapi kenapa aku bisa berada di Padang rumput yang luas?

apakah ini yang dinamakan reinkarnasi? jika iya aku akan hidup bahagia disini berpetualang memiliki banyak Heroine! intinya hidup santai sebagai orang yang baru!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roid, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Filler 1 bag 2, Demon with one wing

Valdois memegang pedang yang masih berada di sarungnya dengan gemetar, tangan Valdois di penuhi oleh keringat

Valdois mundur beberapa langkah untuk menjaga jarak dari monster berbulu itu supaya ia bisa menghindari serangan yang tak bisa ia tangkis

Ketika Valdois mundur tiba tiba terpancar aura membunuh yang sangat besar dari belakang kelinci tersebut

"K….kau bercanda bukan?"

Creapy bunny muncul satu persatu dari belakang kelinci berbulu tersebut

Nampak creapy bunny yang lain lebih buas daripada yang berada di hadapan Valdois saat ini

"Oi oi yang benar saja, untuk menahan serangan satu ekor saja aku kesulitan bagaimana jadinya jika ada sebanyak itu?" Gumam Valdois

Keringat dingin membasahi wajah Valdois dengan cukup deras, Valdois yang masih petualang rank G itu di hadapkan oleh sekumpulan creapy bunny

Valdois berpikir dengan keras cara dia bisa terhindar dari pertarungan yang tak bisa ia menangkan

Di situasi yang gawat itu Valdois berpikir tanpa mengurangi sedikit pun kewaspadaannya

Gyaaaaarrr

Di sela Valdois sedang berpikir creapy bunny yang berada di depan Valdois pun melesat dengan cepat ke arah Valdois, monster itu mengeluarkan gigi taring panjangnya yang tajam ke arah Valdois

Valdois yang masih dalam keadaan berpikir tak sempat untuk menahan serangannya sehingga ia mendapatkan sedikit luka di pinggang kanannya

"Aaargh sakit"

Valdois terjatuh setelah ia mendapat luka dari creapy bunny tersebut, ia memegang pinggangnya yang bersimbah darah itu dengan tangan kirinya

"Cih kecepatannya sangat tinggi aku jadi kesulitan untuk menghindar"

Valdois berdiri dari jatuhnya dan dengan cepat ia mengambil posisi bertahan sekaligus menyerang

Creapy bunny yang berada di belakang Valdois melancarkan kembali serangan kepada Valdois, serangan kelinci itu berhasil ia hindari tanpa luka sedikitpun

"Hhh hampir saja"

Creapy bunny yang tak berhasil memberi luka kepada Valdois berubah menjadi lebih ganas, nampak ia semakin marah mulutnya di penuhi dengan lebih banyak busa berwarna putih serta matanya berubah menjadi merah kehitaman

"Sepertinya ia akan menjadi lebih kuat ketika ia tak berhasil memberi luka? Yang benar saja!"

Di sela sela Valdois mengeluh para monster tersebut terus menyerangnya secara bertubi tubi

Karena mengetahui sumber kekuatan dari creapy bunny kini Valdois tak menghindari serangannya melainkan menepisnya dengan ujung pedangnya

"Ternyata benar! Ia menjadi semakin kuat jika ia tak berhasil memberikan serangan tetapi tak terkecuali untuk senjata" gumam Valdois

Pria berbaju sederhana dengan pedang berwarna hitam dan putih itu terus menahan serangan monster itu dengan ujung pedangnya sekali kali ia menggunakan punggung pedang supaya pedangnya tak langsung rusak akibat menahan kecepatan kelinci berbulu itu

Selang beberapa saat Valdois menahan serangan kelinci itu akhirnya ia merasa lelah karena ia harus waspada dengan kecepatan dari kelinci serta ia harus bereaksi sesuai dengan kecepatannya dan itu cukup sulit

Baaang

Pedang berwarna hitam dan putih itu pun terjatuh dari tuannya, pedang itu terpental cukup jauh dari Valdois akibat serangan terakhir monster kelinci itu

Pria berpakaian sederhana itu akhirnya tumbang setelah menahan serangan monster itu berulang kali

Ia jatuh tersungkur di atas tanah, detik detik sebelum ia tak sadarkan diri ia menyempatkan melihat pedangnya yang terpental cukup jauh akibat serangan monster berbulu itu

"Kuroshi maken!" Ucap Valdois lemah

Valdois mengulurkan tangannya berusaha mengambil pedangnya dari tempat ia tersungkur, beberapa saat ia mengulurkan tangannya matanya pun tertutup secara perlahan dan Valdois pun dinyatakan pingsan

"hoi kau tak apa apa?"

Sayup terdengar suara pelan seorang wanita sebelum Valdois pingsan

"Beberapa saat kemudian

"Buaaaah monster kelinci kesambet petir!"

Valdois bangun dari tidurnya dan ia mengeluarkan suara teriakan lelaki ketika ia akan membuka matanya

"sepertinya kau sudah sadar?, apa kau baik baik saja?"

tak jauh dari tempat Valdois tertidur nampak seorang wanita cantik jelita sedang berdiri berhadapan dengan sebuah tempat yang ia gunakan untuk menampung makanan

Aroma sedap keluar dari makanan tersebut, Valdois yang baru bangun dari pingsannya pun memutuskan untuk berdiri

"kau lebih baik istirahat lebih lama, anggap saja tempat ini sebagai rumahmu sendiri yah meski rumah ini hanya seadanya saja"

"kalau begitu boleh ku jual rumah ini?" Ucap Valdois bercanda

"aku memang menyuruh mu menganggap tempat ini sebagai rumahmu tetapi jangan kau jual rumah ini lagi pula disini tak ada manusia lain selain kamu"

Valdois yang baru bangun dari pingsannya dengan entengnya melontarkan kalimat becandaan kepada wanita yang telah menolongnya

"maaf aku jadi teringat temanku dahulu, maaf tapi tolong lupakan apa yang kuucapkan barusan" ucap Valdois meminta maaf

"tak apa aku tak marah kepadamu, dari pada membahas itu aku penasaran kenapa kau bisa berada di tempat ini? Seharusnya manusia biasa tak akan bisa masuk kedalam sini karena tubuh manusia tak akan kuat untuk melewati pintu pemakan kehidupan" ucap wanita itu heran

"pintu pemakan kehidupan? Maksudmu pintu besar sebelum aku masuk kedalam sini?"

Wanita itu mengangguk pertanda benar, wanita itu berjalan ke arah Valdois yang masih dalam keadaan berbaring di atas ranjang dengan memegang tempat seperti panci itu ke tempat Valdois

"Oh iya aku lupa mengenalkan diriku, perkenalkan namaku adalah Yavol smurt valkonis kamu bisa memanggil ku Yavol"

"Valdois"

Valdois mengenalkan dirinya kepada wanita berpakaian celemek hingga lutut itu dengan padat dan singkat

"Ngomong ngomong kenapa kau bisa tinggal di dalam sini Yavol? Kau bilang manusia tak akan bisa tinggal di dalam? Apakah kau bukan manusia?"

Wanita berpakaian celemek itu tak langsung menjawab pertanyaan Valdois, ia menaruh panci yang berisi makanan panas itu di atas meja

Selepas ia menaruh panci itu di atas meja ia pergi kembali kedalam dapur dan mengambil 2 buah mangkok yang terbuat dari kayu serta ia mengambil 2 buah sendok

Setelah ia mengambil barang yang di butuhkan ia kembali ke arah meja makan

Yavol menaruh mangkuk serta sendok itu di atas meja makan dan menatanya dengan rapih

"hmmm Valdois setelah kau tau ini tolong jangan beritahu siapapun" ucap Yavol pelan

"baiklah aku tak akan mengatakan apapun selepas daripada ini" ucap Valdois mengangguk

Yavol melihat Valdois sejenak untuk berpikir, setelah berpikir beberapa saat akhirnya ia memutuskan untuk memberi taunya

wanita cantik yang menggunakan celemek itu membuka celemek nya secara perlahan dari atas hingga bawah

Valdois melihat Yavol yang sedang membuka celemek nya dengan perasaan heran namun ia memilih diam hingga Yavol selesai dengan urusannya

Sekali lagi Yavol pun melihat sejenak ke arah Valdois, melihat Valdois yang kukuh untuk mengetahui pasal dirinya akhirnya ia melanjutkannya

Yavol membuka celemek yang ia gunakan hingga badannya terlihat dengan jelas

di balik celemek yang ia gunakan terlihat sepasang sayap berwarna hitam muncul di balik punggung Yavol

Di dadanya terlihat lambang mengerikan berwarna hitam dan merah darah

Valdois yang melihat sepasang sayap muncul dari belakang punggung Yavol sontak terkejut namun karena ia telah berjanji Valdois memutuskan untuk menahan wajahnya agar tak terlihat sedang terkejut

"seperti yang kau lihat aku adalah ras iblis, kau boleh takut terkejut atau sejenisnya tapi tolong ingat janjimu sebelumnya" ucap Yavol pelan

Yavol berputar untuk menunjukkan sayap hitam dan merah yang ia miliki, setelah ia berputar nampak salah satu sayapnya rusak seperti patah

di hadapan Valdois kini ada seorang wanita cantik yang memiliki sepasang sayap berwarna hitam dan merah, salah satu sayapnya nampak patah entah karena apa

Yavol wanita cantik yang berada di hadapan Valdois kini dalam keadaan tak mengenakan pakaian untuk menutup bagian tubuhnya

Bagaimana kisah Valdois selanjutnya? Stay tune selalu untuk mengetahui kisahnya lebih lanjut

1
「Hikotoki」
"Argh, suara apa ini?!"

awal dialog diberi tanda petik seperti diakhir
adalahdarling
Katanya galau itu obatnya cuma satu thor. Tungguin aja lanjutan cerita author. Kamu segalanya untukku, Thor *uhui
Roid: siap😆😆
total 1 replies
SecretFruity
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
Roid: siap Bosque terimakasih
total 1 replies
SweetWhimsy
lanjut thor ceritanya semakin seru dan meneganng kan heheh semangat thor
Roid: >_< siap
total 1 replies
Eli Usada
lanjut tor..jngn tellu lama up nya..novelnya bagus👌
Roid: siap thx atas dukungannya
total 1 replies
sunshinegyspy
Thor semangat!!! Aku cuma bisa kasih semangat dan do'a. Author tetap yang ngetik dan cari ide ya hehehe. Aku menunggumu :*
Roid: siap...:)
total 1 replies
Respati Wijaya
Thor makasih karena sudah berkarya!! Aku suka! Lanjutkan Thor!
Roid: thank you for coming >_<
total 1 replies
skyeandstaghorn
semangat thor,ceritanya bagus,..crazy up dong
Roid: >_< siap
total 1 replies
BeijingBand
lanjut author sayang 🤣
Roid: ......
total 1 replies
夜空
menarik
Roid: .......
total 1 replies
Wind Sana
menurutku sih sudah cukup bagus, hanya saja gaya layouting masih kurang menurutku. Lagipula, sudut pandang pertama juga terdengar tidak begitu bagus, ekhem maksudku rasanya kurang sreg juga, yah walaupun secara alur ceritanya masih bagus.

mungkin bagi orang lain sudah bagus untuk menggunakan sudut pandang pertama, dan aku lebih terbiasa membaca cerita dengan sudut pandang ketiga.

hanya empat Star dahulu karena layouting atau pembentukan Kalimatnya terlalu terpisah, maksudku posisi kalimatnya terlalu berjauhan. Itu saja, sih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!