Indonesia
NovelToon NovelToon
Sebuah Cerita Tentang Kita Dan Rasa

Sebuah Cerita Tentang Kita Dan Rasa

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:33.6k
Nilai: 5
Nama Author: Arunikaruby

Hari itu, wajah Ray lebih sendu dari sebelumnya.. Nala tidak pernah lupa tentang garis wajah yang menatapnya nanar.

Langkah Nala terasa berdetak lambat saat tangan Ray menyambut tangan lainnya dan mengucapkan nama wanita yang selama ini sangat mencintai laki-laki itu. Diiringi gemuruh suara bahagia semua orang yang mengatakan "SAH".

"Ray, ku berdoa yang terbaik untukmu.." batin Nala

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arunikaruby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#28

Didalam perjalanan Ray membanting stirnya kebahu jalan. Ia terdiam mengepalkan tangannya menahan rasa sesak yang bergemuruh didada.

Sudah begitu lama Ray menahan diri terhadap Adelia karena rasa bersalahnya pada Nala. Ray mengambil ponselnya dari dalam saku kemudian mencoba menghubungi seseorang.

***

Bandung,

“Sayang, besok apa bisa kita ketemu di café biasa?” ucap Tama sambil menyetir

“Hmm.. ada apa mas?” Nala yang fokus dengan ponselnya kemudian beralih menatap Tama

“Emang ga boleh kalo aku mau ajak tunanganku makan malam di malam minggu?” goda Tama

“Isshh.. udah mulai jago goda-goda ya sekarang?” tawa Nala mencubit gemas pipi Tama

“Hahaha.. Aku kan belajar dari kamu.. Nanti aku kabarin lagi ya besok sore” ucap Tama sambil mengecup tangan Nala

“Okay..” jawab Nala sambil tertawa

Hati Nala saat ini sudah dipenuhi dengan Tama. walaupun hubungan mereka baru terjalin beberapa bulan tapi, Nala dan Tama semakin lekat tak terpisahkan. Nala merasa pilihannya saat ini adalah hal yang terbaik untuknya dan juga untuk semua orang.

Meskipun masih ada rasa sesak didalam hatinya jika teringat dengan Ray yang hingga saat ini, Nala tidak mengetahui bagaimana kabarnya.

Rendy selalu berusaha mengalihkan pembicaraan jika Nala menanyakan keadaan Ray. Nala tau jika Rendy hanya berusaha melindunginya dan tidak ingin Ray menyakitinya lagi.

Keesokan harinya, Nala bersiap untuk pergi makan malam dengan tunangannya..

Yaah... Nala dan Tama sudah bertunangan secara resmi satu minggu yang lalu.

Nala mengambil dress berwarna peach bermotif bunga mawar merah dan pink, dress dengan off shoulders dan panjang dibawah lutut itu nampak begitu cantik ia kenakan. Ia mengepang sedikit bagian depan rambutnya kebelakang, menambah aura feminim yang elegan.

“Betul kata tante Katy, dress ini cantik sekali” Nala tersenyum melihat dirinya dipantulan cermin menggunakan dress pemberian calon mertuanya.

Beberapa saat kemudian ponsel Nala berbunyi karena ada panggilan telpon dari Tama.

“Hallo mas, kamu udah didepan?” senyum Nala menjawab telponnya

“Sayang, maaf aku sepertinya ga bisa jemput kamu kerumah dan sepertinya agak telat datang ke café, aku ada urusan dulu dan sangat mendesak.” Suara lembut Tama disebrang telpon

“Oh gitu, apa baik-baik aja mas?" ucap Nala

" Iya sayang hanya ada yang harus diurus.. " jawab Tama

" Hmmm.. yaudah gapapa mas, aku bisa naik taxi kesana..” jawab Nala

“Ga sayang, aku udah minta sopirnya Vio untuk jemput kamu. Kayanya bentar lagi dia sampai dirumah kamu” jelas Tama

Tak lama Nala melihat mobil Vio memasuki halaman rumahnya.

“Oya itu sudah datang mas, yaudah aku tunggu mas di café ya. Mas ga usah buru-buru nanti aku sambil baca buku disana.” Senyum Nala

“Makasih ya sayang atas pengertiannya. Kamu hati-hati kabari aku kalo udah sampe sana” Tama pun menutup telfonya. Nala pun bergegas keluar dan pergi menuju café.

Disisi lain, Tama menggenggam ponselnya dengan erat

“Maafin aku sayang..” ucapnya

Sudah 10 menit Nala berada di café. Ia sudah memesan Ice Americano dan cake coklat kesukaannya sambil membaca novel yang ia bawa sambil menunggu Tama.

“Nalaa..” suara pelan sapaan seseorang yang tidak asing bagi Nala

Nala mengangkat kepalanya dan melihat kearah asal suara itu.

“Ray..” suara Nala tertahan terkejut melihat Ray ada dihadapannya

Ray duduk dihadapan Nala dan tersenyum.

“Lu kok disini Ray?” Nala masih terkejut dengan kedatangan Ray secara mendadak

Ray terdiam beberapa saat, kemudian dia memberanikan diri untuk menatap Nala

“Maaf kalo aku lancang Nal, aku tau apa yang aku lakukan ke kamu itu sangat jahat. Bahkan mungkin aku ga pantas untuk mendapatkan pengampunan kamu. Tapi, aku tetap akan berusaha meminta maaf dengan tulus.” Suara Ray tercekat, dadanya begitu sesak dan matanya terasa panas saat ini

“Aku minta maaf Nal, maafin aku..” tatap Ray tulus.

Nala hanya terdiam menatap Ray, ia menghapus air matanya yang sudah tidak kuat terbendung lagi.

“Naall..” Ray menggenggam tangan Nala

“Kenapa lu baru dateng sekarang Ray? Kenapa lu gada disaat gua butuh lu? Kenapa lu ninggalin gua Ray?”. Tangis Nala pecah.

Ray beranjak dari duduknya dan menghampiri Nala kemudian memeluknya dengan lembut.

“Maafin aku Nal, maafin aku..” Ray semakin memeluk erat Nala

Ray dan Nala saling berpelukan dan menangis hingga beberapa saat mereka bisa menguasai diri kembali , dan mengungkapkan isi hati mereka.

Dari kejauhan, ada dua orang pria yang memandang kearah Nala dan Ray. Rendy menepuk pelan bahu Tama. ia sangat bersyukur bahwa Nala mendapatkan lelaki yang begitu pengertian dan sangat mencintai Nala seperti Tama.

“Thanks bro..” ucap Rendy pada Tama, Tama hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum tulus.

Kemarin siang sepulang fitting busana pengantin, Ray menelfon Tama dan meminta waktu untuk bertemu Nala. Tama yang selama ini juga mengkhawatirkan Ray dan Nala pun dengan senang hati mempertemukan mereka, walaupun harus dengan membohongi Nala.

“Nala bakalan maafin kebohongan gua kan Ren?.” Tama memasang wajah khawatirnya

Rendy menatap Tama menahan tawa

“Tenang aja bro, selalu ada pundak gua buat tempat lu nangis..” Jawab Rendy sambil mengelus elus pundaknya sendiri

Seketika wajah Tama menjadi pucat pasih yang membuat Rendy tidak kuat menahan tawanya.

Rendy dan Tama menjadi sangat dekat setelah kejadian terakhir kali yang menimpa Nala dan Ray. Mereka berdualah yang selalu bekerja sama dan mencari jalan keluar untuk masalah itu.

Rendy seringkali membuat Tama senam jantung karena Tama tipikal orang yang mudah dijaili olehnya. Sedangkan Tama merasa bahwa Rendy adalah sahabat yang baik dan tulus. Itu yang membuat mereka semakin dekat meskipun kepribadian mereka bak langit dan bumi.

Rendy tak hentinya menjaili Tama meski saat ini wajah Tama sudah seperti zombie yang akan menergapnya.

“Hahaha… udahlah yuk kesana..” Ucap Rendy dan Tama hanya mengangguk lemas mengekorinya.

Nala dan Ray kini sudah mulai tenang dan keduanya sudah tertawa sambil bercerita bersama.

“Ngajak-ngajak dong kalo ketawa..” celetuk Rendy

Nala dan Ray pun langsung mengalihkan pandangannya pada dua orang pria yang berdiri dihadapan mereka.

Nala tersenyum memeluk sahabatnya itu kemudian menatap kearah Tama tunangannya.

“Udah bisa bohong ya sekarang?” cemberut Nala pada Tama

Sejurus kemudian Rendy langsung melepaskan diri dari Nala dan pergi duduk kesebelah Ray.

“Hehe.. maafin aku sayang..” Bak robot, Tama hanya berdiri kaku dan tak berani mendekatkan diri pada Nala

Melihat situasi sudah tidak kondusif, Ray pun tertawa lalu menghampiri Tama dan memeluknya.

“Thanks Tam..” senyum Ray

“Udah ga usah marah, kan gua yang minta Tama bohong..” lanjut Ray pada Nala sambil mencubit pipi Nala yang cemberut

Tama pun kemudian memeluk Nala dengan erat.

“Love you, sayang..” ucapnya pelan dan membuat Nala kemudian tersenyum.

Ray dan Rendy pun ikut tersenyum melihat dua sejoli itu.

***

1
Elly Silab
Luar biasa
Arunikaruby: Terima kasih ♥️
total 1 replies
Okti Ismu
👍👍👍
Asri
terimakasih kak author..
aku baru nemu novel kakak ini dan langsung marathon
bagus banget...
ceritanya seperti kehidupan nyata,,konfliknya banyak tapi nggak lebay.
banyak tokoh semua dapat peran tanpa mengurangi porsi pemeran utama
maaf tidak komen per bab karena keburu penasaran pengen tau akhirnya
semangat terus berkarya kak..
Arunikaruby: Terima kasih banyak, you made my day♥️
total 1 replies
farah felany
sediih
farah felany
enaknya banget d bacanya, ceritanya menarik
Arunikaruby: Terima kasih ♥️
total 1 replies
rowiethelabel
hallo kakak semangat berkarya ya kak🤭
Erni Fitriana
baca komen reader..memberi aplouse padamu👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾👍🏾
Kekasih Dropper
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau~
Kekasih Dropper
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
junemoment
Thor, lanjut!!
TwilightQueenbee
Seperti mati lampu, ya author~ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu~
HotBabe
Sudah kuduga, cerita ini emang asik!
Arunikaruby: Terima kasih ♥️♥️
total 1 replies
morelight
SERUU.....BUET CERITANYA
Arunikaruby: Terima kasih ♥️♥️
total 1 replies
Mata Diam
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
booksand peonies
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
SoftMambo
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
Arunikaruby: Makasih banyaaak ♥️♥️♥️
total 1 replies
Cakrabirawa Tarihoran
seandainya kita serumah thor. Mungkin udah aku bantu segala lelahmu supaya aku gak galau nunggu lanjutan wkwk
Arunikaruby: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Widya Pertiwi
kapan up LG....??? LG seru nih
Arunikaruby: follow authornya dulu yuk 😅♥️
total 1 replies
SongbirdGarden
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
Arunikaruby: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Rahmat Emas
Ahh andai ku bisa bertemu denganmu Thor. Aku bakal minta tanda tangan yang banyak!!
Arunikaruby: Tanda tangannya nanti yaa.. sekarang tanda sayangnya dong follow authornya 😅🙏
Terima kasih sudah support novel author♥️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!